mindfulness.id

mindfulness.id

Share

Indonesia's first authorized Mindfulness training center.

25/01/2026

POV: Kamu adalah roti lapis keluarga. πŸžπŸ’Έ

Niat hati jadi anak berbakti, realita malah jadi "sapi perah" tanpa henti. Inget bestie, hidup harus punya limit kayak ATM.

βœ… Kewajiban: Bantu keluarga semampunya.

❌ Kebiasaan: Mengiyakan semua permintaan sampai lupa impian sendiri.

Mindful Finance bukan berarti pelit sama keluarga. Tapi sadar mana yang kewajiban mendesak, dan mana yang sekadar kebiasaan minta-minta.

Yuk, mulai belajar pasang boundaries. Bantu orang lain, tapi pastikan "cangkir" kamu penuh dulu. πŸ’œ
Mimpi jangan dicicil, nanti keburu expired! πŸ”₯

Photos from mindfulness.id's post 24/01/2026

Life is a transaction. Pastikan kamu tidak rugi bandar βš–οΈβœ¨

Kita sering berpikir bahwa "sukses" itu adalah tentang penambahan (akumulasi). Menambah aset, menambah followers, menambah jabatan.

Tapi logika kehidupan seringkali bekerja terbalik. Semakin banyak kita mengambil dari luar, semakin banyak yang tergerus di dalam. Kau mengambil lembur demi jabatan? Kau membayar dengan waktu istirahat. Kau mengambil kredit gengsi demi gaya hidup? Kau membayar dengan ketenangan finansial.

Tidak ada yang salah dengan ambisi. Yang salah adalah ketika kita "membeli" hal-hal yang tidak kita butuhkan, dengan mata uang (waktu & mental) yang tidak bisa kita cari gantinya.

Choose your battles wisely. Choose your cost consciously.

Coba absen di kolom komentar, hal apa yang mulai kamu kurangi "pengambilannya" demi menjaga kewarasan mentalmu tahun ini? πŸ‘‡



Photos from mindfulness.id's post 20/01/2026

Kerja itu capek. Tapi lebih capek lagi kalau harus waspada sama "kolega" sendiri. πŸ•΅οΈβ€β™€οΈπŸš©

Kalau ada pasal hukum untuk "pencurian ketenangan batin" atau "sabotase mental", mungkin penjara sudah penuh dengan tipe-tipe rekan kerja seperti di slide ini.

Sering kali, kita pulang dengan energi minus bukan karena tumpukan tugas, tapi karena lelah menghadapi manuver politik mereka: Si penimbun info, si pengadu domba, atau si micromanager yang bikin sesak napas. Rasanya seperti berjalan di ladang ranjau setiap hari.

Satu hal yang perlu diingat untuk menjaga kewarasan: Jangan ambil hati racun yang mereka tebar.

Perilaku toxic mereka biasanya lahir dari insecurity dan rasa takut tersaingi, bukan karena kamu kurang kompeten. Bentengi dirimu dengan batasan yang tegas (boundaries) dan dokumentasi kerja yang rapi. Biarkan mereka sibuk dengan dramanya, kamu sibuk dengan prestasimu.

Tipe "red flag" mana yang paling sering bikin kamu elus dada di kantor? Si Micromanager atau Si Pengadu Domba? Ceritain di bawah (pakai nama samaran aman kok πŸ˜‰)πŸ‘‡



Photos from mindfulness.id's post 18/01/2026

Mengapa Logika Sering "Kalah" Saat Melihat Janji Cepat Kaya? πŸ§ πŸ’Έ
Kita sering terjebak bukan karena kurang pintar, tapi karena janji "bebas finansial" instan memicu insting bertahan hidup yang menutupi logika sehat. Di saat itulah kita berhenti melihat risiko dan hanya melihat jalan keluar cepat dari kesulitan.

Kekayaan berkelanjutan adalah hasil dari kejernihan berpikir, bukan hasil dari rasa takut tertinggal (FOMO). Mindful investing berarti berani berhenti sejenak dan bertanya sebelum memutuskan, karena kebebasan finansial sejati membutuhkan kesadaran, bukan sekadar iming-iming.

Mindful investing starts with mindful thinking. Menurut Anda, emosi apa yang paling sulit dikendalikan saat melihat tawaran investasi yang menggiurkan? Tulis pendapat Anda di bawah ya! πŸ‘‡



Photos from mindfulness.id's post 16/01/2026

Saat "Perlindungan" Menjadi Jebakan Tersembunyi πŸ₯€βœ¨

Kisah Aurelie Moeremans dalam Broken Strings adalah pengingat nyata tentang groomingβ€”sebuah proses manipulatif yang sangat halus sehingga sering kali baru "terbaca" sebagai trauma saat kita dewasa.

Bahaya ini sering kali bersembunyi di balik perhatian berlebih dan upaya isolasi emosional. Di sinilah peran penting komunikasi terbuka dan kesadaran diri untuk mengenali batasan hubungan yang sehat.

Ingatlah:

Hargai mereka yang berani bersuara dengan empati tanpa penghakiman.

Mindfulness bukan sekadar hadir di masa kini, tapi hadir seutuhnya untuk melindungi diri sendiri.

Untuk kamu yang pernah merasa terjebak: Berhenti. Sadari. Speak up. Suaramu layak didengar dan dirimu layak merasa aman. Mari saling menguatkan di kolom komentar. πŸ«‚πŸ€



Photos from mindfulness.id's post 14/01/2026

Ada duka yang tidak bersuara, namun getarannya sampai ke relung hati paling dalam. πŸ•ŠοΈπŸ˜
Hari ini, hati kami tidak hanya hancur karena berita tentang seorang manusia, tapi karena sosok gajah bernama Erin. Erin kehilangan lebih dari sekadar bagian tubuhnya; ia kehilangan belalai yang menjadi alat napas, martabat, dan caranya menyapa dunia.

Melihat perjalanan Erin dari kecil hingga kini, kita diingatkan akan sebuah kenyataan pahit: seringkali kita sebagai manusia lupa bahwa bumi ini bukan milik kita sendirian. Luka yang Erin tanggung adalah pengingat bahwa ketidakhadiran kita dalam menjaga alam sering kali dibayar mahal oleh mereka yang hanya ingin hidup tenang tanpa rasa takut.

Maafkan kami, Erin. Semoga ketangguhanmu menjadi pelajaran bagi kami semua untuk kembali belajar apa artinya rasa iba, kesadaran, dan kasih sayang pada sesama makhluk hidup.

Selamat beristirahat dalam doa, Erin. Semoga semesta memberikanmu cara sendiri untuk tetap bahagia dan kuat. 🀍

Tuliskan satu doa atau pesan singkat untuk Erin di kolom komentar. Mari kita kirimkan energi baik dan cinta untuknya, serta semua satwa yang sedang berjuang di luar sana. πŸ«‚βœ¨



Photos from mindfulness.id's post 06/01/2026

Tahun Kuda Api 2026 🐎πŸ”₯
Lari boleh. Napas jangan ilang.

Ambisi ngebut,
tapi burnout bukan achievement.

Istirahat β‰  kalah.
Rem sebentar biar lanjut jauh.

Save & share ke bestie pejuang mental.


01/01/2026

GAJI CUMA NUMPANG LEWAT,
MIMPI SENDIRI KE-SKIP TERUS πŸ˜­πŸ’Έ

Jujur ya bestie,
jadi Sandwich Generation itu capeknya bukan cuma di dompet,
tapi di kepala dan hati.

Rasanya kayak roti lapis premium:
atas buat biaya orang tua,
bawah buat pendidikan adik,
kita? Jadi isinya. Ditekan dua arah πŸ₯²

Niatnya mau nabung,
mau healing tipis-tipis biar waras,
tapi gaji baru masuk udah pamit.
Cuma sempet nyapa,
β€œHai,”
terus p**f πŸ’¨

Padahal ada satu hal penting yang sering kita lupa:
nggak semua yang diminta itu kewajiban.
Ada yang memang kebutuhan dasar,
tapi ada juga yang sebenernya kebiasaan
dan pelan-pelan jadi beban kita.

Ingat ya, berbakti itu mulia.
Tapi kalau hidup kamu habis buat bertahan doang,
itu bukan berbaktiβ€”itu kelelahan yang dipelihara.

Kamu juga berhak punya tabungan.
Punya mimpi.
Punya masa depan.
Karena gelas yang kosong nggak bisa terus disuruh ngisi πŸ’”

Kalau kamu lagi di fase
β€œnapas ditahan, senyum dipaksain,”
absen di kolom komentar ya.

Kita peluk rame-rame di sini. πŸ«‚
Kamu nggak sendirian.



01/01/2026

Jujur aja ya…
habis liburan akhir tahun tuh sering dapet paket komplit 🎁
isinya bukan cuma souvenir dan foto keluarga,
tapi juga lelah mental yang nggak diundang.

Ada yang pulang bawa ekspektasi keluarga,
ada yang pulang bawa pikiran soal dompet,
ada juga yang capek gara-gara kebanyakan scroll
dan tiba-tiba hidup orang lain kelihatan lebih β€œjadi” dari hidup sendiri 🫠

Kalau kamu ngerasa kosong, berat, atau capek tanpa alasan jelasβ€”
tenang, kamu nggak lebay.
Kamu cuma manusia.

Mindfulness itu bukan tentang selalu happy dan glowing.
Tapi tentang berani hadir apa adanya:
ngaku capek, ngerasa cukup,
dan jujur sama diri sendiri tanpa drama.

Pelan-pelan ya, Bestie.
Tahun hampir selesai,
kamu nggak harus kuat terus kok 🀍

Share video ini ke temen kamu
yang senyumnya kelihatan oke,
tapi batinnya lagi butuh dipeluk. πŸ«‚βœ¨



Want your school to be the top-listed School/college in Bogor?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Telephone

Website

Address


Jalan Cemara Boulevard No. 53, Yasmin
Bogor

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 17:00
Sunday 09:00 - 17:00