Ibnu Ishaq Qur'anic Learning

Ibnu Ishaq Qur'anic Learning

Share

Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Ibnu Ishaq Qur'anic Learning, Religious school, Jalan Warung borong, Rt 01 Rw 06, Mawar Asri, Ciampea, Bogor.

Photos from Ibnu Ishaq Qur'anic Learning's post 02/05/2025

Selamat atas keberhasilannya semoga berada dalam keberkahan.

22/08/2024
21/08/2024

Ngaji Bersama
Surat Al Hadid

Semoga bermanfaat
--‐-‐---‐-------------------------
Ibnu Ishaq Qur'anic Learning

20/08/2024

Mengaji Surah Al Hadid

05/08/2023

Kami atas nama manajemen Ibnu Ishaq Qur'anic Learning mengucapkan selamat memasuki tahun baru Islam 1445 H.

Semoga dengan tahun baru ini kita bisa menjadikan spirit perubahan ke arah yang lebih baik.

___________________________
Ibnu Ishaq Qur'anic Learning
https://wa.me/6285380251820

21/11/2022

Kunci Hidup Bahagia

25/11/2021

PROGRAM TERBARU
IBNU ISHAQ QUR'ANIC LEARNING

1. Tahsin dan Tajwid pekanan
2. Tahfidz one day one ayat melalui bimbingan intensif
3. Dauroh Gharib Al Qur'an diadakan setiap hari libur
4. Rihlah Qur'ani

______________
Kolom informasi :
wa.me/6285380251820

Photos from Ibnu Ishaq Qur'anic Learning's post 23/11/2021

Alhamdulillah, program tahsin berlanjut dengan program one day one ayat.

Terus berjuang, karena yakinlah lelah letihmu akan berganti kebahagiaan tiada henti dunia akhirat.

Semoga istiqomah dalam berjuang menjaga kalam Ilahi, dan semoga dimudahkan Allah SWT

18/09/2021

4 Tips Menghentikan Kebiasaan Anak Berbohong

Usia anak 5–10 tahun merupakan saat yang tepat bagi orang tua untuk menjelaskan pada anak tentang bedanya kebohongan dan kejujuran beserta untung ruginya. Orang tua harus membuat anak-anak menyadari bahwa berbohong adalah kebiasaan buruk dan hal itu akan membuat mereka terjebak dalam kesulitan nantinya.

Sebagai orang tua, Anda tentu khawatir dan tidak ingin Si Kecil terus-terusan berbohong. Oleh karena itu, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghentikan kebiasaan anak berbohong, yaitu:

1. Memberikan respons dengan cara yang berbeda

Jika anak bercerita tentang hal yang tidak benar-benar ia alami, orang tua dapat memberi respons dengan pertanyaan yang tidak bersifat menghakimi. Hal ini dapat mendorong anak untuk mengakui apa yang sebenarnya ia rasakan atau alami.

Namun, jika anak berbohong karena menutupi kesalahannya, doronglah anak untuk mengakui kesalahannya dan berikan pujian ketika ia mau berkata jujur. Namun, orang tua sebaiknya tidak langsung memarahi anak saat melakukan kesalahan, misalnya saat menumpahkan minum ke lantai.

Bila anak berbohong karena ingin dianggap baik atau mendapat pujian, orang tua dapat mengarahkan anak untuk bicara sesuai keadaan yang sebenarnya. Berikan penjelasan bahwa ia tidak perlu menjadi yang terbaik untuk mendapat pujian dan cukup untuk menjadi dirinya sendiri.

2. Menjadi contoh yang baik bagi anak-anak

Hal yang tidak kalah penting adalah menekankan nilai kejujuran dalam keluarga. Orang tua bisa memberi contoh perilaku yang jujur dan jangan malu untuk mengakui kesalahan serta meminta maaf dengan alasan yang jelas bila melakukan kesalahan.

3. Memberikan anak peringatan jika ia berbohong

Orang tua juga dapat memberikan aturan dan batasan mengenai perilaku apa yang patut diterima dan apa yang tidak. Saat anak berbohong, jelaskan apa konsekuensinya, agar anak tidak mengulanginya. Namun, hindari hukuman fisik, ya!

4. Menghindari melabeli ‘pembohong’

Selain itu, hindari memberi label ‘pembohong’ atau ‘tukang bohong’ pada anak. Hal ini hanya akan membuatnya lebih banyak berbohong atau justru trauma. Sebaliknya, berikan pujian atau kata manis untuknya ketika anak mengatakan hal yang jujur. Hal ini bisa memotivasinya untuk terus berperilaku jujur.

Orang tua perlu memastikan dulu apa penyebab anak berbohong agar bisa menyikapinya dengan bijak dan menyelesaikan permasalahannya. Dengan begitu, anak bisa lebih mudah menghentikan kebiasaan berbohongnya.

18/07/2021

BERQURBAN HARUS DENGAN DASAR TAQWA

Apabila ingin diterima qurbannyq seseorang harus didasarkan pada ketaqwaan kepada Allah SWT, penuh ikhlas dan harap kepada-Nya.

Karena Allah SWT telah mengingatkan kepada orang-orang yang beriman supaya taqwa menjadi landasan utama dalam berqurban apabila ingin diterima Allah SWT.

Sebagaimana firman-Nya:

وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ ابْنَيْ آدَمَ بِالْحَقِّ إِذْ قَرَّبَا قُرْبَانًا فَتُقُبِّلَ مِنْ أَحَدِهِمَا وَلَمْ يُتَقَبَّلْ مِنَ الْآخَرِ قَالَ لَأَقْتُلَنَّكَ قَالَ إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللَّهُ مِنَ الْمُتَّقِينَ

Ceritakanlah kepada mereka kisah dua putra Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mem­persembahkan kurban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia (Qabil) berkata, "Aku pasti membunuhmu!" Berkata Habil, "Sesungguhnya Allah hanya menerima (kurban) dari orang-orang yang bertakwa." Al-Maidah : 27

Dalam ayat lain Allah SWT menegaskan:

لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَٰكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَىٰ مِنْكُمْ ۚ كَذَٰلِكَ سَخَّرَهَا لَكُمْ لِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ ۗ وَبَشِّرِ الْمُحْسِنِينَ

Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik. Al-Hajj : 37

Demikianlah Allah SWT menjelaskan dalam kitab-Nya Al Qur'an yang mulia, supaya dapat diperhatikan dan difahami oleh hamba-Nyayang beriman.

Semoga kita mendapat hidayah taufiq sehingga bisa bersabar dalam mengejar, meningkatkan, dan istiqomah dalam ketaqwaan. Aamiin yaa Allah yaa Rabbal Aalamin

___________________________

IBNU ISHAQ QUR'ANIC LEARNING

Untuk informasi silahkan hubungi :
https://wa.me/6285380251820

Follow media sosial kami :
FB : Ibnu Ishaq Qur'anic Learning

15/07/2021

BAHAYA MENINGGALKAN SHALAT

Shalat merupakan pondasi agama yang harus selalu dikokohkan keberadaannya. Kenapa? Karena bagi mereka yang berani meninggalkan shalat wajib lima waktu adalah adzab yang sangat besar.

Ibnu Qayyim Al Jauziyah rahimakumullah," Kaum muslim bersepakat bahwa meninggalkan shalat lima waktu dengan sengaja adalah dosa besar yang paling besar dari dosa membunuh, merampas harta orang lain, berzina, mencuri dan minum-minuman keras."

Lebih dari 30 kali dalam Al-Qur’an, Allah Subhaanahu wa ta'ala mengulang perintah untuk menegakkan shalat. Karena sangat penting.

Begitupun sangat berbahaya bila kita meninggalkan shalat wajib lima waktu. Diantara beberapa dalil yang bisa kita pijaki adalah :

Hadits Pertama

Dari Jabir bin ‘Abdillah, Rasulullah SAW bersabda,

بَيْنَ الرَّجُلِ وَبَيْنَ الشِّرْكِ وَالْكُفْرِ تَرْكُ الصَّلاَةِ

“(Pembatas) antara seorang muslim dan kesyirikan serta kekafiran adalah meninggalkan shalat.” (HR. Muslim no. 257)

Hadits Kedua

Buraidah bin Al Hushoib Al Aslamiy berkata,”Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda,

الْعَهْدُ الَّذِى بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمُ الصَّلاَةُ فَمَنْ تَرَكَهَا فَقَدْ كَفَرَ

“Perjanjian antara kami dan mereka (orang kafir) adalah shalat. Barangsiapa meninggalkannya maka dia telah kafir.” (HR. Ahmad, Tirmidzi, An Nasa’i, Ibnu Majah. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani. Lihat Misykatul Mashobih no. 574)

Hadits Ketiga

Dari Tsauban RA bekas budak Nabi SAW, beliau mendengar Rasulullah SAW bersabda,

بَيْنَ العَبْدِ وَبَيْنَ الكُفْرِ وَالإِيْمَانِ الصَّلَاةُ فَإِذَا تَرَكَهَا فَقَدْ أَشْرَكَ

“Pemisah antara seorang hamba dengan kekufuran dan keimanan adalah shalat. Apabila dia meninggalkannya, maka dia melakukan kesyirikan.” (HR. Ath Thobariy dengan sanad shohih. Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini shohih. Lihat Shohih At Targib wa At Tarhib no. 566)

Hadits Keempat

Diriwayatkan dari Mu’adz bin Jabal, Rasulullah SAW bersabda,

مَنْ تَرَكَ صَلاَةً مَكْتُوبَةً مُتَعَمِّداً فَقَدْ بَرِئَتْ مِنْهُ ذِمَّةُ اللَّهِ

“Barangsiapa meninggalkan shalat yang wajib dengan sengaja, maka janji Allah terlepas darinya. ” (HR. Ahmad no.22128. Dikatakan hasan lighoirihi oleh Syaikh Al Albani dalam Shohih At Targib wa At Tarhib no. 569)

Hadits Kelima

Diriwayatkan dari Mu’adz bin Jabal, Nabi SAW bersabda,

رَأْسُ الأَمْرِ الإِسْلاَمُ وَعَمُودُهُ الصَّلاَةُ

”Inti (pokok) segala perkara adalah Islam dan tiangnya (penopangnya) adalah shalat.” (HR. Tirmidzi no. 2825. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Shohih wa Dho’if Sunan At Tirmidzi)

َوَعَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم ( أَثْقَلُ اَلصَّلَاةِ عَلَى اَلْمُنَافِقِينَ: صَلَاةُ اَلْعِشَاءِ, وَصَلَاةُ اَلْفَجْرِ, وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِيهِمَا لَأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْوًا ) مُتَّفَقٌ عَلَيْه ِ

Dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Sholat yang paling berat bagi orang-orang munafik ialah sholat Isya’ dan Shubuh. Seandainya mereka tahu apa yang ada pada kedua sholat itu, mereka akan mendatanginya walaupun dengan merangkak.” Muttafaq Alaihi

Hadits Amer bin Syu’aib tentang pendidikan shalat terhadap anak usia tujuh tahun

عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِقَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُرُوا أَوْلادَكُمْ بِالصَّلاةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِينَ وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرٍ وَفَرِّقُوا بَيْنَهُمْ فِي الْمَضَاجِعِ (أخرجه ابوداود في كتاب الصلاة)

“Dari ‘Amar bin Syu’aib, dari ayahnya dari kakeknya ra., ia berkata: Rasulullah saw. Bersabda: “perintahlah anak-anakmu mengerjakan salat ketika berusia tujuh tahun, dan pukullah mereka karena meninggalkan salat bila berumur sepuluh tahun, dan pisahlah tempat tidur mereka (laki-laki dan perempuan)!”. (HR.Abu Daud dalam kitab sholat)”.

Semoga bermanfaat. Aamiin

________________________________
Ibnu Ishaq Qur'anic Learning

Untuk informasi makalah silahkan hubungi :
wa.me/6285380251820

Follow media sosial kami :
FB : Ibnu Ishaq Qur'anic Learning

Want your school to be the top-listed School/college in Bogor?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Telephone

Address


Jalan Warung Borong, Rt 01 Rw 06, Mawar Asri, Ciampea
Bogor