Rumah Belajar TPQ Nuur Salsabiilaa

Rumah Belajar TPQ Nuur Salsabiilaa

Share

Rumah Belajar TPQ Nuur Salsabiilaa adalah rumah pendidikan Agama Islam. Pembelajaran tentang hadits, Al-qur'an, fiqh, bahasa arab, seni atau nasyid, dsb.

02/08/2016

๐Ÿก ANJURAN MENGHIASI RUMAH DENGAN AMAL-AMAL SHALIH

โœ… Rasulullah shallallahuโ€™alaihi wa sallam bersabda,

ู„ุงูŽ ุชูŽุฌู’ุนูŽู„ููˆุง ุจููŠููˆุชูŽูƒูู…ู’ ู…ูŽู‚ูŽุงุจูุฑูŽ ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ุดูŽู‘ูŠู’ุทูŽุงู†ูŽ ูŠูŽู†ู’ููุฑู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ุจูŽูŠู’ุชู ุงู„ูŽู‘ุฐูู‰ ุชูู‚ู’ุฑูŽุฃู ูููŠู‡ู ุณููˆุฑูŽุฉู ุงู„ู’ุจูŽู‚ูŽุฑูŽุฉู

๐ŸŒฑ โ€œJanganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian seperti kuburan, sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibacakan padanya surat Al-Baqoroh.โ€ [HR. Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahuโ€™anhu]

โœ… Rasulullah shallallahuโ€™alaihi wa sallam juga bersabda,

ุงุฌู’ุนูŽู„ููˆุง ู…ูู†ู’ ุตูŽู„ุงูŽุชููƒูู…ู’ ููู‰ ุจููŠููˆุชููƒูู…ู’ ูˆูŽู„ุงูŽ ุชูŽุชูŽู‘ุฎูุฐููˆู‡ูŽุง ู‚ูุจููˆุฑู‹ุง

๐ŸŒฑ โ€œJadikanlah sebagian sholat kalian (yaitu sholat-sholat sunnah) di rumah-rumah kalian, dan janganlah menjadikan rumah-rumah kalian seperti kuburan (yang tidak boleh dilakukan sholat padanya).โ€ [HR. Muslim dari Ibnu Umar radhiyallahuโ€™anhuma]

โœ :

1) Larangan membaca Al-Qurโ€™an di kuburan dan anjuran banyak membacanya di rumah. Membacanya di kuburan juga termasuk mengada-ada (bidโ€™ah) dalam agama, dan menentukan surat khusus seperti surat Yasin untuk dibaca di kuburan adalah bidโ€™ah yang lain, karena tidak ada dalil shahih yang mengkhususkannya (lihat Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah, 3/114, no. 14409).

2) Larangan sholat di kuburan (kecuali sholat jenazah) dan anjuran sholat sunnah bagi laki-laki di rumah. Adapun wanita lebih afdhal sholat di rumah, baik sholat wajib maupun sunnah.

3) Sholat sunnah lebih afdhal dilakukan di rumah bukan di masjid, bahkan Masjid Al-Haram dan Masjid Nabawi sekali pun, kecuali sholat malam (tarawih dan witir) di bulan Ramadhan dan sholat wajib bagi laki-laki hendaklah dilakukan di masjid.

4) Sholat sunnah di rumah lebih afdhal karena beberapa hikmah, diantaranya:
โ€ข Sebagai pengajaran untuk penghuni rumah,
โ€ข Lebih jauh dari riyaโ€™,
โ€ข Lebih tenang.

5) Larangan mengubur mayit di rumah kecuali para Nabi dan Rasul jika meninggalnya di rumah (Lihat Fathul Bari, 1/529-530).

6) Cara mengusir setan dari rumah adalah dengan banyak beramal shalih terutama membaca Al-Qurโ€™an dan lebih utama lagi surat Al-Baqoroh. Adapun menggunakan jasa dukun โ€œpemburu hantuโ€ atau menyembelih hewan dan mempersembahkan sesajen kepada โ€œpenungguโ€ rumah maka semua itu termasuk syirik kepada Allah taโ€™ala yang menyebabkan pelakunya murtad; keluar dari Islam.

7) Keutamaan surat Al-Baqoroh, lebih khusus lagi keutamaan ayat Al-Kursiy yang terdapat padanya.

8) Meraih keutamaan Al-Qurโ€™an adalah dengan dibaca, dihapal, dipelajari kandungan maknanya dan diamalkan, bukan digantung di dinding atau digunakan sebagai jimat, karena hal itu termasuk mengada-ada dalam agama.

9) Kelemahan setan, dan cara menghadapinya dengan bertawakkal kepada Allah taโ€™ala serta memohon perlindungan-Nya.

10) Apa hikmah pengkhususan surat Al-Baqoroh dalam hadits yang mulia ini?

โœ… Al-Imam Al-Munawi rahimahullah berkata,

ูˆุฎุต ุณูˆุฑุฉ ุงู„ุจู‚ุฑุฉ ู„ูƒุซุฑุฉ ุฃุญูƒุงู…ู‡ุง ูˆุฃุณู…ุงุก ุงู„ู„ู‡ ููŠู‡ุง ุฃูˆ ู„ุณุฑ ุนู„ู…ู‡ ุงู„ุดุงุฑุน

๐ŸŒฑ โ€œRasulullah shallallahuโ€™alaihi wa sallam mengkhususkan surat Al-Baqoroh karena banyaknya hukum-hukum yang terkandung padanya dan nama-nama Allah yang terdapat padanya, atau karena suatu rahasia yang hanya diketahui oleh Allah taโ€™ala.โ€ [Faidhul Qodir, 2/60]

โœ… Asy-Syaikh Ibnul โ€˜Utsaimin rahimahullah berkata,

ูˆุงู„ุณุจุจ ุฃู† ููŠ ุณูˆุฑุฉ ุงู„ุจู‚ุฑุฉ ุขูŠุฉ ุงู„ูƒุฑุณูŠ

๐ŸŒฑ โ€œDan sebab pengkhususannya adalah karena pada surat Al-Baqoroh terdapat ayat kursi (yang mengandung banyak nama dan sifat Allah taโ€™ala)."

โž–โž–๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿƒโž–โž–

28/07/2016

Assalamu'alaikum...
Selamat pagi sahabat Salsabiilaa :)

25/03/2016

Renungan pagi๐Ÿ˜Š

๐ŸŒพ๐ŸŒท๐ŸŒพ
Pesan Untuk Para Penuntut Ilmu
โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–๐ŸŒพ๐ŸŒท๐ŸŒพ

Syeikh Muhammad Mukhtar Asy Syinqithi hafizhohulloh :

"Wahai penuntut ilmu (agama)..
Yang ditunggu manusia dari kamu bukanlah predikat 'cumlaude', bukan p**a masuk kategori '10 orang pertama'.

Tapi yg ditunggu mereka dari kamu adalah dua hal:

1โƒฃ. Agamamu, keistiqomahanmu, serta akhlak dan adab yg menerjemahkan keislamanmu.

Jika Allah memberimu taufiq dalam hal ini, maka kamu adalah yg terdepan, meskipun kamu di barisan paling akhir.

2โƒฃ. Ilmu (agama)mu dan penguasaanmu di dalamnya.

Sehingga meskipun kamu datang di rangking paling akhir, tapi kamu benar-benar menguasai apa yg kamu katakan, maka kamu adalah yg terdepan, dan Allah akan mengangkatmu, meskipun selang beberapa waktu.

โ™กโ™ก Maka janganlah kamu jadikan DUNIA target utamamu, tapi berusahalah utk hidup dalam istiqomah, akhlak, ilmu dan menguasainya dg baik.

Aku memohon kepada Allah yg Maha Agung, Rabbnya Arsy yg agung, semoga Dia menerangi hati dan akal kalian, dan semoga dia menuntun pena-pena kalian kepada kebenaran".

โ–  (Ustadz Musyaffa ad-Dariny)

๐ŸŒพ๐ŸŒท๐ŸŒพ
Jangan Katakan "Kenapa" dan "Bagaimanaโ€
โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–๐ŸŒพ๐ŸŒท๐ŸŒพ

Jangan katakan "kenapa" dan "bagaimana", bila Nabi -shollallohu alaihi wasallam- memerintahkannya atau melarangnya...

Imam Syafi'i -rohimahulloh- mengatakan:

โ˜…โ˜… "Allah telah menyuruh Nabi -shollallohu alaihi wasallam- dan semua makluk-Nya dengan perintah apapun yg Dia kehendaki melalui lisan Nabi-Nya.

โ™กโ™ก Maka, tidak boleh bagi seseorang -siapapun orangnya-, untuk memasukkan kata "kenapa" dan "bagaimana" serta pendapat apapun ke dalam hadits yg datang dari Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam-.

โ™กโ™ก Begitu p**a tidak boleh baginya untuk menolak hadits tersebut, bila datang dari orang yg terpercaya menurutnya, walaupun dia hanya satu orang".

(Kitab: Ikhtilaful Hadits, karya: Imam Syafi'i, hal: 16)

Sayangnya seringkali sebagian orang di zaman ini, ketika datang kepadanya Sunnah Nabi -shollallohu alaihi wasallam-, baik itu perintah atau larangan, dengan mudahnya dia mengatakan: "kenapa perintahnya seperti itu", "kenapa dilarang"?!

Semoga perkataan Imam Syafi'i di atas, dapat menjadi mas**an bagi mereka... dan itulah yg pantas bagi kita sebagai umatnya yg mengaku mencintai beliau.

Cobalah bayangkan bila beliau masih hidup di depan kita, dan menyuruh atau melarang sesuatu kepada kita, pantaskah kita mengatakan "kenapa" atau "bagaimana", atau bahkan menolaknya mentah-mentah...?

Semoga bermanfaat....

โ–  (Ustadz Musyaffa ad-Dariny)

Oleh : Pusat Buku Sunnah

23/03/2016

Punya Banyak Gelar Dunia, Namun Buta Agama
๐ŸŒฟโž–๐ŸŒฟโž–๐ŸŒฟโž–๐ŸŒฟโž–

Muhammad Abduh Tuasikal

Ada yang punya rentetan gelar begitu banyak, punya jabatan yang tinggi, namun sayangnya ibadahnya tidak beres. Ilmu agamanya masih sangat minim.

Ditambah lagi tak punya keinginan untuk menambah ilmu akhirat, beda dengan ilmu dunianya yang terus ia kejar.

Pahamilah โ€ฆ

Ilmu yang mendapatkan pujian dan memiliki banyak keutamaan sebagaimana yang ditunjukkan oleh dalil-dalil Al-Qurโ€™an dan As-Sunnah adalah ilmu syarโ€™i atau ilmu agama. Ketika menjelaskan firman Allah Taโ€™ala,
ูˆูŽู‚ูู„ู’ ุฑูŽุจู‘ู ุฒูุฏู’ู†ููŠ ุนูู„ู’ู…ู‹ุง
โ€œDan katakanlah,โ€˜Wahai Rabb-ku, tambahkanlah kepadaku ilmu.โ€ (QS. Thaaha: 114)
Ibnu Hajar Al-Asqalani Asy-Syafiโ€™i rahimahullah berkata,
โ€œFirman Allah Taโ€™ala (yang artinya), โ€™Wahai Rabb-ku, tambahkanlah kepadaku ilmuโ€™ mengandung dalil yang tegas tentang keutamaan ilmu.

Karena sesungguhnya Allah Taโ€™ala tidaklah memerintahkan Nabi-Nya shallallahu โ€˜alaihi wa sallam untuk meminta tambahan sesuatu kecuali (tambahan) ilmu.

Adapun yang dimaksud dengan (kata) ilmu di sini adalah ilmu syarโ€™i (ilmu agama). Yaitu ilmu yang akan menjadikan seorang muslim yang terbebani syariโ€™at mengetahui kewajibannya berupa masalah-masalah ibadah dan muamalah, juga ilmu tentang Allah dan sifat-sifatNya, hak apa saja yang harus dia tunaikan dalam beribadah kepada-Nya, dan mensucikan-Nya dari berbagai kekurangan.โ€ (Fath Al-Bari, 1: 141)

๐Ÿ“ŽAdapun tambahan ilmu yang dimaksud ada tiga pendapat ulama dalam hal ini.

Tambahkanlah ilmu tentang Al-Qurโ€™an.โœ…

Tambahkanlah kepahaman.โœ…

Tambahkanlah hafalan.โœ…

Pendapat pertama di atas dari Maqatil. Sedangkan pendapat kedua dari Ats-Tsaโ€™labiy. Demikian disebutkan dalam Zaad Al-Masiir karya Ibnul Jauzi rahimahullah.


Celaan bagi yang Bergelar Ilmu Dunia Tinggi, Namun Buta Ilmu Agama๐Ÿ’ฆ๐Ÿ’ฆ


Terdapat dalil-dalil yang menunjukkan celaan bagi orang yang hanya pandai dalam ilmu duniawi, namun lalai terhadap urusan akhirat (ilmu syarโ€™i). Inilah kondisi mayoritas kaum muslimin saat ini ketika ilmu syarโ€™i sudah benar-benar terlupakan dari perhatian mereka.

Allah Taโ€™ala berfirman,
ูŠูŽุนู’ู„ูŽู…ููˆู†ูŽ ุธูŽุงู‡ูุฑู‹ุง ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ุญูŽูŠูŽุงุฉู ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ูˆูŽู‡ูู…ู’ ุนูŽู†ู ุงู„ู’ุขูŽุฎูุฑูŽุฉู ู‡ูู…ู’ ุบูŽุงููู„ููˆู†ูŽ
โ€œMereka hanya mengetahui yang lahir (saja) dari kehidupan dunia, sedang mereka tentang (kehidupan) akhirat adalah lalai.โ€ (QS. Ar-Ruum: 7)

Maksudnya, sebagian besar manusia tidaklah mempunyai ilmu kecuali ilmu tentang dunia, dan segala yang terkait dengannya. Mereka sangat pandai dengan hal tersebut, namun lalai dalam masalah-masalah agama mereka dan apa yang bisa memberikan manfaat bagi akhirat mereka.

Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata,
ูˆูŽุงู„ู„ู‡ู ู„ูŽุจูŽู„ูŽุบูŽ ู…ูู†ู’ ุฃูŽุญูŽุฏูู‡ูู…ู’ ุจูุฏูู†ู’ูŠูŽุงู‡ู ุฃูŽู†ู’ ูŠูู‚ูŽู„ู‘ูุจูŽ ุงู„ุฏู‘ูุฑู’ู‡ูŽู…ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุธููู’ุฑูู‡ู ููŽูŠูุฎู’ุจูุฑููƒูŽ ุจููˆูŽุฒู’ู†ูู‡ู ูˆูŽู…ูŽุง ูŠูุญู’ุณูู†ู ุฃูŽู†ู’ ูŠูุตูŽู„ู‘ููŠูŽ

โ€Demi Allah, salah seorang dari mereka telah mencapai keilmuan yang tinggi dalam hal dunia, di mana ia mampu memberitahukan kepadamu mengenai berat sebuah dirham (uang perak) hanya dengan membalik uang tersebut pada ujung kukunya, sedangkan dirinya sendiri tidak becus dalam melaksanakan shalat.โ€ (Tafsir Al-Qurโ€™an Al-โ€˜Azhim, 6: 84. Abu Ishaq Al-Huwaini menyatakan bahwa As-Suyuthi dalam Ad-Daar Al-Mantsur menisbatkan perkataan ini pada Ibnu Al-Mundzir dan Ibnu Abi Hatim)

Syaikh โ€˜Abdurrahman bin Nashir As-Saโ€™di rahimahullah berkata, โ€œSungguh mengherankan ada yang begitu brilian dalam ilmu atom, listrik, bahkan mereka ialah ahli dalam bidang tranportasi darat, laut dan udara, kebrilianannya begitu mencolok. Mereka terlihat sangat pandai dalam ilmu keduniaan tadi. Mereka pandang dengan takdir Allah yang lain tak secerdas mereka. Akhirnya mereka menganggap diri mereka hebat dan pintar, hingga memandang yang lain sebelah mata. Namun sangat disayangkan, mereka malah โ€˜butaโ€™ dalam hal agama.

Mereka malah jadi orang yang benar-benar lalai dari akhirat.
Mereka tak memandang bahwa hidup di dunia pasti ada akhirnya. Mereka benar-benar berada dalam kepandiran.

Mereka lupa pada Alah, maka pantas saja mereka dilupakan oleh diri mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik[1].โ€ (Taisir Al-Karim Ar-Rahman, hlm. 637)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu โ€˜anhu, Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,
ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‡ูŽ ูŠูŽุจู’ุบูุถู ูƒูู„ู‘ูŽ ุฌูŽุนู’ุธูŽุฑููŠ ุฌูŽูˆู‘ูŽุงุธู ุณูŽุฎูŽุงุจู ูููŠ ุงู„ุฃูŽุณู’ูˆูŽุงู‚ู ุฌูŽูŠู’ููŽุฉูŒ ุจูุงู„ู„ู‘ูŽูŠู’ู„ู ุญูู…ูŽุงุฑูŒ ุจูุงู„ู†ู‘ูŽู‡ูŽุงุฑู ุนูŽุงู„ูู…ูŒ ุจูุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ุฌูŽุงู‡ูู„ูŒ ุจูุงู„ุขุฎูุฑูŽุฉู
โ€œAllah sangat membenci orang jaโ€™dzari (orang sombong), Jawwadz (rakus lagi pelit), s**a teriak di pasar (bertengkar berebut hak), bangkai di malam hari (tidur sampai pagi), keledai di siang hari (karena yang dipikir hanya makan), pintar masalah dunia, namun bodoh masalah akhirat.โ€ (HR. Ibnu Hibban dalam kitab shahihnya 72 โ€“ Al-Ihsan. Syaikh Al-Albani menyatakan bahwa hadits ini dhaโ€™if, lihat Silsilah Al-Ahadits Adh-Dhaโ€™ifah, no. 2304. Adapun Syaikh Syuโ€™aib Al-Arnauth dalam tahqiq Shahih Ibnu Hibban menyatakan bahwa sanad hadits ini shahih sesuai syarat Muslim)

[1] Fasik secara bahasa berarti keluar dari ketaatan, keluar dari agama, dan jauh dari keistiqamahan.

Sedangkan secara istilah, fasik adalah keluar dari ketaatan dan melampaui batas dengan bermaksiat.

Kefasikan bisa jadi adalah dosa karena berbuat syirik, bisa jadi p**a karena berbuat dosa besar walau sedikit, juga bisa karena berbuat dosa lainnya. Atau pengertian gampangnya seperti pernah dikemukakan Syaikh Muhammad bin Shalih Al-โ€˜Utsaimin rahimahullah, โ€œFasik adalah orang yang melakukan dosa besar atau orang yang terus menerus melakukan dosa kecil.โ€(Fathu Dzi Al-Jalali wa Al Ikram, 4: 472)

Majelis Iman Islam 21/03/2016

๐Ÿ‘ณUSTADZ MENJAWAB
โœ Ustadzah Indra Asih

๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ๐ŸŒป๐Ÿ€๐Ÿ„๐ŸŒธ๐ŸŒท๐ŸŒน
Sempurnanya sholawat adalah yg menyertakan nabi Ibrahim as beserta keluarganya, Seperti dalam tahiyat.yang ingin saya tanyakan apakah Ketika diluar sholat,sholawat kita juga dianjurkan Seperti yg kita baca dalam tahiyatโ“
๐Ÿ…ฐ2โƒฃ1โƒฃ

๐Ÿ“๐Ÿ“๐Ÿ“
Kita diperintah untuk memperbanyak shalawat kepada Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam, sebagaimana firman Allah:

(ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูˆูŽู…ูŽู„ุงุฆููƒูŽุชูŽู‡ู ูŠูุตูŽู„ู‘ููˆู†ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ูŠูŽุง ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ุตูŽู„ู‘ููˆุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูู…ููˆุง ุชูŽุณู’ู„ููŠู…ุงู‹) (ุงู„ุฃุญุฒุงุจ:56)

โ€œSesungguhnya Allah dan malaikatnya bershalawat kepada nabi, wahai orang-orang yang beriman bershalawatlah kalian kepadanya dan juga ucapkanlah salam.โ€ (Qs. Al- Ahzab: 56)

Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda:

((ุฃูˆู„ูŽู‰ ุงู„ู†ุงุณู ุจููŠู’ ูŠูˆู… ุงู„ู‚ูŠุงู…ุฉ ุฃูƒุซุฑูู‡ู… ุนู„ูŠู‘ูŽ ุตู„ุงุฉู‹))

โ€œOrang yang paling dekat dariku pada hari kiamat adalah yang paling banyak bershalawat kepadaku.โ€ (HR. At-Tirmidzy)

Maka hendaknya seorang muslim memperbanyak shalawat atas beliau. Dan disana ada waktu khusus yang disyariatkan bershalawat seperti ketika hari jumโ€™at, ketika disebutkan nama beliau, ketika tasyahhud akhir, setelah takbir kedua pada shalat jenazah, ketika mau berdoa, ketika masuk masjid, ketika keluar masjid, setelah menjawab muadzdzin, dll.

Sebaik-baik lafadz shalawat adalah shalawat Ibrahimiyyah (di dalamnya ada penyebutan nabi Ibrahim).

Dari Ibnu Abi Laila beliau berkata:
โ€œAku bertemu dengan Kaโ€™b bin โ€˜Ujrah kemudian beliau berkata: โ€œMaukah kamu aku berikan hadiah yang aku dengar dari Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam?โ€Aku berkata: โ€œIya, hadiahkanlah itu kepadaku.โ€ Maka beliau berkata:

ุณุฃู„ู’ู†ุง ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ูู‚ู„ู†ุง: ูŠุง ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ูƒูŠู ุงู„ุตู„ุงุฉู ุนู„ูŠูƒู… ุฃู‡ู„ูŽ ุงู„ุจูŠุชุŒ ูุฅู† ุงู„ู„ู‡ ุนูŽู„ู‘ูŽู…ู†ุง ูƒูŠู ู†ุณู„ู‘ูู…ุŸ ู‚ุงู„: ู‚ูˆู„ูˆุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู‘ูู… ุตู„ู‘ู ุนู„ู‰ ู…ุญู…ุฏู ูˆุนู„ู‰ ุขู„ ู…ุญู…ุฏ ูƒู…ุง ุตู„ู‘ูŽูŠู’ุชูŽ ุนู„ู‰ ุฅุจุฑุงู‡ูŠู… ูˆุนู„ู‰ ุขู„ ุฅุจุฑุงู‡ูŠู… ุฅู†ูƒ ุญู…ูŠุฏ ู…ุฌูŠุฏุŒ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู‘ูู… ุจุงุฑููƒู’ ุนู„ู‰ ู…ุญู…ุฏู ูˆุนู„ู‰ ุขู„ ู…ุญู…ุฏ ูƒู…ุง ุจุงุฑูƒุชูŽ ุนู„ู‰ ุฅุจุฑุงู‡ูŠู… ูˆุนู„ู‰ ุขู„ ุฅุจุฑุงู‡ูŠู… ุฅู†ูƒ ุญู…ูŠุฏูŒ ู…ุฌูŠุฏ

โ€œKami bertanya kepada Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam: โ€œWahai Rasulullah, bagaimana cara bershalawat kepada antum, wahai ahlul bait?โ€ Karena Allah sudah mengajari kami bagaimana cara mengucapkan salam?โ€ Maka beliau bersabda: Katakanlah:

ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู‘ูู… ุตู„ู‘ู ุนู„ู‰ ู…ุญู…ุฏู ูˆุนู„ู‰ ุขู„ ู…ุญู…ุฏ ูƒู…ุง ุตู„ู‘ูŽูŠู’ุชูŽ ุนู„ู‰ ุฅุจุฑุงู‡ูŠู… ูˆุนู„ู‰ ุขู„ ุฅุจุฑุงู‡ูŠู… ุฅู†ูƒ ุญู…ูŠุฏ ู…ุฌูŠุฏุŒ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู‘ูู… ุจุงุฑููƒู’ ุนู„ู‰ ู…ุญู…ุฏู ูˆุนู„ู‰ ุขู„ ู…ุญู…ุฏ ูƒู…ุง ุจุงุฑูƒุชูŽ ุนู„ู‰ ุฅุจุฑุงู‡ูŠู… ูˆุนู„ู‰ ุขู„ ุฅุจุฑุงู‡ูŠู… ุฅู†ูƒ ุญู…ูŠุฏูŒ ู…ุฌูŠุฏ

โ€œYa Allah, bershalawatlah kepada Muhammad dan keluarganya sebagaimana engkau telah bershalawat kepada Ibrahim dan keluarganya, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Luas, Ya Allah, berkahilah Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau telah memberkahi ibrahim dan keluarganya, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Luas.โ€ (Muttafaqun โ€˜alaihi).

Meskipun demikian boleh mengucapkan shalawat dengan lafadz yang lain

Lafazh bacaan sholawat yang paling ringkas yang sesuai dalil2 yang shahih adalah :

ุงูŽู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุตูŽู„ู‘ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูู…ู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ู†ูŽุจููŠู‘ูู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู

Allahumma shallii wa sallim โ€˜alaa nabiyyinaa Muhammad.

โ€œYa Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada Nabi kami Muhammad) .

(Shahih. HR. At-Thabrani).

๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ๐Ÿ„๐ŸŒธ๐ŸŒป๐ŸŒท๐ŸŒน

Dipersembahkam oleh:
www.iman-islam.com

๐Ÿ’ผSebarkan! Raih Bahagia...

Majelis Iman Islam Majelis Iman Islam

10/03/2016

SELAMATKAN WARUNG TRADISIONAL!

Diambil dari tulisan seorang ibu rumah tangga biasa di kampung...

Gerakan "Mari berbelanja di warung tetangga!"

Berbelanja kebutuhan harian, mingguan atau bulanan keluarga, biasanya kita lakukan di hari libur. Tetapi, bijakkah kita bila membeli jauh2 ke pusat belanja "modern"?
Coba tengok kebiasaan kita ini. Belanja di swalayan IndoMart atau AlfaMart, semua barang memang terpampang. Tapi, hampir tak ada interaksi kemanusiaan. Apalagi pertemanan dan persaudaraan. Bertahun-tahun kita menjadi pelanggan, yang bahkan dibuktikan dengan "kartu pelanggan", tapi sungguh penjualnya tetap tidak kita kenal. Bahkan pelayanpun kita tak tahu siapa, apa dan bagaimana kehidupan mereka. Komunikasi hanya dengan "pelayan", ingat bukan "penjual". Dan hanya seputar transaksi saja. Itupun sekarang diwakili dengan tulisan.

Sementara ketika kita membeli di warung tetangga, selain dekat, juga ada interaksi sosial kemasyarakatan yang akrab. Ada "obrolan", bukan sekedar transaksi barang yang menghilangkan nilai sosial kemanusiaan kita. Kita jadi tahu, kenal dan dekat dapat silaturahmi dengan masyarakat dan lingkungan. Komunikasi beginilah yang manusiawi. Yang menghubungkan antar orang, komunitas dan masyarakat. Bukan sekedar barang, angka penjualan dan plastik kemasan.

Membeli di warung tetangga akan menumbuhkan kekuatan ekonomi keluarga itu. Kita jadi berperan bagi tegaknya ekonomi dan ketahanan sebuah keluarga. Suami, istri dan anak2nya. Dan mereka, berperan sebagai penjual. Berwirausaha. Bukan sekedar menjadi pelayan alias babu dari para pemilik modal kapitalis liberal yg berdalih seragam karyawan...
Bayangkan, sampai umur berapa toko2 modern "mau" mempekerjakan para pelayan ini? Cuma saat usia muda. Sedang dengan menjadi "penjual", sebenarnya mereka akan "terhidupi" Bahkan sampai anak-anak mereka dewasa.

Belum lagi soal efektifitas budget kita. Bayangkan, saya pernah uji coba, membawa uang 100 ribu dan pergi ke toko swalayan modern. Ternyata kurang! Dan lihat belanjaannya. Saya banyak membeli barang yang tak perlu. Karena godaan iklan dan penataan, saya melakukan pemborosan!

Sedang ketika saya ke warung tetangga, uang 100 ribu masih sisa. Barangnya pun sangat fungsional, benar-benar kebutuhan pokok. Dan saya mendapatkan bonus ungkapan penjual yang membahagiakan, "Alahamdulillah syukur ya, pagi2 sudah ada yang belanja 75 ribu.... makasih ya bu", sambil tersenyum tulus...
Sungguh itu bonus yang lebih mahal daripada sekedar "obral dan diskon ngakali" yang penuh strategi bisnis.

Jadi berpikirlah sebelum berbelanja! Shopping lah di warung tetangga atau pasar tradisional. Nikmatilah sisi kemanusiaan anda. Disitulah "rekreasi sebenarnya".Jangan buang waktu anda di swalayan dan supermall modern hanya untuk membeli kebutuhan pokok rumah tangga anda. Warung tetangga jauh Lebih murah, manusiawi, menumbuhkan ekonomi, memberdayakan masyarakat, dan ada nilai silaturahmi antar tetangga.
Mau umur panjang dan banyak rejeki? Mari biasakan berbelanja di warung tetangga baik kita...

Sekali lagi " Ayo Selamatkan Warung/Toko dan Pasar Tradisional di sekeliling kita"!

Mohon dishare ya.

"GERAKAN BELANJA DI WARUNG TETANGGA"

09/03/2016

Rasulullah Takut Akan Gerhana, Tapi Umatnya Malah Menyepelekan

ุจูุณู’ู…ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุงู„ุฑูŽู‘ุญู’ู…ูŽู†ู ุงู„ุฑูŽู‘ุญููŠู…ู

Ketika Madinah terjadi gerhana matahari, ketahuilah bahwa Rasulullah merasa takut dan segera mengajak umat Islam untuk shalat di mesjid. Meskipun beliau adalah manusia yang paling mengetahui segala sesuatunya [ lewat ijin Allah ] tapi Rasulullah tidak menunjukkan sikap yang tenang ketika terjadi gerhana.

Sebaliknya, Rasulullah malah waspada. Beliau takut dan khawatir akan terjadi kiamat.

Lihatlah, sungguh berbeda dengan sikap umat [ Islam ] sekarang ini. Merasa teknologi sudah demikian canggihnya, sehingga menganggap peristitwa gerhana [ matahari atau bulan ] adalah sebuah peristiwa alam โ€˜biasaโ€™ yang tidak perlu disikapi apapun. Jika Rasulullah takut, umatnya malah gembira. Jika Rasulullah waspada, umatnya malah sibuk berencana foto selfie. Jika Rasulullah khawatir akan terjadi kiamat, umatnya malah larut dalam rencana pesta gemerlap.

Astagfirullah.

Akan jadi apakah umat ini jika sikap Rasulullah tidak menjadi teladan bagi kita? Janganlah kita merasa sok lebih pintar, sok lebih hebat, lebih canggih ketimbang jaman Rasulullah.

Meskipun jaman Rasulullah belum ada satelit luar angkasa, belum ada teropong bintang, bahkan belum ada mobil. Tapi ketahuilah, ilmu yang dimiliki Rasululah adalah yang paling luas, dalam dan lengkap yang pernah dimiliki oleh manusia.

Kita hanya tahu peristiwa gerhana matahari hanya dalam perspektif ilmu pengetahuan. Tapi apa kandungan peristiwa dibalik semua itu, kita buta sama sekali. Kita tidak punya ilmu sedikitpun untuk menyingkap tabir dibalik peristiwa gerhana yang terjadi di tahun 2016 ini. Mengapa gerhana tidak terjadi tahun sebelumnya, atau mengapa tidak 4 tahun lagi ?

Jawabannya bukan hanya persoalan science. Tapi sesungguhnya ada sesuatu yang menyelimuti hal itu, yang tidak kita ketahui. Ada โ€˜suatu pesanโ€™ yang hendak disampaikan Allah Taโ€™ala dari peristiwa gerhana ini.

Sesuatu yang menyelimuti itulah yang diketahui oleh Rasulullah, sehingga beliau merasa khawatir, takut dan waspada. Dan sebagai solusi dari ketakutan beliau, Rasulullah melakukan shalat kusuf,

Sungguh, Nabi Takut Akan Gerhana

ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจูู‰ ู…ููˆุณูŽู‰ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฎูŽุณูŽููŽุชู ุงู„ุดู‘ูŽู…ู’ุณู ููู‰ ุฒูŽู…ูŽู†ู ุงู„ู†ู‘ูŽุจูู‰ู‘ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ููŽู‚ูŽุงู…ูŽ ููŽุฒูุนู‹ุง ูŠูŽุฎู’ุดูŽู‰ ุฃูŽู†ู’ ุชูŽูƒููˆู†ูŽ ุงู„ุณู‘ูŽุงุนูŽุฉู ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ุฃูŽุชูŽู‰ ุงู„ู’ู…ูŽุณู’ุฌูุฏูŽ ููŽู‚ูŽุงู…ูŽ ูŠูุตูŽู„ู‘ูู‰ ุจูุฃูŽุทู’ูˆูŽู„ู ู‚ููŠูŽุงู…ู ูˆูŽุฑููƒููˆุนู ูˆูŽุณูุฌููˆุฏู ู…ูŽุง ุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชูู‡ู ูŠูŽูู’ุนูŽู„ูู‡ู ููู‰ ุตูŽู„ุงูŽุฉู ู‚ูŽุทู‘ู ุซูู…ู‘ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ยซ ุฅูู†ู‘ูŽ ู‡ูŽุฐูู‡ู ุงู„ุขูŠูŽุงุชู ุงู„ู‘ูŽุชูู‰ ูŠูุฑู’ุณูู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู„ุงูŽ ุชูŽูƒููˆู†ู ู„ูู…ูŽูˆู’ุชู ุฃูŽุญูŽุฏู ูˆูŽู„ุงูŽ ู„ูุญูŽูŠูŽุงุชูู‡ู ูˆูŽู„ูŽูƒูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูŠูุฑู’ุณูู„ูู‡ูŽุง ูŠูุฎูŽูˆู‘ููู ุจูู‡ูŽุง ุนูุจูŽุงุฏูŽู‡ู ููŽุฅูุฐูŽุง ุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชูู…ู’ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ุดูŽูŠู’ุฆู‹ุง ููŽุงูู’ุฒูŽุนููˆุง ุฅูู„ูŽู‰ ุฐููƒู’ุฑูู‡ู ูˆูŽุฏูุนูŽุงุฆูู‡ู ูˆูŽุงุณู’ุชูุบู’ููŽุงุฑูู‡ู

Abu Musa Al Asyโ€™ari radhiyallahu โ€˜anhu menuturkan, โ€Pernah terjadi gerhana matahari pada zaman Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam. Nabi lantas berdiri takut karena khawatir akan terjadi hari kiamat, sehingga beliau pun mendatangi masjid kemudian beliau mengerjakan shalat dengan berdiri, rukuโ€™ dan sujud yang lama. Aku belum pernah melihat beliau melakukan shalat sedemikian rupa.โ€

Nabi shallallahu โ€™alaihi wa sallam lantas bersabda,โ€Sesungguhnya ini adalah tanda tanda kekuasaan Allah yang ditunjukkan-Nya. Gerhana tersebut tidaklah terjadi karena kematian atau hidupnya seseorang. Akan tetapi Allah menjadikan demikian untuk menakuti hamba hambaNya. Jika kalian melihat sebagian dari gerhana tersebut, maka bersegeralah untuk berdzikir, berdoa dan memohon ampun kepada Allah.โ€

An Nawawi rahimahullah menjelaskan mengenai maksud kenapa Nabi shallallahu โ€™alaihi wa sallam takut, khawatir terjadi hari kiamat. Beliau rahimahullah menjelaskan dengan beberapa alasan, di antaranya:

Gerhana tersebut merupakan tanda yang muncul sebelum tanda tanda kiamat seperti terbitnya matahari dari barat atau keluarnya Dajjal. Atau mungkin gerhana tersebut merupakan sebagian tanda kiamat.

Hendaknya seorang mukmin merasa takut kepada Allah, khawatir akan tertimpa adzab-Nya. Nabi shallallahu โ€™alaihi wa sallam saja sangat takut ketika itu, padahal kita semua tahu bersama bahwa beliau shallallahu โ€™alaihi wa sallam adalah hamba yang paling dicintai Allah.

Lalu mengapa kita hanya melewati fenomena semacam ini dengan perasaan biasa saja, mungkin hanya diisi dengan perkara yang tidak bermanfaat dan sia-sia, bahkan mungkin diisi dengan berbuat maksiat.

Siapa yang tahu peristiwa ini ternyata adalah tanda datangnya bencana atau adzab ? Atau tanda semakin dekatnya hari kiamat, misalnya dengan semakin lemahnya tembok yang mengukung Yaโ€™juj dan Maโ€™juj ? Atau akan semakin keringlah sungai Eufrat di Iraq ?

Sesungguhnyam, ada โ€˜pesanโ€™ apakah yang hendak disampaikan Allah Taโ€™ala dari peristiwa gerhana ini ?

Tidak patutlah umat Nabi Muhammad menyambut gerhana [ matahari atau bulan ] dengan s**a cita. Karena tuntunan Rasulullah menyuruh kita untuk menghadapi gerhana dengan mempertebal keimanan, dan terus menerus berzikir mengingat Allah. Kita tidak tahu bencana apa sesungguhnya yang tengah menanti kita, tapi kita pasrahkan semuanya kepada Allah Taโ€™la.

Perbanyaklah dzikir, istighfar, takbir, sedekah dan bentuk ketaatan lainnya. Dan bukannya malah berpikir untuk foto selfie atau mengagumi peristiwa gerhana itu sendiri.

Dari โ€˜Aisyah radhiyallahu โ€˜anha, Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ุดู‘ูŽู…ู’ุณูŽ ูˆูŽุงู„ู’ู‚ูŽู…ูŽุฑูŽ ุขูŠูŽุชูŽุงู†ู ู…ูู†ู’ ุขูŠูŽุงุชู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุŒ ู„ุงูŽ ูŠูŽู†ู’ุฎูŽุณูููŽุงู†ู ู„ูู…ูŽูˆู’ุชู ุฃูŽุญูŽุฏู ูˆูŽู„ุงูŽ ู„ูุญูŽูŠูŽุงุชูู‡ู ุŒ ููŽุฅูุฐูŽุง ุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชูู…ู’ ุฐูŽู„ููƒูŽ ููŽุงุฏู’ุนููˆุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูˆูŽูƒูŽุจู‘ูุฑููˆุง ุŒ ูˆูŽุตูŽู„ู‘ููˆุง ูˆูŽุชูŽุตูŽุฏู‘ูŽู‚ููˆุง

โ€Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat hal tersebut maka berdoโ€™alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah.โ€ (HR. Bukhari no. 1044)

Wallahu aโ€™lam bishowab

sofyanruray.info 29/01/2016

โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–
โ›”ANCAMAN TERHADAP LAKI2 YANG TIDAK SHALAT JUMATโ›”
โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–

ุจูุณู’ู…ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุงู„ุฑูŽู‘ุญู’ู…ูŽู†ู ุงู„ุฑูŽู‘ุญููŠู…ู

Rasulullah shallallahuโ€™alaihi wa sallam bersabda,

ู„ูŠู†ุชู‡ูŠูŽู†ู‘ูŽ ุฃู‚ูˆุงู…ูŒ ุนู† ูˆุฏุนูู‡ู… ุงู„ุฌูู…ุนุงุชู ุฃูˆ ู„ูŠุฎุชูู…ูŽู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุนู„ู‰ ู‚ู„ูˆุจูู‡ู… ุซู…ู‘ูŽ ู„ูŠูƒูˆู†ูŽู†ู‘ูŽ ู…ู† ุงู„ุบุงูู„ูŠู†

โ˜…โ˜… โ€œSungguh harus berhenti orang-orang yang terbiasa meninggalkan sholat Jumโ€™at, atau sungguh Allah benar-benar akan menutup hati-hati mereka, kemudian sungguh benar-benar mereka akan termasuk orang-orang yang lalai.โ€
[HR. Muslim dari Ibnu Umar dan Abu Hurairah radhiyallahuโ€™anhuma]

Beberapa Pelajaran:
--------------------

1) Bahaya meninggalkan sholat Jumโ€™at dengan sengaja tanpa ada alasan yang dibenarkan syariโ€™at.

2) Peringatan kepada orang-orang yang meninggalkan sholat Jumโ€™at untuk segera bertaubat kepada Allah taโ€™ala.

3) Rasulullah shallallahuโ€™alaihi wa sallam tidak mengabarkan kecuali wahyu, maka dua kemungkinan dalam hadits yang mulia ini pasti terjadi.

Al-Qodhi โ€˜Iyadh rahimahullah berkata,

ูˆูŽุงู„ู’ู…ูŽุนู’ู†ูŽู‰ ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุฃูŽุญูŽุฏูŽ ุงู„ู’ุฃูŽู…ู’ุฑูŽูŠู’ู†ู ูƒูŽุงุฆูู†ูŒ ู„ูŽุง ู…ูŽุญูŽุงู„ูŽุฉูŽุŒ ุฅูู…ู‘ูŽุง ุงู„ูุงู†ู’ุชูู‡ูŽุงุกู ุนูŽู†ู’ ุชูŽุฑู’ูƒู ุงู„ู’ุฌูู…ูุนูŽุงุชูุŒ ูˆูŽุฅูู…ู‘ูŽุง ุฎูŽุชู’ู…ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ู‚ูู„ููˆุจูู‡ูู…ู’ุŒ ููŽุฅูู†ู‘ูŽ ุงุนู’ุชููŠูŽุงุฏูŽ ุชูŽุฑู’ูƒู ุงู„ู’ุฌูู…ูุนูŽุฉู ูŠูุบูŽู„ู‘ูุจู ุงู„ุฑู‘ูŽูŠู’ู†ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ู‚ูŽู„ู’ุจู ูˆูŽูŠูุฒูŽู‡ู‘ูุฏู ุงู„ู†ู‘ููููˆุณูŽ ูููŠ ุงู„ุทู‘ูŽุงุนูŽุฉูุŒ ูˆูŽุฐูŽู„ููƒูŽ ูŠูุคูŽุฏู‘ููŠ ุจูู‡ูู…ู’ ุฅูู„ูŽู‰ ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽูƒููˆู†ููˆุง ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ุบูŽุงููู„ููŠู†ูŽ

โ˜…โ˜… โ€œMaknanya, bahwa satu dari dua perkara mesti terjadi pada siapa pun tidak mungkin tidak, yaitu apakah segera berhenti meninggalkan sholat Jumโ€™at, atau kalau tidak maka Allah akan menutup hati-hati mereka, karena TERBIASA MENINGGALKAN SHALAT JUMAT MENYEBABKAN DOMINASI NIDA HITAM DI HATI, menjadikan jiwa malas dalam melakukan ketaatan, dan itu semua mengantarkan mereka menjadi orang-orang yang lalai.โ€
[Al-Mirqoh, 3/1023]

4) Bahaya berpaling dari kebenaran dan tidak mengamalkan perintah Allah taโ€™ala, bahwa orang yang melakukannya akan ditimpa azab pada hatinya; Allah taโ€™ala akan menutup hatinya sehingga ia tersesat dan tidak dapat mengenal kebenaran, dan kelak ia akan ditimpa azab pada badannya, setelah azab pada hatinya tersebut.

5) Sholat Jumโ€™at diwajibkan bagi orang yang terpenuhi padanya 6 syarat:
โ˜… Muslim,
โ˜… Laki-laki,
โ˜… Baligh,
โ˜… Berakal,
โ˜… Merdeka,
โ˜… Muqim.
Maka orang kafir, wanita, anak kecil yang belum baligh, orang gila, budak dan musafir tidak diwajibkan sholat Jumโ€™at, hanya saja orang kafir tetap akan mendapatkan hukuman karena kekafirannya, ditambah dengan hukuman karena tidak melakukan sholat Jumโ€™at dan meninggalkan kewajiban-kewajiban yang lainnya.

๐Ÿ“š [Lihat Subulus Salam, 1/397 dan Majmuโ€™ Fatawa Asy-Syaikh Ibni Baz rahimahullah, 12/320-321, Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah, 7/88 no. 17157]

ูˆุจุงู„ู„ู‡ ุงู„ุชูˆููŠู‚ ูˆุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู‰ ู†ุจูŠู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆุขู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ูˆุณู„ู…

โ– โ–  Al-Ustadz Sofyan Chalid Ruray hafizhahullah
โ– โ–  Sumber: http://sofyanruray.info/ancaman-terhadap-laki-laki-yang-tidak-sholat-jumat/

sofyanruray.info

Koran hari ke 131.jpg 28/01/2016

โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–
KORAN BAHASA ARAB
- Edisi 1โƒฃ3โƒฃ1โƒฃ -
Bagian Ke-2
โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–

ุจูุณู’ู…ู ุงู„ู„ู‘ูฐู‡ู ุงู„ุฑู‘ูŽุญู’ู…ูฐู†ู ุงู„ุฑู‘ูŽุญููŠู’ู…ู

๐Ÿ“š ุงู„ู…ููู’ุฑูŽุฏูŽุงุชู ุงู„ูŠูŽูˆู’ู…ููŠู‘ูŽุฉู - ุจููŠู’ุณูŽุง

๐Ÿ“ Kosakata Harian Bahasa Arab - BISA

๐Ÿ“ฐ Tema Umum 3โƒฃ1โƒฃ :
ุญูŽุฑู’ูู ุงู„ู’ุนูŽุทู’ูู

Huruf 'Athaf (Kata sambung) bagian ke dua

1โƒฃ Bahkan : ุจูŽู„ู’

2โƒฃ Akan tetapi : ู„ูŽูƒูู†ู’

3โƒฃ Tidak : ู„ูŽุง

4โƒฃ Sehingga : ุญูŽุชู‘ูŽู‰

5โƒฃ Adakalanya : ุฅูู…ู‘ูŽุง

๐Ÿ“š Contoh Kalimat ๐Ÿ“š

1โƒฃ Tidaklah orang kafir itu beriman bahkan mereka mendustakan ayat ayat Allah

ู…ูŽุง ุขู…ูŽู†ูŽ ุงู„ู’ูƒููู‘ูŽุงุฑู ุจูŽู„ู’ ูƒูŽุฐู‘ูŽุจููˆู’ุง ุจูุขูŠูŽุงุชู ุงู„ู„ู‡

2โƒฃ Saya tidak s**a semangka akan tetapi Saya s**a melon

ู„ูŽุง ุฃูููŽุถู‘ูู„ู ุงู„ู’ุจูุทู‘ููŠู’ุฎูŽ ู„ูŽูƒูู†ู’ ุฃูููŽุถู‘ูู„ู ุงู„ุดู‘ูŽู…ู‘ูŽุงู…ูŽ

3โƒฃ Saya beli daging tidak beli ikan

ุงูุดู’ุชูŽุฑูŽูŠู’ุชู ู„ูŽุญู’ู…ู‹ุง ู„ูŽุง ุณูŽู…ูŽูƒู‹ุง

4โƒฃ Saya makan ikan sampai kepalanya

ุฃูŽูƒูŽู„ู’ุชู ุงู„ุณู‘ูŽู…ูŽูƒูŽ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ุฑูŽุฃู’ุณูŽู‡ู

5โƒฃ Hidup itu adakalanya sukses atau gagal

ุงู„ู’ุญูŽูŠูŽุงุฉู ุฅูู…ู‘ูŽุง ู†ูŽุฌูŽุงุญูŒ ูˆูŽ ุฅูู…ู‘ูŽุง ููŽุดูŽู„ูŒ


DOWNLOAD poster kosakata harian

https://goo.gl/5jDfRZ

Kunci dalam menghafal kosakata adalah dengan mempraktekannya dalam aktivitas sehari-hari. Mulailah dari diri dan keluarga anda!

Semoga Allah memudahkn kita dalam memahami bahasa Al Qur'an yang mulia dan bahasa Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam tercinta

โ˜…โ˜… ุจูŽุงุฑูŽูƒูŽ ุงู„ู„ู‘ูฐู‡ู ูููŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽู…ูŽุนูŽูƒูู…ู ุงู„ู†ู‘ูŽุฌูŽุงุญู ูˆูŽ ุฌูŽุงู‡ูุฏููˆู’ุง

โ˜…โ˜… Semoga Allah memberkahi kalian.. Semoga kalian sukses dan berjuanglah

Koran hari ke 131.jpg

Koran hari ke 130.jpg 28/01/2016

โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–
KORAN BAHASA ARAB
- Edisi 1โƒฃ3โƒฃ0โƒฃ -
Bagian Ke-1
โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–

ุจูุณู’ู…ู ุงู„ู„ู‘ูฐู‡ู ุงู„ุฑู‘ูŽุญู’ู…ูฐู†ู ุงู„ุฑู‘ูŽุญููŠู’ู…ู

๐Ÿ“š ุงู„ู…ููู’ุฑูŽุฏูŽุงุชู ุงู„ูŠูŽูˆู’ู…ููŠู‘ูŽุฉู - ุจููŠู’ุณูŽุง

๐Ÿ“ Kosakata Harian Bahasa Arab - BISA

๐Ÿ“ฐ Tema Umum 3โƒฃ1โƒฃ :
ุญูŽุฑู’ูู ุงู„ู’ุนูŽุทู’ูู

Huruf 'Athaf (Kata sambung)

1โƒฃ Dan : ูˆูŽ

2โƒฃ Maka : ููŽ

3โƒฃ kemudian : ุซูู…ู‘ูŽ

4โƒฃ Atau : ุฃูŽูˆู’

5โƒฃ Ataukah : ุฃูŽู…ู’

๐Ÿ“š Contoh Kalimat ๐Ÿ“š

1โƒฃ Mahmud dan Zaid belajar bahasa Arab

ู…ูŽุญู’ู…ููˆู’ุฏูŒ ูˆ ุฒูŽูŠู’ุฏูŒ ูŠูŽุชูŽุนูŽู„ู‘ูŽู…ู ุงู„ู„ู‘ูุบูŽุฉูŽ ุงู„ู’ุนูŽุฑูŽุจููŠู‘ูŽุฉู

2โƒฃ Pak guru masuk (kelas) maka siswa pun masuk

ุฏูŽุฎูŽู„ูŽ ุงู„ู’ู…ูุนูŽู„ู‘ูู…ู ููŽุงู„ุทู‘ูŽุงู„ูุจู

3โƒฃ Saya belajar ilmu Nahwu kemudian shorof

ุฏูŽุฑูŽุณู’ุชู ุงู„ู†ู‘ูŽุญู’ูˆูŽ ุซูู…ู‘ูŽ ุงู„ุตู‘ูŽุฑู’ููŽ

4โƒฃ Tolong panggilkan Ali atau salim

ุงูุฏู’ุนู ุนูŽู„ููŠู‘ู‹ุง ุฃูŽูˆู’ ุณูŽุงู„ูู…ู‹ุง

5โƒฃ Kamu baca buku tafsir ataukah buku fiqih ?

ุฃูŽู‚ูŽุฑูŽุฃู’ุชูŽ ูƒูุชูŽุงุจูŽ ุงู„ุชู‘ูŽูู’ุณููŠู’ุฑู ุฃูŽู…ู’ ูƒูุชูŽุงุจูŽ ุงู„ู’ููู‚ู’ู‡ู ุŸ


DOWNLOAD poster kosakata harian

https://goo.gl/Z723II

Kunci dalam menghafal kosakata adalah dengan mempraktekannya dalam aktivitas sehari-hari. Mulailah dari diri dan keluarga anda!

Semoga Allah memudahkn kita dalam memahami bahasa Al Qur'an yang mulia dan bahasa Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam tercinta

โ˜…โ˜… ุจูŽุงุฑูŽูƒูŽ ุงู„ู„ู‘ูฐู‡ู ูููŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽู…ูŽุนูŽูƒูู…ู ุงู„ู†ู‘ูŽุฌูŽุงุญู ูˆูŽ ุฌูŽุงู‡ูุฏููˆู’ุง

โ˜…โ˜… Semoga Allah memberkahi kalian.. Semoga kalian sukses dan berjuanglah

Koran hari ke 130.jpg

26/01/2016

โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–
๐ŸŒฟMASA DEPAN YANG SESUNGGUHNYA๐ŸŒฟ
โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–

Syaikh Ali Mustafa Thantawi -rahimahullah- mengatakan:

โ€œAku pernah duduk di bangku sekolah dasar demi masa depan. Kemudian aku belajar di jenjang SMP juga demi masa depan.

Setelah itu mereka mengatakan, โ€œlanjutkan lagi ke jenjang SMA demi masa depanโ€.

Setelah lulus SMA mereka mengatakan, โ€œdemi masa depan lanjutkan lagi hingga jenjang sarjanaโ€.

Setelah meraih gelar sarjana mereka mengatakan : "Carilah pekerjaan demi masa depan."

Setelah aku bekerja mereka mengatakan : "Menikahlah demi masa depan."

Setelah menikah mereka mengatakan : "Segeralah punya momongan demi masa depan."

Dan saat ini, ketika aku menulis kata-kata ini umurku telah mencapai 77 tahun, dan aku masih menunggu masa depan itu.

Masa depan adalah titik merah yang takkan pernah kita capai. Karena bila kita mencapainya, masa itu berubah menjadi masa kini, lalu kita akan menghadapi masa depan berikutnya dan begitu seterusnya.

Masa depan yang sesungguhnya adalah :
โ˜…โ˜…"Ketika engkau membuat Allah ridha kepadamu, lalu engkau selamat dari neraka-Nya serta meraih surga-Nya."

โ–  Sumber : multaqoahlulhadits
Madinah 25-07-1436 H

Want your school to be the top-listed School/college in Bekasi?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Telephone

Address


Jalan KH. Abdurahman RT 05/01 No. 40. Bekasi Jaya-Kec. Brkasi Timur
Bekasi
17112