19/01/2016
13 KATA ⏰ JANGAN MENUNGGU ⌚ YANG PERLU DIHINDARI
⏰ 1. Jangan menunggu bahagia baru tersenyum,
⌚ Tapi tersenyumlah, maka kamu akan bahagia.
⏰ 2. Jangan menunggu kaya baru bersedekah,
⌚ Tapi bersedekahlah, maka kamu semakin kaya.
⏰ 3. Jangan menunggu termotivasi baru bergerak,
⌚ Tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi.
⏰ 4. Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli,
⌚ Tapi pedulilah dengan orang lain! Maka kamu akan dipedulikan ….
⏰ 5. Jangan menunggu orang memahamimu. baru kamu memahami dia,
⌚ Tapi pahamilah orang itu, maka orang itu paham dengan kamu.
⏰ 6. Jangan menunggu terinspirasi baru menulis.
⌚ Tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu.
⏰ 7. Jangan menunggu projek baru bekerja,
⌚ Tapi bekerjalah, maka projek akan menunggumu.
⏰ 8. Jangan menunggu dicintai baru mencintai,
⌚ Tapi belajarlah mencintai, maka kamu akan dicintai.
⏰ 9. Jangan menunggu banyak uang baru hidup tenang,
⌚ Tapi hiduplah dengan tenang.
Percayalah bukan sekadar uang yang datang
tapi juga rezeki yang lainnya.
⏰ 10. Jangan menunggu contoh baru bergerak mengikuti,
⌚ Tapi bergeraklah, maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti.
⏰ 11. Jangan menunggu sukses baru bersyukur
⌚ Tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu.
⏰ 12. Jangan menunggu bisa baru melakukan,
⌚ Tapi lakukanlah! Maka kamu pasti bisa!
⏰ 13. Jangan menunggu waktu luang untuk ber-Ibadah
⌚ Tapi luangkan waktu untuk ber-Ibadah.
Allah Subhanahu wa Ta'ala dan Rasul-Nya sering mengingatkan kita untuk tidak menunda-nunda 'amal (taswiif) melalui al-Qur'an dan as-Sunnah.
Seperti dalam firman Allah Subhanahu wa Ta'ala berikut ini :
1. Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata:
"Ya Tuhanku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian) ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?"
Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila datang waktu kematiannya.
Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
(QS. 63:10)
2. (Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata:
"Ya Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia), agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan.
Sekali-kali tidak.
Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja.
Dan di hadapan mereka ada dinding sampai hari mereka dibangkitkan.
(QS. 23:99-100)
3. Jangan (berbuat demikian).
Apabila bumi digoncangkan berturut-turut, dan datanglah Tuhanmu; sedang malaikat berbaris-baris. dan pada hari itu diperlihatkan neraka Jahannam; dan pada hari itu ingatlah manusia akan tetapi tidak berguna lagi mengingat itu baginya.
Dia mengatakan:
"Alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan (amal saleh) untuk hidupku ini."
(QS.89:21-24)
ߌ砰ߌ犄emikian juga dalam al-Hadits, Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa Sallam sering menyuruh kita untuk bersegera dalam melakukan kebaikan,
seperti dalam hadit berikut ini :
ߌ砱. Dari ibn Abbas Radhiallahu anhu,
Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa Sallam bersabda:
“Raihlah lima kesempatan sebelum datangnya lima kesempitan.
Masa mudamu sebelum datangnya masa tuamu,
masa sehatmu sebelum datangnya masa sakitmu,
masa kayamu sebelum masa miskinmu,
waktu luangmu sebelum datangnya waktu sempitmu dan
masa hidupmu sebelum datangnya masa matimu.
ߓڠ(Diriwayatkan oleh Imam al-Haakiim dalam al-Mustadrak)
ߌ砲. Dari Abu Hurairah Radhiallahu anhu,
Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa Sallam bersabda :
"Bersegeralah kalian melaksanakan amal shaleh kerena tujuh hal :
(1) Apakah kalian hanya menanti kefakiran yang melupakan,
(2) atau kekayaan yang menyesatkan,
(3) atau sakit yang merusakkan,
(4) atau ketuaan yang melemahkan,
(5) atau kematian yang mendadak,
(6) atau Dajjal, yang merupakan seburuk-buruk hal ghaib yang akan datang,
(7) ataukah hari kiamat, sedang hari kiamat itu lebih dahsyat dan lebih pahit."
ߓڠ(Diriwayatkan oleh Imam at-Tirmidzi dalam Sunan-nya)