07/06/2026
Karya-karya Obi merekam ruang rumah di Pugung, tempat ia tinggal, sebagai lanskap keseharian yang membentuk pengalaman dan cara pandangnya. Melalui potret Pugung yang kerap disebut sebagai “Labirin” oleh warga sekitar, Obi menghadirkan pembacaan atas ruang yang akrab sekaligus kompleks. Selain itu, ia juga mendokumentasikan momen-momen penting dari berbagai aksi yang berlangsung di Yogyakarta.
Ketertarikannya pada hal-hal yang dekat dengan dirinya turut mendorong Obi mengekspresikan perspektifnya tentang parkour, hobi yang telah lama ia tekuni, dan kini ia refleksikan sebagai praktik yang menurutnya telah bergeser dari marwah awalnya.
-
Muhammad Gorbie Triatman Turnip, akrab disapa Obi, pertama kali mencoba menggunakan kamera analog olympus pen milik ayahnya pada tahun 2011. Setelah itu ia mulai belajar membuat video parkour untuk pribadi dan juga untuk komunitas. Pada tahun 2023 Obi mendapat kesempatan untuk menjadi konten kreator di Maluku Utara selama hampir 2 tahun.
Kembali lagi ke Yogyakarta dan memutuskan untuk memperdalam ilmu fotografi dengan bergabung di Komunitas Kelas Pagi.