30/05/2016
๐ Mempelajari Adab (ammnpmpkjimkomnipkmpkhlaq) Sebelum Mempelajari Ilmu
๐ด Ketahuilah bahwa ulama salaf (generasi awal) sangat perhatian sekali pada masalah adab (akhlak). Mereka pun mengarahkan murid-muridnya mempelajari adab sebelum menggeluti suatu bidang ilmu dan menemukan berbagai macam khilaf (perbedaan) ulama.
0t5ppp0ohjn
๐ด Imam Ali bin Abi Tholib radhiallahu 'anhu putra mantu Nabi Muhammad Shallallahu 'alaiohi wa Sallam pernah mengajarkan kepada putra-putranya:
ุงูุฏููุจูููู
ู ููุนููููู
ูููู
ู
"Ajarkanlah mereka tentang adab (akhlaq) dan ajarkanlah mereka tentang ilmu."
Py n v , ,.
๐ด Imam Darul Hijrah, Imam Malik rahimahullah pernah berkata kepada seorang pemuda Quraisy:
ุชุนูู
ุงูุฃุฏุจ ูุจู ุฃู ุชุชุนูู
ุงูุนูู
โPelajarilah adab (akhlaq) sebelum mempelajari suatu ilmu."
๐ด Kenapa sampai para ulama salaf mendahulukan mempelajari adab sebelum yang lainnya? Sebagaimana Yusuf bin al-Husain berkata:
ุจุงูุชุนูู
ุงูุฃุฏุจ ุชููู
ุงูุนูู
โDengan mempelajari adab (akhlaq), maka engkau jadi mudah memahami ilmu."
๐ด Syaikh Sholeh Al โUshaimi rahimahullah berkata: โDengan memperhatikan adab (akhlaq), maka akan mudah meraih ilmu. Dan sedikit perhatian pada adab, maka ilmu akan disia-siakan."
๐ด Itu sebabnya, para ulama sangat perhatian sekali mempelajarinya. Ibnul Mubarak (Tabi'ut tabi'in) rahimahullah berkata:
ุชุนูู
ูุง ุงูุฃุฏุจ ุซูุงุซูู ุนุงู
ุงูุ ูุชุนูู
ูุง ุงูุนูู
ุนุดุฑูู ุนุงู
ุงู.
โKami mempelajari masalah adab (akhlaq) itu selama 30 tahun sedangkan kami mempelajari ilmu selama 20 tahun."
Ibnu Sirin (Tabi'in) rahimahullah berkata:
ูุงููุง ูุชุนูู
ูู ุงููุฏูู ูู
ุง ูุชุนูู
ูู ุงูุนูู
โMereka para ulama dahulu (salaf) mempelajari petunjuk (adab/akhlaq) sebagaimana mereka mempelajari suatu ilmu.โ
๐ด Makhlad bin al-Husain (Tabi'ut tabi'in) rahimahullah berkata pada Ibnul Mubarak rahimahullah
ูุญู ุฅูู ูุซูุฑ ู
ู ุงูุฃุฏุจ ุฃุญูุฌ ู
ูุง ุฅูู ูุซูุฑ ู
ู ุญุฏูุซ
โKami lebih butuh dalam mempelajari adab daripada banyak menguasai hadits."
๐ด Sikap inilah yang terjadi di zaman beliau, tentu di zaman kita ini adab (akhlak) seharusnya lebih serius untuk dipelajari dan dipahami.
๐ด Imam adz-Dzahabi rahimahullah menyebutkan, bahwa โAbdullah bin Wahab rahimahullah berkata:
ู
ุง ููููุง ู
ู ุฃุฏุจ ู
ุงูู ุฃูุซุฑ ู
ู
ุง ุชุนูู
ูุง ู
ู ุนูู
ู
โYang kami nukil dari imam Malik (guru Imam asy-Syafi'i) lebih banyak dalam hal mempelajari adab (akhlaq) ketimbang ilmunya."
๐ด Imam Malik juga pernah berkata: "Dulu ibuku menyuruhku untuk duduk bermajelis dengan Robiโah Ibnu Abi โAbdirrahman -seorang faqih (alim) di kota Madinah di masanya, dan ibuku berkata:
ุชุนูู
ู
ู ุฃุฏุจู ูุจู ุนูู
ู
โPelajarilah adab (akhlaq) darinya sebelum mengambil ilmunya."
๐ด Imam Abu Hanifah lebih senang mempelajari kisah-kisah kehidupan para ulama sebelum menguasai bab fiqih. Karena dari situ beliau banyak mempelajari adab (akhlaq).
๐ด Imam Abu Hanifah rahimahullah berkata:
ุงููุญูููุงููุงุชู ุนููู ุงููุนูููู
ูุงุกู ููู
ูุฌูุงููุณูุชูููู
ู ุฃูุญูุจูู ุฅููููู ู
ููู ููุซููุฑู ู
ููู ุงูููููููู ููุฃููููููุง ุขุฏูุงุจู ุงููููููู
ู ููุฃูุฎูููุงููููู
ู
โBelajar tentang kisah-kisah para ulama (ahlu sunnah) dan duduk bersama mereka lebih aku sukai daripada menguasai beberapa bab fiqih. Karena dalam kisah mereka diajarkan berbagai adab (akhlaq) dan sikap mulia mereka."
Sebagaimana dalam mahfudhot (kata-kata mutiara Arab) dijelaskan:
ููุณ ุงูุฌู
ุงู ุจุฃุซูุงุจ ุชุฒูููุง ุ ุฅู ุงูุฌู
ุงู ุฌู
ุงู ุงูุนูู
ูุงูุฃุฏุจ
"Bukanlah keindahan itu dengan pakaian yang selalu menghiasi kita, (akan tetapi) sesungguhnya keindahan itu adalah keindahan dengan ilmu dan adab (akhlaq)."
๐ด Alloh Ta'ala telah menyanjung pribadi Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam dalam firman-Nya:
ููุฅูููููู ููุนูููู ุฎููููู ุนูุธูููู
ู
"Dan sesungguhnya kamu (wahai Muhammad), benar-benar memiliki budi pekerti (akhlaq) yang mulia." (QS al-Qolam [68][:4)
Maroji':
- Kitab Tafsir Ibnu Katsir, Maktabah Taufiqiyah (Kairo, Mesir).
- Kitab Siyar Alam An Nubala', Li Imam Adzahabi.
- Kitab Tazkiyatun Nufus, Ibnu Qoyyim, Imam al-Ghazaliy & Ibnu Rojab Hambali.
๐ Mudah-mudahan kita semua betul-betul memiliki adab-adab (akhlaq) yang mulia dan dapat diwujudkan dalam kehidupan keluarga maupun di masyarakat dan menjadi teladan yang sholih bagi keluarga kita dan orang lain. Aamiin.