Dayah Modern Al Furqan Gampong Raya Tambo

Dayah Modern Al Furqan Gampong Raya Tambo Yayasan Al Furqan Gampong Raya Modern Al Furqan Al Furqan Al Furqan Al Furqan

21/08/2023

Presiden Turkey Erdogan pernah berkata:

Ketika saya masih kecil, saya sangat egois, selalu mengambil yang terbaik untuk diri saya sendiri. Perlahan-lahan, semua orang meninggalkan saya dan saya tidak punya teman. Saya tidak berpikir itu salah saya tetapi saya mengkritik dan menyalahkan orang lain.

Ayah saya memberi saya 3 kalimat dan beberapa pilihan untuk membantu saya dalam hidup.

Suatu hari, ayah saya memasak dua mangkuk mie dan meletakkan dua mangkuk di atas meja. Satu mangkuk disajikan dengan satu telur di bagian atas mie dan mangkuk lainnya tidak memiliki telur di atasnya.

Ayah berkata: Anakku, silahkan kamu pilih. Mangkuk mana yang kamu inginkan. (Telur sulit didapat saat itu). Hanya bisa makan telur selama Festival Tahun Baru Islam. Tentu saja saya memilih mangkuk dengan telur..

Saat kami mulai makan. Saya mengucapkan selamat kepada diri saya sendiri atas pilihan & keputusan cerdas yang saya lakukan dan mendapatkan telur itu.

Lalu saya terkejut ketika ayahku makan mie bersamaku, ternyata ada 2 telur di bawah mangkuknya, tersembunyi di bagian bawah mie. Saya sangat menyesal.. memarahi diriku sendiri karena terlalu terburu-buru dalam keputusanku. Ayah saya tersenyum dan iba kepada saya,

ANAKKU KAMU HARUS INGAT APA YANG DILIHAT MATAMU MUNGKIN TIDAK BENAR.

JIKA KAMU BERNIAT MENGAMBIL KEUNTUNGAN DARI ORANG LAIN, KAMU AKAN BERAKHIR DENGAN KEKALAHAN.

Keesokan harinya, ayah saya kembali memasak 2 mangkuk mie. Satu mangkuk dengan telur di atasnya dan mangkuk lainnya tanpa telur di atasnya. Sekali lagi, dia meletakkan dua mangkuk di atas meja dan berkata kepadaku: Anakku.. Silahkan kamu pilih. Mangkuk mana yang kamu inginkan.

Kali ini saya lebih pintar. Saya memilih mangkuk tanpa telur di atasnya. Yang mengejutkan saya, saat saya memisahkan mie di atas, tidak ada satu pun telur di dasar mangkuk. Sekali lagi ayah saya tersenyum dan berkata kepada saya.

ANAKKU, KAMU TIDAK HARUS SELALU BERGANTUNG PADA PENGALAMAN KARENA TERKADANG HIDUP DAPAT MENGECOHMU ATAU MENIPUMU, TETAPI KAMU TIDAK BOLEH TERLALU JENGKEL ATAU BERSEDIH, INI HANYA SEBAGAI PENGETAHUAN YANG KAMU DAPAT SEBAGAI PROSES PEMBELAJARANMU. DAN KAMU TIDAK AKAN MENDAPATKAN PELAJARAN SEMACAM INI DARI BUKU,SEKOLAH MAUPUN DI BANGKU KULIAHMU.

Hari ketiga, ayah saya lagi memasak dua mangkuk mie lagi, satu mangkuk dengan telur di atas dan mangkuk lainnya tanpa telur di atasnya.

Ayahku meletakkan dua mangkuk di atas meja dan kembali berkata kepadaku: Anakku... Silahkan kamu pilih. Mangkuk mana yang kamu inginkan.

Kali ini, aku memberi tahu ayahku, Ayah yg pilih dulu. Ayah adalah kepala keluarga dan berkonstribusi paling banyak kepada keluarga. lalu Ayah saya tidak menolak dan memilih mangkuk dengan satu telur di atasnya. Saat saya makan semangkuk mie saya, di hati saya berkata pasti tidak ada telur di dalam mangkuk. Yang mengejutkan saya.. Ada 2 telur di dasar mangkuk. Ayah saya tersenyum kepada saya dengan cinta di matanya..

ANAKKU, KAMU HARUS INGAT.. KETIKA KAMU BERFIKIR UNTUK KEBAIKAN ORANG LAIN, MAKA HAL-HAL BAIK AKAN SELALU TERJADI PADA DIRIMU.

Saya selalu ingat 3 kalimat nasehat ayah saya dan hidupku selalu melakukan sesuai nasihatnya. Dan Alhamdulillah saya bisa sukses.

Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat..

12/03/2023
05/03/2023

Hari terakhir di Surabaya, diajak shalat Maghrib di Masjid Kampus ITS dan berdiskusi dengan mahasiswa bimbingan salah satu dosen. Dosen tersebut sedang tahap akhir studi Doktoral Teknik Mesin ITS. Beliau lama menjadi relawan pembangunan rumah bagi orang orang kurang mampu.

Saat selesai salat magrib sang dosen meminta saya untuk menunggu guru beliau keluar dari mesjid. "Bang, profesor ini guru saya. Kita tunggu ya,! Sekedar salaman". Begitu katanya kepada saya.. Tentu saya tidak keberatan. Sang guru besar tampak sangat senang bertemu mahasiswa beliau dan kami bincang ringan beberapa menit. Suasana penuh hormat, akrab dengan adab yang tinggi.

Di kenderaan, saya merasa kagum dengan sang dosen yang saya kenal ini. Pantas hidup beliau begitu berkah. Di anugerahi kecerdasan yang luar biasa dan keberkahan lainnya. Adab beliau begitu bagus kepada gurunya.

Saya jadi ingat orang² besar dulu yang memperoleh segalanya berawal dari adab dan akhlak yang baik.

Adab yang tidak hanya sekedar sopan santun tapi diikuti oleh gerak hati yang tulus.

Alkisah Syech Hasyim Asy'ari muda saat menjadi santri melihat gurunya Syech Kholil Bangkalan sedang bersedih. Rupanya cincin beliau pemberian istrinya terjatuh di kolam kotor. Syech Hasyim bergegas mengeringkan kolam dan mengambil mencari cincin sang guru hingga ketemu. Gurunya kemudian berkata "Kudoakan dengan pengabdian dan ketulusanmu semoga derajatmu ditinggikan. Engkau akan menjadi orang besar, tokoh panutan dan semua orang akan cinta padamu".

Begitu p**a banyak tokoh lain yang karena adabnya yang begitu baik kepada gurunya menjadi orang yang diingat sejarah.

Di satu bacaan yang saya ingat, Syech Yazid Al Bisthami bahkan tidak tahu posisi jendela di kamar gurunya yang tiap hari didatanginya karena begitu fokus melayani gurunya.

Bahkan, Alkisah Imam Al Ghazali diceritakan menjaga adabnya bahkan dengan seekor lalat.

Saat Imam al-Ghazali menulis kitab. Terbang seekor lalat dan hinggap di mangkuk tinta. Lalat itu sedang kehausan. Ia meminum tinta dimangkuk itu. Melihat lalat yang kehausan itu, Imam al-Ghazali tidak mengusir lalat tersebut namun membiarkan saja lalat itu meminum tintanya.

Ketika Al-Ghazali wafat, beberapa hari kemudian, seorang sahabat beliau bermimpi. Dalam mimpi itu terjadilah dialog. Sahabatnya itu bertanya, ”Wahai Hujattul Islam, Apa yang telah diperbuat Allah kepadamu? “. Al-Ghazali menjawab, ”Allah telah menempatkanku di tempat yang paling baik“. “Gerangan apakah sampai engkau ditempatkan ditempat yang paling baik? Apa itu karena kealimanmu dan banyaknya kitab-kitab yang kau tulis? ”tanya sahabatnya. Al-Ghazali menjawab, ”Tidak, Allah memberiku tempat yg terbaik, karena pada saat aku menulis aku memberikan kesempatan kepada seekor lalat untuk meminum tintaku karena kehausan. Aku lakukan itu karena aku sayang pada makhluk Allah."

Mengutip seorang bijak, "Dahulukan adabmu sebelum amal", mungkin begitu.

Cerita yg penuh pembelajaran,.. semoga menginspirasi...
copyan dari kanda edi fadhil dengan sedikit perubahan redaksi,,🙏🙏

Renungkanlah....
05/03/2023

Renungkanlah....

Tes ujian calon santri tp 2023-2024 di komplek dayah modern al furqan
05/03/2023

Tes ujian calon santri tp 2023-2024 di komplek dayah modern al furqan

Address

Jln. Tgk Umar Lr. Dayah Modern Al Furqan Gampong Raya Tambo Kec. Peusangan Kab. Bireuen Prov. Aceh Kode Pos
Bireuen
24261

Opening Hours

Monday 08:00 - 17:00
Tuesday 08:00 - 17:00
Wednesday 08:00 - 17:00
Thursday 08:00 - 17:00
Saturday 08:00 - 17:00
Sunday 08:00 - 17:00

Telephone

+85260775109

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Dayah Modern Al Furqan Gampong Raya Tambo posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share