21/02/2019
:: Fundamental ::
Antara
Rumah Tangga
Dan Negara
Menarik, sangat menarik...
Mari kita kulik-kulik...
Hal yang menjadi fundamental,
Dalam berumah tangga,
Dan juga bernegara,
Pertama;
Rumah tangga, fenomenanya ialah:
• Pasangan muda era kini,
.... Upload foto mesra, saling mention pasangan satu sama lain, seakan dunia indah sekali penuh dengan bunga-bunga ditepian jalan .....
Jadi tidak boleh? Boleh-boleh saja kok, hak anda. Tapi jangan lupa hal yang fundamental dari berkehidupan rumah tangga yakni;
√ Memupuk cinta dari Allah sang maha kasih.
√ Menjalin hati yang tertaut hati tuk gapai ridho ilahi.
√ Rumah tangga; ibadah dengan durasi paling panjang. Seumur hidup lho... Sehidup semati, sesurga itu cita-cita hakiki.
So, jangan terkecoh... Jangan manis diawal,
Pahit diakhir, kuatkan.. kuatkan, kokohkan.. Kokohkan.
Kedua;
Dalam negara...
Bernegara...
Era kini, sedang boomingnya bicara politik,
Mulai dari yang tua hingga yang muda,
Bahkan bocah piyik juga sudah ngerti.
√ Saling merasa hebat sendiri,
√ Saling merasa paling berkorban bagi negeri,
√ Duga menduga melulu menjadi isi, bodo amat itu hanya narasi atau sajak puisi, asal menguntungkan kubu yang didukung, urusan benar salah itu nanti, caci maki, ah biasa lah ki.
Namanya juga bernegara; sama juga berkehidupan, penuh konflik...
Tapi dari semua itu;
Mari cermati kembali,
Jangan lupa akan nilai yang fundamental
Dari sebuah negeri jika ingin bangsanya dihormati...
• Persatuan itu hal yang mustahil, layaknya suami istri, satu rumah satu atap pun sering berselisih. Tapi bukan menjadi alasan untuk saling memaki apalagi membenci...
• Setiap insan punya kepentingan, terlalu sempit jika negera ini tergadaikan hanya karena sekat sempit tentang beda pilihan...
Cerdas dan cermatlah dalam segala hal,
Secukupnya, sekedarnya.
Ingat akan mati.
Jakarta, 21 Februari 2019
Salam santun,
Kami yang fakir
Arief Nur Ali Assyu'aib