31/03/2024
|| Belajar Ilmu Survival Itu Penting! ||
Selama ini mungkin orang-orang yang belajar ilmu survival cuma yang s**a kegiatan di alam bebas aja. Padahal, ilmu ini penting buat dipelajari semua orang. Begini nih alasannya
Mungkin masih banyak yang menganggap kalau ilmu survival itu cuma dipelajari sama orang-orang yang emang hobi melakukan kegiatan alam bebas. Ilmu seperti cara membuat api tanpa korek api, atau cara mendapatkan air bersih di alam liar, mungkin hal ini masih dianggap nggak penting buat sebagian masyarakat awam. Padahal, ilmu survival ini juga penting lho dipelajari sama mereka yang emang bukan pegiat alam bebas.
Perlu dipahami, survival nggak melulu soal bertahan hidup di alam liar aja. Tapi juga mempelajari cara menyelamatkan diri saat terjadi bencana alam, mempelajari soal apa yang harus dilakukan saat tenggelam, bahkan hal sederhana kayak mengobati demam pun termasuk dalam ilmu survival. Mungkin lo juga pernah diajarkan ilmu-ilmu tersebut pas lagi pramuka di sekolah dulu.
Nah, sebenarnya seberapa penting sih belajar ilmu ini? Langsung aja cari tau alasan pentingnya belajar ilmu survival berikut ini.
1. Berguna bagi orang lain
Saat menghadapi situasi nggak terduga, misalnya salah satu teman lo butuh pertolongan, ilmu survival tentu bisa berguna bagi orang lain, Superfriends. Nggak cuma teman, tapi lo juga bisa menolong keluarga, tetangga, atau bahkan orang yang nggak dikenal sekalipun.
Karena dengan lo belajar ilmu survival ini, mungkin aja lo satu-satunya dalam keluarga atau lingkungan yang paham ilmu pertolongan dasar buat bertahan hidup. Karena emang belajar ilmu survival bukan cuma digunakan buat diri sendiri aja, tapi juga menggunakannya buat menolong orang lain.
2. Lebih menghargai alam
Lo pasti juga udah paham, kalau alam memberikan banyak hal yang bisa dimanfaatkan manusia. Mulai dari yang dilihat, dikenakan, sampai yang dimakan berasal dari alam. Belajar ilmu survival seperti bushcraft bisa membuat lo jadi lebih menyatu dengan alam, karena semua yang dibutuhkan buat bertahan hidup udah disediakan sama alam.
Dengan begitu, lo jadi paham gimana pentingnya alam buat keberlangsungan hidup, jadi lo bisa lebih menghargai alam. Ya minimal sadar untuk nggak lagi buang sampah sembarangan,
3. Petualangan
Nah, hal menarik dari belajar ilmu survival adalah lo bisa sembari melakukan sesuatu di luar rutinitas sehari-hari. Lo bakal menjelajahi hutan demi berlatih mencari sumber air dan makanan, atau sekadar mendaki gunung buat melatih ilmu navigasi.
Jadi, belajar ilmu survival juga bisa jadi pengalaman luar biasa yang bikin lo lupa sama kejenuhan rutinitas sehari-hari. Apalagi kalau lo berlatihnya bareng komunitas, pasti lo bisa dapat pengalaman baru yang lebih seru tentunya.
4. Alam menjadi sahabat sekaligus musuh terbesar
Kenapa demikian? Karena alam sendiri menyediakan semua kebutuhan dasar buat bertahan hidup, yaitu perlindungan, air, api, dan makanan. Tapi, alam juga nggak gitu aja kasih semua perlindungan itu secara gratis.
Alam bisa jadi musuh ketika manusia udah nggak bisa lagi memahami tanda-tanda bahayanya. Bencana alam, hewan predator, cuaca buruk, suhu buruk, dan sebagainya bakal selalu mengancam manusia seperti layaknya musuh kalau nggak diantisipasi.
5. Investasi buat diri sendiri
Belajar ilmu survival mungkin butuh banyak waktu dan tenaga, tapi nantinya hal ini bisa kembali kepada diri masing-masing. Diri kita bisa jadi sebuah sumber daya yang kalau dikelola dengan baik bakal membuat diri kita sendiri berharga.
Mempelajari dan mempraktekkan ilmu survival juga menjadi saran pengembangan diri yang bakal membentuk kemandirian, kepemimpinan, problem solving, dan kecekatan dalam mengambil setiap keputusan dalam hidup. Ibaratnya, jadi investasi buat diri sendiri,
Itulah beberapa alasan pentingnya belajar ilmu survival buat semua orang. Lo sendiri udah belajar ilmu survival apa aja?
Source; https://shorturl.at/filot
20/03/2024
|| Tanda - Tanda Alam dan Ada Apa Di Baliknya ||
Berikut ini sedikit tanda alam yang diperoleh dari teman seperjalanan, penduduk asli, dan hasil pengalaman ketika mengadakan perjalanan. Tanda-tanda alam ini berlaku jika kita melakukan perjalanan melalui hutan tropis, khususnya Indonesia.
1. Ketika terlihat burung terbang melintas dikala hujan, biasanya pertanda hujan akan reda.
2. Bila mencium bau kecut/asam seperti bau muntah di tengah hutan, pertanda disana ada ular.
3. Jika melihat ular melingkar di batang pohon, kepala di atas gulungan tubuh, berarti ular sedang beristirahat. Jika kepala di bawah gulungan tubuh atau menggantung pada ekor, berarti si ular siap menyerang.
4. Jika "diserang" monyet atau kera (misalnya rinjani)..acungkan ke arahnya sebatang ranting untuk mengusirnya. Monyet tidak takut pada golok atau benda lainnya, kecuali ranting pohon.
5. Bila melihat laba-laba membuat sarang, pertanda cuaca akan cerah.
6. Bila melakukan perjalanan dengan teman, dan tertinggal, Anda mendapatkan jalan setapak yang bercabang. Jika jalan setapak yg anda pilih terhalang sarang laba-laba di tengah jalan, berarti Anda mengikuti jalan yang tak dilalui teman yang berjalan terdahulu.
7. Jika suara binatang malam tiba2 berhenti (bukan karena binatang lain), atau tak terdengar saat gelap turun, pertanda akan turun hujan.
8. Hindari berkemah atau berbivak di lembah atau sungai, apalagi jika berair. Selain lembah tempat jalannya angin sungai juga tempat hewan minum/mencari mangsa.
9. Pada musim hujan di gunung hutan siang hari umumnya berkabut, sedangkan pada musim kemarau hanya berkabut tipis atau tidak ada sama sekali.
10. Kabut siang di musim penghujan akan hilang pada malam harinya, keadaan ini baik untuk mengamati tanda-tanda medan, seperti bentuk pematang/punggungan gunung dll.
11. Petang saatnya angin gunung bertiup. Pada malam hari angin menuju daerah yang lebih rendah (kaki gunung/lembah). Sedangkan pagi dan siang angin bertiup dari kaki gunung ke daerah yg lebih tinggi.
12. Bintang pada musim hujan terlihat hingga pukul 21.00, ini berarti di malam itu hujan tidak akan turun, maksimal sampai pukul 03.00 dini hari.
13. Mengetahui arah utara di tengah hutan, dimana kerapatan tak memungkinkan untuk mengamati gerak lintas matahari, bintang di malam hari dapat menolong…perhatikan sebuah bintang atau sekelompok bintang apapun (tak penting rasi apa yg diamati), dengan sesama selama ¼ sampai 30 menit, ke arah mana bintang itu bergeser, bintang2 dilangit/konstelasi beredar ke arah barat, hadapkan tubuh ke arah geraknya bintang tadi, sebelah kanan adalah utara dan kiri adalah selatan.
14. Tumbuhan yang dapat dimakan biasanya beraroma sedap, menerbitkan air liur. Perhatikan, petik, sobek dan cium,¦ biasanya bau jeruk atau sejenisnya. Bila ada benda asing yang baunya tidak sedap, jangan dicium, apalagi dimakan, sebab itu adalah kotoran pendaki yang mules atau diare sehingga berceceran dijalan.
Masih banyak tanda2 alam lain, mudah-mudahan tips kecil ini dapat bermanfaat dan membantu saat kita beraktifitas di alam terbuka.
(Widya/Haris) Buletin Wanadri
12/06/2023
Info bolo, mobil keren siapa ini? 😂
31/03/2023
Selamat menunaikan ibadah gunung.. 🙏
21/03/2023
Rahajeng nyanggra rahina Nyepi Tahun Saka 1945, dumogi prasida ngalaksanayang Catur Brata Penyepian.
Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1945, Semoga diberi kelancaran dalam melaksakan Catur Brata Penyepian
21/03/2023
Hutan berperan penting untuk kelangsungan hidup yang ada di bumi, karena hutan menjaga keseimbangan ekosistem, mengatur iklim, menyediakan air bersih dan udara, serta mendukung keanekaragaman makhluk hidup. Hutan memberikan banyak hal untuk kesehatan kita seperti, membersihkan udara, menghasilkan oksigen,memurnikan air, menyediakan makanan dan obat-obatan.
Pengelolaan hutan yang berkelanjutan dan pemanfaatan sumber daya hutan merupakan kunci untuk memerangi perubahan iklim, serta kontribusi terhadap kemakmuran dan kesejahteraan generasi saat ini dan generasi yang akan datang.
Merayakan Hari Hutan Internasional menjadikan pengingat bagi seluruh orang akan tanggung jawab untuk melindungi dan melestarikan hutan, juga mengambil tindakan untuk memastikan bahwa hutan terus menyediakan sumber daya yang dibutuhkan untuk keberlangsungan kehidupan
Selamat memperingati Hari Hutan Sedunia 21 Maret 2023.