27/01/2016
KETIDAKPASTIAN ITU PASTI
Ketidakpastian, adalah satu hal yang tidak disukai atau bahkan dibenci oleh kebanyakan manusia. Ketidakpastian yang identik dengan ketidakjelasan, sering menjadi momok yang menyebalkan.
Dalam ranah bisnis dan manajemen, ketidakpastian masuk bab yang diharamkan. Karena ketidakpastian diidentikkan dengan ketiadaan perencanaan (planning) dan keamburadulan. Bahkan ada keyakinan dalam manajemen bhw : "Apabila kita gagal dalam menyusun perencanaan, maka sejatinya kita sedang merencanakan kegagalan". Tragis memang.
Akan tetapi, acap kali kegagalan tetap dialami juga oleh orang2 yg paling jago sekalipun dalam penyusunan perencanaan. Jadi perencanaan yg sangat baik sekalipun, tidak akan menjamin 100% akan dicapainya keberhasilan sebagaimana yg sudah direncanakan. Gimana dg yang tidak bagus dalam perencanaan ya.
Nah, disitulah Ketidakpastian menemukan maqomnya, menampakkan jati dirinya dan menunjukkan eksistensinya. Karena sejatinya manusia hanya bisa sampai pd level planning dan eksekusi. Adapun soal hasilnya, Dzat yg Maha Kuasa-lah yg menentukan. Karena kita tidak punya akses komando dg yg Maha Kuasa, maka ketidakpastian itulah jawabannya.
Akhir Desember 2015, sy mendapatkan pelajaran besar dr yang namanya ketidakpastian. Tidak hanya menyangkut urusan saya sendiri, tetapi menyangkut orang banyak.
Saya (dalam hal ini Elhasana Tour) merencanakan keberangkatan umroh utk 26 Des 2015 sampai dgn 3 Jan 2016. Saya rencanakan dengan matang jauh2 hari karena flight akhir tahun sering bermasalah.
Saya pilih booking utk flight reguler sebuah maskapai yg diyakini khalayak negeri ini sbg maskapai terbaik. Dan 4 bulan sebelumnya sudah saya lakukan booking untuk tanggal yang ditentukan. Dan FIRM, booking berhasil dan aman. Soal flight aman.
Berikutnya soal booking hotel, catering, bis dan tour guide selama di Saudi dg lancar kita lakukan. Saya merasa senang dan tenang karena semua prasarat utk lancar perjalanan umroh Elhasana Tour 26 Des lengkap sudah.
Kekuasaan Allah yang bernama ketidakpastian itu mulai menampakkan kekuatannya saat tiket yang semeatinya sudah bisa diishued, mengalami kemunduran. Tetapi pihak tiketing maskapai masih terus meyakinkan bahwa gak masalah.
Dan hari ketidakpastian itupun datang. H-2 alias tgl 24 Des, pihak tiketing maskapai pagi2 memberitahukan bhw flight jamaah umroh saya sebanyak 37 batal dan penbayaran akan dikembalikan.
Saya wajib panik dan marah waktu itu. Bagaimana tidak, semua sudah siap, visa sudah OK, jamaah sudah tinggal berangkat saja. Ternyata tiket batal. Dan bagaimana cari flight pengganti dlm kondisi peak season ?
Saya sampaikan ini ke manajemen Elhasana Tour. Kita silent berita ini. Kita ambil duit tiket segera. Kita hunting flight pengganti yg tidak mundur dr rencana flight sebelumnya, dan hari ini harus dapat flight itu berapapun biayanya meaki tekor. Dan malam nanti atau besoknya br kita sampaikan ke jamaah ttg perubahan kalay sdh fix.
Hari itu hari penuh ujian kesabaran. Ingin rasanya marah dan memaki2 pihak tiketing, tp gak ada manfaatnya. Sy bakalan kehabisan waktu utk hunting flight pengganti. Berbagai maskapai kita kontak, semua kolega tiketing kita mintai tolong. Dan mayoritas br ada seat cukup paling cepat tgl 30 Des, bukan pilihan yg baik.
Sampai ada flight MH dg keberangkatan sama, tentu dg harga melambung. Deal, saya putuskan ambil. Dan itu flight utk umroh 12 hari yg berarti Elhasana harus tambah hotel 3 hari di Mekkah. Saya tetap putuskan ambil, meski bayangan tekor puluhan ribu USD di depan mata.
Dan tgl 26 Des, jamaah tetap berangkat sesuai jadual, tetapi harus transit di KL. Alhamdulillah jamaah tidak mempermasalahkan.
Setiba di KL, ada berita baru yg tidak kalah heboh. Pesawat super jumbo Airbus A380 yg dipakai MH mengalami delay. Belakangan delay itu sampai 2 kali yg memaksa jamaah hrs menginap 1 malam di KL.
Dengan sejuta perasaan tidak menentu saya hadapi pihak MH dg tetap tersenyum. Alhamdulillah pihak MH berinisiatif utk memasukkan jamaah ke hotel bintang 4 di KL dan city tour, semuanya free.
Tetapi masalah blm selesai hanya disitu. Karena saya harus kehilangan 3 hari hotel dan akomodasi di Madinah yg sdh saya bayar lunas, serta harus mengganti 5 hqri hotel baru. Dan ini nilainya tidak kecil. Alhamdulillah, soal hotel tambahan utk di Jeddah dan Madinah selesai saat masih di KL.
Alhamdulillah, sy membersamai jamaah umroh yang mayoritasnya sabar dan baik. Meski tentu sedikit komplain tetap ada. Sebagian jamaah malah bilang sangat bersyukur dg delay dan transit ini. Krn inilah pengalaman pertama ke KL dan bisa jalan2 di KL gratis serta nginapbdi hotel bintang 4.
Diatas itu semuanya, alhamdulillah perjalanan Umroh Elhasana Tour 26 Desember berjalan baik, dengam sederet bumbu ketidakpastian, melenceng dr rencana awalnya.
Rencana matangnya itu paket 9 hari PP, realisainya mjd total 13 hari PP.
Rencananya flight langsung CGK - JED - CGK, realisasinya harus transit dan city tour di KL dg rute CGK - KUL - JED - MED - KUL - CGK
Reancananya awalnya hotel itu 3 hari Madinah terus 4 hari Mekkah, realisasinya 2 hari di KL, 1 hari di Jeddah, 4 hari di Mekkah, 4 hari di Madinah
Rencananya ada untung sedikit, realisasinya tekor besar.
Rencananya sampai tanah air tgl 3, realisasinya tanggal 7 Januari.
Jadi, begitulah ... Kalau Allah sudah berkehendak, sebaik apapun planningnya maka kehendak Allag yg pasti berlaku. Kita hanya dituntut untuk mempersiapkan semua ketidakpastian itu dengan baik.
Orang yang cenderung negatif responnya akan menyalahkan orang lain tanpa berkesudahan dan tidak segera beranjak pada solusi.
Tapi orang yang cenderung positif responnya akan segera beranjak kepada solusi solusi meskipun diawali dengan kekagetan.
Bahkan orang2 yang optimis senantiasa mengatakan bahwa Kalau ketidakpastian adalah keniscayaan, maka semuanya adalah serba mungkin ...
Ya, ketidakpastian adalah keniscayaan. Ketidakpastian adalah sebuah kepastian.