13/05/2026
[MENGENANG 40 HARI]
Biasanya, kita selalu berkata "tak terasa" untuk banyak hal yang telah berlalu. Namun, kali ini kalimatnya seakan telah berganti "sangat terasa sekali" yang mampu mewakili atas kepergian Mbah Yai. Sungguh, sangat terasa sekali hampir 40 hari Mbah Yai kembali ke pangkuan-Nya. Tentu bukanlah hari-hari yang mudah 'tuk dijalani.
Setiap kalimat yang pernah terucap dari lisannya, senyum yang selalu terukir di wajahnya, kesederhanaan yang menjadi kekhasannya, nasihat yang teduh nan menenangkan, dan beragam hal lainnya begitu sangat dirindukan darinya. Kendati telah kembali pada-Nya, Mbah Yai meninggalkan banyak jejak kebaikan yang patut menjadi percontohan untuk generasi setelahnya.
Kini, tugas kita ialah menjaga, merawat, dan mengembangkan beragam hal yang telah dibangunnya, dan mengamalkan beragam kebaikan yang telah diajarkan dan dicontohkannya. Jangan lupa selalu selipkan doa untuknya dalam hati dan lisan yang berkesempatan berdoa di setiap harinya.
Ilã hadharati khushūshan li al khushūshi al khushūsh, KH Abdullah Ma'shum al Hafiz bin Sarmin Toyib, ghafarallãhu dzunūbahū wa rafa'a darajãtihi fī al jannah. alfãtihah!
16/04/2026
[TAHLIL DAN DOA BERSAMA MALAM KE-7]
Terhitung sudah tujuh hari Mbah Yai kembali ke pangkuan-Nya. Amanah yang telah diberikan oleh-Nya sepanjang hidup, telah tuntas diselesaikan dengan baik dan penuh perjuangan di dalamnya. Bahkan, Mbah Yai tak hanya menuntaskan amanah dari-Nya, melainkan ia juga membangun pondasi bagi generasi setelahnya, baik putra putrinya maupun para santrinya.
Atas segala kebaikannya, dan beragam kebaikan yang datang setelah kepergiannya, insyaallah Mbah Yai wafat dalam husnul khatimah. Al Qur'an senantiasa menemaninya sebagaimana Mbah Yai menemani Al Qur'an sepanjang hidupnya.
Selipkan selalu doa untuk Mbah Yai dalam hati dan lisan yang berkesempatan berdoa di setiap harinya.
Ilã hadharati khushūshan li al khushūshi al khushūsh, KH Abdullah Ma'shum al Hafiz bin Sarmin Toyib, ghafarallãhu dzunūbahū wa rafa'a darajãtihi fī al jannah. alfãtihah!
12/04/2026
[LENTERA PENJAGA WAHYU]
Sebuah tulisan dari Ust. A Fauzan Dimyathi Arief, salah seorang alumni, yang menggugah hati dan kembali membuka ingatan akan sosok Penjaga Wahyu yang tak hanya sekadar mengajarkan bagaimana menjadikan setiap ayat-Nya utuh dalam ingatan, melainkan juga utuh dalam pengamalan dan keistikamahan.
10/04/2026
Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. 😭😭😭
05/04/2026
Selamat milad ke-61 teruntuk umi tercinta. Semoga Allah SWT selalu mencurahkan Rahmat, keberkahan, kesehatan, dan perlindungan kepada Umi, ayahanda, keluarga dan pondok tercinta. Mabruk alfa mabruk. 🤍
22/10/2025
[Selamat Hari Santri Nasional]
Mbah Yai selalu hadir menjadi pelita bagi para santrinya. Seluruh waktu dan pikirannya, tak pernah luput memikirkan para santrinya. Hanya satu harapnya: santrinya bisa bermanfaat di manapun adanya.
Nasihatnya selalu menyentuh bagian hati terdalam. Keistikamahannya dengan Al-Qur'an, selalu berusaha untuk ditularkan kepada para santrinya. Bersebab dalam sakitnya pun, Al-Qur'an selalu menjadi perhatian utamanya.
Hari ini, Mbah Yai masih terbaring sakit di ruang ICU Rumah Sakit Ummi, Bogor. Mohon keikhlasan doa untuk beliau. Semoga kembali diberikan kesehatan sebagaimana biasa, diangkat segala penyakitnya, dan bisa beraktivitas kembali. Lahulfaatihah!
19/10/2025
Hari ini, beliau telah memasuki ruang ICU Rumah Sakit Ummi, Bogor. Kesehatannya kian menurun drastis. Mohon keikhlasan doa untuk beliau. Semoga kembali sehat sebagaimana biasa, dihilangkan rasa sakit, dan bisa beraktivitas kembali.
Lahulfaatihah!
20/08/2025
Keluarga besar 𝗣𝗣𝗧𝗤 𝗠𝗮𝗻𝗯𝗮'𝘂𝗹 𝗙𝘂𝗿𝗾𝗼𝗻 turut berdukacita atas wafatnya: Nyi Hj. Mutammimah Harir (Istri dari Almaghfurlah KH. Harir Muhammad), Pimp. Ponpes Bustanu Usysyaqil Quran, Demak, pada hari Rabu, 20 Agustus 2025.
"𝗠𝗮𝗿𝗶 𝗸𝗶𝘁𝗮 𝗱𝗼𝗮𝗸𝗮𝗻: semoga Allah SWT ampuni segala dosa-dosanya, diterima segala amal ibadahnya, dan ditempatkan di tempat yang penuh kemuliaan dari-Nya, dan disatukan bersama 𝘯𝘢𝘣𝘪𝘺𝘺𝘪𝘯, 𝘴𝘩𝘪𝘥𝘥𝘪𝘲𝘪𝘯, 𝘴𝘺𝘶𝘩𝘢𝘥𝘢, 𝘥𝘢𝘯 𝘴𝘩𝘢𝘭𝘪𝘩𝘪𝘩. 𝗔𝗹𝗳𝗮𝘁𝗶𝗵𝗮𝗵!"