Qur'anic Parenting

Qur'anic Parenting

Share

Halaman ini Berisi konten-konten pola pengasuhan dan pendidikan anak yang diasuh langsung oleh ustadz Dr. Didik Hariyanto LC., M.P.I.

yang merupakan pakar Qur'anic Parenting di Indonesia dan merupakan pimpinan islamic center wadi mubarak

26/08/2025

❤️💞❤️

25/08/2025

✨ Doa indah dari Al-Qur’an untuk keluarga sakinah mawaddah wa rahmah.

Setiap pasangan pasti mendambakan rumah tangga yang penuh cinta, ketenangan, dan keberkahan. Yuk amalkan doa ini setiap hari, semoga Allah karuniakan pasangan & keturunan yang menjadi penyejuk hati 🤲💙

📖 QS. Al-Furqan: 74

Photos from Qur'anic Parenting's post 31/07/2025

والعياذ بالله

29/07/2025

WEBINAR PRA-NIKAH: MENUJU RUMAH TANGGA PENUH BERKAH

"Banyak yang mempersiapkan resepsi... Tapi lupa mempersiapkan visi rumah tangga."
"Banyak yang belajar dekorasi, tapi lupa belajar komunikasi."
"Banyak yang hafal lagu cinta, tapi tak tahu makna cinta dalam Al-Qur’an."

🌿 Karena pernikahan bukan sekadar tinggal serumah.
Tapi ibadah yang akan Allah hisab… sepanjang usia.
Kalau kita tidak belajar sebelum menikah,
maka rumah tangga bisa jadi tempat luka, bukan tempat bahagia.

Kini saatnya belajar mencintai dengan cara yang Allah ridai.

📚 Ikuti Webinar Pra Nikah bersama sosok inspiratif:

🎙️ Ustadz Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I
▫️Praktisi Qur’anic Parenting
▫️Penulis buku-buku parenting islami fenomenal
▫️Ayah dari 8 anak hafizh 30 juz
▫️Pembina 240 lembaga di Indonesia, Jepang, dan Kamboja

🧭 Materi Pertemuan (5x Sesi Setiap Hari Rabu)

- Membangun Keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah

- Wasiat untuk Calon Istri

- Wasiat untuk Calon Suami

- Permasalahan Rumah Tangga

- Adab-adab Kehidupan dalam Rumah Tangga

📅 Mulai: Rabu, 27 Agustus 2025
🕗 Pukul: 20:00 - 21:30 WIB
🌐 Via Zoom & YouTube Live

💌 Infaq Terbaik (Investasi cinta terbaikmu bukan di mahar… tapi di ilmu)

🎯 Untuk kamu yang:

- Ingin menikah tapi bingung mulai dari mana

- Sudah tunangan dan ingin menyiapkan bekal

- Masih single, tapi ingin belajar dan tak mau jatuh ke lubang yang sama seperti orang tua

- Sudah menikah, tapi ingin memperbaiki dan memperkokoh kembali bahtera rumah tangga

📩 Segera daftarkan dirimu.
Belajar sebelum terluka.
Belajar sebelum menyesal.
Belajar sebelum terlambat.

🕌 Karena rumah tangga yang tak berpondasi iman… hanya kuat saat senang, lalu runtuh saat badai datang.

29/07/2025

"Memutus pertemanan bukan berarti memutus silaturahmi. Tapi menjaga diri dari racun yang disamarkan sebagai loyalitas."

🔸 Rasulullah ﷺ bersabda:
"Seseorang tergantung agama temannya. Maka lihatlah siapa yang menjadi temanmu."
(HR. Abu Daud)

📌 Jika dia menjauhkanmu dari Allah, itu bukan teman, itu ujian.
🌿 Jaga hati, jaga iman, jaga pergaulan.

🤝 Berteman itu ibadah,
Tapi kalau hubungan itu membuatmu kehilangan dirimu sendiri, itu bukan lagi pertemanan, tapi penyiksaan.

💬 Yuk, tulis di kolom komentar:
Apa yang paling sulit saat harus meninggalkan teman toxic?

Photos from Qur'anic Parenting's post 27/07/2025

Nauzubillah min dzalik

26/07/2025

Baarakallahu fiik

Photos from Qur'anic Parenting's post 22/07/2025

Saat Emosi Menguasai, Ingat: Bukan Pasanganmu yang Jadi Musuh, Tapi Syaitan di Antara Kalian…

Tak ada pernikahan tanpa ujian.
Tapi saat marah datang, jangan biarkan lidahmu menyakiti, dan diam-mu menjadi senjata dingin.

📖 Allah berfirman:

> “Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh bagimu, maka jadikanlah ia musuh.”
(QS. Fathir: 6)

💬 Rasulullah ﷺ bersabda:

> "Jika salah seorang dari kalian marah, hendaklah ia diam."
(HR. Ahmad)

📌 Karena dalam diam, ada kendali.
Dalam kendali, ada keselamatan.
Dan dalam kesabaran… ada keberkahan rumah tangga.

📿 Yuk, belajar bukan hanya untuk saling mencintai,
tapi juga saling menenangkan di saat amarah datang.

🕊️ Bukan saling melampiaskan,
tapi saling meredakan.

20/07/2025

📍 Jangan Langsung Ajari Anak Menabung!

Banyak orang tua buru-buru ngajarin anak menabung...
Padahal ada dua hal yang jauh lebih penting diajarkan SEBELUM itu:

1️⃣ Uang itu soal emosi.
Ketika anak merengek minta mainan, itu bukan sekadar ujian kesabaran.
Tapi momen emas untuk mengajarkan menunda keinginan dan mengelola kecewa.

2️⃣ Ajari belanja dulu.
Anak perlu tahu nilai uang dan cara membuat pilihan.
Bukan sekadar tahu cara nyimpen duit, tapi tahu cara menggunakannya dengan bijak.

💬 Yuk, jangan hanya ajarkan anak menyimpan uang.
Ajarkan juga cara mengendalikan diri dan bijak mengelola uang.

📲 Simpan postingan ini, dan bagikan ke pasangan atau temanmu yang sedang mendidik anak soal keuangan 💸

Photos from Qur'anic Parenting's post 16/07/2025

Pacaran bertahun-tahun tidak menjamin kamu siap menikah.
Karena pernikahan bukan hanya tentang “aku cinta kamu”,
tapi tentang bagaimana bertahan saat cinta diuji.

Banyak orang lupa:
Cinta itu perlu iman.
Tanpa iman, cinta bisa berubah jadi luka.

📉 Buktinya?
Ribuan pasangan di Indonesia cerai hanya beberapa tahun setelah menikah.
Banyak dari mereka dulunya pasangan romantis…
tapi ternyata tak kuat ketika harus saling menerima kekurangan.

📖 Islam tidak melarang cinta.
Tapi Islam mengajarkan cara mencintai yang benar:
Dengan niat ibadah, bukan pelampiasan.
Dengan komitmen, bukan sekadar kenyamanan.

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah Dia menciptakan pasangan… agar kamu merasa tenteram kepadanya…”
(QS. Ar-Rum: 21)

Kalau ingin cinta yang bertahan,
jangan hanya cari yang bikin kamu berdebar,
tapi cari yang bisa membuatmu tenang dalam taat.

🫶 Simpan postingan ini.
📲 Tag sahabatmu yang sedang dalam proses menuju halal.
’arufBukanPacaran

Photos from Qur'anic Parenting's post 12/07/2025

Ini bukan kisah satu keluarga saja. Ini realita diam-diam yang dialami banyak orang tua zaman sekarang.

📚 Penelitian dan Fakta Ilmiah:
Studi dari American Academy of Pediatrics (2020) menyatakan bahwa penggunaan gadget yang berlebihan berdampak negatif terhadap:

Kemampuan sosial, karena berkurangnya interaksi langsung dengan manusia.

Konsentrasi dan kemampuan bahasa, terutama pada anak usia dini.

Gangguan tidur dan kecemasan meningkat.

Penelitian oleh Universitas Gadjah Mada (UGM) menunjukkan bahwa anak-anak yang terpapar layar lebih dari 2 jam sehari cenderung mengalami:

Ketergantungan emosi terhadap gawai.

Penurunan minat belajar dan spiritualitas.

📖 Pandangan Islam:
Islam memandang waktu sebagai amanah besar yang akan dimintai pertanggungjawaban. Dalam konteks gadget, waktu anak bisa terkuras untuk hal yang sia-sia jika tidak diawasi.

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh...”
(QS. Al-‘Ashr: 1–3)

Rasulullah ﷺ bersabda:
“Tidak akan bergeser kaki seorang hamba pada hari kiamat hingga ia ditanya tentang: ... waktunya untuk apa ia habiskan...”
(HR. Tirmidzi, hasan sahih)

08/07/2025

"Anak 7 Tahun S**a Mencubit Temannya?"

Ternyata... bukan sekadar masalah nakal. Tapi cerminan dari pola interaksi di rumah.

📌 Dalam kasus ini, sang anak hanya meniru:
➡️ Ayah yang sering “bercanda keras” atau bahkan memukul saat marah.
➡️ Anak mengira: 'afeksi boleh disampaikan lewat agresi'.

🔁 Anak meniru.
📖 Rasulullah ﷺ tidak pernah memukul siapa pun — bahkan pelayan dan anak kecil.

Saat orang tua keras secara fisik, tanpa sadar:
Anak akan menormalisasi kekerasan.
Maka solusinya bukan sekadar melarang anak mencubit,
tapi mengubah pola interaksi di rumah.

🌱 Mari hadirkan cinta dan kelembutan di rumah, sebagaimana Rasulullah ﷺ meneladankan.

Want your school to be the top-listed School/college in Bogor?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Telephone

Address


Islamic Center Wadi Mubarak
Bogor
16770