20/08/2026
Ketika ilmu bertemu pengalaman nelayan, lahirlah aksi nyata untuk laut yang lebih berkelanjutan
PKSPL IPB University melaksanakan Pelatihan Pembuatan Rumpon Permukaan dan Apartemen Ikan di Dusun Pantai, Desa Benete, Sumbawa Barat, NTB, pada 15–17 Agustus 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari Kaji Tindak Pengelolaan Ruang Perairan Teluk Benete dan diikuti oleh 18 nelayan dari empat kelompok nelayan kecil.
Selama tiga hari, peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga terlibat langsung dalam proses merancang hingga membuat komponen rumpon dan apartemen ikan. Mulai dari diskusi desain, pembuatan cetakan rumah ikan dan pemberat rumpon, hingga praktik pembuatan komponen dilakukan secara partisipatif dengan mempertimbangkan pengalaman dan pengetahuan lokal nelayan.
💬 “Kaji Tindak ini merupakan manifestasi dari kajian ilmiah yang akan benar-benar diterapkan di lapangan dan ditujukan untuk menjawab salah satu kesulitan nelayan kecil di Dusun Pantai.”
— Andy Affandy, S.Pi., MM., PKSPL IPB University
Sementara itu, Dr. Sulaeman Martasuganda, B.Fisc., M.Sc. menekankan bahwa keterlibatan masyarakat sejak awal menjadi kunci keberhasilan uji coba.
💬 “Partisipasi dan kesukarelaan nelayan untuk sama-sama belajar, berdiskusi, serta menuangkan pengetahuan dan keterampilan sejak awal sangat penting.”
Bagi PKSPL IPB, kegiatan ini bukan sekadar pelatihan teknis. Lebih dari itu, ini adalah langkah untuk menerjemahkan kajian ilmiah menjadi aksi nyata, dengan menempatkan nelayan sebagai aktor utama dalam membangun solusi pengelolaan ruang perairan.
Tahap berikutnya akan dilanjutkan dengan pemasangan, uji coba, dan pengamatan efektivitas rumpon serta apartemen ikan di perairan Teluk Benete.
Dari kajian.
Dari pengetahuan lokal.
Dari kolaborasi.
Untuk laut yang lebih tertata dan kehidupan nelayan yang lebih sejahtera.
telukbenete sumbawabarat pemberdayaanmasyarakat SDG1 SDG4 SDG8 SDG14 SDG17