Galeri PGRI KOTA BATAM

Galeri PGRI KOTA BATAM kegiatan PGRI Kota Batam

Selain RUU Sisdiknas, PGRI menyampaikan sejumlah substansi dan usulan strategis yang telah dituangkan dalam bahan papara...
16/09/2026

Selain RUU Sisdiknas, PGRI menyampaikan sejumlah substansi dan usulan strategis yang telah dituangkan dalam bahan paparan serta resume pembahasan.
Beberapa poin krusial yang menjadi perhatian antara lain:
- Mempertahankan dan memperkuat UUGD
PGRI mendorong skenario untuk tetap mempertahankan Undang-Undang Guru dan Dosen (UUGD), mengeluarkannya dari kodifikasi apabila diperlukan, serta melakukan revisi terhadap UUGD sepanjang substansi pasal dan ayat yang memberikan perlindungan serta keberpihakan terhadap profesi guru dan dosen belum terakomodasi secara memadai dalam RUU Sisdiknas.
- Penataan status guru dan tenaga kependidikan
PGRI menyampaikan perhatian terhadap proses pengangkatan guru dan tenaga kependidikan non-ASN menjadi ASN PPPK, termasuk mendorong penyelesaian status PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu serta membuka ruang transisi PPPK menjadi PNS bagi mereka yang memenuhi persyaratan melalui mekanisme meritokrasi.
Penguatan kesejahteraan guru dan dosen
PGRI juga mengusulkan peningkatan gaji pokok guru dan dosen dengan formulasi yang lebih menjamin penghasilan minimal yang layak, antara lain dengan mempertimbangkan standar 1 kali UMP tertinggi di Indonesia atau 2 kali UMP sebagai batas bawah penghasilan minimal guru dan dosen.
Formulasi tersebut diusulkan di luar komponen tunjangan lainnya, seperti tunjangan profesi, tunjangan fungsional, tunjangan khusus, TPP, serta maslahat tambahan.

05/09/2026

Kita bukan mengharap di puji.ini sebuah gerakan hati untuk membatu mereka yang mengalami bencana alam yang melanda negeri ini

Keterbatasan fasilitas di pelosok Papua bukan alasan bagi Desman Enumbi untuk berhenti belajar.Guru yang mengabdi di Dis...
05/09/2026

Keterbatasan fasilitas di pelosok Papua bukan alasan bagi Desman Enumbi untuk berhenti belajar.

Guru yang mengabdi di Distrik Yamoneri, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, ini harus menempuh perjuangan ekstra demi menyelesaikan Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Untuk mengikuti ujian BP3 sebagai bagian dari proses kelulusan PPG, Pak Desman setiap hari mendatangi rumah rekannya. Di tempat sederhana itu, ia belajar mengoperasikan komputer dari dasar—sesuatu yang mungkin bagi sebagian orang terasa biasa, tetapi menjadi tantangan besar baginya.

Dengan tekad yang kuat, ia terus belajar, mencoba, dan tidak menyerah meski harus memulai dari nol.

Kisah Pak Desman menjadi gambaran nyata perjuangan guru-guru di wilayah pedalaman Papua. Di tengah keterbatasan akses dan fasilitas, mereka tetap berusaha meningkatkan kemampuan agar dapat memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak di tanah Papua.

Karena menjadi guru bukan hanya tentang berdiri di depan kelas. Ada perjuangan untuk terus belajar, beradaptasi, dan berkembang demi masa depan anak-anak yang mereka didik.

BELAKANG PADANG, BATAM — Kepedulian terhadap korban bencana alam kembali ditunjukkan masyarakat Pulau Belakang Padang. P...
05/09/2026

BELAKANG PADANG, BATAM — Kepedulian terhadap korban bencana alam kembali ditunjukkan masyarakat Pulau Belakang Padang. Pada Sabtu, 5 September 2026, PC PGRI Kecamatan Belakang Padang melaksanakan kegiatan penggalangan dana untuk membantu korban bencana alam gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ketua PC PGRI Kecamatan Belakang Padang, Jefrizal, S.Pd., MM, bersama sejumlah pengurus dan anggota. Penggalangan dana dilakukan sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana.
Dari kegiatan tersebut, terkumpul dana sebesar Rp1.500.000. Dana yang berhasil dihimpun selanjutnya diharapkan dapat disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan para korban bencana.
Jefrizal menyampaikan bahwa kepedulian terhadap sesama tidak dibatasi oleh jarak. Meskipun berada jauh dari NTT, masyarakat Belakang Padang tetap dapat mengambil bagian dalam membantu meringankan beban saudara-saudara yang sedang mengalami musibah.
“Saatnya kita kembali hadir untuk mereka. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, mudah-mudahan dapat menjadi bentuk kepedulian dan memberikan manfaat bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana.”
Penggalangan dana ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong, solidaritas, dan kemanusiaan di kalangan keluarga besar PGRI Kecamatan Belakang Padang.
PC PGRI Kecamatan Belakang Padang berharap kepedulian tersebut dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk bersama-sama membantu masyarakat NTT yang terdampak gempa bumi.
“Dari Belakang Padang untuk NTT. Saatnya kita kembali hadir untuk mereka.”

01/09/2026

Kebebasan pers bukan kebebasan yang mutlak.

Di Indonesia, pers memang mendapat perlindungan untuk mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan informasi. Namun, kebebasan tersebut dibatasi oleh hukum, kode etik jurnalistik, dan hak orang lain.
Beberapa batas pentingnya antara lain:
Tidak boleh menyebarkan berita bohong atau menyesatkan.
Harus menghormati hak privasi dan nama baik seseorang.
Wajib mematuhi Kode Etik Jurnalistik, termasuk prinsip akurasi dan keberimbangan.
Tidak boleh melakukan fitnah atau tuduhan tanpa dasar yang dapat dipertanggungjawabkan.
Tidak boleh menyebarkan konten yang melanggar ketentuan hukum, misalnya yang berkaitan dengan ujaran kebencian atau hasutan tertentu.
Pers juga harus menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional, bukan menjadi alat untuk menyerang seseorang.
Dasar utamanya adalah Pasal 28F UUD 1945 tentang hak memperoleh dan menyampaikan informasi serta UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Jadi prinsip sederhananya:
Pers bebas, tetapi bukan bebas tanpa batas. Kebebasan pers harus disertai tanggung jawab dan tunduk pada hukum serta etika jurnalistik.

21/08/2026
Sosialisasi Lembaga Badan Hukum PTUN  Tanjung Pinang
21/08/2026

Sosialisasi Lembaga Badan Hukum PTUN Tanjung Pinang

12/08/2026

Didampingi Ketua PGRI Batam BPK.Hendri Arulan,SPd Wamendikdasmen RI Lepas Lomba Gerak Jalan Beregu Di Kecamatan Belakang Padang Kota Batam

“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!”81 tahun Indonesia telah berdiri sebagai bangsa yang merdeka, berdaulat, dan terus ...
10/08/2026

“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!”
81 tahun Indonesia telah berdiri sebagai bangsa yang merdeka, berdaulat, dan terus melangkah menuju masa depan yang lebih baik.
Kemerdekaan bukan sekadar warisan sejarah, tetapi sebuah amanah yang harus kita isi dengan kerja nyata, persatuan, pendidikan, dan pengabdian.
Di tengah perubahan zaman, guru memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi penerus bangsa. Dari ruang-ruang kelas, kita menanamkan ilmu, karakter, disiplin, gotong royong, serta kecintaan kepada tanah air.
Mari kita jadikan momentum HUT ke-81 Republik Indonesia sebagai pengingat bahwa Indonesia yang kuat lahir dari generasi yang berpendidikan, berkarakter, dan memiliki semangat kebangsaan.
Dengan semangat “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, mari kita terus bergerak bersama, membangun pendidikan yang berkualitas, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan mewujudkan cita-cita para pahlawan.
Guru hebat melahirkan generasi kuat.
Generasi kuat membangun Indonesia hebat.
🇮🇩 Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!
Merdeka! Merdeka! Merdeka!
“Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”

08/08/2026

TAKLIMAT MEDIA PB PGRI OFFICIAL &
PERNYATAAN DUKUNGAN DARI PENGURUS
PGRI PROVINSI SE-INDONESIA KEPADA PB PGRI
YANG SAH PIMPINAN UNIFAH ROSYIDI.

Address

Ruko Mega Legenda 2 Blok. B3. No 15, Baloi Permai
Batam
29444

Telephone

+628117786080

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Galeri PGRI KOTA BATAM posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share