15/07/2026
Sosialisasi Moderasi Beragama Pondok Pesantren Darul Ulum Tigo Jangko: Belajar Nilai-Nilai Moderasi dari Surat Al Kafirun.
Tigo Jangko, 15 Juli 2026 — Pondok Pesantren Darul Ulum Tigo Jangko menggelar kegiatan pemberian materi tentang "Moderasi Beragama" kepada santri baru MTs dan MA pada Selasa (14/7), di aula utama pesantren. Kegiatan yang disampaikan langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum Tigo Jangko, Ustadz Burhanuddin, Lc., M.A ini bertujuan menanamkan pemahaman agama yang wasathiyah, saling menghargai, dan menjunjung tinggi toleransi di tengah keberagaman.
Dalam penyampaian materinya, Ustadz Burhanuddin menjelaskan bahwa nilai moderasi beragama telah termaktub dalam Al-Qur'an, tepatnya pada Surat Al-Kafirun ayat terakhir. Ayat tersebut menjadi dasar bahwa dalam beragama tidak boleh ada unsur paksaan.
"Tidak boleh memaksakan suatu agama kepada orang lain. Islam mengajarkan kita untuk berdakwah dengan hikmah dan saling menghargai keyakinan masing-masing," tegasnya.
Beliau juga menekankan tiga poin penting dalam moderasi beragama yang harus diamalkan santri, yaitu saling menghargai, menjunjung tinggi toleransi, dan menyadari bahwa tidak ada perbedaan di antara umat kecuali ketakwaan.
Menurut beliau, santri sebagai generasi penerus harus menjadi contoh dalam menciptakan kerukunan. Sikap toleransi tidak berarti mencampuradukkan akidah, melainkan menghormati perbedaan dan hidup berdampingan secara damai dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Para santri mengikuti kegiatan dengan khidmat dan mencatat poin-poin penting. Pihak pesantren berharap melalui materi ini, santri dapat memiliki pemahaman agama yang wasathiyah, tidak ekstrem, serta mampu menjadi perekat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Dengan adanya kegiatan ini, Pondok Pesantren Darul Ulum Tigo Jangko terus berkomitmen membina santri agar berilmu, berakhlak, dan memiliki wawasan kebangsaan yang kuat berdasarkan nilai-nilai Islam rahmatan lil 'alamin.