14/12/2025
Kisah Penulis Novel Fenomenal ‘Eat Pray Love’ Terpikat Islam dari Muslimah di Lombok
Di tengah banyaknya stigma negatif terhadap Islam di dunia Barat, penulis Eat Pray Love, Elizabeth Gilbert, membagikan sebuah kisah menyentuh yang menggugah persepsi publik. Dalam wawancara bersama Oprah Winfrey yang kembali viral di platform X pada Senin (8/12), Gilbert mengisahkan pengalaman pribadinya di Indonesia yang mengubah pandangannya tentang Islam secara mendalam.
Kisah itu terjadi pada 2020, ketika Gilbert berada di sebuah pulau kecil dekat Lombok (Gili) untuk memulihkan diri pasca-perceraian. Dalam kondisi menyendiri, ia jatuh sakit parah hingga mengalami dehidrasi dan tidak mampu bergerak. Pada hari-hari sebelumnya, Gilbert rutin menyapa seorang wanita Muslim setempat setiap pagi. Namun ketika ia tidak muncul, wanita itu menyadari ada sesuatu yang tidak beres.
Tanpa mengenal nama dan tanpa memandang perbedaan, wanita Muslim tersebut mencari Gilbert dan menemukannya terbaring lemah. Ia merawat penulis asal Amerika itu dengan penuh kasih sayang—memberi makan, minum, dan menjaga seperti anaknya sendiri hingga Gilbert pulih.
“She is my face of Islam,” ujar Gilbert dengan mata berkaca-kaca. Setiap kali ia mendengar pemberitaan negatif tentang Islam, pikirannya bukan tertuju pada stereotip atau ketakutan, melainkan pada sosok wanita Lombok yang menolongnya tanpa pamrih.
Kisah ini menjadi pengingat kuat tentang makna Islam sebagai Rahmatan lil ‘Alamin—agama yang hadir dengan kasih sayang, kepedulian, dan kemanusiaan. Wanita sederhana di Lombok itu telah menunjukkan wajah Islam yang sebenarnya: tulus, penuh cinta, dan melampaui batas agama maupun bangsa.