Santri Kalong

Santri Kalong

Share

Ngaji Malem walaupun harus sampai pagi yang penting Berkah...!!!

Santri Kalong

yaitu murid-murid yang berasal dari desa sekelilingnya, yang biasanya mereka tidak tinggal di pondok kecuali kalau waktu-waktu belajar (sekoalh dan mengaji) saja, mereka bolak balik (nglajo) dari rumahnya.

Photos 19/03/2017

Rasulullah ﷺ bersabda,
"Kamu sekalian adalah pemimpin, dan kamu sekalian bertanggungjawab atas orang yang dipimpinnya. Seorang penguasa (raja) adalah pemimpin, seorang suami pun pemimpin atas keluarganya, dan istri juga pemimpin bagi rumah suaminya dan anak-anaknya. Kamu sekalian adalah pemimpin dan kamu sekalian akan diminta pertanggungjawabannya atas orang yang dipimpinnya."

Dalam lafazh lain terdapat tambahan :
"Sesungguhnya Allah سبحانه و تعالىٰ akan bertanya kepada setiap pemimpin tentang apa yang dipimpinnya. Apakah ia pelihara (menjaga) ataukah ia sia-siakan, hingga seseorang ditanya tentang keluarganya."
(Shahiih, HR. Al-Bukhari, no. 893, 5188, 5200, Muslim, no. 1829, Ahmad, II/5, 54, 111, an-Nasaa-i dalam 'Isyratun Nisaa', no. 292, dan Ibnu Hibbaan, no. 1562, al-Albani dalam Silsilah ash-Shahiihah, no. 1636)

Kabar gembira untuk para emak-emak yang shalihah.

Dari 'Abdurrahman bin 'Auf رضي الله تعالىٰ عنه, ia berkata,
Rasulullah ﷺ bersabda,
"Apabila seorang wanita (istri) mendirikan (menjaga) shalat lima waktu (shalat fardhu'), berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya dan menaati suaminya (dalam hal yang ma'ruf), niscaya ia akan masuk Surga dari pintu mana saja yang ia s**a."
(Shahiih, HR. Ahmad dalam Musnadnya, I/191, dan Ibnu Hibbaan, no. 1296, Shahiihul Jaami', no. 660)

Semoga Allah تبارك و‏تعالىٰ memberikan hidayah dan taufiq

11/03/2017

SHALAWAT IMAM SYAFI’I

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ صَلَّى الله عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ كُلَّما ذَكَرَهُ الذَّاكِرُونَ وَغَفَلَ عَنْ ذِكْرِهِ الْغَافَلُونَ

Artinya:
“Semoga Allah bershalawat untuk junjungan kami Muhammad setiap kali orang-orang yang ingat menyebutnya dan setiap kali orang yang lupa melalaikannya.”
Fadhilah:

Dalam kitab Ihya’ Ulum al-Din, Imam Ghazali mengutip pendapat Abu al-Hasan al-Syafi’i, yang berkata: “Aku bermimpi bertemu dengan Rasulullah, lalu aku bertanya kepada beliau, “Wahai Rasulullah, dengan apa al-Syafi’i mendahuluimu ketika ia berkata dalam kitab al-Risalah-nya:

صَلَّى الله عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ كُلَّما ذَكَرَهُ الذَّاكِرُونَ وَغَفَلَ عَنْ ذِكْرِهِ الْغَافَلُونَ
Rasulullah bersabda, “Ia mendahului (tidak menungguku) karena ia tidak usah menunggu hisab.”
Cara pengamalan:
Dibaca sebanyak-banyaknya secara istiqamah,
insa Allah akan mendapatkan keutamaan yang besar.

Photos 05/03/2017

IKUTI RASUL DAN BUKALAH TABIR
Syekh Abdul Qadir Al-Jailani menjelaskan bahwa jika seseorang mencintai Allah, maka hatinya menjadi rindu sepenuhnya (kepada-Nya), terlepas sepenuhnya (dari segala sesuatu selain-Nya), terserap sepenuhnya (dalam Diri-Nya). Tak ada keraguan lagi bahwa kepedulian-kepeduliannya akan menjadi satu kepedulian tunggal.

Hakikat penyingkapan tabir baru akan lengkap setelah kemunculan semua tabir. Jika engkau benar-benar ingin mencapai tujuanmu, maka engkau harus meninggalkan dunia ini dan juga akhirat, dan segala sesuatu yang lain di antara Tahta Langit dan bumi. Semua wujud yang diciptakan adalah tabir, dengan kekecualian Rasulullah SAW, sebab beliau adalah pintu.

Allah SWT berfirman, "Apa pun yang diberikan Rasul kepadamu, ambillah, dan apa yang dilarangnya terhadapmu, jauhilah!" (QS 59: 7)

Jadi, mengikuti beliau berarti menjauhi tabir, dan sesungguhnya beliau adalah sarana yang dengannya tujuan dicapai.
Wahai anak muda! Kapankah kalbumu akan menjadi suci dan damai? Kapankah wujud terdalammu menjadi murni dan tenang selama engkau masih melakukan kemusyrikan terhadap-Nya?

Bagaimana mungkin engkau bisa sejahtera, selama engkau masih mengejar seseorang, mengeluh kepadanya dan mengemis kepadanya? Bagaimana kalbumu bisa suci jika tak mengikuti Rasul dan menguatkan tauhid?

Engkau selalu tertutup tabir dari Allah, sebab engkau masih bergantung pada makhluk dan berharap banyak pada mereka.

"Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dalam Jala Al-Khawathir"

Photos 09/01/2017
Photos 05/01/2017

Info
ACARA HAUL AKBAR MAHA GURU PON-PES DARUL HADIST AL FAQIHIYYAH MALANG JAWA TIMUR

AHAD, 26 Maret 2017

waktu : 08.00 s.d 12.00

JL.ARIS MUNANDAR MALANG JAWA TIMUR ( DEKAT ALUN ALUN MALANG )

Photos 02/01/2017

MBAH MUNTAHA: PESANTREN HARUS SEJAHTERAKAN MASYARAKAT SEKITARNYA

Sepanjang jalan dari terminal Kalibeber menuju Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Al-Asyariyah anda akan disambut dengan barisan kios-kios, baik permanen maupun tenda bongkar-pasang, mulai dari penjaja makanan, toko kelontong, tukang jahit, tempat penyewaan kamar mandi, sampai jasa binatu kecil-kecilan. Ramai, aktivitas ekonomi begitu semarak hingga radius 200 meter dari gerbang pesantren.

PPTQ Al-Asyariyah, pesantren tua di sudut desa nan sejuk Kalibeber Mojotengah Wonosobo, adalah pesantren terbesar di kota asri tersebut. Punggawanya adalah Almaghfurlah KH. Muntaha al-Hafidz, generasi pengasuh kedua dari Bani Asy’ariyah, seorang hafidz yang menurut saya cukup visioner dan cukup permisif akan modernitas. Di usia sepuhnya, beliau bahkan sempat menginisiasi lahirnya kampus berbasis pesantren, UNSIQ, yang kian maju hingga sekarang.

Mbah Mun, begitu beliau dipanggil, adalah seorang ulama wara' yg begitu mencintai warga sekitarnya. Semua kriteria tentang tata cara dan adab belajar di kalangan pesantren, yg tertera di Ta’limul Muta’alim fi Adab at-Ta’allum dapat dengan mudah ditemukan pada diri Mbah Mun.

Beliau masyhur dengan sikapnya yang begitu murah hati. Berjejalannya kios-kios kecil serta pesatnya laju ekonomi desa Kalibeber menjadi bukti betapa beliau berperan besar dalam kemajuan akitivitas ekonomi masyarakat.

Di saat pesantren lain memfokuskan sirkulasi dana santri hanya di internal keluarga pengasuh, Mbah Mun menolak latah. Beliau mendorong warga untuk menjadi pelaku utama aktivitas jual-beli, sehingga arus uang masuk dari para santri tidak kemana-mana melainkan langsung ke brangkas warga Kalibeber.

Mbah Mun melarang pihak pesantren membuat dapur umum. “Biarkan para santri makan di warung-warung milik warga, atau memasak sendiri dengan belanja bahannya di pasar,” ujar Mbah Mun suatu ketika.

Tidak heran, jika warga Kalibeber begitu mencintai sang kiai, setiap haul dan haflah pondok, warga bersemangat selama sebulan penuh untuk mensukseskan helatan tahunan ini, tua-muda, laki-perempuan semuanya turut guyub, semuanya bergembira atas keberkahan yang mereka terima, atas majunya peradaban yang disebabkan oleh hadirnya pesantren.

Sudah seharusnya pesantren hadir bukan sekedar untuk membawa bising dan 'ngerusuhi' penduduk setempat, melainkan turut berperan dalam putaran roda ekonomi masyarakat. Betapa malunya pesantren yang berdiri megah, sementara warga kanan-kirinya bingung kemana lagi harus mencari nafkah. [Zq]

____
Jelang haul ke-12 almarhum KH. Muntaha al-Hafidz. Lahu al-Faatihah.

Photos 30/12/2016

Misteri Istana Dajjal di Atas "Bukit Bergaram" Sudah Diprediksi Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam pernah mengatakan bahwa salah satu indikasi akan keluarnya Ad-Dajjal / Tanda Kiamat, bilamana kebanyakan manusia menjadi acuh tak acuh dengan perkara fitnah Ad-Dajjal ini dan bahkan para ulamanya pun meninggalkan kewajibannya untuk memperingatkan kaum muslimin perihal fitnah Ad-Dajjal dari atas mimbar da’wah, hanya sebagian kecil saja yang menda'wahkannya.Padahal disetiap akhir tahiyyat akhir kita disunahkan untuk berdoa meminta perlindungan dari fitnah Dajjal. Sepertinya, kondisi umat Islam saat ini terlena mengejar cinta dunia dan lupa hari akhir jaman.

ﺳَﻤِﻌْﺖُ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻳَﻘُﻮﻝُ ﻻَ ﻳَﺨْﺮُﺝُ ﺍﻟﺪَّﺟَّﺎﻝُ
ﺣَﺘَّﻰ ﻳَﺬْﻫَﻞَ ﺍﻟﻨَّﺎﺱُ ﻋَﻦْ ﺫِﻛْﺮِﻩِ ﻭَﺣَﺘَّﻰ ﺗَﺘْﺮُﻙَ ﺍﻷَْﺋِﻤَّﺔُ ﺫِﻛْﺮَﻩُ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﻤَﻨَﺎﺑِﺮِ
“Sesungguhnya saya telah mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Ad-Dajjal tidak akan keluar sampai manusia menjadi heran dengan perkaranya (Ad-Dajjal) dan sampai para mubaligh di atas mimbar-mimbar tidak memperingatkannya (soal Ad-Dajjal)." (HR Ahmad – Shahih)

Di Jabal Habsyi, terletak 12,5 km dari kota Madinah Al-Munawwarah terdapat suatu bukit yang di puncaknya dibangun suatu gedung yang diberi nama Kingdom Palace.

Sebagaimana diriwayatkan di dalam Shahih Bukhari, kelak di akhir zaman Dajjal akan terus menyerang semua manusia dan semua tempat hingga sampailah Dajjal di kota Madinah Al-Munawwah, akan tetapi Dajjal tidak bisa masuk ke dalamnya. Maka akan berguncanglah kota Madinah dengan 3 kali gempa. Sebelumnya Madinah tidak pernah mengalami gempa, sejak Rasulullah Shallallahu a'laihi wa sallam memasuki Madinah Al-Munawwarah dikala hijrah hingga akhir zaman kota Madinah tidak akan pernah mengalami gempa terkecuali saat itu, yakni saat datangnya Dajjal laknatullah di depan gerbang Madinah Al-Munawwarah. Pada saat itu Madinah akan mengalami gempa sebanyak 3 kali guncangan sehingga menyebabkan berhamburanlah semua orang kafir dan munafik. Maka berkata Imam Ibn Hajar di dalam kitabnya Fathul Baari bi Syarah Shahih Bukhari bahwa di kala itu Rasul mengatakan munafik, fasik, kafir, semuanya keluar dari Madinah menuju Dajjal di sebuah bukit itu kecuali orang–orang mukhlisin, yakni orang-orang yang mencintai Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang tidak akan bergeming dari Madinah Al-Munawwarah.

Imam Ibn Hajar menukil salah satu hadits dalam kitabnya Fathul Baari bi Syarah Shahih Bukhari dengan sanad yang shahih bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menjelaskan, Dajjal itu berkata, “Itu masjid Muhammad, itu masjid Nabawi yang harus kita kuasai”. Dari kejauhan Dajjal sudah menunjuknya, kubah hijau masjidnya Rasulullah Shallallahu a'laihi wa Sallam telah ditunjuk oleh Dajjal dan berkata, “Itu masjid Muhammad, itu masjid Muhammad, kita harus sampai kesana”. Lantas Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda sebagaimana riwayat Shahih Bukhari di saat itu Madinah mempunyai 7 pintu, dan disetiap pintunya dijaga oleh 2 malaikat sehingga Dajjal tidak bisa masuk ke dalamnya.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, “Al-Masih Ad-Dajjal tidak akan bisa memasuki Madinah yang pada saat itu memiliki 7 gerbang (pintu) yang disetiap gerbangnya akan dijaga oleh 2 malaikat (Shahih Bukhari).

Jika kita melihat peta Madinah Al-Munawwarah saat ini akan terlihat 7 jalan utama untuk memasuki kota Madinah Al-Munawwarah. Ketujuh jalan tersebut adalah berasal dari Jeddah, Makkah, Rabigh, Bandara, Tabuk, dan 2 lagi dari wilayah sekitarnya. Lalu siapa yang memberi pengetahuan kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengenai kota Madinah Al-Munawwarah di era modern seperti sekarang ini hingga mengetahui ada 7 pintu jalan utama ?. Inilah salah satu bukti kebenaran sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Dalam sebuah hadits, dari Abdullah bin Syafiqq, dari Muhjin bin Adra, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam bersabda di hadapan orang banyak, “Hari Pembebasan, Hari Pembebasan, Hari Pembebasan!” dan mengulanginya 3 kali.

lalu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ditanya oleh salah seorang sahabat, “Apakah Hari Pembebasan itu?” Dijawab, “Dajjal (penipu pada akhir zaman), Dajjal akan datang, memanjat dan menetap di atas Jabal Habsyi, melihat ke arah Madinah dan bertanya kepada para pengikutnya; ‘Adakah Anda melihat Istana Putih itu? Itulah Masjid Muhammad’.” Kemudian Dajjal berusaha mendekati Kota Madinah dan mencari jalan di setiap sudut. Tetapi malaikat menghalanginya dengan pedang. Dan Dajjal akan sampai ke tanah lapang al-Jurf dan membuat kemah. Madinah akan bergetar sebanyak 3 kali dan akan ada orang munafik lelaki dan wanita keluar untuk menyertai Dajjal. Ini adalah hari pembebasan.” (Syaikh Musthafa al-‘Adawi dalam Sahih al-Musnad, Hadis al-Fitan).

Kemudian dalam sebuah hadits lain disebutkan bahwasanya Abu Said meriwayatkan bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Dajjal akan tiba dan dia terlarang untuk memasuki kota Madinah. Dia akan tinggal di sebuah daerah bergaram di sekitar Madinah”. (Shahih Bukhari).

Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Dajjal akan mendaki gunung dan melihat ke arah kota Madinah. Kemudian dia akan megatakan kepada para pengikutnya, ‘Kalian melihat Istana Putih itu ? Itu adalah masjidnya Ahmad'” (Hakim dalam Mustadrak Shahih sesuai syarat dari Imam Muslim).
Kini, di pinggiran kota Madinah tepatnya di Jabal Habsyi sekitar 12,5 km dari Madinah Al-Munawarah telah berdiri sebuah bangunan megah yang didirikan oleh kerajaan Arab Saudi.
Bangunan tersebut dikenal dengan nama resmi “Kingdom Palace” atau Istana Kerajaan Saudi, tetapi penduduk setempat menurut sumber di beberapa blog dan you tube menyebutnya sebagai “Dajjal Palace” atau Istana Dajjal. Banyak ulama mengatakan bahwa bangunan tersebut dibangun di atas Gunung Bergaram (Gunung yang mineralnya mengandung unsur garam) sebagaimana telah disabdakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam di atas.

Dan jika kita lihat dari Istana Kerajaan (Kingdom Palace) yang berada di atas Jabal Habsyi maka Masjid Nabawi berada lurus di timur Istana tersebut.Begitu pun bila kita tarik garis lurus dari Madinah al munawarah ke Kingdom Palace maka akan berujung di negara Israel, sebagaimana kita ketahui disana terdapat danau Thabari atau Tiberias yang menjadi salah satu tanda kemunculan Dajjal dengan surut airnya, sekarang airnya sudah surut sepertiganya, padahal sejak dahulu permukaan airnya tidak pernah surut. Kita pun telah melihat sekarang ini Masjid Nabawi tampak sangat besar dan megah juga indah bagaikan Istana Putih bahkan dilihat dari luar angkasa pun terlihat putih kemilau seperti yang diceritakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Padahal pada saat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengucapkan hadits di atas, saat itu Masjid Nabawi masih sangat sederhana yang hanya terbuat dari lumpur basah berwarna kecoklatan dan juga batu bata, dan beratap pelepah daun kurma, tidak seperti sekarang yang sangat megah bak Istana putih. Darimana Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mendapatkan pengetahuan tersebut ? Inilah salah satu tanda bukti lagi kebenaran sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam sebagai utusan Allah swt yang telah nyata adanya.Semoga kita lebih bersemangat dalam beribadah, beramal shaleh dan mengurangi perbuatan yang sia-sia dalam mengisi sisa usia kita.

01/12/2016

لاَ يَحِلُّ مَالُ امْرِئٍ إِلاَّ بِطِيبِ نَفْسٍ مِنْهُ

“Tidak halal harta seseorang kecuali dengan ridho pemiliknya” (HR. Ahmad 5: 72. Syaikh Syu’aib Al Arnauth berkata bahwa hadits tersebut shahih lighoirihi).

14/09/2016

"Apa yg sedikit tetapi mencukupi adalah lebih baik daripada banyak tetapi melalaikan". (HR Abu Dawud)

19/08/2016

Cinta itu menyiksa, jika tidak siap tersiksa, jangan coba mencinta
Orang yang tidak pernah bosan pada sesuatu, karena ia mencintai sesuatu itu
Kalau kau mencintai sesuatu (ilmu) pasti kau mencarinya sampai ketemu
Ilmu itu harus dijadikan kecintaannya/hobinya
Korbankanlah apa yang kau cintai demi sesuatu yang lebih kau cintai (Allah SWT)

>>>>>>Santri Mbledeg

Want your school to be the top-listed School/college in Bekasi?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Address


Kali Abang
Bekasi
17131

Opening Hours

Monday 00:00 - 08:00
Tuesday 00:00 - 08:00
Wednesday 00:00 - 08:00
Thursday 00:00 - 08:00
Friday 00:00 - 08:00
Saturday 00:00 - 08:00
Sunday 00:00 - 08:00