Majelis Sunnah

Media dakwah al-qur'an dan As-sunnah

Operating as usual

21/11/2023

Jika tauhid kita, keyakinan kita, akhlak kita, sudah mirip dengan para Sahabat insyaallah kita akan bersatu diatas tauhid dan Palestina akan kembali ke tangan kaum muslimin.⁣

Maka perbaiki diri masing-masing, ajarkan anak-anakmu tauhid yang benar,. Karena mereka adalah penerus perjuangan kaum muslimin.⁣

28/10/2023

Bismillah..
[ HUKUM ASAL IBADAH HARAM.., SAMPAI ADA DALIL ]

Sebagian kalangan mengemukakan alasan ketika suatu ibadah yang tidak ada dalilnya disanggah dengan celotehan, “Kan asalnya boleh kita beribadah, kenapa dilarang?” Sebenarnya orang yang mengemukakan semacam ini tidak paham akan kaedah yang digariskan oleh para ulama bahwa hukum asal suatu amalan ibadah adalah haram sampai adanya dalil.

Berbeda dengan perkara duniawi (seperti HP, FB, internet), maka hukum asalnya itu boleh sampai ada dalil yang mengharamkan.

Jadi, kedua kaedah ini tidak boleh dicampuradukkan. Sehingga bagi yang membuat suatu amalan tanpa tuntunan, bisa kita tanyakan, “Mana dalil yang memerintahkan?”

Ada kaedah fikih yang cukup ma’ruf di kalangan para ulama,

الأصل في العبادات التحريم

“Hukum asal ibadah adalah haram (sampai adanya dalil).”

Guru kami, Syaikh Sa’ad bin Nashir Asy Syatsri –semoga Allah menjaga dan memberkahi umur beliau- berkata, “(Dengan kaedah di atas) tidak boleh seseorang beribadah kepada Allah dengan suatu ibadah kecuali jika ada dalil dari syari’at yang menunjukkan ibadah tersebut diperintahkan. Sehingga tidak boleh bagi kita membuat-buat suatu ibadah baru dengan maksud beribadah pada Allah dengannya.

Bisa jadi ibadah yang direka-reka itu murni baru atau sudah ada tetapi dibuatlah tata cara yang baru yang tidak dituntunkan dalam Islam, atau bisa jadi ibadah tersebut dikhususkan pada waktu dan tempat tertentu.

Ini semua tidak dituntunkan dan diharamkan.” (Syarh Al Manzhumah As Sa’diyah fil Qowa’idil Fiqhiyyah, hal. 90).

Ustadz M Abduh Tuasikal
__________________________________.

26/10/2023

Bismillaah
JABATAN DI DUNIA BANYAK DI REBUTKAN, NAMUN DI AKHIRAT AKAN MENJADI PENYESALAN.

Dalam sebuah hadis disebutkan:

عن أبي هريرة رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : [ إنكم ستحرصون على الإمارة وستكون ندامة يوم القيامة ] رواه البخاري

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah ﷺ bersabda:

“Sesungguhnya kalian akan berambisi merebut jabatan. Dan nanti pada Hari Kiamat, jabatan-jabatan itu akan menjadi penyesalan.” [HR. Bukhari]

Maha benar Allah dan Rasul-Nya. Fenomena ini nampak jelas di hadapan kita, dimana nampaklah orang-orang yang sangat berambisi terhadap dunia memerebutkan suatu jabatan, Padahal jika mereka mau menyadari siapa yang mendapat jabatan sejatinya ia menambah semakin berat hisab dan pertanggung jawabannya, karena jabatan adalah sebuah amanat yang sangat besar dan berat,

Oleh karena itu Rasulullah ﷺ melarang seseorang memintanya, sebagaimana disebutkan dalam hadis berikut:

عن أبي سعيد عبد الرحمن بن سمرة رضي الله عنه قال قال لي رسول الله صلى الله عليه وسلم : [ يا عبد الرحمن ابن سمرة لا تسأل الإمارة فإنك إن أعطيتها عن غير مسألة أعنت عليها وإن أعطيتها عن مسألة وكلت إليها ] متفق عليه

Dari Abu Sa’id ‘Abdurrahman bin Samurah, dia berkata, Rasulullah ﷺ bersabda kepada saya:

“Hai Abdurrahman bin Samurah, janganlah engkau meminta jabatan. Karena apabila kamu diberi jabatan tanpa meminta, maka kamu akan ditolong dalam melaksanakannya. Dan apabila kamu diberi karena meminta, maka pelaksanaan jabatan itu sepenuhnya diberikan kepadamu.” [HR. Muslim]

Dari hadis di atas Rasulullah ﷺ menyatakan, bahwa Allah ﷻ tidak akan menolong orang-orang yang mendapatkan jabatan karena meminta. Jadi bagaimana mungkin mereka dapat menjalankan amanat tersebut, kalau Allah telah berlepas diri darinya. Maka takutlah wahai para peminta jabatan dan selalu berambisi merebutkan jabatan.

04/10/2023

Amat sangat rugi jika kita memiliki suami namun ia enggan atau malas shalat berjamaah di masjid. Sebab shalat berjamaah di masjid hukumnya wajib bagi seorang laki-laki.

Karena itu hendaknya setiap seorang istri mengingatkan agar sang suami shalat berjamaah di masjid, karena shalat berjamaah di masjid memilki pahala yg besar sekaligus merupakan indikasi kemunafikan seseorang.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا في العَتَمَةِ وَالصُّبْحِ لأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْوَاً

“Seandainya mereka mengetahui keutamaan yang ada pada shala Isya’ dan shalat Shubuh, tentu mereka akan mendatanginya sambil merangkak.” (HR. Bukhari no. 615 dan Muslim no. 437)

Juga dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَيْسَ صَلاَةٌ أثْقَلَ عَلَى المُنَافِقِينَ مِنْ صَلاَةِ الفَجْرِ وَالعِشَاءِ ، وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِيهِمَا لأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْواً

“Tidak ada shalat yang lebih berat bagi orang munafik selain dari shalat Shubuh dan shalat ‘Isya’. Seandainya mereka tahu keutamaan yang ada pada kedua shalat tersebut, tentu mereka akan mendatanginya walau sambil merangkak.” (HR. Bukhari no. 657).

Ibnu Hajar mengatakan bahwa semua shalat itu berat bagi orang munafik sebagaimana disebutkan dalam firman Allah,

وَلَا يَأْتُونَ الصَّلَاةَ إِلَّا وَهُمْ كُسَالَى

“Dan mereka tidak mengerjakan sembahyang, melainkan dengan malas” (QS. At Taubah: 54). Akan tetapi, shalat ‘Isya dan shalat Shubuh lebih berat bagi orang munafik karena rasa malas yang menyebabkan enggan melakukannya. Karena shalat ‘Isya adalah waktu di mana orang-orang bersitirahat, sedangkan waktu Shubuh adalah waktu nikmatnya tidur. (Fathul Bari, 2: 141).

Hanya Allah yang memberi taufiq dan hidayah, Dan semoga Allah Ta'ala memberikan kita pasangan dan keturunan yang shalih. Aamiin

21/09/2023

NASIHAT KEMATIAN

Dari Utsman bin ‘Affan Radhiyallahu ‘anhu ia berkata

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا فَرَغَ مِنْ دَفْنِ الْمَيِّتِ وَقَفَ عَلَيْهِ فَقَالَ اسْتَغْفِرُوا لِأَخِيكُمْ وَسَلُوا لَهُ بِالتَّثْبِيتِ فَإِنَّهُ الْآنَ يُسْأَلُ

“Nabi ﷺ apabila telah selesai dari menguburkan mayit beliau berkata, ‘Mintakanlah ampunan untuk saudara kalian, dan mohonkanlah keteguhan untuknya, karena sesungguhnya sekarang ia sedang ditanya.’” (HR. Abu Daud no. 3221)

Akhir-akhir ini kita sering mendapati kabar berita bahwa sahabat sekaligus saudara kita telah meninggal dunia. Orang yang dahulunya kita kenal ceria sekarang hanya tinggal kenangan dan dengan seiringnya waktu kita pun akan melupakan kenangan tersebut.

Namun, pernahkah kita merenung bahwa apa yang selama ini kita jaga dan pelihara juga akan sirna dan pergi begitu saja? Badan yang selalu kita jaga, makanan yang selalu kita selektif memakannya, rumah yang kokoh dibangun untuk melindungi kita dari badai dan bencana, semua itu tidak akan membuat kita aman akan kematian, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

قُلْ إِنَّ ٱلْمَوْتَ ٱلَّذِى تَفِرُّونَ مِنْهُ فَإِنَّهُۥ مُلَٰقِيكُمْ ۖ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَىٰ عَٰلِمِ ٱلْغَيْبِ وَٱلشَّهَٰدَةِ فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari darinya pasti akan menemuimu. Kamu kemudian akan dikembalikan kepada Yang Maha Mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang selama ini kamu kerjakan.” (QS. Al-Jumu’ah [62]: 8)

Oleh sebab itu, jadikanlah kepergian saudaramu sebagai pengingat dan nasihat untuk diri kita, tidak sedikit dari kita hanya menganggap kematian yang menimpa hanya sebatas kesedihan saja karena kehilangan seseorang yang berharga, padahal sejatinya kita sedang diperingatkan bahwa kita akan berada dalam keadaan yang sama, Allahu Ta’ala a’lam bisshowaab

Dari Abu Mas’ud Radhiyallahu anhu berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, maka ia mendapatkan pahala seperti pahala orang yang melakukannya” [HR. Muslim]

16/08/2023

Kita mendengar dan bahagia
Ada kawan yang sudah hijrah
Tetapi berlalu lah zaman yang sebentar saja
Kita lihat ia kembali ke maksiat yang dulu
Kembali tenggelam dalam lumpur maksiat
Kembali tenggelam dalam hiruk-pikuk 
Tipu daya dunia yang melalaikan akhirat

Usut punya usut
Ternyata ia TIDAK TEGA
meninggalkan kawan buruk yang lama
Masih bergaul dengan mereka
Memang, sering berkumpul dengan ikhwan pengajian
Tapi masih sering berkumpul juga dengan kawan buruk

Akhirnya fitnah dunia yang mendominasi
Karena dunia itu menipu
Dunia itu manis dan hijau
Padahal hati lemah
Syahwat dan syubhat menyambar-nyambar

Keimanan dilepas pelan-pelan
Bagai tikar dilepas anyaman-nya

Dalam hadits,

ﺗُﻌْﺮَﺽُ ﺍﻟْﻔِﺘَﻦُ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﻘُﻠُﻮﺏِ ﻛَﺎﻟْﺤَﺼِﻴﺮِ ﻋُﻮﺩًﺍ ﻋُﻮﺩًﺍ

“Fitnah-fitnah akan mendatangi hati bagaikan anyaman tikar yang tersusun seutas demi seutas”. [HR. Muslim no 144]

Tidakkah kita takut
Allah telah memberi hidayah sunnah
Kemudian kita berpaling setelahnya
Lalu Allah palingkan hati kita selama-lamanya
dan Allah sudah tidak peduli lagi

Allah berfirman,

ﻓَﻠَﻤَّﺎ ﺯَﺍﻏُﻮﺍ ﺃَﺯَﺍﻍَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻗُﻠُﻮﺑَﻬُﻢْ

“Maka ketika mereka melenceng (dari jalan yang lurus) niscaya Allah lencengkan hati-hati mereka.” (Ash-Shaff/61:5)

Semoga kita semya istiqamah setelah berhijrah

Ditulis oleh : Ustadz. Raehanul Bahraen

26/06/2023

⏰ JANGAN LEWATAKAN KESEMPATAN EMAS INI!

✨ Hari Arafah (9 Dzulhijjah) adalah hari yang mulia saat di mana datang pengampunan dosa dan pembebasan diri dari siksa neraka. Pada hari tersebut disyari’atkan amalan yang mulia yaitu puasa.

☝🏻 Puasa Arafah adalah amalan yang disunnahkan bagi orang yang tidak berhaji. Dari Abu Qotadah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ
عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ

“Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyura (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim no. 1162)

👤 Imam Nawawi dalam Al Majmu’ (6: 428) berkata, “Adapun hukum puasa Arafah menurut Imam Syafi’i dan ulama Syafi’iyah: disunnahkan puasa Arafah bagi yang tidak berwukuf di Arafah. Adapun orang yang sedang berhaji dan saat itu berada di Arafah, menurut Imam Syafi’ secara ringkas dan ini juga menurut ulama Syafi’iyah bahwa disunnahkan bagi mereka untuk tidak berpuasa karena adanya hadits dari Ummul Fadhl.”

03/06/2023

بسم الله الرحمن الرحيم

Mari kita merenung sejenak dan kita ingat-ingat kembali siapa saja orang yang pernah kita dzalimi :

Jika kita masih ingat, maka segeralah kita selesaikan sekarang, selagi masih ada waktu, selagi masih ada kesempatan, selagi kita masih hidup.

Segeralah dengan mengembalikan haknya, menggantinya, meminta maaf atau meminta kehalalan atas kedzaliman yang pernah kita perbuat.

Karena jauh lebih ringan menunaikan hak-hak orang lain ketika masih di dunia ini dari pada harus mempertanggung jawabkannya di akhirat nanti.

Sufyan Ats Tsauri رحمهالله berkata,

لأنْ تلقى الله تعالى بسبعين ذنباً فيما بينك وبينه؛ أهونُ عليك من أن تلقاه بذنب واحد فيما بينك وبين العباد

“Seandainya engkau bertemu Allah dengan membawa 70 dosa yang kaitannya antara engkau dan Allah, Maka itu lebih ringan, daripada engkau bertemu Allah, dengan membawa 1 dosa yang kaitannya antara engkau dengan manusia” (lihat: Tanbih al Ghofilin, hal. 380).

Sangat mudah bagi Allah untuk mengampuni dosa-dosa kita. Sebab Dia Tuhan yg Maha Pengampun lagi Penyayang. Adapun dosa kepada manusia, bila dia memaafkanmu, maka alhamdulillah. Namun bila tidak, maka harus ada sidang di akhirat, dan engkau harus mengembalikan hak mereka yang terdzalimi, sebab inilah mengapa para salafus shalih sangat menjaga hak orang lain baik itu mengenai kehormatan, harta dan darah. Karena ke dzaliman adalah merupakan kegelepan hari kiamat.

Dari Abdullah bin Umar radhiallahu ‘anhu berkata, Rasulullah ﷺ sallam bersabda:

الظلم ظلمات يوم القيامة

“Kezaliman adalah kegelepan pada Hari Kiamat”. [Muttafaq ‘alaih]

Imam Syafi’i رحمه الله juga pernah berpesan,

بئس الزادُ إلى المَعادِ العدوانُ على العبادِ

“Seburuk-buruk bekal menuju hari kebangkitan, adalah dosa permusuhan dengan sesama hamba.” (Lihat: As Siyar 10/24)

Ya Allah ampunilah dosa-dosa kami, jauhkan kami dari perbuatan dzalim dan kebangkrutan di akhirat, dan berikanlah kami kekuatan, kemudahan dan hidayah MU sekiranya kami belum mengembalikan hak-hak saudara kami, sebelum hari perhitungan itu tiba.

22/05/2023


🔖Yuk di Amalkan

🖋️Ringan Di Ucapkan Tapi Dahsyat Bila Antum Kerjakan..

☄️Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ سَبَّحَ اللَّهَ فِي دُبُرِ كُلِّ صَلَاةٍ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ وَحَمِدَ اللَّهَ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ وَكَبَّرَ اللَّهَ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ فَتْلِكَ تِسْعَةٌ وَتِسْعُونَ وَقَالَ تَمَامَ الْمِائَةِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ غُفِرَتْ خَطَايَاهُ وَإِنْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ الْبَحْرِ

“Barang siapa yang bertasbih sebanyak 33x, bertahmid sebanyak 33x, dan bertakbir sebanyak 33x setelah melaksanakan shalat fardhu sehingga berjumlah 99, kemudian menggenapkannya untuk yang keseratus dengan ucapan laa ilaha illallahu wahdahu laa syarikalahu lahul mulku walalhul hamdu wahuwa ‘ala kulli syai-in qodiir, maka kesalahannya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan.” (HR. Muslim no. 597).

19/05/2023

Bismillah

Wahai para suami, hendaknya jangan sampai menjadi suami yang dayyuts, yaitu suami yang tidak memiliki ghirah (cemburu) terhadap istri dan keluarganya. Suami yang dayyuts membiarkan keluarganya bermaksiat dan tidak pernah melarang atau menegur sama sekali. Dia tidak cemburu apabila istrinya tidak menutup aurat, di mana kecantikan bahkan bagian tubuh istrinya dinikmati oleh mata lelaki lainnya.

Suami dayyuts akan rugi dunia akhirat. Misalnya, seorang suami yang lelah bekerja siang-malam mencari nafkah. Namun istrinya di rumah dibiarkan berdandan dan berpakaian yang mengundang syahwat laki-laki. Kemudian istrinya foto selfie, posting di internet, dan menjadi hasrat bagi laki-laki lain di ruang publik ataupun sosial media.

Suami ini rugi di dunia, karena kecantikan dan kemolekan tubuh istrinya juga dinikmati oleh orang lain. Bisa jadi setelah dia p**ang di rumah, istrinya sudah tidak berdandan lagi.

Suami dayyuts juga akan rugi di akhirat, karena dia akan ditanya dan dihisab mengenai tanggung jawab terhadap istrinya. Mengapa dia tidak melarang istrinya, padahal istrinya adalah tanggung jawabnya.

Sungguh ini kerugian dunia, sekaligus kerugian akhirat. Belum lagi, ada kasus istrinya selingkuh dan sebagainya.

Suami yang dayyuts dicela dalam syariat dan ancamannya cukup besar, sebagaimana hadits berikut,
‎ﺛَﻼَﺛَﺔٌ ﺣَﺮَّﻡَ ﺍﻟﻠﻪُ ﺗَﺒَﺎﺭَﻙَ ﻭَﺗَﻌَﺎﻟﻰَ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢِ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔَ ﻣُﺪْﻣِﻦُ ﺍﻟْﺨَﻤْﺮِ ﻭَﺍﻟْﻌَﺎﻕُ ﻭَﺍﻟﺪَّﻳُّﻮْﺙُ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﻳُﻘِﺮُّ ﺍﻟْﺨَﺒَﺚَ ﻓِﻲ ﺃَﻫْﻠِﻪِ
“Tiga golongan yang Allah mengharamkan surga atas mereka: pecandu bir, anak yang durhaka kepada orang tuanya, dan dayyuts yang membiarkan kemaksiatan pada istrinya (keluarganya).” (Shahih At-Targhib wat Tarhib no. 2512)
————————-

18/05/2023

Bismillah..

Ketakwaan Itu dari Amalan Bukan Keturunan

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman,

فَإِذَا نُفِخَ فِي الصُّورِ فَلَا أَنْسَابَ بَيْنَهُمْ يَوْمَئِذٍ وَلَا يَتَسَاءَلُونَ

"Apabila sangkakala telah ditiup maka tidak ada lagi kebanggaan hubungan nasab di antara mereka ketika itu dan tidak p**a mereka saling bertanya.”

(QS. Al-Mu’minun: 101)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,

ومن بطأ به عمله لم يسرع به نسبه

"Barangsiapa yang lamban amalnya maka kemuliaan nasabnya tidak dapat mengejarnya."

(HR. Muslim 2699)

Al-Imam An-Nawawi rahimahullah menjelaskan

"Siapa yang amalnya kurang maka ia tidak bisa mencapai kedudukan orang-orang yang serius beramal hanya karena punya kemuliaan nasab. Maka tidak semestinya seseorang itu bersandar pada kemuliaan nasab dan kemuliaan nenek moyang sehingga dengan alasan itu dirinya lamban dalam beramal ketaatan."

(Syarh Shahih Muslim 17/21)

Allah telah menciptakan laki-laki dan wanita, menjadikan mereka bersuku-suku dan berbangsa-bangsa tujuannya untuk saling mengenal dan menyadari kekuasaan Allah yang Maha Sempurna.

Bukan untuk saling berbangga meninggikan sukunya dan bangsanya antara satu dengan yang lain karena yang paling mulia di sisi Allah di antara hamba-Nya hanyalah yang paling bertakwa.

Dan ketakwaan tidak mungkin diraih kecuali dengan ilmu dan pemahaman yang benar. Al-Imam Adz-Dzahabi rahimahullah berkata,

"Ketakwaan tidak akan diraih kecuali dengan amal dan amal tidak akan tegak kecuali di atas ilmu dan ittiba' (mengikuti petunjuk Nabi shallallahu 'alaihi wasallam), dan ilmu dan ittiba' tidak akan bermanfaat kecuali dengan keikhlasan."

(As-Siyar 4/601)

10/05/2023

WAKTU SHALAT WITIR, BAKDA SHALAT ISYAK HINGGA TERBIT FAJAR SHUBUH

Waktu shalat witir adalah bakda shalat isyak hingga terbit fajar Shubuh. Berikut penjelasan dalilnya dari kitab Bulughul Maram.

Bulughul Maram karya Ibnu Hajar Al-‘Asqalani

Kitab Shalat

بَابُ صَلاَةُ التَّطَّوُّع

Waktu Shalat Witir, Bakda Shalat Isyak Hingga Terbit Fajar Shubuh

Hadits 23/372

عَنْ خَارِجَةَ بْنِ حُذَافَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إنَّ اللهَ أَمدَّكُمْ بِصَلاَةٍ هِيَ خَيْرٌ لَكُمْ مِنْ حُمْرِ النَّعَمِ»، قُلْنَا: وَمَا هِيَ يَا رَسُولَ اللهِ؟ قَالَ: «الْوِتْرُ،مَا بَيْنَ صَلاَةِ الْعِشَاءِ إِلى طُلُوعِ الْفَجْرِ». رَوَاهُ الخَمْسَةُ إِلاَّ النَّسَائِيَّ، وَصَحَّحَهُ الحَاكِمُ.

Dari Kharijah bin Hudzafah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah menambahkan untuk kalian dengan shalat yang lebih baik bagimu daripada unta merah.” Kami bertanya, “Shalat apa itu, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Witir antara shalat Isyak hingga terbitnya Fajar Shubuh.” (Diriwayatkan oleh Imam yang lima kecuali An-Nasai. Hadits ini sahih menurut Al-Hakim). [HR. Abu Daud, no. 1418; Tirmidzi, no. 452; Ibnu Majah, no. 1168; Ahmad, 39:444; Al-Hakim, 1:306. Syaikh ‘Abdullah Al-Fauzan dalam Minhah Al-‘Allam, 3:307 menyatakan bahwa sanad hadits ini dhaif. Namun, hadits ini memiliki syawahid atau penguat].

Hadits 24/373

وَرَوَى أَحْمَدُ: عَنْ عَمْرو بْنِ شُعَيْبٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ جَدِّهِ نَحْوَهَ.

Imam Ahmad juga meriwayatkan hadits yang serupa dari ‘Amr bin Syu’aib, dari ayahnya, dari kakeknya. [HR. Ahmad, 11:292, 531-532. Namun, sanad hadits ini dhaif sebagaimana disebutkan oleh Syaikh ‘Abdullah Al-Fauzan dalam Minhah Al-‘Allam, 3:308-309].

Photos from Majelis Sunnah's post 21/04/2023


Definisi mahram bagi wanita adalah orang yang haram (selamanya-Red) menikah dengannya, karena nasab, pernikahan atau susuan.

Mahram karena nasab seperti: anak laki-lakinya, saudara laki-lakinya, bapaknya, paman dari bapaknya, paman dari ibunya, kakeknya, anak saudara laki-lakinya (keponakannya), anak saudara perempuannya (keponakannya), sama saja baik saudara seayah seibu, saudara seayah, atau seibu.

Mahram karena pernikahan seperti: suami putrinya (menantu), suami cucu dari putrinya (terus keturunannya kebawah), putra suaminya (anak tiri), anak-anak dari putra suaminya, anak-anak dari putri suaminya (terus kebawah), baik dari istri sebelum dia, sesudah dia atau bersamanya, ayah atau kakek suami (terus ke atas), baik dari pihak ayah suami atau ibu suami.

Mahram karena susuan sama seperti mahram karena nasab berdasarkan sabda rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

يَحْرُمُ مِنَ الرَّضَاعِ مَا يَحْرُمُ مِنَ النَّسَبِ

“Penyusuan itu mengharamkan sebagaimana yang diharamkan karena nasab“. [HSR Imam Bukhari, Muslim, Abu Daud, Nasa’i Ibnu Maajad dan Ahmad]

17/04/2023

PEROKOK YANG MAMPU BERPUASA HINGGA MAGHRIB MEMBUKTIKAN BAHWA MENINGGALKAN ROKOK TERNYATA BISA

Bismillah.

Berkaitan dengan bulan Ramadhan, ini adalah waktu yang tepat bagi orang yang memiliki tekad yang kuat untuk meninggalkan rokok yang jelek dan bisa mendatangkan bahaya. Waktu ini adalah kesempatan yang baik untuk meninggalkan rokok karena sepanjang siang seseorang harus menahan diri dari hal tersebut. Sedangkan di malam hari, dia bisa menghibur diri dengan hal-hal yang mubah seperti makan, minum, jalan-jalan ke masjid atau berkunjung ke majelis orang sholih.

Untuk meninggalkan kebiasaan merokok, seseorang juga hendaknya menjauhkan diri dari para pecandu rokok yang bisa mempengaruhi dia untuk merokok lagi.

Apabila seorang pecandu rokok setelah sebulan penuh meninggalkan rokoknya (karena moment puasa yang dia lalui), ini bisa menjadi penolong terbesar baginya untuk meninggalkan kebiasaan rokok selamanya, dia bisa meninggalkan rokok tersebut di sisa umurnya. Bulan Ramadhan inilah kesempatan yang baik. Waktu ini janganlah sampai dilewatkan oleh pecandu rokok untuk meninggalkan kebiasaan rokoknya selamanya.

Sumber https://rumaysho.com/456-saatnya-meninggalkan-rokok-di-bulan-ramadhan.html

Barokallahu fiikum.

14/04/2023

Mahasiswa Salaf Official]
——
“Katakanlah kepada wanita yang beriman, ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak darinya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung (khimar) ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara lelaki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.’” (Qs An Nuur: 31)

Syaikhul Islam Zakariya Al Anshari, ulama besar madzhab Syafi’i, mengatakan:

“Aurat wanita merdeka di dalam shalat ketika ada lelaki non mahram dan juga di luar shalat adalah seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan, luar dan dalamnya, sampai ke dua pergelangan (الكوع)” (dari kitab Asnal Mathalib).

Mahasiswa Salaf Official]

30/03/2023

⚠️ SUNNAH YANG HILANG, BACAAN SETELAH MEMBACA AL-QUR'AN

Oleh :
Ustadz Aris

Penjelasan menarik mengenai bacaan penutup setelah membaca Al Quran.

Sesungguhnya menghidupkan sunah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah termasuk amal yang sangat bernilai untuk mendekatkan diri kepada Allah.

فَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللهِ ، قَالَ: (( مَنْ دَعَا إِلَى هُدًى كَانَ لَهُ مِنْ الأَجْرِ مِثْلُ أُجُورِ مَنْ تَبِعَهُ لا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا )) [رواه مسلم].

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barang siapa yang mengajak orang lain kepada kebaikan maka baginya pahala semua orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun” (HR Muslim).
Saudaraku, berikut ini adalah sunnah Nabi shallallahu alaihi wa sallam yang sudah dilalaikan oleh banyak orang.

Setelah selesai membaca al Qur’an dianjurkan untuk mengucapkan bacaan berikut ini:*Subhanakallahumma wa bihamdika laa ilaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaika.* Yang artinya: maha suci Engkau ya Allah sambil memuji-Mu. Tiada sesembahan yang berhak disembah melainkan Engkau. Aku memohon ampun dan bertaubat kepada-Mu

Dalilnya, dari Aisyah beliau berkata, Tidaklah Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- duduk di suatu tempat atau membaca al Qur’an ataupun melaksanakan shalat kecuali beliau akhiri dengan membaca beberapa kalimat. Akupun bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam-, Ya Rasulullah, tidaklah anda duduk di suatu tempat,membaca al Qur’an ataupun mengerjakan shalat melainkan anda akhiri dengan beberapa kalimat? Jawaban beliau, Betul, barang siapa yang mengucapkan kebaikan maka dengan kalimat tersebut amal tadi akan dipatri dengan kebaikan. Barang siapa yang mengucapkan kejelekan maka kalimat tersebut berfungsi untuk menghapus dosa. Itulah ucapan Subhanakallahumma wa bihamdika laa ilaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaika. ”

28/03/2023

Shalat Tarawih Jangan Pergi Sebelum Witir

Dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengumpulkan keluarga dan para sahabatnya. Lalu beliau bersabda,

إِنَّهُ مَنْ قَامَ مَعَ الإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةً

“Siapa yang shalat bersama imam sampai ia selesai,
maka ditulis untuknya pahala qiyam satu malam penuh.”

(HR. An Nasai no. 1605, Tirmidzi no. 806, Ibnu Majah no. 1327, Ahmad dan Tirmidzi. Tirmidzi menshahihkan hadits ini. Syaikh Al Albani dalam Al Irwa’ no. 447 mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Dalam riwayat lain dalam Musnad Imam Ahmad, disebutkan dari Abu Dzar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ الرَّجُلَ إِذَا قَامَ مَعَ الإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ حُسِبَ لَهُ بَقِيَّةُ لَيْلَتِهِ

“Sesungguhnya jika seseorang shalat bersama imam hingga imam selesai, maka ia dihitung mendapatkan pahala shalat di sisa malamnya.”

(HR. Ahmad 5: 163. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth menyatakan bahwa sanad hadits ini shahih sesuai syarat Muslim)

Sumber https://rumaysho.com/11191-ikutilah-imam-shalat-tarawih-23-rakaat-hingga-selesai.html

⚫️ Semangat Berbagi, Tebarkan ilmu dan Tag ( Bagikan ) Kepada Teman, Sahabat dan Keluargamu

-----------------------


Want your school to be the top-listed School/college in Bekasi?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Videos (show all)

Lihat lah bagaimana jawaban Abu Hurairah tentang dunia ini.#dakwah #hijrah #islam #dakwahislam #muslim #sunnah #pemudahi...
📖 Menggantungkan gambar orang shalih agar mendapatkan berkah ? Dari Abu Thalhah radhiallahu’anhu, bahwa Nabi Shallallahu...
مَنْ أَرَادَ الدُّنْيَا فَعَلَيْهِ بِاْلعِلْمِ وَمَنْ أرَادَ اْلأخِرَةَ فَعَلَيْهِ بِاْلعِلْمِ وَمَنْ أرَادَهُمَا فَعَلَ...
Rasulullah shollallohu 'alaihi wasallam bersabda:مَنْ قَالَ حِينَ يَأْوِيْ إِلَى فِرَاشِهِ : أَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ الْعَظ...
JANGAN MERASA PeDe, "GPP MASUK NERAKA DULU".Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A _______________#dakwah #hijrah #islam #dakwa...
Dari Al Mughirah, ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,إِنَّ كَذِبًا عَلَىَّ لَيْسَ كَكَذِبٍ ع...
Al-Furqān : 27-29وَيَوْمَ يَعَضُّ الظَّالِمُ عَلَىٰ يَدَيْهِ يَقُولُ يَا لَيْتَنِي اتَّخَذْتُ مَعَ الرَّسُولِ سَبِيلًا(I...
——Namun apakah boleh seseorang lewat di depan para makmum? Atau bolehkah lewat diantara shaf shalat jama’ah? Dalam hal i...
BismillahDi antara keutamaan istri yang taat pada suami adalah akan dijamin masuk surga. Ini menunjukkan kewajiban besar...
Jika imam lupa dirinya belum wudhu, atau belum mandi junub, dan baru teringat ketika shalat, maka imam wajib membatalkan...
Ustadz farhan abu furaihan (حافظه الله)﷽Ternyata, banyak sekali ayat-ayat dalam Al-Qur’an yang menerangkan akan hal ini....

Location

Category

Website

Address

Bekasi

Other Education in Bekasi (show all)
KOMUNITAS SANTRI KOTA KOMUNITAS SANTRI KOTA
Jalan Istana Yatim Kp Cinyosog Rt 003/001 No. 99 Desa Burangkeng Kec Setu Kabupaten Bekasi
Bekasi, 17320

sebuah pesantren dengan tiga kompetensi utama; kitab kuning, english dan multimedia, dimana ketiga k

Alumni Pesantren Tradisional As-Syafi'iyah Jatiwaringin Alumni Pesantren Tradisional As-Syafi'iyah Jatiwaringin
Jatiwaringin
Bekasi, 17411

merajut kembali tali silaturrahmi yang terpisahkan oleh ruang dan waktu

Tk-Mi Daar El Mafaiz Bekasi Tk-Mi Daar El Mafaiz Bekasi
Jalan Tanggul Jembatan Serong, Rt 03/07 Desa Segara Jaya Kec. Tarumajaya
Bekasi

Visi dan Misi : "Bill Imani Wa Taqwa To Get Smart and Be Excellent"

MAN 2 BEKASI Kabupaten Bekasi MAN 2 BEKASI Kabupaten Bekasi
Jalan Amaraden 2 Desa Cibening Kec. Setu
Bekasi, 17320

http://man2bekasi.sch.id

MAJELIS NAHWU AL FALAH BEKASI MAJELIS NAHWU AL FALAH BEKASI
Gang H. RIMBAN
Bekasi, 17132

MAJELIS NAHWU AL FALAH ADALAH SUATU MAJELIS YANG JADI TEMPAT PARA PENCARI DAN YANG BERMINAT MENELAAH

Secuil Of IX C Secuil Of IX C
Smpn 1 Tambun Selatan
Bekasi, 17510

9c : kelas rusuh yang ada di shatam *kelas 9 udah 2 guru purik ama kelas ini, gak tau mau di apain ni kelas tapi tetep SOLiDARITAS nya selalu jalan, karna kami SECUIL *9c Unik dan Gokil*

Sekolah Natur Islam Sekolah Natur Islam
Jalan Pondok Gede Permai No. 11A, Jatirasa, Kota Bks
Bekasi, 17424

The Future of Our Child Education

arba toys arba toys
Jalan Pondok Gede Raya No. 16 Lubang Buaya Jakarta Timur
Bekasi, 13810

Produsen Alat Peraga TK dan PAUD di jakarta

D'Posture Ballet and Dance Studio D'Posture Ballet and Dance Studio
Kawasan Niaga Citra Gran Blok. R 6A No. 9
Bekasi, 17433

Horison School of Hospitality Horison School of Hospitality
Metropolitan Mall , Basement Floor
Bekasi, 17148

Horison School of Hospitality merupakan Sekolah Perhotelan dan Pariwisata yang didirikan di bawah naungan Horison Hotel Grup. Pendaftaran Mahasiswa/i baru dibuka setiap bulan Januari dan September. Untuk info, hubungi 021 888 61807 / 888 61874

YAPIA AN-NADWAH BEKASI YAPIA AN-NADWAH BEKASI
Jln. Raya Lambang Sari, Tambun Bekasi
Bekasi, 17510

YAPIA AN-NADWAH adalah Lembaga pendidikan yang telah berpengalaman dibidangnya... Lembaga Pendidikan yang ada di YAPIA AN-NADWAH adalah: 1.TKIT/PLAYGROUP/TPQ 2.SDIT 3.SMPIT 4.SMK PLUS 5.MAJELIS TA'LIM 6.BIMBINGAN IBADAH HAJI dan UMRAH.

LTQ LPM STID Mohammad Natsir LTQ LPM STID Mohammad Natsir
Setiamekar
Bekasi

Lembaga Tahsin & Tahfizh Al-Qur'an Dewan Da'wah