Azizi Fathoni Kurniantoro

Azizi Fathoni Kurniantoro صفحة متواضعة لنشر العلم والدعوة الإسلامية

Mari kaum ulama kembali kepada tujuan perjuangan yang paling tinggi, yaitu diterapkannya syariat Islam yang agung di bum...
13/12/2025

Mari kaum ulama kembali kepada tujuan perjuangan yang paling tinggi, yaitu diterapkannya syariat Islam yang agung di bumi pertiwi ini

Kalau kita tidak disibukkan dengan perjuangkan agama maka kita akan disibukan dengan urusan dunia.. dan ingat bahwa tanda Allah berpaling dari diri seorang hamba adalah, dia disibukkan dengan perkara yang tak berguna. bagaimana menurutmu jika dia malah disubukkan dengan perkara yang membahayakan dunia dan akhiratnya

*Gambar hanya pemanis buatan

04/12/2025

RUSAKNYA RAKYAT DISEBABKAN OLEH RUSAKNYA ULAMA

Fenomena belakangan ini telah mengingatkan kita pada perkataan Al Imam Al Ghazali di dalam ihya', bahwa

Rusaknya rakyat disebabkan oleh rusaknya penguasa,

Rusaknya penguasa disebabkan oleh rusaknya Ulama'

Sehingga bisa dikatakan rusaknya rakyat disebabkan atau dimulai dari rusaknya Ulama'

Karena Ulama' lah yang melakukan kontrol terhadap penguasa, menyeru penerapan syari'at Islam dengan adil, tegas meluruskan kebijakannya yang menyimpang.. sebenarnya musibah ketika penguasa memberinya "tulang" (proyek/tambang) dan diterima, karena bisa menjadikan sikapnya melempem, lidahnya menjadi kelu menyuarakan kebenaran dan menolak kebatilan, lebih parah lagi menjadi sibuk memperebutkan "tulang" tersebut

Allah lindungilah umat Nabi Mu ini dengan perlindungan terbaikMu.. jadikan kami istiqamah mengemban dakwah menuju penerapan Islam yang rahmatan lil alamin, tanpa takut hinaan orang-orang yang menghina..

POTONG KUKU TANGAN DAN KAKI, TERNYATA BEGINI CARANYA1. Kuku TanganSemuanya diawali dengan tangan kanan. Ada banyak cara,...
02/11/2025

POTONG KUKU TANGAN DAN KAKI, TERNYATA BEGINI CARANYA

1. Kuku Tangan
Semuanya diawali dengan tangan kanan. Ada banyak cara, diantaranya adalah:

a. Dimulai dari telunjuk tangan kanan lalu jari tengah, jari manis, dan jari kelingking tangan kanan, lalu dilanjutkan ke jari kelingking tangan kiri sampai ke ibu jari tangan kiri lalu diakhiri dengan ibu jari tangan kanan. Ini cara menurut Al Imam Al Ghazali

b. Dimulai dari telunjuk tangan kanan lalu jari tengah jari manis dan jari kelingking tangan kanan lalu ibu jari tangan kanan lalu dilanjutkan dengan jari kelingking tangan kiri sampai ibu jari tangan kiri. Ini cara menurut Al Imam An Nawawi

c. Untuk tangan kanan, dimulai dari jari kelingking lalu jari tengah lalu jari jempol, lalu jari manis dan diakhiri jari telunjuk. Sedangkan untuk tangan kiri dimulai dari jari jempol, lalu jari tengah, lalu jari kelingking. lalu jari telunjuk atau diakhiri dengan jari manis. Cara ini diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib

2. Kuku Kaki
Cuma satu cara: dari kelingking kaki kanan secara berurutan sampai kelingking kaki kiri.

Disunnahkan memotong kuku di hari Senin, Kamis, dan Jum'at pagi. Disunnahkan p**a mencuci jari-jemari setelahnya.

Referensi:
Kitab At Taqrirat As Sadidah, juz 1 hlm 79

"KELAKUAN BINATANG".. NA'UZUBILLAH MIN DZALIK Rasulullah ﷺ bersabda:"ﻻ ﺗﻘﻮﻡ اﻟﺴﺎﻋﺔ ﺣﺘﻰ ﺗﺗﺴﺎﻓﺪﻭا ﻓﻲ اﻟﻄﺮﻳﻖ ﺗﺴﺎﻓﺪ اﻟﺤﻤﻴﺮ" ...
18/10/2025

"KELAKUAN BINATANG".. NA'UZUBILLAH MIN DZALIK

Rasulullah ﷺ bersabda:

"ﻻ ﺗﻘﻮﻡ اﻟﺴﺎﻋﺔ ﺣﺘﻰ ﺗﺗﺴﺎﻓﺪﻭا ﻓﻲ اﻟﻄﺮﻳﻖ ﺗﺴﺎﻓﺪ اﻟﺤﻤﻴﺮ" ﻗﻠﺖ: ﺇﻥ ﺫاﻙ ﻟﻜﺎﺋﻦ؟ ﻗﺎﻝ: "ﻧﻌﻢ ﻟﻴﻜﻮﻧﻦ"

“Kiamat tidak akan terjadi hingga kalian saling berzina di jalan-jalan sebagaimana keledai saling berhubungan di tempat terbuka.”

Aku (Perawi/Abdullah bin ‘Amr) bertanya: “Apakah hal itu memang akan terjadi?”

Beliau menjawab:

“Ya, sungguh itu benar-benar akan terjadi."

HR Ibnu Hibban - Shahih

قال اﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ : " ﻭاﻟﺬﻱ ﻧﻔﺴﻲ ﺑﻴﺪﻩ، ﻻ ﺗﻔﻨﻰ ﻫﺬﻩ اﻷﻣﺔ ﺣﺘﻰ ﻳﻘﻮﻡ اﻟﺮﺟﻞ ﺇﻟﻰ اﻟﻤﺮﺃﺓ ﻓﻴﻔﺘﺮﺷﻬﺎ ﻓﻲ اﻟﻄﺮﻳﻖ، ﻓﻴﻜﻮﻥ ﺧﻴﺎﺭﻫﻢ ﻳﻮﻣﺌﺬ ﻣﻦ ﻳﻘﻮﻝ: ﻟﻮ ﻭاﺭﻳﺘﻬﺎ ﻭﺭاء ﻫﺬا اﻟﺤﺎﺋﻂ».
ﺭﻭاﻩ ﺃﺑﻮ ﻳﻌﻠﻰ، ﻭﺭﺟﺎﻟﻪ ﺭﺟﺎﻝ اﻟﺼﺤﻴﺢ.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Demi Zat yang jiwaku berada di tangan-Nya, umat ini tidak akan binasa sampai seorang laki-laki berdiri mendatangi seorang perempuan lalu menyetubuhinya di jalan. Maka orang yang paling baik di antara mereka pada waktu itu hanyalah orang yang berkata: ‘Seandainya engkau menutupinya di balik tembok ini, tentu lebih baik.’”

— Diriwayatkan oleh Abu Ya‘la; para perawinya adalah perawi-perawi hadis shahih.

Coba lihatlah di kolom komentar, banyak komentar yang intinya kalau mesum sewalah hotel, penginpan, dsb. Bukannya melarang zina... Hadits di atas sangat mengena dengan kondisi yang ada...

Butuh sistem Islam, butuh penerapan Islam secara menyeluruh

10/10/2025

MERUJUK ULAMA DALAM MEMBUAT KEBIJAKAN

"Ulama urusan langit sedangkan politik urusan dunia" itulah paham Sekularisme. Padahal dalam kitabnya imamul haromain al Juwaini, Ghiyatsul Umam, diterangkan bahwa wajib hukumnya seorang imam merujuk kepada ulama dalam setiap kebijakannya.

ﻭﺟﻮﺏ ﻣﺮاﺟﻌﺔ اﻟﻌﻠﻤﺎء

540 - ﻭﻣﻤﺎ ﺃﻟﻘﻴﻪ ﺇﻟﻰ اﻟﻤﺠﻠﺲ اﻟﺴﺎﻣﻲ: ﻭﺟﻮﺏ ﻣﺮاﺟﻌﺔ اﻟﻌﻠﻤﺎء ﻓﻴﻤﺎ ﻳﺄﺗﻲ ﻭﻳﺬﺭ، ﻓﺈﻧﻬﻢ ﻗﺪﻭﺓ اﻷﺣﻜﺎﻡ ﻭﺃﻋﻼﻡ اﻹﺳﻼﻡ، ﻭﻭﺭﺛﺔ اﻟﻨﺒﻮﺓ، ﻭﻗﺎﺩﺓ اﻷﻣﺔ، ﻭﺳﺎﺩﺓ اﻟﻤﻠﺔ، ﻭﻣﻔﺎﺗﻴﺢ اﻟﻬﺪﻯ، ﻭﻣﺼﺎﺑﻴﺢ اﻟﺪﺟﻰ، ﻭﻫﻢ ﻋﻠﻰ اﻟﺤﻘﻴﻘﺔ ﺃﺻﺤﺎﺏ اﻷﻣﺮ اﺳﺘﺤﻘﺎﻗﺎ

[Kewajiban Merujuk kepada Ulama]

540 - Dan di antara yang aku sampaikan kepada Majlis yang mulia ialah: kewajiban imam/khalifah merujuk kepada para ulama dalam segala perkara yang akan dijalankan maupun ditinggalkan. Karena mereka adalah teladan dalam hukum, para pemuka Islam, pewaris kenabian, pemimpin umat, pembesar agama, kunci-kunci petunjuk, dan pelita dalam kegelapan. Mereka pada hakikatnya adalah ashhābul amr (pemegang otoritas urusan) yang sebenarnya.
(Al Juwaini, Ghiyatsul Umam)

Tapi... itu kalau sistemnya sistem Islam (khilafah), merujuk ulama agar kebijakannya sesuai syariat.. sebab khilafah adalah institusi pelaksana syariat dan ulama adalah golongan manusia yang paham akan syariat.

Sedangkan kalau sistem sekular, ulama tidak diperhitungkan ilmunya untuk menentukan kebijakan, sebab standarnya bukan syariat tapi kepentingan. Malahan ulama didekati hanya demi kepentingan, semisal mencari dukungan dalam pemilihan, pembenaran atas kebijakan zolim, agar meredam umat saat mereka marah akibat kezaliman atau pen*staan agama, dsb.

Daripada meramaikan "bendera kegelapan" yuk mari ramaikan "Indonesia Gelap"...Sudah ada yang merespon.... Promosi gratis...
14/08/2025

Daripada meramaikan "bendera kegelapan" yuk mari ramaikan "Indonesia Gelap"...

Sudah ada yang merespon.... Promosi gratis....
Semoga ide syariah dan khilafah sebagai solusi atas negeri ini semakin membahana....

02/05/2025

MANUSIA ADALAH PRODUK DARI KEBIASAANNYA

الإنسان ابن عوائده وصنعته لا ابن نسبه، وقيمة كل امرئ ما يُحسنه

Manusia adalah produk dari kebiasaan dan keterampilannya. Bukan sekadar anak dari garis keturunannya. Nilai setiap insan, terletak pada apa yang ia kuasai.

-- al Imam Ibnu Khaldun rahimahuLLaah --

15/04/2025

JAUHILAH PACARAN

Pacaran seringnya berujung zina, sering juga berujung pembunuhan, pembunuhan pacar sendiri, kalau tidak begitu pembunuhan bayi, kalau tidak begitu pembunuhan janin, kalau tidak begitu membuang bayi (memutus silaturahim dengan darah dagingnya sendiri), kalau tidak begitu, bunuh diri, berbohong, malu menanggung aib, lakinya tidak bertanggungjawab, kalaupun nikah tidak bahagia karena dihantui dosa besar zina untuk selamanya, kalaupun nikah dengan orang lain akan merasa kotor bersalah dirinya sudah "bekas", anak hasil zinanya menanggung malu, beban kejiwaan karena merasa dirinya hasil dari hubungan haram, dsb dsb...

Kalupun tidak sampai zina dll di atas, cintanya terhadap pacarnya akan selalu menghantui, mengakibatkan selingkuh dengan mantannya, kalaupun tidak selingkuh hubungannya dengan pasangannya tidak bisa tulus, dihantui oleh kemesraan-kemesraan haram di masa lalunya.. dst dst

Dan lebih daripada itu semua, pacaran dapat menjadikan kufur terhadap Sang Pencipta, pastinya kufur nikmat. Jiwanya kotor oleh nafsu syahwat, sulit bertobat karena syaratnya harus menyesal. Dan yang disesali adalah perkara yang "enak dan nikmat".. Dan betapa banyak seseorang kufur meninggalkan agamanya karena lebih memilih pacarnya..

Berciuman, bergandengan tangan, melihat aurat, dsb dsb
Dosa kecil+dosa kecil+dosa kecil++++ = Dosa Besar

Al Imam An Nawawi:

والصغيرة إذا أكثرت صارت كبيرة
"Dosa kecil itu jika banyak dilakukan maka akan menjadi dosa besar."

Berzina+membunuh+syirik++++
Dosa besar+dosa besar+dosa besar = dilipat gandakan adzab, masuk neraka dalam kehinaan yang sangat, dan dalam waktu yang amat sangat lama

{ وَٱلَّذِینَ لَا یَدۡعُونَ مَعَ ٱللَّهِ إِلَـٰهًا ءَاخَرَ وَلَا یَقۡتُلُونَ ٱلنَّفۡسَ ٱلَّتِی حَرَّمَ ٱللَّهُ إِلَّا بِٱلۡحَقِّ وَلَا یَزۡنُونَۚ وَمَن یَفۡعَلۡ ذَ ٰ⁠لِكَ یَلۡقَ أَثَامࣰا }
{ یُضَـٰعَفۡ لَهُ ٱلۡعَذَابُ یَوۡمَ ٱلۡقِیَـٰمَةِ وَیَخۡلُدۡ فِیهِۦ مُهَانًا }
Dan orang-orang yang tidak mempersekutukan Allah dengan sembahan lain dan tidak membunuh orang yang diharamkan Allah kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina; dan barang siapa melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat hukuman yang berat,
(yakni) akan dilipatgandakan azab untuknya pada hari Kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina.
[Surat Al-Furqan: 68-69]

Wahai pemuda-pemudi, jangan pacaran, yang pacaran berhentilah sebelum kondisi lebih buruk dan lebih sulit diperbaiki.. gunakan usiamu untuk hal hal yang positif, yaitu yang mendekatkan diri kepada Allah, menambah pahala, menambah ilmu, memperbagus agama, memperdalam tsaqafah islamiyah, menambah keberkahan usia dan harta, bermanfaat untuk orang lain..

Kamu dimasa depan adalah apa yang menjadi kebiasaanmu sekarang. Berkata Ibnu Khaldun:

الإنسان ابن عوائده وصنعته لا ابن نسبه، وقيمة كل امرئ ما يُحسنه

Manusia adalah anak dari kebiasaan dan keterampilannya,
Bukan sekadar anak dari garis keturunannya.
Nilai setiap insan, terletak pada apa yang ia kuasai,
Bukan pada nama, asal-usul, atau silsilah yang diwarisi.

Address

PP Darul Muttaqin
Batu

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Azizi Fathoni Kurniantoro posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category