18/06/2015
Ramadhan.. Hemat berbelanja,Royal bersedekah.
Ramadhan sudah hadir kembali…. Tak terasa ya, waktu berputar demikian cepat. Sepertinya kenangan Ramadhan tahun lalu masih terasa. Dan kini kita telah sampai di beranda Ramadhan kembali. Bulan Ramadhan memang bulan istimewa. Selain diwajibkannya umat Islam berpuasa sebulan penuh, pada bulan itu p**a Allah Subhanahu Wa Ta’alla janjikan berlimpah berkah dan pahala.
Memasuki bulan ramadhan super mom biasanya mulai berkerut kening. Apa pasal? walaupun berpuasa, pada kenyataannya anggaran belanja rumah tangga jadi bertambah, karena kebutuhan makanan saat buka puasa jadi lebih variatif. Biasanya kolak hanya seminggu sekali, di bulan Ramadhan bisa muncul hampir setiap saat berbuka. Itu pun bergantian dengan ‘teman-temannya’. Ada es buah, es campur, jus, es dawet… pokoknya komplit deh. Belum lagi makanan selingan, kue-kue, gorengan serta buah-buahan.
Selain faktor internal tadi, ada juga faktor eksternal. Yakni kenaikan harga barang yang selalu mengikuti setiap kali Ramadhan datang. Mulai dari beras, telur, gula, minyak, daging, hingga bumbu dapur dan aneka sayuran. Bahkan, melonjaknya berbagai kebutuhan hidup ini sudah dirasakan jauh-jauh hari sebelum Ramadhan.
Naiknya harga berbagai macam kebutuhan bahan pokok tersebut, tentu sangat berpengaruh pada kondisi keuangan keluarga. hal terpenting untuk diperhatikan adalah untuk senantiasa bijak dalam berbelanja, Untuk itu, sebaiknya usahakan untuk berbelanja keperluan Ramadhan dan Idhul Fitri jauh-jauh hari menjelang hari H, beberapa manfaat belanja sebelum Ramadhan diantaranya:
Irit tenaga.
Harga-harga barang tidak setinggi saat puasa atau menjelang lebaran.
Belanja sebelum puasa dapat membuat kita lebih fokus dalam beribadah dan tidak terbebani kepentingan belanja.
Ada banyak cara menghindari boros saat puasa dan lebaran. Kuncinya pengendalian diri. Karena itu, diperlukan strategi khusus untuk mengubah tradisi boros di dua kesempatan tersebut. Beberapa Tips yang perlu diperhatikan saat berbelanja lebaran, antara lain :
menyusun daftar (list) keperluan belanja, baik anggaran konsumsi untuk menyambut tamu lebaran, atau perlengkapan lain untuk kebutuhan lebaran. Seperti pakaian, kosmetik, dan obat.
Cari tempat perbelanjaan yang tepat, efektif waktu dan tenaga, juga yang menyediakan barang-barang keperluan lengkap.
Jangan tergiur dengan bom diskon.
Jeli memeriksa barang yang akan dibeli. Periksa masa kadaluarsa makanan dan minuman, teliti p**a terhadap kerusakan atau cacat pakaian yang akan dibeli.
Demikian sejumlah tips belanja di bulan Ramadhan yang mudah-mudahan bisa membantu menghemat anggaran. Karena, selanjutnya masih banyak hal yang harus dikeluarkan saat Idul Fitri, seperti memberi hadiah lebaran atau THR sebagai bentuk rasa kasih sayang kita kepada orang tua atau sanak famili yang membutuhkan, juga kepada orang – orang yang bekerja kepada kita misalnya pembantu rumah tangga yang sudah banyak membantu kita dalam menyelesaikan pekerjaan sehari-hari di rumah.
Hal lain yang krusial di bulan Ramadhan adalah pahala bersedekah yang Allah Subhanahu Wa Ta‘alla janjikan akan dilipat gandakan dari bulan-bulan biasa. Sehingga perlu ada persiapan dana yang cukup untuk memperbanyak sedekah di bulan ini. Tentunya jauh lebih utama menyisihkan uang untuk zakat dan sedekah bagi kaum dhuafa’ ketimbang memesan makanan yang berlebihan atau membeli barang yang tidak benar-benar dibutuhkan.
Mari Berhemat dibulan Ramadhan & Bersedekah sebaaanyak-banyaknya !.Wallahu A’lam Bishawab.
Selamat menajalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1436H.