Madin Darussurur Pulo

Madin Darussurur Pulo

Share

Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Madin Darussurur Pulo, Education, Dukuh Pulo Desa Mojowetan Kecamatan Banjarejo, Blora.

Photos from Madin Darussurur Pulo's post 03/10/2021

Bismillah Niat Ingsun Ngajos
Ngaji ben Joss

Mugi ilmu manfaat lan barokah
Amiiin

Kelas Takhassus

Photos from Madin Darussurur Pulo's post 30/09/2021

Alhamdulillahi Robbil 'Alamiin
Rapat Koordinasi
Yayasan Assurur Masakini dengan Madrasah Diniyyah Darussurur
Mugi Manfaat Barokah Samudayanipun
Pikantuk Ridho Alloh soho Syafaat Rosululloh
Amiin Yaa Robbal 'Alamiin

05/02/2019

Penerimaan Peserta Didik Baru.
SMK NUSANTARA.
status : TERAKREDITASI.
jurusan : AKUTANSI PERKANTORAN

kegiatan Ekstra :
1. PRAMUKA
2. PIDATO
3. KAJIAN KITAB KUNING
4. AUDIO VISUAL
5. KALIGRAFI
6. TILAWAH
7. PENCAK SILAT PSHT

BEASISWA
gratis SPP 1 semester bagi siswa siswi yang :
1. Berprestasi bidang akademik.
Peringkat 1 dari sekolah asal (smp/MTs)
2. Berprestasi non akademik.
Juara 1 perlombaan. Minimal Tingkat. Kabupaten (alletik, pencak silat, pidato dan keagamaan lainnya).
3. HAFAL dgn BAIK dan BENAR surat : Yasin, Arrohman dan Al Waqiah.

FASILITAS :
1. GEDUNG
2. LAB
3. ASRAMA (Pon.Pes. Mambaussurur)

TELAH DI BUKA PENDAFTARAN
Online via WA : di 085226369334
Format :
Nama :
Tmp/tgl lahir :
Jenis kmelamin :
Asal sekolah :
jalur :
1- Reguler
2- Beasiswa 1/2/3
3- surat keterangan tidak mampu dari Kelurahan.
Nama Orang Tua, ayah : ibu :
Pekerjaan orang tua :
Alamat lengkap :
Foto kartu Keluarga asli.

SMK bisa......!!!

Info lebih lanjut :
085226369334 (wa/phone)

09/09/2018

Alhafidz Ibnu Hajar Meriwayatkan

من صام أخر يوم من ذى الحجة وأول يوم من المحرم

جعله الله تعالى له كفارة خمسين سنة

وصوم يوم من المحرم بصوم ثلاثين يوما

"Barangsiapa Berpuasa pada hari Terakhir Bulan Dzul Hijjah dan Hari Pertama Bulan Muharram Maka Allah swt Menjadikan Puasa itu sbg Kafarot(Penebus Dosa) Selama 50tahun dan Berpuasa Sehari pada Bulan Muharram itu Sebanding dgn Berpuasa 30hari.."

[Semoga Bermanfaat]
[Dan Bisa Mengamalkan]

25/08/2018

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

BACAAN TAHIYAT : DIALOG RASULULLAH SAW DENGAN ALLAH SWT...

Pada malam itu Jibril AS mengantarkan Rasulullah SAW naik ke Sidratul Muntaha. Namun karena Jibril AS tidak diperkenankan untuk mencapai Sidratul Muntaha, maka Jibril AS pun mengatakan kepada Rasulullah SAW untuk melanjutkan perjalanan sendiri tanpa dirinya...

Rasulullah SAW melanjutkan perjalanan perlahan sambil terkagum-kagum melihat indahnya istana Allah SWT hingga tiba di Arsy...

Setelah sekian lama menjadi seorang Rasul, inilah pertama kalinya Muhammad SAW berhadapan dan berbincang secara langsung dengan Allah Azza wa Jalla...

Bayangkanlah betapa indah dan luar biasa dahsyatnya moment ini, Maasya Allah...

PERCAKAPAN Antara Muhammad Rasulullah SAW dengan ALLAH Subhanahu wata'ala :

a). Rasulullah SAW pun mendekat dan memberi salam penghormatan kepada Allah SWT :

ATTAHIYYAATUL MUBAARAKAATUSH SHALAWATUTH THAYYIBAATU LILLAAH...
(Semua ucapan penghormatan, pengagungan dan pujian hanyalah milik Allah).

b). Kemudian Allah SWT menjawab sapaannya :

ASSALAAMU ‘ALAIKA AYYUHAN NABIYYU WARAHMATULLAAHI WABARAKAATUH.
(Segala pemeliharaan dan pertolongan Allah untukmu wahai Nabi, begitu p**a rahmat Allah dan segala karunia-Nya).

c). Mendapatkan jawaban sperti ini, Rasulullah SAW tidak merasa jumawa atau berbesar diri, justru beliau tidak lupa dengan umatnya (ini yang membuat kita sangat terharu)...

Beliau menjawab dengan ucapan :

ASSALAAMU ‘ALAINAA WA ‘ALAA ‘IBADADILLAAHISH SHAALIHIIN.
(Semoga perlindungan dan pemeliharaan diberikan kepada kami dan semua hamba Allah yang shalih).

Bacalah percakapan mulia itu sekali lagi… itu adalah percakapan Sang Tuhan dan hamba-Nya, Sang Pencipta dan ciptaan-Nya dan mereka saling mnghormati satu sama lain, menghargai satu sama lain dan lihat betapa Rasulullah SAW mencintai kita umatnya, bahkan beliau tidak lupa dengan kita ketika dia dihadapan Allah SWT...

d). Melihat peristiwa ini, para malaikat yang menyaksikan dari luar Sidratul Muntaha tergetar dan ter-kagum2 betapa Rakhman dan Rakhimnya Allah SWT, betapa mulianya Muhammad SAW...

Kemudian para malaikat pun mengucap dengan penuh keyakinan :

ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLAAH. WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASUULULLAAH.
(Kami bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan kami bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba Allah dan Rasul Allah).

Jadilah rangkaian percakapan dalam peristiwa ini menjadi suatu bacaan dalam SHALAT yaitu pada posisi TAHIYAT Awal dan Akhir, yang kita ikuti dengan shalawat kepada Nabi sebagai sanjungan seorang individu yang menyayangi umatnya...

MUNGKIN sebelumnya kita tidak terpikirkan arti dan makma kalimat dalam bacaan ini.

Mudah2an dengan penjelasan singkat ini kita dapat lebih meresapi makna shalat kita. Sehingga kita dapat merasakan getaran yang dirasakan oleh para malaikat disaat peristiwa itu...
وَاللّهُ أعلَم بِالصَّوَاب

Semoga bermanfaat untuk menambah kekhusu'an sholat kita, Aamiin Allahumma Aamiin...

Sumber : Kitab Qissotul Mi'roj

20/07/2018

D A L I L
T A H L I L A N

3 hari
7 hari
25 hari
40 hari
100 hari
1000 Hari

Tak henti-hentinya khususnya di Indonesia ini, Salah satu yang paling sering juga fitnah adalah Tahlilan yang menurutnya tidak berdasarkan Dalil bahkan dianggap rujukannya dari kitab Agama Hindu. Untuk itu, kali ini saya tunjukkan Dalil-Dalil Tahlilan 3, 7, 25, 40, 100, Setahun & 1000 Hari dari Kitab Ulama Ahlussunnah wal Jamaah, bukan kitab dari agama hindu sebagaimana tuduhan selama ini
ﻗﺎﻝ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺍﻟﺪﻋﺎﺀ ﻭﺍﻟﺼﺪﻗﺔ ﻫﺪﻳﺔ ﺇﻟﻰﺍﻟﻤﻮتى

ﻭﻗﺎﻝ ﻋﻤﺮ : ﺍﻟﺼﺪﻗﺔ ﺑﻌﺪ ﺍﻟﺪﻓن ﺛﻮﺍﺑﻬﺎ ﺇﻟﻰ ﺛﻼﺛﺔ ﺃﻳﺎﻡ ﻭﺍﻟﺼﺪﻗﺔ ﻓﻰ ﺛﻼﺛﺔ ﺃﻳﺎﻡ ﻳﺒﻘﻰ ﺛﻮﺍﺑﻬﺎ ﺇﻟﻰ ﺳﺒﻌﺔ ﺃﻳﺎﻡ ﻭﺍﻟﺼﺪﻗﺔ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﺴﺎﺑﻊ ﻳﺒﻘﻰ ﺛﻮﺍﺑﻬﺎ ﺇﻟﻰ ﺧﻤﺲ ﻭﻋﺸﺮﻳﻦ ﻳﻮﻣﺎ ﻭﻣﻦ ﺍﻟﺨﻤﺲ ﻭﻋﺸﺮﻳﻦ ﺇﻟﻰ ﺃﺭﺑﻌﻴﻦ ﻳﻮﻣﺎ ﻭﻣﻦ ﺍﻷﺭﺑﻌﻴﻦ ﺇﻟﻰ ﻣﺎﺋﺔ ﻭﻣﻦ ﺍﻟﻤﺎﺋﺔ ﺇﻟﻰ ﺳﻨﺔ ﻭﻣﻦ ﺍﻟﺴﻨﺔ ﺇﻟﻰ ﺃﻟﻒ عام (الحاوي للفتاوي ,ج:۲,ص: ١٩٨

Rasulullah saw bersabda: “Doa dan shodaqoh itu hadiah kepada mayyit.”
Berkata Umar: “shodaqoh setelah kematian maka pahalanya sampai tiga hari dan shodaqoh dalam tiga hari akan tetap kekal pahalanya sampai tujuh hari, dan shodaqoh di hari ke tujuh akan kekal pahalanya sampai 25 hari dan dari pahala 25 sampai 40 harinya lalu sedekah dihari ke 40 akan kekal hingga 100 hari dan dari 100 hari akan sampai kepada satu tahun dan dari satu tahun sampailah kekalnya pahala itu hingga 1000 hari.”

Referensi : (Al-Hawi lil Fatawi Juz 2 Hal 198)

Jumlah-jumlah harinya (3, 7, 25, 40, 100, setahun & 1000 hari) jelas ada dalilnya, sejak kapan agama Hindu ada Tahlilan ?

Berkumpul ngirim doa adalah bentuk shodaqoh buat mayyit.

ﻓﻠﻤﺎ ﺍﺣﺘﻀﺮﻋﻤﺮ ﺃﻣﺮ ﺻﻬﻴﺒﺎ ﺃﻥ ﻳﺼﻠﻲ ﺑﺎﻟﻨﺎﺱ ﺛﻼﺛﺔ ﺃﻳﺎﻡ ، ﻭﺃﻣﺮ ﺃﻥ ﻳﺠﻌﻞ ﻟﻠﻨﺎﺱ ﻃﻌﺎما، ﻓﻴﻄﻌﻤﻮﺍ ﺣﺘﻰ ﻳﺴﺘﺨﻠﻔﻮﺍ ﺇﻧﺴﺎﻧﺎ ، ﻓﻠﻤﺎ ﺭﺟﻌﻮﺍ ﻣﻦ ﺍﻟﺠﻨﺎﺯﺓ ﺟﺊ ﺑﺎﻟﻄﻌﺎﻡ ﻭﻭﺿﻌﺖ ﺍﻟﻤﻮﺍﺋﺪ ! ﻓﺄﻣﺴﻚ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻋﻨﻬﺎ ﻟﻠﺤﺰﻥ ﺍﻟﺬﻱ ﻫﻢ ﻓﻴﻪ ، ﻓﻘﺎﻝ ﺍﻟﻌﺒﺎﺱ ﺑﻦ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻤﻄﻠﺐ : ﺃﻳﻬﺎ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﺇﻥ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻗﺪ ﻣﺎﺕ ﻓﺄﻛﻠﻨﺎ ﺑﻌﺪﻩ ﻭﺷﺮﺑﻨﺎ ﻭﻣﺎﺕ ﺃﺑﻮ ﺑﻜﺮ ﻓﺄﻛﻠﻨﺎ ﺑﻌﺪﻩ ﻭﺷﺮﺑﻨﺎ ﻭﺇﻧﻪ ﻻﺑﺪ ﻣﻦ ﺍﻻﺟﻞ ﻓﻜﻠﻮﺍ ﻣﻦ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﻄﻌﺎﻡ ، ﺛﻢ ﻣﺪ ﺍﻟﻌﺒﺎﺱ ﻳﺪﻩ ﻓﺄﻛﻞ ﻭﻣﺪ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﺃﻳﺪﻳﻬﻢ ﻓﺄﻛﻠﻮﺍ

Ketika Umar sebelum wafatnya, ia memerintahkan pada Shuhaib untuk memimpin shalat, dan memberi makan para tamu selama 3 hari hingga mereka memilih seseorang, maka ketika hidangan–hidangan ditaruhkan, orang – orang tak mau makan karena sedihnya, maka berkatalah Abbas bin Abdulmuttalib:

Wahai hadirin.. sungguh telah wafat Rasulullah saw dan kita makan dan minum setelahnya, lalu wafat Abubakar dan kita makan dan minum sesudahnya, dan ajal itu adalah hal yang pasti, maka makanlah makanan ini..!”, lalu beliau mengulurkan tangannya dan makan, maka orang–orang pun mengulurkan tangannya masing–masing dan makan.

Referensi: [Al Fawaidussyahiir Li Abi Bakar Assyafii juz 1 hal 288, Kanzul ummaal fii sunanil aqwaal wal af’al Juz 13 hal 309, Thabaqat Al Kubra Li Ibn Sa’d Juz 4 hal 29, Tarikh Dimasyq juz 26 hal 373, Al Makrifah wattaarikh Juz 1 hal 110]

Kemudian dalam kitab Imam As Suyuthi, Al-Hawi li al-Fatawi:

ﻗﺎﻝ ﻃﺎﻭﻭﺱ : ﺍﻥ ﺍﻟﻤﻮﺗﻰ ﻳﻔﺘﻨﻮﻥ ﻓﻲ ﻗﺒﻮﺭﻫﻢ ﺳﺒﻌﺎ ﻓﻜﺎﻧﻮﺍ ﻳﺴﺘﺤﺒﻮﻥ ﺍﻥ ﻳﻄﻌﻤﻮﺍ ﻋﻨﻬﻢ ﺗﻠﻚ ﺍﻻﻳﺎﻡ

Imam Thawus berkata: “Sungguh orang-orang yang telah meninggal dunia difitnah dalam kuburan mereka selama tujuh hari, maka mereka (sahabat) gemar menghidangkan makanan sebagai ganti dari mereka yang telah meninggal dunia pada hari-hari tersebut.”

ﻋﻦ ﻋﺒﻴﺪ ﺑﻦ ﻋﻤﻴﺮ ﻗﺎﻝ : ﻳﻔﺘﻦ ﺭﺟﻼﻥ ﻣﺆﻣﻦ ﻭﻣﻨﺎﻓﻖ , ﻓﺎﻣﺎ ﺍﻟﻤﺆﻣﻦ ﻓﻴﻔﺘﻦ ﺳﺒﻌﺎ ﻭﺍﻣﺎﺍﻟﻤﻨﺎﻓﻖ ﻓﻴﻔﺘﻦ ﺍﺭﺑﻌﻴﻦ ﺻﺒﺎﺣﺎ

Dari Ubaid bin Umair ia berkata: “Dua orang yakni seorang mukmin dan seorang munafiq memperoleh fitnah kubur. Adapun seorang mukmin maka ia difitnah selama tujuh hari, sedangkan seorang munafiq disiksa selama empat puluh hari.”

Dalam tafsir Ibn Katsir (Abul Fida Ibn Katsir al Dimasyqi Al Syafi’i) 774 H beliau mengomentari ayat 39 surah an Najm (IV/236: Dar el Quthb), beliau mengatakan Imam Syafi’i berkata bahwa tidak sampai pahala itu, tapi di akhir2 nya beliau berkomentar lagi

ﻓﺄﻣﺎ ﺍﻟﺪﻋﺎﺀ ﻭﺍﻟﺼﺪﻗﺔ ﻓﺬﺍﻙ ﻣﺠﻤﻊ ﻋﻠﻰ ﻭﺻﻮﻟﻬﻤﺎ ﻭﻣﻨﺼﻮﺹ ﻣﻦ ﺍﻟﺸﺎﺭﻉ ﻋﻠﻴﻬﻤﺎ

bacaan alquran yang dihadiahkan kepada mayit itu sampai, Menurut Imam Syafi’i pada waktu beliau masih di Madinah dan di Baghdad, qaul beliau sama dengan Imam Malik dan Imam Hanafi, bahwa bacaan al-Quran tidak sampai ke mayit, Setelah beliau pindah ke mesir, beliau ralat perkataan itu dengan mengatakan bacaan alquran yang dihadiahkan ke mayit itu sampai dengan ditambah berdoa “Allahumma awshil.…dst.”, lalu murid beliau Imam Ahmad dan kump**an murid2 Imam Syafi’i yang lain berfatwa bahwa bacaan alquran sampai.

Pandangan Hanabilah, Taqiyuddin Muhammad ibnu Ahmad ibnu Abdul Halim (yang lebih populer dengan julukan Ibnu Taimiyah dari madzhab Hambali) menjelaskan:

ﺍَﻣَّﺎ ﺍﻟﺼَّﺪَﻗَﺔُ ﻋَﻦِ ﺍﻟْﻤَﻴِّﺖِ ﻓَـِﺎﻧَّﻪُ ﻳَﻨْـﺘَـﻔِﻊُ ﺑِﻬَﺎ ﺑِﺎﺗِّـﻔَﺎﻕِ ﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻤِﻴْﻦَ. ﻭَﻗَﺪْ ﻭَﺭَﺩَﺕْ ﺑِﺬٰﻟِﻚَ ﻋَﻦِ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲِّ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪ ُﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﺍَﺣَﺎ ﺩِﻳْﺚُ ﺻَﺤِﻴْﺤَﺔٌ ﻣِﺜْﻞُ ﻗَﻮْﻝِ ﺳَﻌْﺪٍ ( ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮْﻝَ ﺍﻟﻠﻪِ ﺍِﻥَّ ﺍُﻣِّﻲْ ﺍُﻓْﺘـُﻠِﺘـَﺖْ ﻧَﻔْﺴُﻬَﺎ ﻭَﺍَﺭَﺍﻫَﺎ ﻟَﻮْ ﺗَـﻜَﻠَّﻤَﺖْ ﺗَﺼَﺪَّﻗَﺖْ ﻓَﻬَﻞْ ﻳَﻨْـﻔَـﻌُﻬَﺎ ﺍَﻥْ ﺍَﺗَـﺼَﺪَّﻕَ ﻋَﻨْﻬَﺎ ؟ ﻓَﻘَﺎﻝَ: ﻧَـﻌَﻢْ , ﻭَﻛَﺬٰﻟِﻚَ ﻳَـﻨْـﻔَـﻌُﻪُ ﺍﻟْﺤَﺞُّ ﻋَﻨْﻪُ ﻭَﺍْﻻُ ﺿْﺤِﻴَﺔُ ﻋَﻨْﻪُ ﻭَﺍﻟْﻌِﺘْﻖُ ﻋَﻨْﻪُ ﻭَﺍﻟﺪُّﻋَﺎﺀُ ﻭَﺍْﻻِﺳْﺘِـْﻐﻒُﺭﺍَ ﻟَﻪُ ﺑِﻼَ ﻧِﺰﺍَﻉٍ ﺑَﻴْﻦَ ﺍْﻷَﺋِﻤَّﺔِ .

“Adapun sedekah untuk mayit, maka ia bisa mengambil manfaat berdasarkan kesepakatan umat Islam, semua itu terkandung dalam beberapa hadits shahih dari Nabi Saw. seperti perkataan sahabat Sa’ad “Ya Rasulallah sesungguhnya ibuku telah wafat, dan aku berpendapat jika ibuku masih hidup pasti ia bersedekah, apakah bermanfaat jika aku bersedekah sebagai gantinya?” maka Beliau menjawab “Ya”, begitu juga bermanfaat bagi mayit: haji, qurban, memerdekakan budak, do’a dan istighfar kepadanya, yang ini tanpa perselisihan di antara para imam”.

Referensi : (Majmu’ al-Fatawa: XXIV/314-315)

Ibnu Taimiyah juga menjelaskan perihal diperbolehkannya menyampaikan hadiah pahala shalat, puasa dan bacaan al-Qur’an kepada:

ﻓَﺎِﺫَﺍ ﺍُﻫْﺪِﻱَ ﻟِﻤَﻴِّﺖٍ ﺛَﻮَﺍﺏُ ﺻِﻴﺎَﻡٍ ﺍَﻭْ ﺻَﻼَﺓٍ ﺍَﻭْ ﻗِﺮَﺋَﺔٍ ﺟَﺎﺯَ ﺫَﻟِﻚَ

Artinya: “jika saja dihadiahkan kepada mayit pahala puasa, pahala shalat atau pahala bacaan (al-Qur’an / kalimah thayyibah) maka hukumnya diperbolehkan”.

Referensi : (Majmu’ al-Fatawa: XXIV/322)

Al-Imam Abu Zakariya Muhyiddin Ibn al-Syarof, dari madzhab Syafi’i yang terkenal dengan panggilan Imam Nawawi menegaskan;

ﻳُﺴْـﺘَـﺤَﺐُّ ﺍَﻥْ ﻳَـﻤْﻜُﺚَ ﻋَﻠﻰَ ﺍْﻟﻘَﺒْﺮِ ﺑَﻌْﺪَ ﺍﻟﺪُّﻓْﻦِ ﺳَﺎﻋَـﺔً ﻳَﺪْﻋُﻮْ ﻟِﻠْﻤَﻴِّﺖِ ﻭَﻳَﺴْﺘَﻐْﻔِﺮُﻝُﻩَ. ﻧَـﺺَّ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺍﻟﺸَّﺎﻓِﻌِﻰُّ ﻭَﺍﺗَّﻔَﻖَ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺍْﻻَﺻْﺤَﺎﺏُ ﻗَﺎﻟﻮُﺍ: ﻳُﺴْـﺘَـﺤَﺐُّ ﺍَﻥْ ﻳَـﻘْﺮَﺃَ ﻋِﻨْﺪَﻩُ ﺷَﻴْﺊٌ ﻣِﻦَ ﺍْﻟﻘُﺮْﺃَﻥِ ﻭَﺍِﻥْ خَتَمُوْا اْلقُرْآنَ كَانَ اَفْضَلَ ) المجموع جز 5 ص 258(

“Disunnahkan untuk diam sesaat di samping kubur setelah menguburkan mayit untuk mendo’akan dan memohonkan ampunan kepadanya”, pendapat ini disetujui oleh Imam Syafi’i dan pengikut-pengikutnya, dan bahkan pengikut Imam Syafi’i mengatakan “sunnah dibacakan beberapa ayat al-Qur’an di samping kubur si mayit, dan lebih utama jika sampai mengha tamkan al-Qur’an”.

Selain paparannya di atas Imam Nawawi juga memberikan penjelasan yang lain seperti tertera di bawah ini;

ﻭَﻳُـﺴْـﺘَﺤَﺐُّ ﻟِﻠﺰَّﺍﺋِﺮِ ﺍَﻥْ ﻳُﺴَﻠِّﻢَ ﻋَﻠﻰَ ﺍْﻟﻤَﻘَﺎﺑِﺮِ ﻭَﻳَﺪْﻋُﻮْ ﻟِﻤَﻦْ ﻳَﺰُﻭْﺭُﻩُ ﻭَﻟِﺠَﻤِﻴْﻊِ ﺍَﻫْﻞِ ﺍْﻟﻤَﻘْﺒَﺮَﺓِ. ﻭَﺍْﻻَﻓْﻀَﻞُ ﺍَﻥْ ﻳَﻜُﻮْﻥَ ﺍﻟﺴَّﻼَﻡُ ﻭَﺍﻟﺪُّﻋَﺎﺀُ ﺑِﻤَﺎ ﺛَﺒـَﺖَ ﻣِﻦَ ﺍْﻟﺤَﺪِﻳْﺚِ ﻭَﻳُﺴْـﺘَـﺤَﺐُّ ﺍَﻥْ ﻳَﻘْﺮَﺃَ ﻣِﻦَ ﺍْﻟﻘُﺮْﺃٰﻥِ ﻣَﺎ ﺗَﻴَﺴَّﺮَ ﻭَﻳَﺪْﻋُﻮْ ﻟَﻬُﻢْ ﻋَﻘِﺒَﻬَﺎ ﻭَﻧَﺺَّ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺍﻟﺸَّﺎِﻓﻌِﻰُّ ﻭَﺍﺗَّﻔَﻖَ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺍْﻻَﺻْﺤَﺎﺏُ. (ﺍﻟﻤﺠﻤﻮﻉ ﺟﺰ 5 ص 258 )

“Dan disunnahkan bagi peziarah kubur untuk memberikan salam atas (penghuni) kubur dan mendo’akan kepada mayit yang diziarahi dan kepada semua penghuni kubur, salam dan do’a itu akan lebih sempurna dan lebih utama jika menggunakan apa yang sudah dituntunkan atau diajarkan dari Nabi Muhammad Saw. dan disunnahkan p**a membaca al-Qur’an semampunya dan diakhiri dengan berdo’a untuknya, keterangan ini dinash oleh Imam Syafi’i (dalam kitab al-Um) dan telah disepakati oleh pengikut-pengikutnya”.

Referensi : (al-Majmu’ Syarh al-Muhadzab, V/258)

Al-‘Allamah al-Imam Muwaffiquddin ibn Qudamah dari madzhab Hambali mengemukakan pendapatnya dan pendapat Imam Ahmad bin Hanbal

ﻗَﺎﻝَ : ﻭَﻻَ ﺑَﺄْﺱَ ﺑِﺎﻟْﻘِﺮﺍَﺀَﺓِ ﻋِﻨْﺪَ ﺍْﻟﻘَﺒْﺮِ . ﻭَﻗَﺪْ ﺭُﻭِﻱَ ﻋَﻦْ ﺍَﺣْﻤَﺪَ ﺍَﻧَّـﻪُ ﻗَﺎﻝَ: ﺍِﺫﺍَ ﺩَﺧَﻠْﺘﻢُ ﺍﻟْﻤَﻘَﺎﺑِﺮَ ﺍِﻗْﺮَﺋُﻮْﺍ ﺍَﻳـَﺔَ ﺍْﻟﻜُـْﺮﺳِﻰِّ ﺛَﻼَﺙَ ﻣِﺮَﺍﺭٍ ﻭَﻗُﻞْ ﻫُﻮَ ﺍﻟﻠﻪ ُﺍَﺣَﺪٌ ﺛُﻢَّ ﻗُﻞْ ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺍِﻥَّ ﻓَﻀْﻠَﻪُ ِﻷَﻫْﻞِ ﺍﻟْﻤَﻘَﺎﺑِﺮِ .

Artinya “al-Imam Ibnu Qudamah berkata: tidak mengapa membaca (ayat-ayat al-Qur’an atau kalimah tayyibah) di samping kubur, hal ini telah diriwayatkan dari Imam Ahmad ibn Hambal bahwasanya beliau berkata: Jika hendak masuk kuburan atau makam, bacalah Ayat Kursi dan Qul Huwa Allahu Akhad sebanyak tiga kali kemudian iringilah dengan do’a: Ya Allah keutamaan bacaan tadi aku peruntukkan bagi ahli kubur.

Referensi : (al-Mughny II/566)

Dalam al Adzkar dijelaskan lebih spesifik lagi seperti di bawah ini:

ﻭَﺫَﻫَﺐَ ﺍَﺣْﻤَﺪُ ْﺑﻦُ ﺣَﻨْﺒَﻞٍ ﻭَﺟَﻤَﺎﻋَﺔٌ ﻣِﻦَ ﺍْﻟﻌُﻠَﻤَﺎﺀِ ﻭَﺟَﻤَﺎﻋَﺔٌ ﻣِﻦْ ﺍَﺻْﺤَﺎﺏِ ﺍﻟﺸَّﺎِﻓـِﻌﻰ ﺍِﻟﻰَ ﺍَﻧـَّﻪُ ﻳَـﺼِﻞ
rizqi yang halal dan berkah adalah
TAHLILAN

Wallohu a’lam Bishshowab

BAGAN MATAN AL AAJURRUMIYYAH 19/07/2018

Matan Al ajurrumiyyah adalah sebuah kitab nahwu yang diperuntukan untuk para pemula.

02/06/2018

KISAH SYAM'UN "SAMSON" GHOZI ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ DAN LAILATUL QADAR.
Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh
ﺍﻟﺴَّﻼَﻡُ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﻭَﺭَﺣْﻤَﺔُ ﺍﻟﻠﻪِ ﻭَﺑَﺮَﻛَﺎﺗُﻪ
Samson adalah seorang Nabi, bernama asli Samun Ghozi ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ.
Kisah ini berasal dari cerita Nabi Muhammad ﷺ yang menceritakan tentang
seorang Nabi yang hidup di zaman Romawi, yang bernama Sam'un Ghozi ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ .
Beliau ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ adalah Nabi dari kalangan Bani Israil,
yang juga merupakan hakim ketiga terakhir pada zaman Israel kuno.
Nabi Syam’un al-Ghazi ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ , memiliki beberapa nama;
dalam bahasa Arab, beliau disebut dengan Syamsyawn atau Syam'un.
dalam bahasa Ibrani, disebut Šimšon; sedangkan
dalam bahasa Tiberias, disebut Šhimšhôn; lalu
dalam Alkitab Nasrani, disebut Samson.
Nama Syam’un sendiri artinya "yang berasal dari matahari”,
sedangkan al-Ghozi, artinya “yang berasal dari Ghazi” (Ghaza, Palestina sekarang).
Nabi Samun Ghozi ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ memiliki mujizat bisa
melunakkan besi dan dapat merobohkan istana.
Cerita tentang Samun ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ ini merupakan cerita Israiliyat yang diceritakan
turun temurun di jazirah Arab, jauh sebelum Nabi Muhammad ﷺ lahir.
Dari kitab Muqasyafatul Qulub karangan al Ghazali ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ , diceritakan bahwa
Rasulullah ﷺ berkumpul bersama para sahabat dibulan Suci Ramadhan.
Kemudian Rasulullah ﷺ bercerita tentang seorang Nabi bernama Sam'un Ghozi ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ ,
Beliau ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ adalah Nabi dari Bani Israil yang diutus di tanah Romawi.
Dikisahkan Nabi Sam'un Ghozi ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ berperang melawan bangsa yang
menentang Ketuhanan Allah ﷻ.
Ketangguhan dan keperkasaan Nabi Sam'un ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ dipergunakan untuk menentang
penguasa kaum kafirin saat itu, yakni raja Israil.
Akhirnya sang raja Israil mencari jalan untuk menundukkan Nabi Sam'un ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ .
Berbagai upaya pun dilakukan olehnya, sehingga akhirnya atas nasehat para
penasehatnya diumumkanlah, barang siapa yang dapat menangkap Sam'un Ghozi,
akan mendapat hadiah emas dan permata yang berlimpah.
Singkat cerita Nabi Sam'un Ghozi ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ terpedaya oleh isterinya.
Karena sayangnya dan cintanya kepada isterinya,
nabi Sam'un ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ berkata kepada isterinya,
"Jika kau ingin mendapatkanku dalam keadaan tak berdaya,
maka ikatlah aku dengan potongan rambutku."
Akhirnya Nabi Sam'um Ghozi ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ diikat oleh istrinya saat ia tertidur,
lalu dia dibawa ke hadapan sang raja. Beliau ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ disiksa dengan dibutakan
kedua matanya dan diikat serta dipertontonkan di istana raja.
Karena diperlakukan yang sedemikian hebatnya,
Nabi Sam'un Ghozi ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ berdoa kepada Allah ﷻ .
Beliau ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ berdoa dengan dimulai dengan bertaubat,
kemudian memohon pertolongan atas kebesaran Allah ﷻ .
Do'a Nabi Sam'un ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ dikabulkan, dan istana raja bersama seluruh masyarakatnya
hancur beserta isteri dan para kerabat yang mengkhianatinya.
Kemudian nabi bersumpah kepada Allah ﷻ , akan menebus semua dosa-dosanya
dengan berjuang menumpas semua kebathilan dan kekufuran yang
lamanya 1000 bulan tanpa henti. Semua itu atas Hidayah dari Allah ﷻ.
Ketika Rasulullah ﷺ selesai menceritakan cerita Nabi Sam'un Ghozi ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ
yang berjuang fisabilillah selama 1000 bulan, salah satu sahabat nabi berkata :
Ya Rasulullah, kami ingin juga beribadah seperti nabiyullah Sam'un Ghozi ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ .
Kemudian Rasulullah ﷺ , diam sejenak.
Kemudian Malaikat Jibril ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ datang dan mewahyukan kepada Beliau ﷺ,
bahwa pada bulan Ramadhan ada sebuah malam,
yang mana malam itu lebih baik daripada 1000 bulan.
Itulah lailatul Qadar yang jika kita "mendapatkannya",
maka malam itu lebih baik daripada seribu bulan.
Pada kitab Qishashul Anbiyaa, dikisahkan,
bahwa Rasullah Muhammad ﷺ tesenyum sendiri,
lalu bertanyalah salah seorang sahabatnya,
"Apa yang membuatmu tersenyum wahai Rasulullah?"
Rasullah ﷺ menjawab,
"Diperlihatkan kepadaku hari akhir ketika dimana seluruh manusia dikumpulkan di mahsyar.
Semua Nabi dan Rasul berkumpul bersama umatnya masing-masing, masuk ke dalam surga.
Ada salah seorang nabi yang dengan membawa pedang,
yang tidak mempunyai pengikut satupun, masuk ke dalam surga, dia adalah Sam'un."
Semoga bermanfaat
Sumber :
- Kitab Musyafaqatul Qulub.
- Kitab Qishaashul Anbiyya.

Photos 23/05/2018

Rabu Malam Kamis

Tarawih Hari Ke 9
وفى الليلة التاسعة فكأنما عبد الله تعالى عبادة النبي عليه الصلاة والسلام
Pada malam ke-9 (pahala tarawih) dinilai seakan-akan beribadah kepada Alloh sebagaimana ibadahnya Nabi Muhammad SAW

Kita semua tahu bahwa tidak ada ibadah yang sesempurnanya ibadah Nabi Muhammad SAW, baik dalam segi kehusyuk'an, keihlasan, maupun ketataannya.

Photos 23/05/2018

23 Mei 2018

Tarawih Hari Ke-8

وفى الليلة الثامنة أعطاه الله تعالى ما أعطى إبراهيم عليه السلام
Pada malam ke-8, Alloh memberikan (pahala sholat tarawih) berupa perkara (pahala, keistimewaan, anugrah, dll) sebagaimana yg telah diberikan Alloh kepada Nabi Ibrahim AS.

Photos 23/05/2018

Tarawih Hari Ke 6
وفى الليلة السادسة أعطاه الله تعالى ثواب من طاف بالبيت المعمور ويستغفر له كل حجر ومدر
Pada malam ke 6, Alloh memberikan (pahala sholat tarawih) sebagaimana pahalanya orang yg thowaf di baitul ma'mur dan dimohonkan ampun padanya oleh setiap batu dan tanah (padas) yang ada.

Baitul Ma'mur merupakan kiblat bagi para penduduk langit, jika di bumi terdapat ka'bah sebagai kiblat, maka dilangit baitul ma'mur merupakan pusat kiblat di langit.

Dikatakan berbagai riwayat bahwa Baitul Ma'mur sejajar dengan Ka'bah di bumi, Wallohu A'lam bis showab.

Photos 23/05/2018

Tarawih Hari ke 5
وفى الليلة الخامسة أعطاه الله تعالى مثل من صلى فى المسجد الحرام ومسجد المدينة والمسجد الأقصى
Pada hari ke 5 Alloh memberikan pahala (sholat tarawih) seperti pahalanya orang yang melakukan sholat di Masjidil Haram, Masjid Nabawi, dan Masjidil Aqsho

Keterangan:
Shalat di Masjidil Haram adalah 100.000 kali dari shalat di masjid lainnya.

Shalat di Masjid Nabawi adalah 1000 kali dari shalat di masjid lainnya (kecuali masjidil haram)

Dari Jabir, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
صَلاَةٌ فِى مَسْجِدِى أَفْضَلُ مِنْ أَلْفِ صَلاَةٍ فِيمَا سِوَاهُ إِلاَّ الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ وَصَلاَةٌ فِى الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ أَفْضَلُ مِنْ مِائَةِ أَلْفِ صَلاَةٍ فِيمَا سِوَاهُ
“Shalat di masjidku (Masjid Nabawi) lebih utama daripada 1000 shalat di masjid lainnya selain Masjidil Harom. Shalat di Masjidil Harom lebih utama daripada 100.000 shalat di masjid lainnya.” (HR. Ahmad 3/343 dan Ibnu Majah no. 1406, dari Jabir bin ‘Abdillah. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Lihat Shahih At Targhib wa At Tarhib no. 1173.)

Keutamaan Masjidil Aqsha, menurut keterangan menyebutkan bahwa Allah akan mengampuni dosa orang yang shalat di dalamnya. Ini adalah keutamaan besar yang Allah berikan kepada orang melaksanakan sholat di Masjidil Aqsha. Perbandingan sholat di Masjid Nabawi dengan sholat di Masjidil Aqhsa, empat banding satu. Artinya, bila keutamaan seseorang yang sholat di Masjid Nabawi itu mendapat seperti 1000 sholat di masjid lain kecuali Masjidil Haram, maka di Masjidil Aqsha itu mendapat pahala seperempatnya. (Cek H.R. An-Nasai dalam Sunan 693, Cek H.R. Ibnu Majah dalam Sunan 1408)

Want your school to be the top-listed School/college in Blora?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Website

Address


Dukuh Pulo Desa Mojowetan Kecamatan Banjarejo
Blora
58253