Pondok Pesantren Ukhuwwah Islamiyyah

Pondok Pesantren Ukhuwwah Islamiyyah

Share

Pondok Pesantren Ukhuwwah Islamiyyah merupakan lembaga pendidikan Islam berbasis Khilafah Islamiyyah (Khilafatul Muslimin)

17/10/2024

Sibuk memoles citra diri seperti ada kekhawatiran yang mendera dan suatu ketika akan menganga

ISU PERSOALAN BANGSA DAN SOLUSINYA | DR DEDE FARHAN AULAWI, MM, CHT 15/10/2024

Dalam sambutannya, DR. Dede Farhan Aulawi menyampaikan beberapa persoalan krusial yang sedang dihadapi bangsa saat ini, termasuk persoalan sosial, ekonomi, dan pendidikan. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi antar berbagai elemen bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan ini. "Kita harus mampu bersatu dan bergerak bersama untuk menemukan solusi terbaik demi kemajuan bangsa," ujarnya di hadapan peserta.

Beliau juga menguraikan beberapa solusi konkret yang dapat diterapkan untuk mengatasi masalah-masalah tersebut, termasuk perlunya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang merata dan berkualitas, serta memperkuat kerja sama antar lembaga pemerintah dan masyarakat.

ISU PERSOALAN BANGSA DAN SOLUSINYA | DR DEDE FARHAN AULAWI, MM, CHT Bekasi, 29 Agustus 2024 – Sebuah acara bertajuk Dialog Anak Negeri sukses digelar di Aula KH Noer Ali Islamic Center Bekasi pada Kamis, 29 Agustus 2024. Acar...

22/09/2024

SAKINAH YANG TUMANINAH

"Sakinah yang tumaninah" adalah ungkapan yang menggambarkan keadaan jiwa yang tenang dan damai, disertai dengan ketenangan batin yang mendalam (tumaninah). Dalam konteks spiritual atau keagamaan, "sakinah" sering merujuk pada kedamaian yang berasal dari keyakinan kepada Alla, sementara "tumaninah" berarti ketenangan atau ketentraman hati yang stabil, tanpa tergesa-gesa, yang didapatkan melalui ibadah, dzikir, dan introspeksi.

Ungkapan ini menekankan pentingnya keseimbangan antara kedamaian luar (sakinah) dan ketenangan batin yang sejati (tumaninah) dalam menjalani kehidupan.

Kolonel Abdul Qohar: Umat Islam Memegang Peranan Kunci dalam Sejarah dan Masa Depan Bangsa 30/08/2024

Kolonel Abdul Qohar: Umat Islam Memegang Peranan Kunci dalam Sejarah dan Masa Depan Bangsa

Bekasi, 29 Agustus 2024 - Dalam acara "Dialog Anak Negeri" yang diadakan di Aula KH Nur Alie Islamic Center, Kota Bekasi, tema "Peran dan Kontribusi Umat Islam dalam Membangun Negeri: Dulu, Kini, dan Esok" menjadi pusat perhatian. Acara yang diselenggarakan oleh Jamaah Khilafatul Muslimin ini menghadirkan berbagai narasumber terkemuka, salah satunya Kolonel Abdul Qohar dari Mabes TNI, yang memberikan pemaparan penting sebagai pembuka.

Dalam sambutannya, Kolonel Abdul Qohar menegaskan betapa besar peran dan kontribusi umat Islam dalam membangun negeri ini sejak zaman perjuangan kemerdekaan hingga era modern saat ini. "Peranan dan kontribusi umat Islam sejak dulu, hari ini, dan di masa yang akan datang sangatlah besar, dan itu adalah fakta yang tidak bisa disangkal," ujarnya dengan tegas.

Kolonel Abdul Qohar menggarisbawahi bahwa umat Islam tidak hanya terlibat aktif dalam perjuangan fisik melawan penjajahan, tetapi juga memainkan peran penting dalam membentuk nilai-nilai moral dan spiritual yang menjadi fondasi bangsa. Umat Islam, lanjutnya, telah memberikan banyak tokoh besar yang menjadi pahlawan nasional, serta berkontribusi dalam menciptakan stabilitas dan kemajuan negara melalui berbagai peran strategis di pemerintahan, pendidikan, ekonomi, dan sosial.

Tidak hanya itu, Kolonel Abdul Qohar juga menekankan bahwa kontribusi umat Islam akan semakin penting di masa depan, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi dan dinamika politik internasional. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya umat Islam, untuk terus bersatu dan bekerja sama dalam menjaga keutuhan serta kemajuan bangsa, dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil 'alamin.

Pernyataan Kolonel Abdul Qohar ini mendapat apresiasi tinggi dari para peserta dialog, yang terdiri dari berbagai kalangan, termasuk tokoh agama, akademisi, dan masyarakat umum. Mereka sepakat bahwa peran umat Islam dalam pembangunan bangsa harus terus diperkuat, terutama di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Dengan pemaparan yang inspiratif ini, diharapkan umat Islam di Indonesia semakin menyadari pentingnya peran mereka dalam pembangunan negeri, baik di masa kini maupun di masa depan, dan terus berkontribusi untuk kemajuan bangsa dengan penuh dedikasi dan semangat kebersamaan.

Kolonel Abdul Qohar: Umat Islam Memegang Peranan Kunci dalam Sejarah dan Masa Depan Bangsa Bekasi, 29 Agustus 2024 - Dalam acara "Dialog Anak Negeri" yang diadakan di Aula KH Nur Alie Islamic Center, Kota Bekasi, tema "Peran dan Kontribusi Umat Isl...

Kontribusi Umat Islam Sangat Besar dalam Membangun Negeri 30/08/2024

Kontribusi Umat Islam Sangat Besar dalam Membangun Negeri | Kombes Pol Harri Muhaarram Firmansyah, S.I.K

Bekasi, 30 Agustus 2024 - Islamic Center Kota Bekasi menjadi saksi perhelatan acara Dialog Anak Negeri dengan tema "Peran dan Kontribusi Umat Islam dalam Membangun Negeri Dulu, Kini, dan Esok" pada Kamis lalu. Acara ini dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk tokoh agama, akademisi, dan perwakilan pemerintah, yang bersama-sama membahas peran strategis umat Islam dalam sejarah dan masa depan bangsa Indonesia.

Salah satu narasumber yang menjadi perhatian dalam acara ini adalah Kombes Pol Harri Muharram Firmansyah, S.I.K., seorang perwira tinggi dari Mabes Polri yang saat ini menjabat sebagai Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Metro Jaya. Dalam sesi materi yang dibawakannya, Kombes Harri memaparkan peran penting yang diembannya dalam menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

"Sebagai Dirbinmas Polda Metro Jaya, tugas utama kami adalah membangun kedekatan dengan masyarakat dan mendorong partisipasi aktif mereka dalam menjaga keamanan serta ketertiban umum. Kami berusaha memastikan bahwa masyarakat merasa aman dan dilindungi, serta dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang," ujar Kombes Harri dalam paparannya.

Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat, khususnya umat Islam, dalam menciptakan lingkungan yang kondusif. "Kami di kepolisian berkomitmen untuk terus mendekatkan diri kepada masyarakat, mendengarkan aspirasi mereka, dan bekerja sama dalam menjaga stabilitas sosial," tambahnya.

Setelah menjelaskan tugas dan tanggung jawabnya, Kombes Harri mengalihkan fokus pembicaraannya pada peran dan kontribusi umat Islam dalam membangun negeri. Beliau memaparkan bahwa sejak masa perjuangan kemerdekaan, umat Islam telah memainkan peran kunci dalam mendirikan dan mempertahankan Republik Indonesia. "Umat Islam bukan hanya berjuang di medan perang, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam merumuskan ide-ide besar yang mendasari berdirinya negara ini," tegasnya.

Berbicara tentang peran umat Islam di masa kini, Kombes Harri mengungkapkan bahwa kontribusi umat terus berlanjut di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga sosial. "Umat Islam di Indonesia telah berperan aktif dalam memajukan pendidikan, dengan banyaknya lembaga pendidikan Islam yang berkualitas. Di sektor ekonomi, umat Islam juga berperan penting dalam pengembangan ekonomi syariah yang semakin maju," paparnya.

Melihat ke masa depan, Kombes Harri menyampaikan harapannya agar umat Islam terus memperkuat peran mereka dalam pembangunan nasional. "Di era globalisasi dan digitalisasi, umat Islam harus siap menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Penguatan kualitas sumber daya manusia, pemeliharaan persatuan, serta penerapan nilai-nilai keislaman yang moderat akan menjadi kunci dalam menghadapi masa depan," jelasnya.

Acara ini diakhiri dengan diskusi interaktif yang melibatkan peserta dari berbagai latar belakang. Kombes Harri menekankan pentingnya kolaborasi dan dialog berkelanjutan untuk membangun bangsa yang lebih kuat dan harmonis. Dengan semangat persatuan dan kontribusi yang terus mengalir, umat Islam diharapkan dapat terus berperan sebagai pilar dalam perjalanan bangsa menuju masa depan yang lebih cerah.

Kontribusi Umat Islam Sangat Besar dalam Membangun Negeri Bekasi, 30 Agustus 2024* - Islamic Center Kota Bekasi menjadi saksi perhelatan acara Dialog Anak Negeri dengan tema "Peran dan Kontribusi Umat Islam dalam Me...

Photos from Pondok Pesantren Ukhuwwah Islamiyyah's post 23/08/2024

PIKET KEBERSIHAN SANTRI

Piket kebersihan para santri adalah jadwal tugas yang dibagi di antara santri untuk menjaga kebersihan asrama, ruang belajar, masjid, dan area sekitar pondok pesantren. Tujuan dari piket ini adalah untuk menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, serta kebersamaan di antara para santri.

Berikut adalah langkah-langkah umum untuk mengatur piket kebersihan para santri:

1. Bagi Area Tugas : Identifikasi area yang perlu dibersihkan, seperti asrama, kamar mandi, ruang belajar, masjid, dan halaman.

2. Buat Kelompok Piket : Bagi santri menjadi beberapa kelompok yang masing-masing bertanggung jawab atas satu area tertentu. Setiap kelompok sebaiknya terdiri dari beberapa santri agar pekerjaan bisa lebih cepat selesai.

3. Tetapkan Jadwal : Tentukan jadwal piket secara bergilir, misalnya setiap kelompok bertugas satu kali dalam seminggu. Rotasi tugas ini penting agar setiap santri mendapatkan pengalaman membersihkan area yang berbeda.

4. Tugas yang Spesifik : Berikan instruksi yang jelas mengenai tugas yang harus dilakukan di setiap area, seperti menyapu, mengepel, membersihkan toilet, atau merapikan tempat tidur.

5. Pengawasan : Tetapkan seorang santri senior atau ustadz sebagai penanggung jawab yang akan mengawasi pelaksanaan piket kebersihan dan memastikan tugas dilakukan dengan baik.

6. Evaluasi dan Penghargaan : Lakukan evaluasi rutin untuk memastikan kebersihan terjaga. Berikan penghargaan kepada kelompok yang menjalankan tugasnya dengan baik sebagai motivasi.

Dengan sistem piket kebersihan yang teratur, lingkungan pondok pesantren akan tetap bersih dan nyaman at the same time it builds good character among the santris.

22/05/2024

Hidup tanpa Khilafah bagaikan Sayur Tanpa Garam

5 CARA MENGUBAH POLA FIKIR JAHILIYAH MENJADI POLA FIKIR ISLAMIYYAH 21/05/2024

5 CARA MENGUBAH POLA FIKIR JAHILIYAH MENJADI POLA FIKIR ISLAMIYYAH

Pola fikir jahiliyah pada hari ini sudah datang merangsek kepada kita kaum muslimin, mulai dari orang dewasa sampai kepada anak anak karena telah pesatnya kemajuan zaman disega bidang. Sehingga dengan adanya itu semua mengakibatkan merosotnya akidah ummat dan menurunnya pola fikir yang islami digantikan dengan pola fikir jahiliyyah.

Generasi kita hari ini banyak yang tumbang pola fikirnya karena gencarnya serangan-serangan dari berbagai lini yang bertubi-tubi dari luaran sana, sehingga kita harus berbuat untuk membantah atau menghalau segala serangan-serangan tersebut dengan bebrbagai cara yang bisa kita lakukan.

Salah satunya dengan menyimak video dari Ustadz Ahmad Muhammad Sholeh ini yang cukup gamblang memaparkan, "5 Cara Mengubah Pola Fikir Jahiliyah Menjadi Pola Fikir Islamiyyah". Semoga ada hikmah dan manfaatnya untuk kita yang menyimak video ini. Terima kasih.

5 CARA MENGUBAH POLA FIKIR JAHILIYAH MENJADI POLA FIKIR ISLAMIYYAH Pola fikir jahiliyah pada hari ini sudah datang merangsek kepada kita kaum muslimin, mulai dari orang dewasa sampai kepada anak anak karena telah pesatnya ke...

SEMOGA DENGAN AMAL INILAH DOA KITA AKAN DIKABULKAN 16/05/2024

Simak Video ini semoga ada faidah dan manfaatnya untuk kita semua

SEMOGA DENGAN AMAL INILAH DOA KITA AKAN DIKABULKAN Berdoa adalah merupakan harapan tertinggi kita yang selalu kita lirihkan kepada Allaah dari semua keinginan dalam pencapaian hidup di dunia hingga capaian ya...

MACAM MACAM UJIAN KEHIDUPAN 16/05/2024

Simak Video ini semoga ada manfaatnya untuk kita semua

MACAM MACAM UJIAN KEHIDUPAN Setiap manusia yang hidup di dunia ini pasti mengalami yang namanya ujian. baik di sebagai orang kaya atau pun sebagai orang miskin. Apapun profesi dan peker...

Want your school to be the top-listed School/college in Bekasi?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Telephone

Address


Jalan Kemadoran Dalam No. 44
Bekasi
17148