PKS Sukatani
Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from PKS Sukatani, School, sukatani, Bekasi.
Kami akan terus menebar kebaikan bersama dengan orang-orang yang jiwa dan ruhnya sama, mudah-mudahkan Allah beri kemenangan di Kab Bekasi.
Tekad memenangkan PKS 2019 sudah di ikrarkan antara dua organisasi dakwah yang beda jalan tapi satu tujuan.
02/02/2019
Menindak lanjuti fakta integritas dua organisasi Islam yang satu misi dan perjuangan yaitu PKS dan FPI, Yang sudah terjalin di atas, kali ini DPC PKS SUKATANI & DPC FPI SUKATANI bersinergi untuk melakukan dakwah di sukatani.
04/05/2018
Komoditas dgn harga tinggi selain kalajengking:
1. Keringat semut 1ltr = 7 miliar
2. Sayap nyamuk 1kg = 12 miliar
3. Komedo singa 1kg = 14 miliar
4. Ketombe gorila 1karung = 16 miliar
5. Tulang nyamuk 1 ons = 1 triliun
๐๐๐๐๐
19/02/2018
Keputusan KPU tentang Hasil Pengundian dan Penetapan Parpol Peserta Pemilu 2019, adalah :
1. PKB โ
2. PARTAI
GERINDRA โ
3. PDIP โ
4. PARTAI
GOLKAR โ
5. PARTAI NASDEM โ
6. PARTAI GARUDA โ
7. PARTAI BERKARYA โ
8. PKS โ
9. PERINDOโ
10. P3 โ
11. PSIโ
12. PAN โ
13. PARTAI HANURAโ
14. PARTAI DEMOKRAT โ
Total ada 14 Parpol yg dinyatakan DITETAPKAN SEBAGAI PARPOL PESERTA PEMILU 2019.
14/01/2018
DARI JI'RANAH KITA BELAJAR MENGELOLA KECEWA
Di Jiโranah hari itu ada kecewa. Ada kebijakan Rasulullah yang tak dipahami.
Ada keputusan yang disalahmengerti. Sangat manusiawi kelihatannya. Orang-orang Anshar merasa disisihkan selepas perang Hunain yang menggemparkan.
Mereka telah berjuang total. Mereka berperang di sisi Rasul dengan penuh kecintaan. Tapi, harta rampasan perang lebih banyak dibagikan pada orang-orang Quraisy dan kabilah-kabilah Arab lainnya. Sementara pada mereka, seakan hanya memperoleh sisa.
Padahal, semua orang tahu, sebagaimana Rasul pun juga mengetahuinya: merekalah yang berjuang dengan sepenuh iman ketika orang-orang Quraisy dan kabilah Arab itu lari tunggang langgang pada serangan pertama pasukan Malik bin Auf An-Nashry.
Maka, hari itu di Jiโranah, ada yang kasak-kusuk, ada yang memercikan api, โDemi Allah, Rasulullah shallallahu aalaihi wasallam telah bertemu kaumnya sendiri!โ Kalimat itu jelas sarat kekecewaan.
Hari itu juga utusan Anshar, Saโd bin Ubadah menemui Sang Rasul. Hatinya gusar. Ia ingin segera sampaikan apa yang dirasakan sahabat Anshar pada beliau. Ada yang mengganjal di hati, tapi (mungkin) mereka anggap tak layak untuk disampaikan. Saโd bin Ubadahlah yang memberanikan diri.
โYa Rasulullah, dalam diri kaum Anshar ada perasaan mengganjal terhadap engkau, perkara pembagian harta rampasan perang. Engkau membagikannya pada kaummu sendiri dan membagikan bagian yang teramat besar pada kabilah Arab, sementara orang-orang Anshar tidak mendapat bagian apapun.โ
Kita menangkap protes itu disampaikan dengan lugas tapi tetap santun. Ada kecewa, tapi iman mereka mencegahnya dari sikap yang merendahkan. Ada ganjal di hati, tapi bukan amarah tak terkendali.
โLalu, kamu sendiri bagaimana Saโd?โ tanya Sang Rasul.
โWahai Rasulullah, aku tidak punya pilihan lain, selain harus bersama kaumku.โ Jawab Saโd menjelaskan perasaannya. Jujur. Apa adanya. Ia tidak menutup-nutupi bahwa dirinya juga kecewa. Rasulullah lalu meminta mengumpulkan semua orang Anshar. Pada mereka Rasul menenangkan.
โBukankah dulu aku datang dan kudapati kalian dalam kesesatan, lalu Allah berikan kalian petunjuk? Bukankah dulu saat aku datang kalian saling bertikai, lalu Allah menyatukan hati kalian? Bukankah dulu saat aku datang, kalian dalam keadaan miskin, lalu Allah mengayakan kalian?โ
Orang-orang Anshar itu membenarkan. Mereka memang sedang dilanda kecewa, tapi lihatlah betapa mereka memilih diam, dan tidak balik menyerang dengan kata-kata dan argumentasi yang dapat diungkapkan.
Disebabkan iman sematalah mereka bersikap hormat pada Sang Rasul, meski mereka teramat kecewa. Saya bayangkan hari itu di Jiโranah. Para sahabat yang mengelilingi Rasulullah.
โDemi Allah, jika kalian mau kalian bisa mengatakan, โEngkau dulu datang kepada kami dalam keadaan didustakan, lalu kami membenarkan. Engkau dulu datang kepada kami dalam keadaan lemah, lalu kami menolongmu. Engkau dulu datang kepada kami dalam keadaan terusir, lalu kami memberikan tempat. Engkau dulu datang kepada kami dalam keadaan miskin, lalu kami yang menampungmu.โ
Saya bayangkan Rasul yang mulia menghela nafas sejenak. Dapat kita rasakan kata-kata itu menggetarkan dada orang-orang yang diliputi iman itu. Saya bayangkan tempat itu mendadak senyap, kecuali suara Rasulullah yang teduh. Beberapa sahabat mulai menitikkan airmata.
โApakah ada hasrat di hati kalian pada dunia?โ tanya Rasulullah tanpa susulan jawab dari para sahabat. Semua terdiam.
Pertanyaan itu mengetuk sisi terdalam dari jiwa para sahabat. Jiwa yang sejak semula disemai iman.
โPadahal, dengan dunia itu aku hendak mengambil hati segolongan orang agar masuk Islam.โ Rasul mulai menjelaskan alasan kebijakannya.
Saya bayangkan para sahabat Anshar yang mengangguk paham dalam diam. โSedangkan terkait keimanan kalian, aku sudah teramat percaya.โ Kata-kata itu begitu dalam dan jujur.
Tetes airmata tak kuasa lagi ditahan. Terlebih ketika Rasulullah melanjutkan, *โApakah kalian tidak berkenan di hati jika orang-orang lain pergi membawa onta dan domba, sementara kalian p**ang bersama Rasul Allah?โ*
Sebuah perbandingan yang kontras. Kesadaran itu hadir tidak tiba-tiba. Tangis para sahabat meledak. Jika bukan karena iman, kekuatan apa yang mampu menghadirkan kesadaran setelah kekecewaan? Sungguh, iman merekalah yang menyebabkan semua itu terjadi.
Kisah di atas teramat panjang. Dari dalamnya kita belajar bagaimana dalam komunitas kebaikan sekalipun, kekecewaan itu nyaris tak dapat dielakkan.
*Setiap kita mungkin pernah kecewa.* Sebabnya bisa bermacam-macam. Tapi sebagiannya karena kita tak persepaham dengan orang lain; apakah kelakuannya, kebijakannya, pernyataannya, perhatiannya, atau apapun. Kita pun bisa kecewa karena merasa tidak mendapat dukungan yang memadai. Kecewa itu bisa muncul dimana-mana, bahkan dalam dakwah sekalipun.
Di dalam bilik-bilik rumah bisa lahir kekecewaan. Suami kecewa pada istri atau sebaliknya, istri kecewa dengan suami. Di ruang-ruang kerja, kekecewaan dapat juga timbul. Di manapun ketika kita berinteraksi dengan orang lain, kekecewaan bisa hadir tiba-tiba.
Dalam dakwah, kecewa bisa juga tumbuh bagai ilalang. Sebabnya bisa bermacam-macam. Gagasan yang โdianggapโ tidak diperhatikan, selera-selera yang tak sama, kebijakan qiyadah yang tak memenuhi keinginan kita, perilaku dan tindakan ikhwah, dan yang lain.
Hanya kekuatan imanlah yang mampu menjaga kita dari penyikapan yang salah saat kecewa.
Sebagian di antaranya menyikapi dengan marah, kalap, bahkan bisa juga dengan โmutung.โ
Sebagian yang lain menyikapi dengan cara-cara yang lebih arif dan bijak.
Jika kecewa datang menggerogoti, periksalah kembali orientasi kita.
Periksa p**a niat-niat kita dalam beramal dan beraktivitas. Inilah saat paling tepat untuk menakar motif dan orientasi kita.
Semoga pengiring atas rasa kecewa adalah sikap lapang dada, semangat beramal yang makin menggelora, keikhlasan yang mempesona, dan penghormatan pada sesama.
*Jangan biarkan, kekecewaan ditanggapi dengan aktivitas yang tidak memuliakan kita. Jangan p**a sampai kekecewaan menyeret kita pada devisit iman dan juga devisit emosi.*
*Sedari awal, kita memilih jalan dakwah, bukan karena ingin selalu disenangkan. Bukan p**a hasrat untuk terus dimenangkan.* Kadang tak semua hasrat hati mesti terturuti. Begitulah tabiat perjalanan ini; kesediaan untuk berjalan bersama, mesti diikuti lapang dada atas segala kecewa yang muncul menggoda.
Kita memilih jalan dakwah semata karena berharap ridha Allah. Seluruh rasa kecewa itu hanyalah liliput atas kerinduan kita yang besar atas keridlaan Allah.
Semoga Allah menjaga keistiqamahan kita dan menguatkan keikhlasan kita dalam beramal.
# Aamin...
14/01/2018
JENDERAL SUDRAJAT
Begini Kesaksian Bachtiar Muin
Orang Minang yang tinggal di Bandung Jawa Barat.* ( Adib Zain )
Memberi testimoni mengenai Sudradjat bagi orang yg belum mengenal beliau menurut saya sangat baik.
Pertama kali saya mengenal beliau, waktu kami ramai2 dari Bandung ke Jakarta berdialog dgn pak Wiranto yg waktu itu panglima TNI 97-98. Hadir waktu itu Jendral Wiranto, Syafri Syamsuddin pangdam Jaya, Mamam pangdam Siliwangi, Pangdam Diponegoro, maaf lupa namanya, Sudradjat dan banyak lagi jenderal lainnya.
Kami datang satu bus. Senior yg ikut al Prof Bagir Manan, alm Prof Yusuf Amir Faisal. Yg muda2 Berliana cs. Kang Adib ikut ngak ya, saya kurang ingat, maklum sdh 20 th yg lalu.
Inti pertemuan dgn Wiranto adalah bagaimana transfer of power berjalan secara damai.
Saya sempat ber bincang2 dgn Sudradjat. Impressi saya pertama, Sudradjat orang baik, pintar, bicaranya terukur dan sangat santun.
Dalam otak saya Sudradjat ini bisa jadi pemimpin tingkat nasional. Seminar di Homman sepuluh tahun yg lalu,,saya dorong2 beliau untuk maju, tapi beliau senyum2 saja.
Terakhir saya ketemu beliau di ICMI duduk satu meja dengan Sudradjat, Dawam Rahardjo, Marwah Daud Ibrahim. Saya gagal komporin beliau untuk tampil sbg tokoh nasional.
Mendengar Sudradjat maju, saya sangat kaget. Pasti banyak tokoh2 Jabar yg mendorong beliau maju. Sudradjat ini didukung oleh semua kelompok. Jadi jangan di kotak2an Sudradjat beliau.
Kemenangan Sudradjat tidak bisa dihindarkan. Tapi kemenangannya berapa persen? Kalau kemenangan beliau 40%, ligitimasinya kurang kuat.
Jadi kita harus usahakan kemenangan Sudrajat significant sekitar 60%, agar ligitimasi beliau kuat untuk memimpin.
Cari2 kelemahan Sudradjat sangatlah susah.
Satu2nya Kelemahan beliau yg saya lihat, tidak punya ambisi.
Saya yakin haqqulyakin, banyak tokoh2 yg meminta beliau maju, sehingga beliau mau maju. Jangan harap Sudradjat mengkampanyekan diri beliau.
Sudradjat orang baik, cerdas, pemikiran beliau terukur, dan sangat santun. Orang yg kenal Sudradjat dari kelompok manapun, saya yakin mendukung Sudradjat.
Jadi tugas anda2 yg muda memperkenalkan Sudradjat kepada yg belum kenal.
Bandung, 12 January 2018
30/12/2017
TAHUN BARU BUKAN SESUATU YANG SPESIAL
1.Yang spesial, bukan jam 12 malam, tapi 1/3 MALAM TERAKHIR.
2.Yang hebat, bukan menunggu detik-detik pergantian tahun, tp menunggu AZAN subuh di mesjid.
3.Yang super, bukan begadang berpesta lalu tidur pagi, tapi tidur lebih awal dan BANGUN LEBIH AWAL (baca: subuh) dengan segar.
4.Yang membahagiakan, bukan menghambur-hamburkan harta dengan pesta pora, tapi SEDEKAH esok di pagi hari lalu dirutinkan di hari-hari selanjutnya.
5. Yang menjayakan, bukan ikut di keramaian acara tahun baru, tapi BERJAMAAH SUBUH.
6. Yang luar biasa, bukan mendeklarasikan harapan saat kembang api memuncak, tapi saat ALLAH turun ke langit bumi dan kita bisa memanjatkan doa pada-Nya.
Baarakallahu Fiikum.
01/11/2017
ONE DAY ONE HADIST
Rabu, 1 November 2017 / 12 Safar 1439
Haramnya Berbuat Kedholiman
ุนู ุณุนูุฏ ุจู ุนุจุฏ ุงูุนุฒูุฒุ ุนู ุฑุจูุนุฉ ุจู ูุฒูุฏุ ุนู ุฃูุจู ุฅุฏุฑูุณ ุงูุฎููุงููุ ุนู ุฃุจู ุฐุฑ ุฌูุฏุจ ุจู ุฌููุงุฏุฉ ุฑุถู ุงููู ุนููุ ุนู ุงููููุจูู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู
ููู
ุง ูุฑูู ุนู ุงูููู ุชูุจูุงุฑูู ูุชุนุงููุ ุฃููููู ููุงูู: ((ููุง ุนูุจูุงุฏูุ ุฅูููู ุญูุฑููู
ูุชู ุงูุธูููู
ู ุนูููู ููููุณู ููุฌูุนูููุชููู ุจูููููู
ู
ูุญูุฑููู
ูุง ูููุง ุชูุธูุงููู
ููุง.
ููุง ุนูุจูุงุฏูุ ูููููููู
ู ุถูุงูู ุฅูุง ู
ููู ููุฏูููุชููู ููุงุณุชููุฏูููู ุฃููุฏูููู
ู.
ููุง ุนูุจูุงุฏูุ ูููููููู
ู ุฌูุงุฆูุนู ุฅูุง ู
ููู ุฃุทูุนูู
ูุชููู ููุงุณุชูุทุนูู
ูููู ุฃูุทูุนูู
ูููู
ู.
ููุง ุนูุจูุงุฏูุ ูููููููู
ู ุนูุงุฑู ุฅูุง ู
ููู ููุณูููุชููู ูุงุณูุชูููุณููููู ุฃููุณูููู
ู.
ููุง ุนูุจูุงุฏูุ ุฅูููููู
ู ุชูุฎูุทูุฆูููู ุจุงููููููู ููุงูููููุงุฑู ููุฃูููุง ุฃุบูููุฑู ุงูุฐูููููุจู ุฌูู
ููุนูุงุ ููุงุณูุชูุบูููุฑูููู ุฃุบูููุฑู ููููู
ู.
ููุง ุนูุจูุงุฏูุ ุฅูููููู
ู ูููู ุชูุจูููุบูุง ุถูุฑููู ููุชูุถูุฑูููููุ ูููููู ุชูุจูููุบููุง ูููุนูู ููุชูููููุนูููู.
ููุง ุนูุจูุงุฏูุ ูููู ุฃููู ุฃูููููููู
ู ููุขุฎูุฑูููู
ู ููุฅูููุณูููู
ู ููุฌูููููู
ู ููุงูููุง ุนูููู ุฃุชูููู ููููุจู ุฑูุฌููู ููุงุญูุฏู ู
ูููููู
ู ู
ูุง ุฒูุงุฏู ุฐูููู ูู ู
ูููู ุดูุฆูุง.
ููุง ุนูุจูุงุฏูุ ูููู ุฃููู ุฃูููููููู
ู ููุขุฎูุฑูููู
ู ููุฅูููุณูููู
ู ููุฌูููููู
ู ููุงูููุง ุนูููู ุฃููุฌูุฑู ููููุจู ุฑูุฌููู ููุงุญูุฏู ู
ูุง ููููุตู ุฐูููู ู
ู ู
ูููู ุดูุฆูุง.
ููุง ุนูุจูุงุฏูุ ูููู ุฃููู ุฃูููููููู
ู ููุขุฎูุฑูููู
ู ููุฅูููุณูููู
ู ููุฌูููููู
ู ููุงู
ููุง ูู ุตูุนููุฏู ููุงุญูุฏู ููุณูุฃููููู ููุฃุนูุทููุชู ููููู ุฅููุณูุงูู ู
ูุณูุฃููุชููู ู
ูุง ููููุตู ุฐูููู ู
ูู
ููุง ุนูููุฏูู ุฅูุง ูู
ุง ูููููุตู ุงูู
ูุฎูููุทู ุฅูุฐูุง ุฃูุฏูุฎููู ุงูุจูุญูุฑู.
ููุง ุนูุจูุงุฏูุ ุฅููููู
ูุง ูููู ุฃุนูู
ูุงููููู
ู ุฃูุญูุตููููุง ููููู
ู ุซูู
ูู ุฃููููููููู
ู ุฅููููุงููุงุ ููู
ููู ููุฌูุฏู ุฎููุฑูุง ููููููุญูู
ูุฏู ุงููู ููู
ููู ููุฌูุฏู ุบูููุฑู ุฐูููู ูููุง ูููููู
ูููู ุฅูุง ููููุณููู)).
ููุงูู ุณุนูุฏ: ููุงูู ุฃูุจูู ุฅุฏุฑูุณ ุฅูุฐูุง ุญูุฏููุซู ุจูุฐุง ุงูุญุฏูุซ ุฌูุซุง ุนูููู ุฑููุจุชูู. ุฑูุงู ู
ุณูู
.
Dari Said bin Abdul Aziz dari Rabi'ah bin Yazid dari Abu Idris al-Khawlani dari Abu Zar, iaitu Jundub bin Junadah r.a. dari Nabi s.a.w., dalam sesuatu yang diriwayatkan dari Allah Tabaraka wa Ta'ala, bahawasanya Allah berfirman - ini adalah Hadis Qudsi:
"Hai hamba-hambaKu, sesungguhnya Aku mengharamkan pada diriku sendiri akan menganiaya dan menganiaya itu Kujadikan haram di antara engkau sekalian. Maka dari itu, janganlah engkau sekalian saling menganiaya.
Wahai hamba-hambaKu, engkau semua itu tersesat, kecuali orang yang Kuberi petunjuk. Maka itu mohonlah petunjuk padaKu, engkau semua tentu Kuberi petunjuk itu.
Wahai hamba-hambaKu, engkau semua itu lapar, kecuali orang yang Kuberi makan. Maka mohonlah makan padaKu, engkau semua tentu Kuberi makanan itu.
Wahai hamba-hambaKu, engkau semua itu telanjang, kecuali orang yang Kuberi pakaian. Maka mohonlah pakaian padaKu, engkau semua tentu Kuberi pakaian itu.
Wahai hamba-hambaKu, sesungguhnya engkau semua itu berbuat kesalahan pada malam dan siang hari dan Aku inilah yang mengampunkan segala dosa. Maka mohon ampunlah padaKu, pasti engkau semua Kuampuni.
Wahai hamba-hambaKu, sesungguhnya engkau semua itu tidak dapat membahayakan Aku. Maka andaikata dapat, tentu engkau semua akan membahayakan Aku. Lagi p**a engkau semua itu tidak dapat memberikan kemanfaatan padaKu. Maka andaikata dapat, tentu engkau semua akan memberikan kemanfaatan itu padaKu.
Wahai hamba-hambaKu, andaikata orang yang paling mula-mula - awal - hingga yang paling akhir, juga semua golongan manusia dan semua golongan jin, sama bersatu padu seperti hati seseorang yang paling taqwa dari antara engkau semua, hal itu tidak akan menambah keagungan sedikitpun pada kerajaanKu.
Wahai hamba-hambaKu, andaikata orang yang paling mula-mula - awal - hingga yang paling akhir, juga semua golongan manusia dan semua golongan jin, sama bersatu padu seperti hati seseorang yang paling curang dari antara engkau semua, hal itu tidak akan dapat mengurangi keagungan sedikitpun pada kerajaanKu.
Wahai hamba-hambaKu, andaikata orang yang paling mula-mula - awal - hingga yang paling akhir, juga semua golongan manusia dan semua golongan jin, sama berdiri di suatu tempat yang tinggi di atas bumi, lalu tiap seseorang meminta sesuatu padaKu dan tiap-tiap satu Kuberi menurut permintaannya masing-masing, hal itu tidak akan mengurangi apa yang menjadi milikKu, melainkan hanya seperti jarum bila dimasukkan ke dalam laut - jadi berkurangnya hanyalah seperti air yang melekat pada jarum tadi.
Wahai hamba-hambaKu, hanyasanya semua itu adalah amalan-amalanmu sendiri. Aku menghitungnya bagimu lalu Aku memberikan balasannya. Maka barangsiapa mendapatkan kebaikan, hendaklah ia memuji kepada Allah dan barangsiapa yang mendapatkan selain itu, hendaklah jangan menyesali kecuali pada dirinya sendiri."
Said berkata: "Abu Idris itu apabila menceriterakan Hadis ini, ia duduk di atas kedua lututnya." (Riwayat Muslim)
Pelajaran yang terdapat dalam hadits:
1- Hadis yang diriwayatkan oleh Nabi s.a.w. dan berasal dari Allah disebut Hadist Qudsi (suci). Bedanya dengan al-Quran ialah kalau al-Quran merupakan mu'jizat sedang Hadis Qudsi tidak. Lagi p**a hanya melulu membaca saja pada al-Quran itu sudah merupakan ibadad.
2- Menganiaya itu adalah benar-benar besar dosanya dan doanya orang yang dianiaya itu tidak akan ditolak oleh Allah.
3- Semua dosa itu dapat diampuni oleh Allah asal kita mohon ampun serta bertaubat.
4- Kalau kita taat pada Allah, melakukan semua perintahNya, ini bukan bererti bahwa Allah memerlukan kita taati. Kita taat atau tidak bagi Allah tetap saja. Maka bukannya kalau kita taat, Allah tambah mulia atau kalau kita ingkar lalu Allah kurang kemuliaanNya. Itu tidak sama sekali. Hanya saja Allah menyediakan tempat kesenangan (syurga) bagi orang yang taat dan tempat siksa (neraka) bagi orang yang ingkar.
5- Orang yang amat taqwa yang dimaksudkan dalam Hadis ini ialah Nabi Muhammad s.a.w. dan yang paling curang itu ialah syaitan (setan) sebab syaitan itu dahulunya bernama Azazil dan termasuk dalam golongan jin.
6- Begitu banyaknya air laut, kalau isinya hanya dikurangi oleh jarum yang melekat di situ, maka kekurangan itu tidak bererti sama sekali. Begitulah perumpamaannya andaikata Allah mengabulkan semua permohonan makhlukNya.
Tema hadist yang berkaitan dengan Al-Quran:
- Dialah Allah yang tidak ada seorang pun meminta pertanggungjawaban-Nya dari apa yang telah dtperbuat-Nya, sedangkan mereka pasti dimintai pertanggungjawabannya. Demikian itu berkat ilmu-Nya, kebijaksanaan-Nya, dan keadilan-Nya.
ุฅูููู ุงูููููู ููุง ููุธูููู
ู ุงููููุงุณู ุดูููุฆูุง ููููููููู ุงููููุงุณู ุฃูููููุณูููู
ู ููุธูููู
ูููู
Sesungguhnya Allah tidak berbuat aniaya kepada manusia sedikit pun, tetapi manusia itulah yang berbuat zalim kepada diri mereka sendiri. (Yunus: 44)
19/07/2017
Kami masih terus menebar kebaikan ke semua golongan.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Culinary Team
Attire
Telephone
Website
Address
Sukatani
Bekasi
17630