13/12/2016
Kelas menulis fiksi siang tadi. Narasumber: Bayu A. Yulianto; sosiolog, dosen UNHAN. Materi: perspektif sosiologis untuk memperkuat mutu cerita. Metode: ngobrol. Lokasi: Taman Koleksi. Durasi: dua jam lebih sedikit.
Rumah Belajar adalah sebuah lembaga kursus yang berfokus pada pendidikan dan pengajaran seni dan sastra. Pertama di Bogor--bahkan mungkin di Indonesia.
Rumah Belajar adalah sebuah ruang yang mempertemukan para kreator yang berkualitas di bidangnya masing-masing (musik, sastra, lukis, teater, bahasa Jepang) dengan mereka yang ingin mengenal dan mempelajari dan mendalami bidang tersebut. Sederhananya, ruang ini seperti lembaga kursus, hanya saja terfokus pada seni dan sastra. Dengan adanya Rumah Belajar ini diharapkan akan terlahir kreator-kreator
13/12/2016
Kelas menulis fiksi siang tadi. Narasumber: Bayu A. Yulianto; sosiolog, dosen UNHAN. Materi: perspektif sosiologis untuk memperkuat mutu cerita. Metode: ngobrol. Lokasi: Taman Koleksi. Durasi: dua jam lebih sedikit.
Seperti yang pernah kami janjikan, Rumah Belajar akan membuka kelas menulis jarak jauh (online), untuk menampung mereka yang punya keinginan mengikuti pelatihan-pelatihan tentang menulis fiksi dari tutor kami namun tidak memungkinkan mengikuti kelas tatap muka--reguler--di Bogor. Kelas menulis jarak jauh ini, yang kami namai RUBEN, akan dimulai awal November nanti, tepatnya tanggal 2 (hari Rabu) pukul delapan malam. Kelas akan dilangsungkan di sebuah secret-grup di Facebook yang baru bisa diakses oleh mereka yang telah menjadi peserta.
Detail tentang RUBEN sendiri adalah seperti ini:
1) Kelas dilangsungkan sekali seminggu, di jam dan hari yang sama, tentu dengan materi yang berbeda;
2) Kelas yang tersedia adalah paket untuk empat pertemuan sekaligus, dengan biaya Rp100.000,- dan dibayarkan semua di muka;
3) Untuk paket bulan November, materi-materinya adalah ini: "Menggonggong ala Dea Anugrah", "Simbolisme Murakami", "Baik-Buruk Karakterisasi Budi Darma", "Napas Kubisme dalam Sejumlah Puisi Nirwan Dewanto";
4) Informasi tentang pembayaran dan hal-hal lainnya bisa langsung ditanyakan via WhatsApp ke tutor kami, di nomor 082211955278.
Demikian kabar baik ini kami sampaikan. Bila Anda berminat, baiknya tidak usah menahan diri lama-lama. Batas pembayaran adalah 1 November 2016, pukul 23:59 WIB.
NB. Tutor yang akan mengisi kelas menulis jarak jauh ini adalah Ardy Kresna Crenata.
22/10/2016
Setelah kelas nonfiksi selesai, kelas fiksi dimulai. Si tutor yang memotret, sehingga ia tidak terlihat di foto. Tapi percayalah, ia sedang dalam mode tampan karena mengenakan kemeja merah marun lengan pendek. Dan lagi, rambutnya sedang pendek dan make-up-nya tidak mencolok.
22/10/2016
Saat ini kelas menulis nonfiksi sedang berlangsung di Taman Koleksi, samping Botani Square, Bogor. Si tutor, Langgeng Prima Anggradinata, kali ini mengenakan kostum hitam-hitam. Boleh dicurigai ia sesungguhnya sedang menjalani suatu aktivitas mistis nan misterius, seperti ngepet, atau ia yang tampak di foto ini bukanlah dirinya yang sebenarnya; dirinya yang sebenarnya mungkin sedang tidur-tiduran atau semedi di tempat lain. Tapi terlepas dari itu, pengetahuan yang diberitahukannya ke peserta selalu penuh-guna. Dan ia masih sosok yang jenaka--kalau bukan jatmika.
Untuk menampung orang-orang yang ingin mengembangkan kemampuan menulis lewat kami namun, karena satu dan lain hal, tidak bisa menghadirkan diri secara fisik di markas kami di Loji, Bogor, kami berencana membuka kelas menulis jarak jauh, yang kami beri nama RUBEN, akronim dari Ruang Belajar Nulis. Di ruang ini, para peserta alias member akan mendapatkan "pengajaran" seminggu sekali dari tutor kelas menulis fiksi kami; "pengajaran" ini diberikan di sebuah secret-grup yang telah kami siapkan (di Facbook). Materi "pengajaran" yang akan ditawarkan tutor kami itu sendiri adalah pembacaan-pembacaannya atas tulisan atau jalan kepenulisan seseorang yang dinilainya berguna dan layak untuk dicermati; tentunya pembacaan-pembacaannya itu akan otentik--khas dirinya. Suatu kali, misalnya, ia menyajikan pembacaannya atas jalan fiksi Eka Kurniawan; kali lain, ia mendedahkan realitas fiksi Natsuo Kirino. Seperti itu. Para peserta alias member kemudian diberi kebebasan untuk mengambil dan mengaplikasikan apa-apa yang mereka dapatkan dari pembacaan-pembacaan si tutor itu. Sebuah pelajaran "meniru". Barangkali begitu. Diskusi atas pembacaan-pembacaan si tutor itu tentu akan terfasilitasi dan si tutor akan aktif memberikan respons.
Keanggotaan dan aktivitas di RUBEN ini berbayar, yakni Rp100.000, - (seratus ribu rupiah) untuk 4 (empat) pertemuan/pembacaan. Aktivitas direncanakan dimulai awal Oktober 2016; hari dan waktu masih dalam perhitungan. Jika Anda berminat, sila hubungi kami--atau tutor kami. Berbeda dengan kelas reguler di mana Anda harus datang ke Bogor menempuh perjalanan yang bisa jadi melelahkan, mengikuti kelas menulis jarak jauh ini Anda cukup leyeh-leyeh di kursi goyang atau tempat tidur sambil memantengi ponsel atau laptop. Dan kebahagiaan akan melingkupi Anda, tanpa Anda sadari.
17/09/2016
Kemarin sore (17/9) pertemuan kedua Kelas Menulis Fiksi level 2 dilangsungkan. Kali ini, lokasinya di markas Rumah Belajar. Tadinya direncanakan di balkon sambil menikmati sinar matahari sore namun karena ternyata hari masih agak panas aktivitas kelas digeser ke ruang-dalam.
Di pertemuan kedua ini peserta melakukan konsultasi lanjutan; mereka membawa tugas-rumah yang diberikan tutor minggu lalu dan tutor memeriksanya sekaligus membimbing mereka melakukan penyuntingan terhadap detail kata dan kalimat, juga tentang pengembangan dimensi narasi yang mungkin. Di akhir kelas, setelah menyepakati waktu dan tempat untuk pertemuan ketiga minggu depan, peserta dipinjami tutor (Rumah Belajar) buku-buku yang akan membantu mereka memperoleh feel dan flow yang tepat untuk cerita yang tengah mereka buat. Seperti yang terlihat di foto, buku-buku itu adalah "Kesetiaan Mr. X" karya Keigo Higashino dan "Hanya Kamu yang Tahu Berapa Lama Lagi Aku Harus Menunggu" karya Norman Erikson Pasaribu. Buku-buku bagus.
NB. Ketika tiba di Rumah Belajar kemarin sore itu, para peserta ternyata membawa es kelapa beberapa plastik. Mereka dan tutor pun menikmatinya di sela-sela konsultasi dan obrolan.
10/09/2016
Satu lagi program anyar yang ditawarkan Rumah Belajar adalah NISHA-BU (日喋部), yang adalah akronim dari Nihongo de Shaberu Bu (日本語で喋る部), sebuah ruang di mana para klien yang tertarik untuk mengenal dan mempelajari bahasa Jepang berkumpul untuk menerima pengajaran dari tutor bahasa Jepang kami, Ardy Kresna Crenata, secara "gratis". Fokus pengajaran program ini adalah pada kemampuan berbicara, bukan tulis-menulis. Pengajaran rencananya dilakukan seminggu sekali, dengan suasana yang santai dan hangat-nyaman dan penuh tawa. Pengajaran dilangsungkan di Rumah Belajar.
Tadi kata "gratis" berada di dalam tanda kutip. Itu artinya, gratis, tapi tidak benar-benar gratis. Klien boleh datang mengikuti program ini tanpa melakukan pembayaran apa pun terlebih dahulu, hanya saja menjelang kelas selesai klien akan diminta menyumbang sejumlah uang semaunya dan semampunya untuk diberikan kepada si tutor. Tidak ada keterikatan; klien boleh datang lagi di pertemuan berikutnya atau berhenti di situ. Apabila kemudian Rumah Belajar mengadakan sebuah event yang berhubungan dengan Jepang atau bernuansa Jepang, para klien akan diberitahu dan diundang untuk datang--via surel.
Silakan bagi yang tertarik. Siapa tahu di program ini Anda bertemu orang-orang yang sama otaku dan sama gilanya dengan Anda. Atau lebih beruntung lagi: Anda bertemu pasangan hidup Anda. Tentang kapan dimulainya program ini dan di hari apa di jam berapa, nanti kami akan memberikan informasi lebih lanjut.
それでわ、お楽しみにして下さい!
Selain Kelas Menulis Fiksi (Reguler) yang dilangsungkan seminggu sekali selama kira-kira tiga bulan, kini Rumah Belajar juga menyediakan Jasa Konsultasi Fiksi. Program-cum-fasilitas ini diperuntukkan bagi mereka yang sebenarnya berminat untuk menginvestasikan waktu dan materinya di Rumah Belajar namun tidak dibekali keleluasaan untuk datang secara kontinu tiap minggunya selama tiga bulan, juga untuk mereka yang kadung punya naskah untuk ditawarkan ke penerbit namun belum cukup yakin akan kualitas naskah tersebut. Tentu saja, program-cum-fasilitas ini berbayar, yakni Rp50.000,- per satu jam, tetapi selama September 2016 ini, dalam rangka promo, biaya tersebut di-nol-kan--klien berhak menggunakan jasa tersebut secara cuma-cuma selama dua jam. Teknis pelaksanaannya sendiri seperti ini: (1) klien menghubungi Rumah Belajar untuk menyepakati waktu-pertemuan; (2) klien datang ke Rumah Belajar di waktu-pertemuan yang disepakati, dan menghabiskan waktu selama satu jam di sebuah ruang-nyaman bersama tutor--berdua saja; (3) pembayaran dilakukan di awal--ini untuk setelah masa promo berakhir; (4) klien dan tutor menentukan waktu-pertemuan berikutnya jika memang keduanya menghendaki.
Jika tawaran ini dinilai menarik, sila disebarluaskan. Jika tak ada halangan Jasa Konsultasi Fiksi ini sudah bisa digunakan 19 September 2016.
Selamat ber-akhir-pekan. :)
10/09/2016
Buku ini adalah produk dari berlangsungnya kelas menulis fiksi level 1 yang dimulai tahun lalu. Di dalamnya ada cerita-cerita yang ditulis peserta, yang merupakan pengembangan baik itu kreativitas maupun perspektif dari sebuah kasus pembunuhan di Jepang--berita ini ditayangkan di www.japantoday.com. Tutor kelas menulis fiksi kami sendiri pun ikut menyumbang satu cerita, tentunya dengan bahan garapan yang sama. Dan sudah pasti, di buku ini, disertakan juga ulasan si tutor tersebut atas cerita-cerita peserta, begitu juga catatan-catatan tentang berlangsungnya kelas menulis itu. Buku ini dicetak terbatas dan memang lebih dimaksudkan untuk koleksi pribadi tutor dan para peserta. Jika penasaran, Anda bisa berkunjung ke Rumah Belajar dan membacanya di tempat.
NB. Buku yang merah itu lain lagi. Itu novelnya Higashino Keigo, yang belum lama ini dibaca si tutor kelas menulis fiksi. Maklum, ia memang penyuka Jepang akut.
08/09/2016
Kelas Menulis Fiksi di Rumah Belajar tadi siang kembali dimulai. Kelas ini adalah kelas lanjutan, yakni level 2, yang fokusnya adalah pada penyuntingan. Mulanya direncanakan kelas dilangsungkan di markas Rumah Belajar, di kawasan Loji, tapi karena satu dan lain hal kelas akhirnya dilangsungkan di Kafe Taman Koleksi, depan-samping Botani Square, Baranangsiang, Bogor. Tentu saja di sepanjang kelas berlangsung tutor dan peserta menyantap minuman-makanan.
Yang dilakukan peserta tadi siang itu adalah mencoba menyunting ide-cerita dan pembukaan-cerita. Pengajaran-semi-konsultasi berlangsung kira-kira dua jam. Ada waktu sekitar seminggu bagi peserta untuk menuangkan dan mengonkretkan apa-apa yang mereka dapatkan tadi. Pertemuan kedua minggu depan, rencananya akan dilangsungkan hari Sabtu--di markas Rumah Belajar.
01/09/2016
Langgeng Prima Anggradinata (tutor Kelas Menulis Nonfiksi) juga menulis resensi buku. Salah satunya adalah resensi atas novel Ario Sasongko, Rindu yang Membawamu Pulang. Bisa dilahap di tautan di bawah ini.
Suara yang Hilang dari Masa Kolonial Hal yang menarik dalam novel ini ialah bagaimana suara-suara kaum Tionghoa pada masa kolonialisme disampaikan
01/09/2016
Sementara itu untuk Kelas Menulis Nonfiksi, tutornya adalah Langgeng Prima Anggradinata, seorang dosen di tiga universitas, seorang perancang sampul dan penyunting-lepas, dan seorang suami dari seorang perempuan. Salah satu tulisannya bisa dinikmati di tautan berikut ini.
Menyoal #KamiTidakTakut Ada dua hal: (1) ketidaktakutan dan (2) cara kita dalam menghadapi tragedi. Pada satu momen, keduanya adalah hal yang berbeda. Namun pada momen lain, keduanya bisa saling berhubungan.
| Monday | 12:00 - 21:00 |
| Tuesday | 12:00 - 21:00 |
| Wednesday | 12:00 - 21:00 |
| Thursday | 12:00 - 21:00 |
| Friday | 12:00 - 21:00 |
| Saturday | 12:00 - 21:00 |