27/07/2016
SANGAT DI SAYANGKAN RODA PEMERINTAHAN KAB. DEIYAI
==================================================
SUNGGUH Melelahkan perjalanan kali ini.
datang penuh harapan, mengejar yang hilang tanpa jejak.
RATAPAN yang penuh piluh, mereka berdiam diruang tertutup menantikan siapa datang menegok mereka. asapun tiada membumbung.
Harus berhijrah ke kota Panas, menghabiskan ribuan detik dalam menempuh perjalanan.
inilah kisah dibalik peristiwa yang menimpah belasan orang.
SANGAT DISAYANGKAN... kisah dibalik negeri yang gendut intelektual. mereka berdiam melihat apa yang terjadi menimpah perjalanan Pemerintahan ini. semua staf dari SKPD dilingkungan Pemkab Deiyai hidup bagai kehilangan induk ayam.
semua staf di semua SKPD mengeluh hal yang sama. para kepala SKPD hilang tanpa jejak mengantongi DPA tahun berjalan. Kantor bagai dapur tak berasap. semua karyawan lalu lalang kebingunan menanti perintah atasan tak kunjung datang.
Mungkin ini dilematis atau sengaja dibiarkan secara tersistematis alias pembiaran. para kedua pemimpin Bupati dan wakil bupati tak mampu berkomentar atas sikap para kepala SKPD yang berujung memacetkan roda pemerintahan.
SITUASI ini sudah berjalan semenjak dua tahun terakhir. tiada pengawasan dalam roda pemerintahan di daerah yang gendut intelektual. kaum terpelajar hanya melanum memandang situasi yang tengah mencekik organisasi pemerintahan tersebut.
ANEH tapi NYATA pelak terjadi adanya pencairan dana di Bank Papua Waghete tanpa melalui mekasnisme. mungkin mengunakan AIWA pihak Bank Papua Waghete bisa mencair uang/dana dalam jumlah mencapai miliaran tanpa sepengetahuan Bendahara pengeluaran.
Ini bukan issu kisah nyata, yang terkesan pihak pemimpin daerah membiarkan sistim ini berlalu. beberapa kali kantor yang di duga adanya pencairan dana tanpa dibubuhi tanda tangan bendahara telah disampaikan kepada bupati sebagai pimpinan wilayah. namun semua itu dilewatkan begitu saja.
INI baru satu kantor belum lagi kantor lain (SKPD). Perjalanan pemerintahan yang melelahkan bagi sekian karyawan yang menjadi pembantu pemimpin wilayah pintu gerbang peradabaan ini.
++++++semoga++++++
03/03/2016
"The climax of God’s happiness is the delight He takes in the echoes of His excellence in the praises of His people." - John Piper
Tuhan dipermuliakan disaat matamu melihat keindahan-Nya, hatimu menjadi jatuh cinta dengan pribadi-Nya, dan mulutmu menyuarakan isi hatimu dengan mengangkat puji-pujian bagi-Nya.
Dan jika manusia diciptakan untuk memuliakan Allah, maka setiap keputusan yang engkau ambil, apa yang akan engkau lakukan, apa yang akan engkau makan dan minum, dengan siapa engkau akan menikah, pekerjaan apa yang akan engkau ambil, harus mengarah kepada satu tujuan, yaitu kemuliaan Allah.
Saya hendak berbicara khususnya dalam konteks pertemanan-hidup atau yang sering kita sebut dengan ‘pacaran’. Teman hidup (TH) adalah perkara kedua terpenting dalam hidupmu. Perkara pertama yang terpenting adalah imanmu pada Kristus karena itu akan menentukan dimana engkau akan menghabiskan kekekalan. Perkara TH menjadi kedua yang terpenting karena dimana engkau akan menghabiskan sisa hidupmu sangat ditentukan olehnya.
Namun di kalangan anak muda, TH tidak pernah dianggap sebagai sesuatu yang serius dan membutuhkan banyak persiapan. Banyak dari mereka yang menerjunkan diri sendiri ke dalam perkara ini tanpa persiapan yang matang karena ingin ‘mencicipi’ kenikmatan yang terkandung di dalamnya.
Dan pada akhirnya harga yang harus dibayar menjadi sangat mahal. Hati yang harus patah berkali-kali, kejatuhan dalam dosa-dosa perzinahan, dan yang paling menyakitkan, engkau harus naik ke altar pernikahan suatu hari nanti bukan lagi sebagai seseorang yang masih murni. Dan ingatan akan kekasihmu di masa lalu harus menghantui kehidupan pernikahanmu.
Allah menciptakan pernikahan untuk mendatangkan berkat bagi anak-anak-Nya. Ia mau supaya seorang pria menjadi satu daging dengan wanitanya dan merasakan indahnya keintiman yang dirasakan antara Kristus dengan gereja-Nya (Efesus 5:22-33). Ia rindu supaya sang pria dan wanita begitu dipuaskan dalam penikahannya sehingga keduanya mengangkat puji-pujian bagi Dia yang telah mempertemukan dan mempersatukan mereka. Dan untuk sampai kesana, sang pria dan wanita harus mengikuti bimbingan Tuhan dalam ketaatan.
Hubungan TH yang benar akan membawa kedua pihak, pria dan wanita, semakin mengasihi Allah. Dalam hati sang pria, kasih kepada Allah tidak perlu bersaing dengan kasih kepada wanitanya karena keduanya tidak berbenturan. Di saat sang pria mengasihi Allah, kasih yang sama tertuang kepada sang wanita sebagai wujud cintanya pada Allah. Begitu juga yang terjadi di dalam hati sang wanita.
Kedua pihak akan berjalan berdampingan untuk mengikuti rencana Allah yang telah ditentukan bagi mereka. Mereka tidak menarik satu sama lain keluar dari rencana-Nya.
Lakukan evaluasi dalam hatimu, terutama engkau yang telah memiliki pasangan. Sebelum masuk ke dalam pernikahan, tanyakan pada dirimu beberapa pertanyaan ini:
1. Apakah aku mengalami pertumbuhan rohani yang lebih pesat semenjak dia (sang pasangan) ada dalam hidupku?
2. Apakah aku semakin mengerti visi dan panggilan Allah dalam hidupku?
3. Apakah dia memiliki kedewasaan rohani yang setara denganku?
4. Apakah hubungan ini adalah hubungan yang serius untuk sampai kepada status pernikahan?
Banyak anak Tuhan yang berkompromi dengan kebenaran firman saat memasuki perkara TH. Mereka mengikat hubungan dalam keadaan belum siap secara rohani, atau bahkan mengikat hubungan dengan orang tidak percaya. Pada akhirnya hubungan mereka menjadi seperti kisah tarik-menarik antara gelap dan terang. Satu pihak ingin semakin dekat dengan Tuhan namun pihak lainnya hanya tertarik untuk hal-hal duniawi. Satu pihak rindu terjun ke dalam pelayanan, namun pihak lainnya memilih untuk pasif atau bahkan menentang. Sehingga pada akhirnya hatinya harus memilih, “Tuhan atau pasangan saya?” karena kasihnya kepada Tuhan dan pasangannya menjadi bertentangan.
Janganlah jatuh ke dalam lubang yang sama dengan Esau yang menukarkan hak kesulungannya dengan sepiring masakan kacang merah (Kejadian 25:33). Allah memiliki rancangan yang indah dan bukan rancangan kecelakaan bagimu (Yeremia 29:11), jangan tukarkan itu untuk suatu hubungan yang akan merusak masa depanmu. Jika hatimu menjawab ‘tidak’ kepada salah satu pertanyaan diatas, adalah baik bagimu untuk kembali sendiri dan menanti Dia.
“dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu.” (Yesaya 30:15b)
“Tetapi carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” (matius 6:33)
Ingat kembali untuk apa engkau diciptakan.
- Jimmy Petra Sanjaya (Sion 2009)
29/02/2016
http://tigipeku.com/turnamen-futsal-ipmanapandode-cup-menghadiri-ricky-kayame/
Turnamen Futsal Ipmanapandode Cup, Menghadiri “Ricky Kayame”
BANDUNG- Turnamen futsal Ipmanapandode Cup, Untuk pencarian dana Natal Seminar dan Tahun Baru di Jakarta 2016 mendatang, usai di laksanakan selama dua hari di lapangan Futsal Progresif, di kompleks…
20/11/2015
Begitu menawan melihat danau yang begitu indah, ketika melihat danau tigi yang begitu indah yangmana daerahnya pun berbentuk sebuah Kuali yang selalu digunakan untuk memasak sesuatu dan memberi kenyang bagi yang memakannya.
Daerah ini, berada di negeri Cendrawasih (PAPUA) yang berbentuk seperti burung cendrawasih, yang terletak di hati burung cendrawasih, yang selalu menggerakkan seluruh tubuhnya agar mendapatkan makanannya. Seketika hati berhenti untuk memompah/membagi darahnya, maka akan terjadi gagal/mati.Karena kekurangan makanan.
Danau yang memberikan makan, danau ini menjadi salah satu mata pencarian, bagi masyarakat yang hidup di sekeliling danau tigi.Setelah kita melihat beribu-ribu keindahan lingkungan alam dimana kita tinggal, maka kita dapat menerapkan itu sebagai salah satu contoh, agar kita dapat mengembangkannya di daerah ataupun Negeri Cendrawasih kita.
Keindahan Danau Tigi
12/04/2013
ejerah kepramukaan di Paniai Bukan merupakan hal yang baru namun sudah dirintis sejak tahun 60 an oleh orang-orang yang vokal dalam kepramukaan antara lain adalah : 1. Yusak Ikomou adalah pelopor gerakan pramuka di Kabupaten Paniai Lama pada saat itu beliau sebagai pembina gerakan pramuka ditingkat distrik tigi, dengan hasil karya yang beliau rintis dan tanam dasa dharma pramuka dan trisatya pramuka yang dilakukan secara teori dan praktek dengan fokus pelayanan pada sekolah-sekolah dasar di Distrik Tigi. 2. Pada Tahun 1971 anak daerah atas nama Alm. Benyamin Badii Sebagai Pembina Pramuka di Wamena telah mengikut kegiatan jambore nasional Gerakan Pramuka di Cibubur Jakarta atas usaha dan kerja keras dari Yusak Ikomou. 3. Pada Tahun 1977 orang gunung tidak mau ketinggalan maka Yosep Nawipa sebagai anggota Pramuka tingkat penggalang SMP YPK Tabernakel Nabire telah mengikuti Jambore Nasional Gerakan Pramuka di Cibubur Jakarta 4. Selanjutnya dari 1977 hingga sampai 1983 tetap bertahan dan menjalan gerakan pramuka di Kabupaten Paniai dan khususnya di Ditrik Tigi antara selang tahun tersebut tak perhatian dari pengurus kepramukaan tingkat atas. Pada saat itu juga gerakan pramuka kwarcab berkantor di Nabire. 5. Pada tahun 1983 Ketua gerakan pramuka kwarcab Kabupaten Paniai atas nama Kasiam BS sekaligus sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Paniai. 6. Pada Tahun 1983, masa kepemimpinan Kasiam BS mengangkat
BLOG ANAK MOYAI: SEJARAH GERAKAN PRAMUKA KABUPATEN DEIYAI
Oleh:Marthen Tekege Sejerah kepramukaan di Paniai Bukan merupakan hal yang baru namun sudah dirintis sejak tahun 60 an oleh orang-orang yang vokal dalam kepramukaan antara lain adalah : 1. Yusak Ikomou adalah pelopor gerakan pramuka di Kabupaten Paniai Lama...
12/04/2013
SEJARAH : Paniai, diresmikan menjadi kabupaten administratif pada bulan Oktober 1996, berdasarkan UU No.45 Tahun 1999, bersamaan dengan Provinsi Irian Jaya Barat, Provinsi Irian Tengah, dan tiga kabupaten Kabupaten Paniai, kabupaten Mimika, Puncak Jaya dan Kotamadya Sorong. Terhitung sejak itu 1996-2009 masih berumur jagung.
Blasius Pakage &rdquoSiapkan jalan menuju kemandirian Deiyai
Berikut wawancara Eklusif Drs. Blasius Pakage, penjabat bupati Deiyai dengan penulis.
Kabupaten Paniai sebelum dimekarkan memiliki 3 wilayah pembangunan, yakni wilayah pembangunan I meliputih sekitar danau Paniai, wilayah pembangunan II meliputi lima distrik di sekitar danau Tigi yang kini menjadi kabupaten Deiyai. Wilayah pembangunan III meliputih 6 distrik wilayah Moni yang kini menjadi kabupaten Intan Jaya. Kata mantan asisten tata praja setda Paniai itu, derap gerak selama selama 14 tahun berjalan kabupaten Paniai terkesan mengalami perubahan yang sangat signifikan dalam merubah wajah kabupaten yang memiliki tingkat kesulitan medan yang tinggi. Dengan tingkat jangkauan pemerintahan itu pemda kabupaten Paniai berjuang.
Kabupaten Deiyai - Provinsi Papua - Sejarah
description
04/04/2013
Kau pujaanku dimanapun saya berada