PPTQalmuttahidin Cepoko

PPTQalmuttahidin Cepoko

Share

Pondok Pesantren berhalauan ahlu sunnah wal jama'ah yang fokus membidangi bacaan al qur'an bahkan sa

sudah lengkap, insya allah tanpa biaya, hal - hal yang belum termaktub akan di tulis kemudian.

15/02/2025

Assalamualaikum...
InsyaAllah
Pengajian Bulan ramadhan nanti akan di isi pengajian

Birrul walidain
Minhajul mutaallim
Asnaful maghrurin

Tempat dan waktu menyusul

07/12/2024
21/03/2023

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

InsyaAllah untuk mengisi bulan ramadlan,pondok pesantren Al-Muttahiddin cepoko-klemunan-wlingi-kab.Blitar akan mengadakan pengajian kitab sbb :

Setelah sholat tarawih
Tempat di serambi masjid
1 . دقائق الأخبار
2 . حسن السير في بييان أحكام أنواع من التشبيه بالغير

Menyusul

3 . قبس الواعظ في المسائل والفوائد النفيسة في الصوم
Jam 8 pagi..
Tempat halaman ndalem depan

4. حاشية ستين مسألة

Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan,atas perhatianya kami sampaikan banyak terimakasih.

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Seksi pendidikan pondok pesantren putra putri Al-Muttahiddin Cepoko.

20/03/2022

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

InsyaAllah untuk mengisi bulan ramadlan,pondok pesantren Al-Muttahiddin cepoko-klemunan-wlingi-kab.Blitar akan mengadakan pengajian kitab sebagaimana terlampir

Yang akan dimulai pada hari AHAD tanggal 01 Romadlon 1443 H/ 03 APRIL 2022 M
Bertempat dihalaman keramik kuning ( depan ndalem KH Nur Suwaifi ).

Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan,atas perhatianya kami sampaikan banyak terimakasih.

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Seksi pendidikan pondok pesantren putra putri Al-Muttahiddin Cepoko.

NB. kitab sudah kami sediakan gratis dan terbatas

15/10/2021

Hal yang lumrah di masyarakat, saat pembacaan maulid Nabi, semisal ad-Diba'i, al-Barzanji, Simtud Duror dan semacamnya, pada keadaan tertentu dilakukan dengan berdiri, tepatnya pada bacaan Mahallul Qiyam. Dalam hal ini, Sayyid Abi Bakar Syato ad-Dimyati menjelaskan:

جَرَتِ الْعَادَةُ أَنَّ النَّاسَ إِذَا سَمِعُوْا ذِكْرَ وَضْعِهِ يَقُوْمُوْنَ تَعْظِيْمًا لَهُ وَهَذَا الْقِيَامُ مُسْتَحْسَنٌ لِمَا فِيْهِ مِنْ تَعْظِيْمِ النَّبِيْ

“Telah menjadi kebiasaan ketika orang-orang mendengar disebutkannya kelahiran Nabi Muhammad maka mereka berdiri sebagai penghormatan kepada beliau. Berdiri semacam ini dianggap baik karena di dalamnya mengandung pengagungan terhadap Nabi.” (I'anah at-Thalibin, III/363)

Dengan demikian, berdiri pada saat tertentu dalam rangkaian bacaan Maulid dianggap baik sebagai bentuk tata krama. Abuya Sayyid Muhammad al-Maliki juga menegaskan:

فَاعْلَمْ أَنَّ الْقِيَامَ فِى الْمَوْلِدِ النَّبَوِيْ لَيْسَ هُوَ بِوَاجِبٍ وَلَا سُنَّةٍ وَلَا يَصِحُّ اِعْتِقَادُ ذَلِكَ اَبَدًا. وَاِنَّمَا هُوَ حَرَكَةٌ يُعَبِّرُ بِهَا النَّاسُ عَنْ فَرْحِهِمْ وَسُرُوْرِهِمْ فَإِذَا ذُكِرَ أَنَّهُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وُلِدَ وَخَرَجَ اِلَى الدُّنْيَا يَتَصَوَّرُ السَّامِعُ فِى تِلْكَ اللَّحْظَةِ اَنَّ الْكَوْنَ كُلَّهُ تَهْتَزُّ فَرْحًا وَسُرُوْرًا بِهَذِهِ النِّعْمَةِ فَيَقُوْمُ مُظْهِرًا لِذَلِكَ الْفَرْحِ وَالسُّرُوْرِ مُعَبِّرًا عَنْهُ فَهِيَ مَسْأَلَةٌ عَادِيَةٌ مَحْضَةٌ لَا دِيْنِيَّةٌ اَنَّهَا لَيْسَتْ عِبَادَةً وَلَا شَرِيْعَةً وَلَا سُنَّةً وَمَا هِيَ اِلَّا أَنْ جَرَتْ عَادَةُ النَّاسِ بِهَا

“Ketahuilah, sesungguhnya berdiri saat maulid Nabi bukan hal wajib, bukan p**a hal sunah. Dan keyakinan akan hukum itu tidak benar. Namun berdiri merupakan ungkapan kebahagian umat. Ketika disebut Rasulullah Saw. telah lahir ke dunia, para pendengarnya menggambarkan bahwa seluruh dunia kala itu bergetar bahagia dengan nikmat tersebut sehingga ia mengungkapkannya dengan berdiri. Sehingga persoalan ini murni sebuah kebiasaan dan tidak masuk dalam ranah agama. Berdiri itu bukan termasuk ibadah, bukan syariat, dan bukan sunah. Akan tetapi hanya sebuah kebiasaan yang mengakar kuat di tengah masyarakat.” (Al-I'lam, hal. 25-26) []WaAllahu a’lam

Photos 28/08/2021

Budaya meng akal2 kan agama adalah budaya yang membahayakan, agama tidak bertentangan dengan akal, akan tetapi tidak semua dalam agama akal bisa paham, kajian ilmiah punya fungsi untuk mendukung keimanan, namun jangan membangun keimanan dengan kajian ilmiah, akan menyebabkan tersesat. contoh wujud allah tidak akan bisa masuk dalam akal, namun untuk mempercayai adanya allah bisa dengan akal,

Photos 04/08/2021

Oleh KH.A FUAD NOERHASAN
PENGASUH PP SIDOGIRI.

Santri dulu sangat sederhana dalam mencari ilmu. Hanya cukup ngaji langgaran (Surau, red). Tidak seperti sekarang, ada yang sekolah, jam belajar dan musyawarah. Hanya saja, santri dulu kemauan mendapat barakahnya sangat besar.

Saya masih nututi ketika Kiai Cholil (KH. Cholil Nawawie, red.) mengimami di masjid, ketika beliau mau masuk ke masjid, santri rebutan untuk membalik sandal beliau. Dulu, terhadap guru sangat takdim, sampai-sampai dalam masalah nyapu, santri dulu selalu rebutan. Bahkan ada yang sampai menyembunyikan sapunya. Takut ada yang mendahului.

Seandainya santri sekarang seperti santri dulu, ditambah ada gerak batin dan sekolah, maka akan lebih hebat dari santri dulu. Santri sekarang itu kurang tirakat, tidak terlalu merasakan barakah. Dulu, syubhat saja tidak mau, apalagi haram. Kalau sekarang, jangankan syubhat, haram saja dimakan. Walaupun ngajinya hanya Sullam Safînah di pondok, tapi ketika p**ang bisa ngajar Fathul-Wahhâb. Salah satu caranya dengan takdim pada ilmu. Santri dulu itu sangat mengagungkan ilmu. Kalau muthalaah harus wudlu dulu, walau hanya untuk pegang kitab. Mereka tidak mau ngaji tanpa punya wudlu.

21/05/2021

-
Dalam Kitab ﺃﺑﻮﺍﺏ ﺍﻟﻔﺮﺝ oleh Sayyid Muhammad bin Alwi Al Maliki Al Hasany

Diriwayatkan bahwa seorang Sahabat mengeluh kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan berkata:

“Ya Rosulallah, kenapa dunia seolah-olah tidak menginginkanku, semua usahaku bangkrut, peternakan dan pertaniankupun selalu gagal panen?

Sambil tersenyum Nabi Muhammad SAW mengajarkan tentang tasbihnya para Malaikat serta tasbihnya penghuni alam semesta yaitu kalimat:

ﺳﺒﺤﺎﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺑﺤﻤﺪﻩ ﺳﺒﺤﺎﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﻌﻈﻴﻢ ﺍﺳﺘﻐﻔﺮ ﺍﻟﻠﻪ

Lalu Nabi bersabda:

“Bacalah 100 kali sebelum terbit Fajar. Maka dunia akan memohon kepada Allah agar engkau miliki (mengejarmu tanpa kau mengejarnya)”

Selang beberapa bulan kemudian, sahabat tadi kembali lagi dan bercerita:

“Ya Rosulallah sekarang aku bingung dengan hartaku kemana harus aku letakkan hasil usaha dan peternakanku karena sangkin banyaknya.”

Kepada Beliau Waliyullah Sayyid Muhammad Al-Maliki
Rodhiyallahu Ta'ala A'nhu Al-Fatihah......

Semoga kita senantiasa mendapat Ridlo dari Allah, Syafaat dari Rasullullah, Karomah para Waliyullah, Barokah para Kiai dan Habaib serta wasilah doa orang tua kita. Alfatihah..

Photos 30/04/2021

TUJUH PRINSIP KEBAHAGIAAN.

Dari Sayyidina Ali bin Abi Thalib Karromallahu wajha:

‎١. لاتكره أحدا مهما اخطأ في حقك

Jangan pernah membenci siapapun meski mendzolimi hakmu.

‎٢. لاتقلق أبدا مهما بلغت الهموم

Jangan panik meski deritamu memuncak.

‎٣. عش في بساطة مهما علا شأنك

Hiduplah sederhana meski statusmu/ pengkatmu tinggi.

‎٤. توقع خيرا مهما كثر البلاء

Berharaplah kebaikan meski ujianmu bertubi2.

‎٥. أعط كثيرا ولو حرمت

Berikan sebanyak yg kau punya meski kau sedang kesulitan.

‎٦. إبتسم ولو القلب يقطر دما

Senyumlah meski hatimu mengucurkan darah (karna terluka).

‎٧. لاتقطع دعاءك لأخيك المسلم بظهر الغيب

Jangan hentikan doamu untuk saudaramu yg muslim dibelakangnya.

Foto: KH. Abdul Karim Fanani Petuk Pohrubuh semen.

Photos 12/04/2021

Bolehkah Niat Puasa Ramadan Langsung Sebulan Penuh ?

‎كاشفة السجا ص١١٧
‎فلو نوى ليلة اول رمضان صوم جميعه لم يكف لغير اليوم الاول لكن ينبغى له ذلك ليحصل له صوم اليوم الذى نسي النية فيه عند مالك كما يسن له ان ينوى اول اليوم الذى نسيها فيه ليحصل له صومه عند ابى حنيفة و واضح ان محله ان قلد و الا كان متلبسا بعبادة فاسدة فى اعتقاده و هو حرام

Apabila seorang berniat di awal malam bulan Ramadhan untuk berpuasa satu bulan penuh maka menurut Madzhab Syafii tidak cukup kecuali hari pertama yang sah. tetapi menurut pendapat madzhab Maliki niat puasa satu bulan adalah sunah hal ini untuk menjaga hari yang lupa tidak diniati. Hal senada juga dikemukakan oleh Madzhab Hanafi, yang perlu menjadi catatan adalah harus taqlid ( mengikuti pendapat satu madzhab) kalau tidak demikian maka akan melakukan ibadah yang rusak dalam keyakinannya dan hal itu haram.

‎حاشية القليوبي ص ٣٦٥ ج ٣
‎وَيُنْدَبُ أَنْ يَنْوِيَ أَوَّلَ لَيْلَةٍ صَوْمَ شَهْرِ رَمَضَانَ أَوْ صَوْمَ رَمَضَانَ كُلَّهُ لِيَنْفَعَهُ تَقْلِيدُ الْإِمَامِ مَالِكٍ فِي يَوْمٍ نَسِيَ النِّيَّةَ فِيهِ مَثَلًا لِأَنَّهَا عِنْدَهُ تَكْفِي لِجَمِيعِ الشَّهْرِ ، وَعِنْدَنَا لِلَّيْلَةِ الْأُولَى فَقَطْ .

Disunahkan dimalam pertama bulan ramadhan niat berpuasa sebulan penuh untuk mengambil kemanfaatan mengikuti pendapat Imam Malik yang menganggap niat tersebut mencukupi bila lupa niat pada malam-malam berikutnya disemua malam ramadhan dan dalam madzhab Syafi'i niat yang demikian hanya mencukupi pada malam pertama saja.

Lafadz niatnya sebagai berikut :
‎نويت صوم جميع شهر رمضان هذه السنة تقليدا للامام مالك فرضا لله تعالى

Nawaitu shouma jami'i syahri Romadhoni Hadzihissanati Taqlidan li imami malikin fardhon lillahi ta'ala.

Dengan adanya cara tersebut bukan berarti membuat kita tidak perlu lagi niat di setiap hari, tapi cukup hanya sebagai jalan keluar ketika benar-benar lupa. Dawuh ( Almarhum Almaghfurlah KH. Ahmad Idris Marzuqi )
-Kitab Sabilul Huda:51-

Lihadhroti Mbah Yai Ahmad Idris Marzuqi, Alfatihah ..

Photos from PPTQalmuttahidin Cepoko's post 12/04/2021

Slide 1. Antisipasi dan solusi jika lupa tidak niat puasa pada malam hari.
Slide 2. Perkiraan jatuhnya lailatul qodr dari berbagai sumber. @ PPTQalmuttahidin Cepoko

Want your school to be the top-listed School/college in Blitar?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Address


Desa Cepoko Klemunan Wlingi
Blitar
66184