Hikmah Hasanah

Hikmah Hasanah Saling berbagi ilmu Dan informasi

12/11/2020

Bagi siapa saja yang duduk bersama guru dan para ulama dalam suatu majelis ilmu, maka akan mendapat berbagai keutamaan. Pertama ia akan dimudahkan menuju surganya Allah. Kedua ia akan dimuliakan para malaikat. Ketiga ia akan mendapat pahala jihad fi sabilillah.

11/10/2020

Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng mengirim 1 rombongan belajar (Rombel) sebanyak 30 santri tingkat Aliyah ke Dayah Cabang Safinatussalamah Al Munawwarah Desa Loskala Kec Muara Satu Kota Lhokseumawe, (Sabtu, 10/10/20).

Semoga mereka menjadi generasi penerus Ahli Sunnah Waljamaah. Amiiin.

09/10/2020

. “Tahapan pertama dalam mencari ilmu adalah mendengarkan, kemudian diam dan menyimak dengan penuh perhatian, lalu menjaganya, lalu mengamalkannya dan kemudian menyebarkannya.” – Sufyan bin Uyainah

27/09/2020

"Jika kita berbuat baik,
kebaikan p**a yang akan kita terima kelak."

Marhaban ya Ramadhan“Sebaik-baiknya ibadah umatku adalah membaca Al-Qur’an.” (HR. al-Baihaqi).
20/04/2020

Marhaban ya Ramadhan

“Sebaik-baiknya ibadah umatku adalah membaca Al-Qur’an.” (HR. al-Baihaqi).

17/04/2020

Rasulullah Saw. bersabda:

لا نصيب للمرائين من اعمالهم شيأ الا حسرة وندامة وشقاوة

Tidak ada bagian sedikit pun bagi mereka yang s**a pamer (riya’) kecuali kerugian, penyesalan, dan siksaan.

PENYEBAB KITA FAQIR/MISKIN & SLALU SIAL DALAM SEGALA HAL:1. Bersetubuh dalam keadaan telanjang tanpa ditutupi sehelai be...
10/04/2020

PENYEBAB KITA FAQIR/MISKIN & SLALU SIAL DALAM SEGALA HAL:

1. Bersetubuh dalam keadaan telanjang tanpa ditutupi sehelai benang.
2. Tidur dlm keadaan telajang/polos.
3. Kencing dlm keadaan berdiri & telanjang.
4. Makan dlm keadaan junub (blm mandi wajib)
5. Makan sambil tiduran.
6. Tidak menghabiskan sisa2 butir nasi dipiring
7. Membakar kulit bawang merah & putih.
8. Menyapu lantai dengan sapu tangan.
9. Menyapu rumah di malam hari.
10. Membiarkan sampah menumpuk dirmh.
11. Memanggil orangtua dgn nama keduanya.
12. Mencongkel disela2 gigi dengan benda kasar/keras.
13. Makan diberanda/Gagang pintu.
14. Tidur di waktu Shubuh/Pagi Hari.
15. Sering Menginjak pada kaki gawang pintu.
16. Sering Berwudhu’ di WC.
17. Menjahit pakaian yang sedang dipakai.
18. Sering mengeringkan Air wudhu yang ada ditubuh dgn kain ( biarkan air wudhu yg ada ditubuh kering dgn sendirinya).
19. Membiarkan sarang laba-laba dirumah.
20. Melalaikan/Menunda shalat.
21. Buru Buru keluar dari Mesjid sesudah shalat subuh.
22. Pergi ke pasar di pagi buta.
23. Sering Berlama-lama di pasar.
24. Meminta kembali sesuatu yang sdh disedekahkan kpd fakir miskin ( jar orang banjar tu: Buruk sakuan😀).
25. Berdoa keburukan kepada anak.
26. Mematikan lampu (lilin) dgn cara meniup.
27. Menulis dengan pena rusak.
28. Menyisir rambut dengan sisir rusak/patah.
29. Tdk mau berdoa dgn kebaikan bagi ortu.
30. Memakai celana sambil berdiri.
31. Bersikap kikir.
32. Terlalu hemat.
33. Berlebihan dlm belanja yang tdk penting.
34. S**a menunda & meremehkan pekerjaan.
{ Sumber : Kitab Ta’lim Muta'alim Hal: 43-44 ,Karangan syekh Az Zarnuji }

Faqir Achmad Junaidi

07/04/2020

NISFU SYA'BAN

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: ” تُقْطَعُ
الآجَالُ مِنْ شَعْبَانَ إِلَى شَعْبَانَ، حَتَّى إِنَّ الرَّجُلَ يَنْكَحُ وَيُولَدُ لَهُ، وَلَقَدْ خَرَجَ اسْمُهُ فِي الْمَوْتَى
“Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda: Ajal seseorang ditentukan dari bulan Sya’ban ke bulan Sya’ban berikutnya, sehingga ada seseorang bisa menikah dan melahirkan, padahal namanya sudah tercantum dalam daftar orang-orang yang meninggal,”.[2]

Selain kaitannya yang sangat erat dengan proses penentuan segala urusan umat manusia, malam nisfu sya’ban juga berkaitan dengan penutupan catatan amal di tahun tersebut. Segala amal yang diperbuat oleh manusia dilaporkan tanpa terkecuali, baik dalam kurun harian, mingguan, bahkan tahunan. Laporan harian dilakukan oleh malaikat pada siang dan malam hari. Laporan amal mingguan dilakukan malaikat setiap hari Senin dan Kamis. Adapun periode tahunan dilakukan pada malam lailatul qadar dan malam nisfu sya’ban.[3] Rasulullah SAW bersabda:

إنَّهُ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ
“Sesungguhnya bulan sya’ban adalah bulan diangkatnya amal. Maka Aku senang amalku diangkat sementara Aku dalam keadaan berpuasa,”.[4]

Sebagai salah satu malam yang memiliki peran urgen dalam keberlangsungan umat manusia, Allah SWT juga menjanjikan besarnya ampunan yang diberikan-Nya pada malam itu. Sahabat Muadz bin Jabal pernah mengatakan:

يَطَّلِعُ اللَّهُ إِلَى جَمِيعِ خَلْقِهِ لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَيَغْفِرُ لِجَمِيعِ خَلْقِهِ إِلَّا لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ
“Allah memperhatikan kepada semua makhluk-Nya pada malam Nisfu Sya’ban. Maka Dia memberi ampunan kepada semua makhluk-Nya, kecuali kepada orang musyrik dan orang yang bermusuhan” (HR. At-Thobroni dan Ibnu Hibban).[5] []waAllahu a’lam

[2] Fath Al-Mun’in Syarh Shahih Muslim, V/41.

[3] Hasyiyah Al-Jamal ‘ala Syarh al-Manhaj, II/350.

[4] Sunan an-Nasa’i, IV/201.

[5] Tuhfah Al-Ahwadzi, III/366.

Address

Bireuen

Telephone

+6285297960224

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Hikmah Hasanah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Hikmah Hasanah:

Shortcuts

Share

Category