27/01/2015
Alasan kita biasanya................Afwan ustadz / ustadzah saya lagi sibuk sehingga tidak sempat baca Qur'an.....
Membaca Al-Qur'an itu tidak berat yang berat itu Cuma ngambil mushaf dan membukanya ...( kata Ustadz Arham Lc Al Hafizh )
Alasan yang paling sering keluar saat hendak belajar Quran, menghafalnya, mengkajinya, biasanya adalah “Sibuk”, “lagi banyak kerjaan”, dan sejenisnya.
Begitulah.. Saat mau baca Quran, artinya kita mau mendekat kepada-Nya. Nah, ini nih yang dibenci ama setan. Akhirnya setan datang membawa sederet “to-do list”. Tiba-tiba kita merasa sibuk. Tiba-tiba jadi inget harus ngerjain ini, harus ngerjain itu. Tiba-tiba ngantuk. Tiba-tiba apa lagi? Segudang alasan terus menerus menghadang. Sehingga tangan terasa berat untuk mengangkat mushaf Quran.
Terus, harus gimana d**g?
Ingatlah pesan sahabat Utsman bin Affan, “Kalau hati bersih, tidak akan ada rasa kenyang dari (membaca) Kalamullah”. banget kan, mas bro?
Oleh karena itu, ayo kita coba lakukan langkah-langkah berikut ini:
1. Meminta Allah untuk membersihkan kembali hati kita. Caranya? mohon ampun kepada Allah atas segala dosa yang telah membuat hati kita tertutupi bercak hitam noda bekas dosa, sehingga ia tertutup dari cahaya.
2. Luangkanlah hati kita untuk Quran. Karena kalau menunggu waktu luang tidak akan ada ujungnya. Setiap hari ya! Dengannya kita akan mudah mengatur di setiap hari kita.
3. “…Fasta’idz billah!” Berlindung kepada Allah dengan penuh kesungguhan. Bacalah ta’awudz dengan kedalaman hati. Bukan sekadar rutinitas lisan. Sehingga setan benar-benar tidak akan mampu menghalangi tekad kita untuk mendekat kepada Allah melalui Kalam-Nya.
4. Yakinlah, di luar sana banyak orang yang lebih sibuk dari kita. Lebih punya banyak urusan dibanding kita. Punya beban hidup yang lebih berat dari kita. Tetapi mereka bisa istiqamah mengisi hari-hari mereka dengan Quran. Maka menjaga interaksi denga Quran bukan hal mustahil bagi kita. Kita pasti bisa melakukannya, insya Allah.
Semoga Allah memudahkan langkah hati kita untuk terus mendekat kepada-Nya dengan membaca, mempelajari, memahami, dan mengamalkan Quran.
Sibuk? banyak urusan? Luangkan hatimu, maka akan luang waktumu..
(Sumber : myquran)