Bisakimia

Directions Website

Bisakimia Bisakimia ialah usaha tentang penjualan bahan kimia dan jasa konsultan kimia serta penyedia informasi tentang kimia

Video terbaru kami
06/10/2026

Video terbaru kami

Bagaimana chip AI dibuat dari pasir kuarsa?Di balik sebuah proses...

05/10/2026

⛽🌴 B50: APA YANG TERJADI PADA MESIN KETIKA 50% BAHAN BAKARNYA BERASAL DARI BIODIESEL?

B50 terdengar sederhana.

B = Biodiesel.
50 = sekitar 50% kandungan biodiesel dalam campuran bahan bakar.

Tapi ketika angka biodiesel dinaikkan, yang berubah bukan hanya “isi tangki”.

Ada ilmu kimia, pembakaran, material, mesin, energi, dan bahkan kebijakan pemerintah yang ikut bermain.

🔬 Pertama, biodiesel bukan sekadar minyak sawit mentah.

Minyak nabati harus diproses secara kimia terlebih dahulu agar menghasilkan bahan bakar yang memiliki karakteristik sesuai untuk digunakan dalam sistem diesel.

Ketika masuk ke mesin, biodiesel kemudian mengalami proses:

➡️ disimpan di tangki
➡️ dip***a menuju sistem bahan bakar
➡️ ditekan oleh sistem injeksi
➡️ disemprotkan menjadi kabut halus
➡️ bercampur dengan udara bertekanan tinggi
➡️ kemudian terbakar di ruang bakar

Dan di sinilah sifat bahan bakar menjadi penting.

Biodiesel mempunyai karakteristik yang berbeda dari solar fosil, termasuk dalam hal viskositas, sifat alir, kandungan oksigen, dan karakteristik pembakarannya.

🔥 Artinya, perubahan komposisi bahan bakar dapat memengaruhi bagaimana bahan bakar disemprotkan, bercampur dengan udara, lalu terbakar.

Ada potensi keuntungannya.

🌱 Biodiesel berasal dari sumber biomassa dan dapat membantu mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.

Tetapi bukan berarti semakin banyak biodiesel otomatis semakin baik dalam semua kondisi.

⚙️ Sistem bahan bakar modern sangat kompleks.

Ada injector, p***a bertekanan tinggi, filter, seal, tangki, sistem kontrol mesin, hingga sistem pengolahan gas buang.

Karena itu, pertanyaan:

“B50 merusak mesin atau tidak?”

sebenarnya terlalu sederhana.

Pertanyaan yang lebih tepat adalah:

🔍 Apakah bahan bakarnya memenuhi standar?

🔍 Apakah kendaraan kompatibel dengan campuran tersebut?

🔍 Bagaimana kualitas dan stabilitas bahan bakarnya?

🔍 Bagaimana bahan bakar disimpan dan didistribusikan?

🔍 Dan bagaimana karakteristik pembakarannya pada berbagai kondisi?

Jadi B50 bukan hanya cerita tentang sawit masuk ke tangki kendaraan.

Ini adalah persimpangan antara:

🌴 pertanian
🧪 kimia
🔥 teknologi pembakaran
⚙️ engineering
⚡ ketahanan energi
💰 ekonomi
🏛️ kebijakan pemerintah

Dan mungkin inilah pertanyaan yang paling menarik:

Ketika Indonesia ingin mengurangi ketergantungan pada solar fosil, apakah mesin kendaraan kita juga siap mengikuti perubahan tersebut?

Karena mengubah bahan bakar sebuah negara…

bukan sekadar mengganti isi tangki.

Itu berarti mengubah cara energi diproduksi, diproses, didistribusikan, dan akhirnya digunakan oleh jutaan mesin. 🌍⛽

01/10/2026

🔥💧 KALAU MINYAK DI WAJAN TERBAKAR, JANGAN REFLEKS MENYIRAMNYA DENGAN AIR!

Kelihatannya logis:

Ada api → ambil air → siram.

Tapi untuk kebakaran minyak, cara ini justru bisa membuat situasinya jauh lebih berbahaya.

Kenapa? 🧪

Jawabannya ada pada sifat air, minyak, dan suhu yang sangat tinggi.

Minyak dan air tidak bercampur dengan baik.

Selain itu, air memiliki massa jenis yang lebih besar daripada minyak, sehingga ketika dituangkan ke dalam minyak panas, air dapat bergerak ke bawah lapisan minyak.

🔥 Sekarang bayangkan minyak tersebut sedang sangat panas.

Air yang masuk ke bagian yang sangat panas dapat berubah menjadi uap dengan sangat cepat.

Saat air berubah menjadi uap, volumenya meningkat secara drastis.

Uap yang terbentuk dengan cepat dapat mendorong dan memecah minyak panas menjadi tetesan-tetesan kecil yang kemudian terlontar ke atas.

Dan inilah bagian yang sangat berbahaya:

🔥 Tetesan minyak yang tersebar memiliki area permukaan jauh lebih besar untuk bersentuhan dengan oksigen.

Akibatnya, api dapat menyambar dan membesar secara tiba-tiba.

Jadi bukan karena air membuat minyak “lebih mudah terbakar”.

Masalahnya adalah air dapat menyebabkan minyak panas yang sedang terbakar tersebar, sehingga api ikut menyebar.

🚨 LALU APA YANG HARUS DILAKUKAN?

Jika api masih kecil dan situasinya aman untuk ditangani:

🛑 Matikan sumber panas jika bisa dilakukan dengan aman.
🫕 Tutup wajan dengan penutup logam yang sesuai untuk memutus suplai oksigen.
🚫 Jangan menuangkan air.
🚫 Jangan memindahkan wajan yang sedang terbakar.
🚫 Jangan mengambil risiko jika api sudah membesar.

Jika api tidak segera terkendali atau sudah menyebar, tinggalkan area dan hubungi layanan pemadam kebakaran/darurat setempat.

Jangan mencoba menjadi “pahlawan” jika kondisi sudah tidak aman.

💡 Pelajaran kimianya sederhana tetapi sangat penting:

Tidak semua api bisa dipadamkan dengan air.

Air sangat efektif untuk banyak jenis kebakaran, tetapi kebakaran minyak memiliki mekanisme yang berbeda.

❤️ Dan mungkin ini salah satu contoh terbaik bagaimana memahami sains sederhana bisa benar-benar berguna dalam kehidupan sehari-hari.

Karena dalam keadaan panik, satu keputusan yang salah bisa terjadi hanya dalam beberapa detik.

🔥 Api minyak → jangan siram air.

Simpan informasi ini. Bisa jadi suatu hari bukan cuma berguna untuk dirimu, tetapi juga untuk orang di sekitarmu.

22/09/2026

🍞🦠 “Jamurnya cuma sedikit. Potong saja bagian yang berjamur!”

Kalimat ini terdengar masuk akal.

Tapi pada jenis makanan tertentu, cara tersebut ternyata tidak selalu aman.

Kenapa?

Karena bagian jamur yang terlihat di permukaan makanan belum tentu menggambarkan seluruh pertumbuhannya.

🔬 Jamur dapat membentuk struktur seperti benang yang disebut hifa.

Struktur ini dapat tumbuh masuk ke dalam makanan.

Jadi, ketika kita melihat satu titik jamur berwarna hijau, putih, atau hitam, yang terlihat oleh mata belum tentu merupakan seluruh bagian jamur yang ada di dalam makanan.

Dan ada hal lain yang lebih penting.

⚠️ Beberapa jenis jamur dapat menghasilkan mikotoksin, yaitu senyawa beracun yang dapat mencemari makanan.

Masalahnya:

👀 Tidak selalu terlihat.
👃 Tidak selalu bisa dikenali dari bau.
🔪 Dan tidak bisa dianggap otomatis hilang hanya karena bagian yang terlihat sudah dipotong.

Namun, jangan sampai kita menyimpulkan bahwa semua makanan berjamur selalu harus diperlakukan sama.

Tekstur makanan sangat berpengaruh.

🧀 Makanan yang keras dan padat memiliki struktur yang berbeda dengan makanan yang lunak dan berair.

Pada beberapa makanan keras, dalam kondisi tertentu, bagian berjamur dapat dipotong dengan margin yang cukup besar menggunakan prosedur keamanan pangan yang tepat.

Tetapi untuk makanan yang:

🍞 Lunak
🍓 Berair
🥫 Bertekstur lembap
🍚 Sudah matang dan lembap

pertumbuhan jamur bisa lebih sulit dipastikan hanya dengan melihat permukaan.

Karena itu, untuk banyak makanan lunak dan berair, membuang seluruh makanan merupakan pilihan yang lebih aman.

💡 Jadi jangan hanya bertanya:

“Seberapa besar jamurnya?”

Pertanyaan yang lebih penting adalah:

“Seberapa jauh jamur mungkin sudah tumbuh di dalam makanan?”

❤️ Ini contoh menarik bahwa keamanan makanan tidak selalu bisa dinilai hanya dari apa yang terlihat.

Kadang, bagian paling penting justru adalah apa yang tidak bisa kita lihat.

Dan dalam urusan makanan berjamur, lebih baik kehilangan sepotong makanan daripada mengambil risiko yang tidak perlu.

20/09/2026

⚠️🧪 JANGAN PERNAH BERPIKIR: “KALAU DICAMPUR, BERARTI LEBIH KUAT.”

Saat membersihkan rumah, mungkin pernah muncul ide:

“Kalau satu pembersih ampuh, bagaimana kalau dicampur dengan yang lain?”

🚨 Justru di sinilah masalahnya.

Pemutih rumah tangga umumnya menggunakan senyawa berbasis hipoklorit sebagai bahan aktif.

Ketika digunakan sesuai petunjuk, produk tersebut memang dirancang untuk membantu proses pembersihan dan disinfeksi.

Tetapi ketika dicampurkan dengan bahan kimia lain, situasinya bisa berubah.

🔬 Misalnya, ketika pemutih berbasis hipoklorit bertemu dengan bahan pembersih yang bersifat asam, reaksi kimia dapat menghasilkan gas klorin.

Gas ini dapat mengiritasi:

👁️ Mata
👃 Hidung
🫁 Saluran pernapasan

Ada kombinasi lain yang juga sangat berbahaya.

Pemutih yang mengandung hipoklorit jika bercampur dengan amonia dapat menghasilkan senyawa gas iritan yang dikenal sebagai kloramin.

Dan yang membuatnya berbahaya adalah kita tidak selalu tahu kandungan kimia sebuah produk hanya dengan melihat botolnya.

❌ Warna cairannya bukan indikator keamanan.
❌ Bau bukan cara yang aman untuk “mengetes” kandungan.
❌ Dua produk yang aman digunakan secara terpisah belum tentu aman ketika dicampurkan.

💡 Jadi aturan sederhananya:

Gunakan produk pembersih sesuai petunjuk label dan jangan mencampur produk yang berbeda kecuali produsen secara eksplisit menyatakan kompatibel.

🚨 Kalau tidak sengaja mencampur produk dan muncul bau menyengat, uap, batuk, atau iritasi:

➡️ Jangan mendekat untuk memeriksa.
➡️ Segera menjauh dari sumber paparan dan cari udara segar.
➡️ Jika memungkinkan tanpa kembali masuk ke area yang terkontaminasi, ventilasikan area tersebut.
➡️ Jika muncul sesak napas, nyeri dada, atau gejala berat, segera cari pertolongan medis/darurat.

Jangan mencoba “menetralisir” campuran tersebut dengan menambahkan bahan kimia lain.

❤️ Karena dalam kimia rumah tangga, keselamatan sering kali bukan tentang menemukan campuran yang paling kuat.

Justru tentang mengetahui bahan mana yang tidak boleh bertemu.

Simpan aturan sederhana ini:

🧴 Satu produk → satu fungsi → ikuti label.

Kadang pengetahuan kimia sederhana bisa mencegah kecelakaan yang serius.

16/09/2026

🧊🔥 AIR PANAS BISA MEMBEKU LEBIH CEPAT DARIPADA AIR DINGIN?

Kedengarannya mustahil.

Kalau air panas dimasukkan ke freezer bersama air dingin, bukankah air dingin seharusnya menjadi es lebih dulu?

Secara intuisi, memang begitu.

Tapi ada fenomena ilmiah yang membuat situasinya menjadi jauh lebih menarik: **Efek Mpemba**.

💡 Dalam kondisi tertentu, air yang awalnya lebih panas dapat mencapai kondisi beku lebih cepat dibandingkan air yang awalnya lebih dingin.

Tapi hati-hati…

❌ Ini bukan berarti air panas SELALU membeku lebih cepat.

Hasil eksperimen dapat berubah tergantung banyak faktor, seperti:

🌡️ Perbedaan suhu awal
💧 Jumlah air
🥛 Bentuk dan bahan wadah
❄️ Kondisi freezer
💨 Penguapan
🔄 Arus konveksi di dalam air
🌬️ Perpindahan panas ke lingkungan

Salah satu faktor yang mungkin berperan adalah **penguapan**.

Air yang lebih panas dapat kehilangan sebagian airnya sebagai uap. Artinya, ketika proses pembekuan berlangsung, jumlah air yang tersisa bisa menjadi lebih sedikit.

Selain itu, perubahan pola sirkulasi atau konveksi di dalam air dapat memengaruhi bagaimana panas berpindah selama proses pendinginan.

🔬 Jadi, kalau kamu mencoba eksperimen ini di rumah dan hasilnya tidak sesuai dugaan, itu bukan berarti sainsnya salah.

Justru itulah poin pentingnya.

Eksperimen ilmiah harus mempertimbangkan kondisi dan variabel yang digunakan.

❤️ Efek Mpemba mengajarkan satu hal sederhana:

Kadang alam tidak mengikuti apa yang menurut kita “seharusnya” terjadi.

Dan ketika intuisi bertabrakan dengan hasil eksperimen, tugas sains bukan mencari jawaban yang paling masuk akal…

Tetapi mencari tahu **mengapa hasil itu bisa terjadi.**

Terima kasih kepada pengikut terbaru saya! Senang Anda bergabung! Sutiono Maulana, Sri Kuwati, Yanto Banderas
16/09/2026

Terima kasih kepada pengikut terbaru saya! Senang Anda bergabung! Sutiono Maulana, Sri Kuwati, Yanto Banderas

15/09/2026

🥤🦴 BENARKAH MINUMAN BERSODA BIKIN TULANG LARUT?

Mungkin kamu pernah melihat eksperimen sederhana: tulang ayam dimasukkan ke dalam minuman bersoda, lalu setelah beberapa waktu tulang menjadi lebih lunak.

Sekilas, kesimpulannya terlihat jelas:

“Berarti soda bisa melarutkan tulang!”

Tapi… tunggu dulu. 🔍

Eksperimen tersebut memang menunjukkan bahwa cairan asam dapat berinteraksi dengan mineral pada permukaan tulang dalam kondisi tertentu.

Tulang sendiri bukan benda padat yang hanya terdiri dari satu bahan. Struktur tulang tersusun dari mineral, terutama kalsium dan fosfat, yang berada dalam matriks protein seperti kolagen.

Namun, ada perbedaan BESAR antara tulang yang direndam dalam gelas berisi soda dan tulang yang berada di dalam tubuh manusia.

🧬 Tubuh memiliki sistem biologis yang kompleks.

Makanan dan minuman melewati proses pencernaan, penyerapan, metabolisme, serta pengaturan mineral yang melibatkan berbagai organ dan hormon.

Jadi, kita tidak bisa mengambil hasil eksperimen tulang + soda lalu menyimpulkan bahwa tulang manusia akan “larut” ketika seseorang minum soda.

💡 Lalu bagaimana dengan kesehatan tulang?

Hubungan konsumsi minuman bersoda dengan kesehatan tulang memang pernah diteliti. Namun, ceritanya tidak sesederhana “soda = tulang larut”.

Ada banyak faktor yang perlu diperhatikan:

🥛 Asupan kalsium dan vitamin D
🏃 Aktivitas fisik
🍽️ Pola makan secara keseluruhan
🥤 Jenis dan jumlah minuman yang dikonsumsi
🧬 Faktor biologis dan gaya hidup

Jadi, jangan panik hanya karena pernah minum soda.

Tetapi bukan berarti pola konsumsi tidak penting.

❤️ Pesan terpentingnya adalah: **jangan menggunakan eksperimen sederhana sebagai gambaran langsung tentang apa yang terjadi di dalam tubuh manusia.**

Sains membutuhkan konteks.

Karena sesuatu yang terlihat mengerikan di dalam sebuah gelas belum tentu bekerja dengan cara yang sama di dalam tubuh kita. 🔬

12/09/2026

🧺🔥 AIR PANAS LEBIH EFEKTIF MENCUCI DARIPADA AIR DINGIN?

Jawabannya tidak sesederhana “air panas pasti lebih bersih”.

Memang, suhu yang lebih tinggi bisa memberikan keuntungan tertentu dalam proses mencuci.

💡 Salah satunya adalah kotoran yang mengandung minyak atau lemak.

Panas dapat membantu membuat minyak lebih mudah mengalir dan terangkat. Suhu juga dapat membantu proses kerja deterjen dalam kondisi pencucian tertentu.

Tapi ada sisi lainnya. 👀

Tidak semua noda cocok dicuci dengan air panas.

Contohnya, noda yang mengandung protein seperti darah. Paparan panas yang tidak tepat dapat membuat protein lebih mudah menempel pada serat kain sehingga noda justru menjadi lebih sulit ditangani.

Selain itu, suhu tinggi juga berisiko:

👕 Menyebabkan pakaian tertentu menyusut
🎨 Mempercepat pemudaran warna
🧵 Merusak serat bahan tertentu
🔥 Membutuhkan lebih banyak energi

Jadi, apakah air dingin berarti tidak efektif?

Tentu tidak.

Dengan deterjen yang tepat, gerakan mekanis, waktu pencucian yang cukup, dan kondisi yang sesuai, air dingin juga dapat membersihkan banyak jenis kotoran.

🔍 Faktor penting dalam mencuci sebenarnya adalah kombinasi beberapa hal:

🌡️ Suhu air
🧴 Deterjen
⏱️ Waktu
🌀 Gerakan mekanis
🧪 Jenis kotoran
👕 Jenis bahan

Jadi jangan berpikir bahwa semakin panas air, semakin bersih hasilnya.

❤️ Dalam sains, “lebih banyak” tidak selalu berarti “lebih efektif”.

Suhu terbaik adalah suhu yang sesuai dengan jenis noda, bahan yang dicuci, dan produk pembersih yang digunakan.

Bahkan aktivitas sederhana seperti mencuci pakaian ternyata merupakan kombinasi menarik antara **fisika, kimia, dan ilmu material.** 🔬

Address

Jalan Gandaria 2 Blok D2 No 7
Bogor
16152

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Bisakimia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category