Lembaga Psikologi Wise - Bireuen

Lembaga Psikologi Wise - Bireuen Lembaga Psikologi Wise

WISE team
02/06/2015

WISE team

Bagaimana cara Nabi mendidik anak? Berikut ini tahapan-tahapannya secara umum, khususnya tahap I (sebelum anak lahir hin...
06/01/2015

Bagaimana cara Nabi mendidik anak? Berikut ini tahapan-tahapannya secara umum, khususnya tahap I (sebelum anak lahir hingga usia 3 tahun) dan tahap II (usia 4 – 10 tahun). Sedangkan tahap III sampai V akan ditulis pada artikel berikutnya.

http://www.tipspendidikananak.web.id/2015/01/cara-nabi-mendidik-anak-bayi-hingga.html

tips pendidikan Anak Monday, January 5, 2015 Edit CARA NABI MENDIDIK ANAK (BAYI HINGGA USIA 10 TAHUN) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah teladan terbaik sepanjang zaman. Beliau bukan hanya mengajarkan bagaimana tata cara beribadah mahdhah, tetapi juga mencontohkan bagaimana mengatur kelu…

06/01/2015

buat, teman-teman yang ingin mengetahui IQ, minat bakat dan kepribadian. khusus januari 2015 bawa 10 anak free 1! silahkan datang ke lantai dua toko buku merdeka, didesa geulanggangang kec kota juang Kab Bireuen, deretan toko simbada,image dan hotel djarwal.. hubungi =082273115406.

02/01/2015

MET MAULID NABI S.A.W

31/12/2014

semoga dengan awal yang baru.....dapat menjadi fondasi yang kuat untuk kebaikan dan membangun bireuen bersama.

Ketua Komnas Perlindungan Anak mengatakan saat ini tren kejahatan terhadap anak sudah bergeser. Bukan dilakukan oleh ora...
31/12/2014

Ketua Komnas Perlindungan Anak mengatakan saat ini tren kejahatan terhadap anak sudah bergeser. Bukan dilakukan oleh orang dewasa lagi, melainkan pelakunya adalah anak-anak itu sendiri dan rentang usianya 6-14 tahun.

Komnas Perlindungan Anak mencatat angka kejahatan pada anak tinggi karena kurangnya pengawasan orang tua dan minimnya penegakan hukum

9 JENIS KECERDASAN ANAK Kecerdasan anak tak hanya diukur melalui ukuran IQ (Intelligence Quotient). Setiap anak memiliki...
30/12/2014

9 JENIS KECERDASAN ANAK

Kecerdasan anak tak hanya diukur melalui ukuran IQ (Intelligence Quotient). Setiap anak memiliki kecerdasan yang majemuk, yakni kecerdasan intelektual (IQ) maupun kecerdasan emosional (Emotional Quotient/EQ). Menurut Howard Gardner salah seorang profesor pendidik dan peneliti dari Harvard University Amerika Serikat, ada 9 aspek kecerdasan seorang anak. Istilah yang sering kita dengar adalah multiple intelligences.

Apa sajakah kecerdasan yang terdiri dari 9 kriteria kecerdasan majemuk tersebut?

1. Kecerdasan musikal

Kecerdasan ini ditunjukkan anak mudah sekali mengikuti dan mengingat lagu. Cara melatihnya adalah dengan mendengarkan musik dan bernyanyi. Mengajarkan anak menyanyikan lagu-lagu sederhana sesuai usia mereka. Melakukan pekerjaan dengan bernyanyi, misalnya saat mandi dan bangun pagi.

2. Kecerdasan Intrapersonal

Berkaitan dengan kemampuan daya tahan, untuk tidak mudah down, gigih berusaha, tidak minder. misalnya ketika mengikuti perlombaan, tampil depan umum. Cara melatihnya adalah mengajarkan anak untuk terbiasa berada dalam sebuah kelompok dan berinteraksi dengan teman - teman sebayanya.

3.Kecerdasan interpersonal (sosial)

Adalah kecerdasan yang berkaitan dengan kemampuan anak beradaptasi, bekerjasama, berelasi dengan lingkungan teman sebaya dan orang di sekitarnya. Cara melatihnya adalah dengan memberi kesempatan si kecil sering ditemani untuk bergaul bersama teman - teman sebaya, bermain dan berkomunikasi pada anak- anak seusianya.

4. Kecerdasan visual spasial

Adalah kecerdasan yang berkaitan dengan kemampuan memahami pandang ruang. Yakni anak mampu membedakan posisi dan letak serta membayangkan ruang, Di kanan, kiri, atas, bawah, depan, belakang dan samping.

Cara melatihnya adalah setiap melakukan kegiatan yang berhubungan dengan posisi atau ruang hendaknya orang tua selalu sambil menyebutkan, misal : Tolong d**g, adik letakkan bukunya di atas meja, atau tolong kakak ambilkan buku yang jatuh di bawah meja. Sebutkan lokasi ruang, ajarkan si kecil melipat, menggunting, membalik dan menggambar.

5. Kecerdasan natural (alam)

Anak diperkenalkan dengan lingkungan hidup selain manusia , yaitu binatang, tumbuhan dan beraneka suasana alam, misalnya sesekali ajak anak memberi makan pada ikan atau ke kebun binatang, mengunjungi taman flora dan bermain di alam terbuka.

6. Kecerdasan kinestetik tubuh

Anak memiliki kemampuan untuk melakukan kegiatan yang melibatkan tubuh misalkan gerakan tubuh saat berdoa, menggambar, melompat, berlari dan olahraga yang menggerakkan tubuh, menari, senam dan sebagainya. Cara melatihnnya ajak anak untuk latihan mencoret dan menggambar garis, lingkaran, melakukan gerakan senam dan menari.

7. Kecerdasan moral

Yaitu kepekaan anak untuk meresap kepatuhan dalam berperilaku yang baik, misalnya tahu mengucapkan terimakasih, maaf, permisi dan membedakan perbuatan baik dan buruk, bisa menahan diri untuk tidak melakukan pelanggaran terhadap tata cara kesopanan. Caranya adalah melatih dalam kelompok bermain dan melakukan peraturan peraturan dalam permainan, ajarkan anak patuh dan memahami aturan sederhana misalnya bermain petak umpet.

8. Kecerdasan verbal linguistik

Anak dapat berbicara dan menceritakan suatu kejadian yang dilihatnya dengan mudah, terangkai dengan baik dan kronologis kejadian tidak melompat lompat. Cara melatihnya adalah sejak dalam kandungan dan setelah lahir anak sering diajak bercakap cakap, berbicara dengan orangtua, teman sepermainan, menceritakan d**geng dan menyanyikan lagu anak - anak.

9. Kecerdasan logika matematika

Kecerdasan ini berkaitan dengan kemampuan anak untuk memahami persoalan dan memecahkan teori sederhana yang berkaitan dengan angka. Cara melatihnya adalah mengajarkan anak mengelompokkan mainan yang dimiliki, menghitung buah buahan dan membagikan makanan kecil dan menyebutkan jumlah yang diberikan, mengelompokkan benda mainan seperti dadu berwarna, mainan berbentuk buah dan bunga.

Sumber
http://m.kompas.com/health/read/2012/07/02/11494856/9.Kecerdasan.Anak.yang

Kecerdasan anak tak hanya diukur melalui ukuran IQ Intelligence Quotient

aula sekdakab Bireuen 18 oktober 2014.
29/12/2014

aula sekdakab Bireuen 18 oktober 2014.

pembukaan dari pemda kab bireuen : Bob Miswar, SSTP, M.Si
29/12/2014

pembukaan dari pemda kab bireuen : Bob Miswar, SSTP, M.Si

28/12/2014

Al-Ghazali memiliki pandangan unik tentang pebentukan karakter manusia. Ia menyatakan bahwa sumber pembentukan karakter yang baik itu dapat dibangun melalui internalisasi nama-nama Allah (Asma’ al-Husna) dalam perilaku seseorang. Artinya, untuk membangun karakter yang baik, sejauh kesanggupannya, manusia meniru-niru perangai dan sifat-sifat ketuhanan, seperti pengasih, penyayang, pengampun (pemaaf), dan sifat-sifat yang disukai Tuhan, sabar, jujur, takwa, zuhud, ikhlas beragama, dan sebagainya. Sumber kebaikan manusia terletak pada kebersihan rohaninya dan taqarub kepada Tuhan.

Address

Jalan Banda Aceh/Medan KM. 215 GeulangGang Teungoëh, Lt. 2 TB. Merdeka
Bireuen

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Lembaga Psikologi Wise - Bireuen posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category