Ayyub Nofel Bayasyut

Ayyub Nofel Bayasyut

Share

📖 Kajian : Tafsir • Tauhid • Fiqh • Akidah
📍 Lokasi Kajian : Blitar, Tulungagung, Malang, Lumajang

29/12/2025

Kadang diam bukan tanda kalah,
tapi jalan menuju keselamatan.
Sebab tidak setiap kebenaran
harus disuarakan dengan tergesa.

Ada waktu ketika lisan
lebih baik dijaga rapat-rapat,
agar hati tetap bersih,
dan dosa tak sempat tumbuh.

Bukan semua yang bisa kita ucapkan
layak untuk diucapkan.
Dan bukan semua yang kita tahu
harus segera disampaikan.
Karena hikmah sering lahir
dari kesabaran menahan lisan. 🌿

📍Program Kajian:

17/12/2025

Mulazamah itu langkah, bukan hanya duduk.

Dari Blitar ke Malang untuk daurah,
kembali sebelum Maghrib untuk mulazamah kitab tauhid.
Ilmu dijaga dengan waktu, tenaga, dan kehadiran.

Mulazamah bukan sekadar hadir di majelis,
tapi menyertai guru dalam langkah perjuangan.

📍Program Kajian:

15/12/2025

Banyak kehidupan hancur
bukan karena gagal atau miskin,
tapi karena lisan yang tak dijaga.

Satu kata bisa menjadi pahala,
atau berubah jadi penyesalan.
Kadang diam bukan lemah,
tapi bentuk kebijaksanaan. 🌿

📍Program Kajian:


Photos from Ayyub Nofel Bayasyut's post 08/12/2025

Sering kali hidup seseorang hancur,
bukan karena kurang harta,
bukan karena gagal dalam usaha—
tapi karena lisannya sendiri.

Lisan yang seharusnya membawa kebaikan,
justru berubah menjadi racun paling halus.
Kata-kata yang terucap tanpa pikir panjang,
bisa menjadi luka yang menetap di hati orang lain.

Kadang kita merasa “menang” dalam perdebatan,
padahal yang hilang justru adab dan kehormatan diri.
Sebab menang argumen bukan berarti menang di sisi Allah.

Rasulullah ﷺ telah mengingatkan:
"Seseorang bisa mengucapkan satu kalimat
yang tidak ia pikirkan bahayanya,
lalu ia tergelincir ke dalam neraka."
(HR. Bukhari)

Maka jagalah lisanmu
seperti engkau menjaga rahasia terpentingmu.
Karena satu kata bisa menyelamatkanmu,
atau justru menjerumuskanmu.
Dan terkadang, diam adalah bentuk kebijaksanaan.

📍Program Kajian:




02/12/2025

Bismillah…

Safar menuju Malang, menjemput keberkahan dalam Dauroh Aqidah.
Perjalanan ini bukan sekadar pindah tempat, tapi perpindahan hati menuju pemahaman yang lebih lurus.

Karena aqidah adalah pondasi,
dan pondasi harus kuat sebelum bangunan amal ditegakkan.

Semoga safar ini menjadi saksi,
bahwa kita berjalan bukan untuk dunia,
tapi untuk mendekat kepada-Nya melalui ilmu yang benar.

📍Program Kajian:

26/11/2025

Banyak mata melihat tanpa rasa,
banyak hati terluka tanpa dosa.
Katanya “cuma liat doang kok…”
padahal dari pandangan yang dibiarkan,
iman sering perlahan terkikis tanpa disadari.

Pandangan itu kecil,
tapi pintunya besar.
Dari mata turun ke hati,
dari hati lahir keinginan,
dan dari keinginan bisa tumbuh dosa.

Maka jaga matamu,
sebelum ia menyeret hatimu.
Karena iman tak selalu hilang karena maksiat besar,
kadang hilang diam-diam
dari pandangan yang tak dijaga. 🌿

📍Program Kajian:

24/11/2025

Menjaga pandangan,
sama saja menjaga hati.
Sebab apa yang sering kita lihat,
perlahan menjadi apa yang kita pikirkan.

Tundukkan mata,
agar iman tetap kuat
dan hati tetap bersih. 🌿

📍Program Kajian:

20/11/2025

Bismillah…
Di kota suci tempat para penuntut ilmu bertawadhu,
kami mengenalkan bagaimana program ini berjalan —
agar siapa pun yang berniat menempuh jalan ilmu
datang dengan hati yang siap dan penuh harap.

Di Makkah, tempat tinggal yang dekat dengan masjid,
ruang belajar yang nyaman, makanan yang teratur,
serta fasilitas hotel dan asrama disiapkan
untuk menjaga kenyamanan para penuntut ilmu.
Perpustakaan, proyektor, dan buku-buku
menjadi sarana agar belajar terasa lebih tertata
dan ibadah berjalan dengan tenang.

Semua ini bukan untuk kemewahan,
tapi agar hati dapat fokus menerima ilmu
dan langkah menjadi ringan di jalan kebaikan.

Semoga Allah memilihkan yang terbaik
bagi siapa saja yang ingin ikut serta. 🌿

📍 Kota Makkah Al-Mukarramah

Jadwal Kajian follow

Photos from Ayyub Nofel Bayasyut's post 17/11/2025

Kadang kita anggap remeh,
“Ah… cuma lihat doang.”

Padahal dari melihat, hati mulai goyah.
Dari satu pandangan, lahir lintasan.
Dari lintasan, tumbuh keinginan.
Dan dari keinginan, bisa berubah menjadi dosa.

Syaitan tidak selalu datang dengan bisikan.
Kadang ia masuk lewat mata yang tidak dijaga,
lalu bersarang di hati yang mulai luluh.

Menundukkan pandangan bukan sekadar menahan diri,
tapi menjaga hati agar tetap bersih,
agar iman tidak terkikis sedikit demi sedikit.

Sebab saat mata terjaga,
hati ikut selamat.
Tapi saat mata dibiarkan,
hati perlahan kehilangan arah.

Allah berfirman :
“Katakanlah kepada laki-laki yang beriman untuk menundukkan pandangannya…
dan katakanlah kepada wanita yang beriman untuk menundukkan pandangannya.”
(QS. An-Nur: 30–31)

Semoga Allah menjaga mata kita
sebelum menjaga langkah kita.

📍Program Kajian:

15/11/2025

Kadang kita lupa,
bahwa tujuan belajar bukan untuk terlihat lebih baik,
tapi untuk menjadi lebih dekat dengan Allah.

Sebab ilmu itu bukan sekadar hafalan,
bukan sekadar kalimat yang mudah diucapkan,
bukan p**a tanda bahwa seseorang lebih tinggi dari yang lain.
Ilmu adalah cahaya yang Allah titipkan
pada hati yang bersih niatnya,
tenang langkahnya,
dan jujur dalam mencarinya.

Jika ia tidak melunakkan hati,
tidak memperbaiki akhlak,
dan tidak membuatmu makin takut kepada Allah—
maka mungkin yang perlu diperiksa
bukan pelajarannya…
tetapi hatinya.

Mari perbaiki niat,
agar setiap ilmu menjadi jalan untuk mendekat,
bukan alasan untuk meninggi.
Karena Allah melihat hati,
bukan kepintaran;
melihat amalan,
bukan penampilan.

📍Program Kajian:

14/11/2025

Belajarlah untuk memahami,
bukan untuk merasa paling tahu.

Sebab ilmu bukan tentang siapa yang paling pandai,
tapi siapa yang paling mampu menjaga hati.

Dan akhlak… bukan sekadar citra,
melainkan ketulusan yang Allah lihat,
meski manusia sering salah menilai.

📍Program Kajian:

Want your school to be the top-listed School/college in Blitar?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Website

Address


Blitar
66100