Rumah Quran Al Muslim

Rumah Quran Al Muslim Rumah Quran Al Muslim adalah wadah untuk dakwah Islam

11/08/2026

Taklim Pekanan Ibu-ibu
Rumah Quran Al Muslim
Selasa, 11 Agustus 2026, 13.00 WIB

๐—”๐—น ๐—ค๐˜‚๐—ฟ'๐—ฎ๐—ป ๐—ฆ๐˜‚๐—ฟ๐—ฎ๐˜ ๐—”๐—น ๐—›๐—ฎ๐˜€๐˜†๐—ฟ ๐—ฆ๐—ฒ๐—ฏ๐—ฎ๐—ด๐—ฎ๐—ถ ๐—ข๐—ฏ๐—ฎ๐˜ ๐——๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ ๐—ฆ๐—ฒ๐—ด๐—ฎ๐—น๐—ฎ ๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐˜†๐—ฎ๐—ธ๐—ถ๐˜.๐ŸŒฟ๐ŸŒท๐Ÿ’๐ŸŒธ๐Ÿ๐ŸŒน๐ŸŒด๐Ÿฅ€๐Ÿ๐ŸŒธSurah Al-Hasyr merupakan surah ke 59 dalam Al-Quran...
04/08/2026

๐—”๐—น ๐—ค๐˜‚๐—ฟ'๐—ฎ๐—ป ๐—ฆ๐˜‚๐—ฟ๐—ฎ๐˜ ๐—”๐—น ๐—›๐—ฎ๐˜€๐˜†๐—ฟ ๐—ฆ๐—ฒ๐—ฏ๐—ฎ๐—ด๐—ฎ๐—ถ ๐—ข๐—ฏ๐—ฎ๐˜ ๐——๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ ๐—ฆ๐—ฒ๐—ด๐—ฎ๐—น๐—ฎ ๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐˜†๐—ฎ๐—ธ๐—ถ๐˜.๐ŸŒฟ๐ŸŒท๐Ÿ’๐ŸŒธ๐Ÿ๐ŸŒน๐ŸŒด๐Ÿฅ€๐Ÿ๐ŸŒธ

Surah Al-Hasyr merupakan surah ke 59 dalam Al-Quran. Surah ini termasuk golongan Madaniyah dan terdiri dari 24 ayat. Pada saat kita membaca surah ini dan sudah sampai pada ayat 21, kita dianjurkan untuk sambil meletakkan tangan di atas kepala kita.
Di antara keutamaan meletakkan tangan ini adalah bisa menjadi sebab kesembuhan semua penyakit. Ini sudah banyak dipraktekkan oleh para ulama dan mereka menemukan kesembuhan melalui praktek ini. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Berikut;

ูˆุฑูˆูŠู†ุง ุญุฏูŠุซุง ู…ุณู„ุณู„ุง ููŠ ู‚ุฑุงุกุฉ ุขุฎุฑ ุณูˆุฑุฉ ุงู„ุญุดุฑ ู…ุน ูˆุถุน ุงู„ูŠุฏ ุนู„ู‰ ุงู„ุฑุฃุณ ุฅู†ู‡ุง ุดูุงุก ู…ู† ูƒู„ ุฏุงุก ุฅู„ุง ุงู„ุณุงู… ูˆุงู„ุณุงู… ู‡ูˆ ุงู„ู…ูˆุช ูˆู‚ุฏ ุฌุฑุจู†ุงู‡ ู…ุฑุงุฑุง ุนุฏูŠุฏุฉ ููˆุฌุฏู†ุงู‡ ุญู‚ุง

kami meriwayatkan hadis musalsal saat membaca akhir surah Al-Hasyr dengan meletakkan tangan di atas kepala. Sesungguhnya hal itu merupakan obat dari setiap penyakit kecuali kematian. Kami telah mencobanya berulang-ulang dan kami temukan kebenarannya.

Yang dimaksud akhir surah Al-Hasyr dalam riwayat di atas adalah ayat 21 sampai akhir, yaitu dimulai dari ayat โ€˜law anzalnaa haadza al-qurโ€™aanaโ€™ sampai akhir surah. Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Khatib Al-Baghdadi dalam kitab Tarikh-nya, dari Idris bin Abdul Karim Al-Haddad, dia berkata;

ู‚ุฑุฃุช ุนู„ู‰ ุฎู„ู ูู„ู…ุง ุจู„ุบุช ู‡ุฐู‡ ุงู„ุขูŠุฉ { ู„ูˆ ุฃู†ุฒู„ู†ุง ู‡ุฐุง ุงู„ู‚ุฑุขู† ุนู„ู‰ ุฌุจู„ } ู‚ุงู„ : ุถุน ูŠุฏูƒ ุนู„ู‰ ุฑุฃุณูƒ ูุฅู†ูŠ ู‚ุฑุฃุช ุนู„ู‰ ุณู„ูŠู… ูู„ู…ุง ุจู„ุบุช ู‡ุฐู‡ ุงู„ุขูŠุฉ ู‚ุงู„ : ุถุน ูŠุฏูƒ ุนู„ู‰ ุฑุฃุณูƒ ูุฅู†ูŠ ู‚ุฑุฃุช ุนู„ู‰ ุงู„ุฃุนู…ุด ูู„ู…ุง ุจู„ุบุช ู‡ุฐู‡ ุงู„ุขูŠุฉ ู‚ุงู„ : ุถุน ูŠุฏูƒ ุนู„ู‰ ุฑุฃุณูƒ ูุฅู†ูŠ ู‚ุฑุฃุช ุนู„ู‰ ูŠุญูŠู‰ ุจู† ูˆุซุงุจ ูู„ู…ุง ุจู„ุบุช ู‡ุฐู‡ ุงู„ุขูŠุฉ ู‚ุงู„ : ุถุฏ ูŠุฏูƒ ุนู„ู‰ ุฑุฃุณูƒ ูุฅู†ูŠ ู‚ุฑุฃุช ุนู„ู‰ ุนู„ู‚ู…ุฉ ูˆุงู„ุฃุณูˆุฏ ูู„ู…ุง ุจู„ุบุช ู‡ุฐู‡ ุงู„ุขูŠุฉ ู‚ุงู„ : ุถุน ูŠุฏูƒ ุนู„ู‰ ุฑุฃุณูƒ ูุฅู†ุง ู‚ุฑุฃู†ุง ุนู„ู‰ ุนุจุฏ ุงู„ู„ู‡ ูู„ู…ุง ุจู„ุบู†ุง ู‡ุฐู‡ ุงู„ุขูŠุฉ ู‚ุงู„ : ุถุนุง ุฃูŠุฏูŠูƒู…ุง ุนู„ู‰ ุฑุคูˆุณูƒู…ุง ูุฅู†ูŠ ู‚ุฑุฃุช ุนู„ู‰ ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ูู„ู…ุง ุจู„ุบุช ู‡ุฐู‡ ุงู„ุขูŠุฉ ู‚ุงู„ ู„ูŠ : ุถุน ูŠุฏูƒ ุนู„ู‰ ุฑุฃุณูƒ ูุฅู† ุฌุจุฑูŠู„ ู„ู…ุง ู†ุฒู„ ุจู‡ุง ุฅู„ูŠ ู‚ุงู„ ู„ูŠ : ุถุน ูŠุฏูƒ ุนู„ู‰ ุฑุฃุณูƒ ูุฅู†ู‡ุง ุดูุงุก ู…ู† ูƒู„ ุฏุงุก ุฅู„ุง ุงู„ุณุฃู… ูˆุงู„ุณุฃู… ุงู„ู…ูˆุช

Saya membaca pada Khalaf, setelah saya sampai pada ayat โ€˜law anzalnaa haadza al-qurโ€™aanaโ€™ dia berkata: Letakkan tanganmu di atas kepalamu karena saya membaca pada Aโ€™masy, setelah saya sampai ayat ini dia berkata: Letakkan tanganmu di atas kepalamu karena saya membaca pada Yahya bin Watsab, setelah saya sampai ayat ini dia berkata: Letakkan tanganmu karena saya membaca pada Alqamah dan Aswad, setelah saya sampai ayat ini dia berkata: Letakkan tanganmu di atas kepalamu karena kami membaca pada Abdullah, setelah kami sampai ayat ini dia berkata: Letakkan tangan kalian berdua di atas kepala kalian karena saya membaca pada Nabi Saw, setelah saya sampai ayat ini beliau berkata: Letakkan tanganmu di atas kepalamu karena Jibril saat menurunkan ayat ini padaku, dia bilang padaku: Letakkan tanganmu di atas kepalamu karena itu adalah obat dari segala penyakit kecuali kematian.

๐—ž๐—ฎ๐˜€๐—ถ๐—ต ๐˜€๐—ฎ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—”๐—น๐—น๐—ฎ๐—ต๐ŸŒท๐ŸŒฟ๐Ÿ’๐ŸŒท๐ŸŒฟ๐ŸŒธ๐ŸDari Umar bin Al Khattab radhiallahu โ€˜anhu , beliau menuturkan:๏ป—๏บช๏ปก ๏ป‹๏ป ๏ปฐ ๏บ๏ปŸ๏ปจ๏บ’๏ปฒ ๏บป๏ป ๏ปฐ ๏บ๏ปŸ๏ป ๏ปช ๏ป‹๏ป ๏ปด๏ปช ๏ปญ๏บณ๏ป ๏ปข...
02/08/2026

๐—ž๐—ฎ๐˜€๐—ถ๐—ต ๐˜€๐—ฎ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—”๐—น๐—น๐—ฎ๐—ต
๐ŸŒท๐ŸŒฟ๐Ÿ’๐ŸŒท๐ŸŒฟ๐ŸŒธ๐Ÿ

Dari Umar bin Al Khattab radhiallahu โ€˜anhu , beliau menuturkan:

๏ป—๏บช๏ปก ๏ป‹๏ป ๏ปฐ ๏บ๏ปŸ๏ปจ๏บ’๏ปฒ ๏บป๏ป ๏ปฐ ๏บ๏ปŸ๏ป ๏ปช ๏ป‹๏ป ๏ปด๏ปช ๏ปญ๏บณ๏ป ๏ปข ๏บณ๏บ’๏ปฒุŒ ๏ป“๏บˆ๏บซ๏บ ๏บ๏ปฃ๏บฎ๏บƒ๏บ“ ๏ปฃ๏ปฆ ๏บ๏ปŸ๏บด๏บ’๏ปฒ ๏ป—๏บช ๏บ—๏บค๏ป ๏บ ๏บ›๏บช๏ปณ๏ปฌ๏บŽ ๏บ—๏บด๏ป˜๏ปฒุŒ ๏บ‡๏บซ๏บ ๏ปญ๏บŸ๏บช๏บ• ๏บป๏บ’๏ปด๏บŽู‹ ๏ป“๏ปฒ
๏บ๏ปŸ๏บด๏บ’๏ปฒ ๏บƒ๏บง๏บฌ๏บ—๏ปชุŒ ๏ป“๏บ„๏ปŸ๏บผ๏ป˜๏บ˜๏ปช ๏บ‘๏บ’๏ป„๏ปจ๏ปฌ๏บŽ ๏ปญ๏บƒ๏บญ๏บฟ๏ปŒ๏บ˜๏ปชุŒ ๏ป“๏ป˜๏บŽ๏ป ๏ปŸ๏ปจ๏บŽ ๏บ๏ปŸ๏ปจ๏บ’๏ปฒ ๏บป๏ป ๏ปฐ ๏บ๏ปŸ๏ป ๏ปช ๏ป‹๏ป ๏ปด๏ปช ๏ปญ๏บณ๏ป ๏ปข : (๏บƒ๏บ—๏บฎ๏ปญ๏ปฅ ๏ปซ๏บฌ๏ปฉ ๏ปƒ๏บŽ๏บญ๏บฃ๏บ” ๏ปญ๏ปŸ๏บช๏ปซ๏บŽ ๏ป“๏ปฒ ๏บ๏ปŸ๏ปจ๏บŽ๏บญ ). ๏ป—๏ป ๏ปจ๏บŽ: ๏ปปุŒ ๏ปญ๏ปซ๏ปฒ ๏บ—๏ป˜๏บช๏บญ ๏ป‹๏ป ๏ปฐ ๏บƒ๏ปฅ ๏ปป ๏บ—๏ป„๏บฎ๏บฃ๏ปชุŒ ๏ป“๏ป˜๏บŽ๏ป: (๏ปŸ๏ป ๏ปช ๏บƒ๏บญ๏บฃ๏ปข ๏บ‘๏ปŒ๏บ’๏บŽ๏บฉ๏ปฉ ๏ปฃ๏ปฆ ๏ปซ๏บฌ๏ปฉ ๏บ‘๏ปฎ๏ปŸ๏บช๏ปซ๏บŽ

Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam kedatangan rombongan tawanan perang. Di tengah-tengah rombongan itu ada seorang ibu yang sedang mencari-cari bayinya.

Tatkala dia berhasil menemukan bayinya di antara tawanan itu, maka dia pun memeluknya erat-erat ke tubuhnya dan menyusuinya.
Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam bertanya kepada kami,
โ€œApakah menurut kalian ibu ini akan tega melemparkan anaknya ke dalam kobaran api?โ€

Kami menjawab, โ€œTidak mungkin, demi Allah. Sementara dia sanggup untuk mencegah bayinya terlempar ke dalamnya.โ€ Maka Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wasallam bersabda,

โ€œSungguh Allah lebih sayang kepada hamba-hamba-Nya daripada ibu itu kepada anaknya.โ€ (HR. Bukhari dan Muslim)

Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam juga menggambarkan bagaimana kasih sayang dan adzab Allah. Beliau bersabda,

ู„ูŽูˆู’ ูŠูŽุนู’ู„ูŽู…ู ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ู ู…ูŽุง ุนูู†ู’ุฏูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู…ูู†ู’ ุงู„ู’ุนูู‚ููˆุจูŽุฉู ู…ูŽุง ุทูŽู…ูุนูŽ ุจูุฌูŽู†ู‘ูŽุชูู‡ู ุฃูŽุญูŽุฏูŒุŒ ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ูŠูŽุนู’ู„ูŽู…ู ุงู„ู’ูƒูŽุงููุฑู ู…ูŽุง ุนูู†ู’ุฏูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู…ูู†ู’ ุงู„ุฑู‘ูŽุญู’ู…ูŽุฉู ู…ูŽุง ู‚ูŽู†ูŽุทูŽ ู…ูู†ู’ ุฌูŽู†ู‘ูŽุชูู‡ู ุฃูŽุญูŽุฏูŒ

โ€œAndaikan mukmin mengetahui azab yang disediakan Allah; niscaya tidak ada seorangpun yang berharap bisa mendapatkan surga-Nya. Dan seandainya orang kafir mengetahui kasih sayang yang ada pada Allah; niscaya tak ada seorangpun yang tidak berharap bisa meraih surga-Nyaโ€. (HR. Muslim)

ยฉ

28/07/2026

Taklim Pekanan Ibu-ibu
Rumah Quran Al Muslim
Selasa, 28 Juli 2026, 13.00 WIB

27/07/2026

Tahsin Qur an ibu ibu rutin setiap senin Ba da dzuhur 27 Juli 2026

๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐—ธ๐—ฎ๐—ต๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐—›๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ ๐—ฆ๐—ฒ๐—ป๐—ถ๐—ป ๐—ถ๐—บ๐—ฎ๐—บ ๐—ฆ๐˜†๐—ฎ๐—ณ๐—ถ'๐—ถ ๐—ฅ๐—ฎ๐—ต๐—ถ๐—บ๐—ฎ๐—ต๐˜‚๐—น๐—น๐—ฎ๐—ต๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒด๐ŸŒด๐Ÿ’๐ŸŒผ๐ŸŒป๐ŸŒธ๐ŸŒฟ๐Ÿ๐ŸŒธ๐ŸŒฟImam Asy-Syafi'i rahimahullah memiliki pandangan yang begitu...
26/07/2026

๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐—ธ๐—ฎ๐—ต๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐—›๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ ๐—ฆ๐—ฒ๐—ป๐—ถ๐—ป ๐—ถ๐—บ๐—ฎ๐—บ ๐—ฆ๐˜†๐—ฎ๐—ณ๐—ถ'๐—ถ ๐—ฅ๐—ฎ๐—ต๐—ถ๐—บ๐—ฎ๐—ต๐˜‚๐—น๐—น๐—ฎ๐—ต
๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒด๐ŸŒด๐Ÿ’๐ŸŒผ๐ŸŒป๐ŸŒธ๐ŸŒฟ๐Ÿ๐ŸŒธ๐ŸŒฟ

Imam Asy-Syafi'i rahimahullah memiliki pandangan yang begitu indah mengenai hari Senin. Bagi beliau, hari Senin bukan sekadar awal pekan untuk memulai rutinitas duniawi, melainkan sebuah hari yang dipenuhi keberkahan untuk melangkah dan berusaha.

Pesan Keberkahan Hari Senin oleh Imam Syafi'i
"Hari Senin adalah hari perjalanan dan usaha (niaga). Di dalamnya Nabi Muhammad SAW lahir, diutus menjadi rasul, dan pada hari itu p**a beliau melakukan perjalanan hijrah."

Istimewanya Hari Senin dalam Pandangan Beliau
Awal Langkah Keberkahan: Hari Senin dianggap sebagai momentum terbaik untuk memulai perjalanan, baik untuk menuntut ilmu, mencari nafkah, maupun memulai perkara-perkara kebaikan.

Jejak Agung Rasulullah SAW: Hari ini menjadi saksi dari peristiwa penting dalam sejarah Islamโ€”mulai dari lahirnya sang penghulu para Nabi, turunnya wahyu pertama, hingga sejarah besar hijrahnya Rasulullah SAW menuju Madinah.

Pengingat Kesuksesan: Memulai ikhtiar di hari Senin mengajarkan kita untuk menyelaraskan semangat kerja keras dengan niat beribadah meneladani sunnah beliau.

Dengan mengingat keistimewaan ini, hari Senin tak lagi terasa berat. Justru, ia menjadi kesempatan emas untuk membakar semangat baru, menjemput rezeki yang halal, dan memperbanyak amal shalih dengan meneladani Rasulullah SAW.

21/07/2026

Taklim Pekanan Ibu-ibu
Rumah Quran Al Muslim
Selasa, 21 Juli 2026, 13.00 WIB

20/07/2026

Tahsin Qur an ibu ibu rutin setiap senin Ba da dzuhur 20 Juli 2026

๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ท๐—ฒ๐—บ๐—ฝ๐˜‚๐˜ ๐—ž๐—ฒ๐˜๐—ฒ๐—ป๐—ฎ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ป, ๐—ž๐—ฒ๐˜€๐—ฒ๐—ต๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—ป, ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—ž๐—ฒ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ๐—ธ๐—ฎ๐—ต๐—ฎ๐—ป ๐—ฑ๐—ถ ๐—ง๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ต ๐—›๐—ถ๐—ฟ๐˜‚๐—ธ-๐—ฃ๐—ถ๐—ธ๐˜‚๐—ธ ๐——๐˜‚๐—ป๐—ถ๐—ฎ๐ŸŒท๐ŸŒด๐Ÿ๐Ÿ•‹๐ŸŒฟ๐ŸŒท๐ŸŒด๐Ÿฅ€๐ŸŒน๐Ÿ’๐ŸŒธ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒป๐ŸŒธ๐ŸŒฟDi dunia yang bergerak begitu...
19/07/2026

๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ท๐—ฒ๐—บ๐—ฝ๐˜‚๐˜ ๐—ž๐—ฒ๐˜๐—ฒ๐—ป๐—ฎ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ป, ๐—ž๐—ฒ๐˜€๐—ฒ๐—ต๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—ป, ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—ž๐—ฒ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ๐—ธ๐—ฎ๐—ต๐—ฎ๐—ป ๐—ฑ๐—ถ ๐—ง๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ต ๐—›๐—ถ๐—ฟ๐˜‚๐—ธ-๐—ฃ๐—ถ๐—ธ๐˜‚๐—ธ ๐——๐˜‚๐—ป๐—ถ๐—ฎ
๐ŸŒท๐ŸŒด๐Ÿ๐Ÿ•‹๐ŸŒฟ๐ŸŒท๐ŸŒด๐Ÿฅ€๐ŸŒน๐Ÿ’๐ŸŒธ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒป๐ŸŒธ๐ŸŒฟ

Di dunia yang bergerak begitu cepatโ€”di mana jalanan kota selalu padat, gawai tak berhenti berdering, dan ambisi seolah tidak ada habisnyaโ€”manusia sering kali kehilangan tiga hal berharga: ketenangan hati, kesehatan raga, dan keberkahan hidup.

Padahal, kebahagiaan sejati tidak diukur dari seberapa sibuk kita mengejar dunia, melainkan seberapa lapang hati kita menerima ketetapan-Nya. Mari sejenak memperlambat langkah, menarik napas dalam-dalam, dan merenungkan nasihat indah para salafushshalih untuk menata kembali hidup kita.

1. Ketenangan Hati: Mulai dengan Dzikir dan Qana'ah
Banyak orang gelisah bukan karena kekurangan, melainkan karena hatinya selalu merasa kurang. Ketenangan tidak akan pernah ditemukan pada tumpukan materi, karena sifat dasar dunia adalah fana dan melelahkan.

Ingatlah Allah: Ketenangan sejati adalah milik mereka yang hatinya terpaut pada Sang Pencipta. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: โ€œIngatlah, hanya dengan mengingati Allah hati menjadi tenteram.โ€ (QS. Ar-Raโ€™d: 28).

Miliki Sifat Qana'ah: Belajarlah merasa cukup dengan apa yang ada. Imam Hasan al-Bashri pernah mengingatkan agar kita tidak tertipu oleh gemerlap dunia yang sementara, karena kebaikan akhiratlah yang abadi. Saat kita rida pada takdir Allah, maka kegelisahan akan berganti menjadi kedamaian.

2. Kesehatan Raga: Menjaga Amanah Tubuh
Kesehatan adalah mahkota yang hanya bisa dilihat oleh orang yang sedang sakit. Dalam Islam, tubuh kita adalah amanah yang harus dijaga dengan baik demi menunjang ibadah.

Makan yang Halal dan Thayyib: Pilihlah makanan yang tidak hanya halal zatnya, tetapi juga baik (thayyib) dan bernutrisi bagi tubuh. Hindari berlebih-lebihan dalam makan dan minum.

Istirahat dan Gerak yang Seimbang: Kehidupan kota sering kali merampas waktu tidur kita. Berikan hak tubuh untuk beristirahat dan tetaplah aktif bergerak. Tubuh yang sehat akan melahirkan jiwa yang kuat untuk terus menebar manfaat.

3. Keberkahan Hidup: Menghidupkan Sunnah dalam Keseharian
Berkah (barakah) artinya ziyadatul khairโ€”bertambahnya kebaikan. Hidup yang berkah adalah hidup yang meski sedikit tetap mencukupi, dan jika banyak ia mengalirkan manfaat bagi sesama. Bagaimana cara menjemputnya?

Bertakwa di Mana Pun Berada: Jagalah batasan-batasan Allah, baik saat berada di tengah keramaian kota maupun saat sendirian. Sebagaimana pesan Rasulullah ๏ทบ, โ€œBertakwalah kepada Allah di mana pun kamu berada.โ€ (HR. Tirmidzi).

Mencari Rizki yang Halal: Jangan tergiur oleh cara-cara instan yang tidak diridai-Nya. Imam Syafi'i mengingatkan bahwa rizki yang sedikit namun berkah jauh lebih baik daripada rizki melimpah yang membawa bencana. Keberkahan rizki akan membawa ketenangan ke dalam rumah tangga.

Menjadi Manusia yang Bermanfaat: Alirkan keberkahan hidupmu dengan membantu orang lain. Ingatlah sabda Nabi ๏ทบ: โ€œManusia yang paling dicintai Allah adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.โ€ (HR. Thabrani).

Sebuah Renungan Pagi:
"Ya Allah, hiasilah hari-hari kami dengan ketenangan yang menenteramkan jiwa, kesehatan yang menguatkan raga untuk beribadah, dan keberkahan yang meluaskan kemanfaatan bagi sesama. Jangan biarkan kami tersesat dalam gemerlapnya dunia yang menipu."

๐Ÿ›‘ ๐—ฅ๐—ฒ๐—ป๐˜‚๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ป ๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐—ต๐—ฎ๐—ฟ๐—ด๐—ฎ: ๐—ž๐—ฒ๐˜๐—ถ๐—ธ๐—ฎ ๐—ž๐—ฒ๐—ฑ๐˜‡๐—ฎ๐—น๐—ถ๐—บ๐—ฎ๐—ป ๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ท๐—ฎ๐—ฑ๐—ถ ๐—ž๐—ฒ๐—ด๐—ฒ๐—น๐—ฎ๐—ฝ๐—ฎ๐—ปโ›”Wahai saudaraku yang beriman...Pernahkah kita merenungkan menga...
14/07/2026

๐Ÿ›‘ ๐—ฅ๐—ฒ๐—ป๐˜‚๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ป ๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐—ต๐—ฎ๐—ฟ๐—ด๐—ฎ: ๐—ž๐—ฒ๐˜๐—ถ๐—ธ๐—ฎ ๐—ž๐—ฒ๐—ฑ๐˜‡๐—ฎ๐—น๐—ถ๐—บ๐—ฎ๐—ป ๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ท๐—ฎ๐—ฑ๐—ถ ๐—ž๐—ฒ๐—ด๐—ฒ๐—น๐—ฎ๐—ฝ๐—ฎ๐—ปโ›”

Wahai saudaraku yang beriman...

Pernahkah kita merenungkan mengapa para ulama begitu gigih memperingatkan kita dari jerat kedzaliman? Sufyan ats-Tsauri rahimahullah, seorang ulama besar tabi'ut tabi'in, pernah menitipkan pesan yang menggetarkan jiwa:

"Jika engkau menghadap Allah membawa dosa antara engkau dengan Dia (seperti lalai beribadah), itu masih lebih ringan bagimu daripada engkau menghadap-Nya dengan membawa dosa antara engkau dengan hamba-hamba-Nya (berbuat dzolim)."

Mengapa demikian? Karena Allah Maha Pengampun atas hak-hak-Nya, namun Allah tidak akan membiarkan hak hambanya yang terdzolimi hilang begitu saja tanpa keadilan. Di akhirat kelak, urusannya bukan lagi meminta maaf dengan kata-kata, melainkan penebusan dengan pahala amal shalih kita yang terkuras, atau justru dosa orang yang kita dzolimi yang ditimpakan ke punggung kita. Itulah hakikat orang yang bangkrut (muflis) yang sesungguhnya.

โš ๏ธ Bahaya Doa Orang yang Terdzolimi๐Ÿ”ฅ

Ingatlah pesan Rasulullah ๏ทบ yang selalu digaungkan oleh para ulama: "Takutilah doa orang yang terdzolimi, karena tidak ada penghalang antara doanya dengan Allah."

Mungkin hari ini kita merasa kuat, merasa punya kuasa, atau merasa aman karena pihak yang kita dzolimi tidak mampu membalas. Namun ketahuilah, saat orang yang terdzolimi itu mengangkat tangannya di sepertiga malam dalam derai air mata, aduannya langsung menembus langit. Allah SWT berfirman demi keagungan-Nya: "Demi kemuliaan-Ku, Aku pasti akan menolongmu, meski setelah beberapa waktu."

๐Ÿ•ฏ๏ธ Penyesalan yang Terlambatโšก

Kedzalimanโ€”baik berupa menyakiti fisik, mengambil harta secara batil, merusak kehormatan, hingga gibah dan fitnahโ€”hanya akan mendatangkan kenikmatan semu yang sesaat di dunia. Namun di akhirat, ia menjelma menjadi dhulumat (kegelapan yang bertumpuk-tumpuk).

Sebelum nafas sampai di tenggorokan, sebelum penyesalan tak lagi berguna di hadapan mizan (timbangan amal), mari kita ketuk pintu hati kita masing-masing:

Sudahkah kita meminta kehalalan atas hak orang lain yang pernah kita ambil?

Sudahkah kita memohon maaf atas lisan kita yang pernah menyayat hati sesama?

Kembalilah kepada Allah, peluklah sifat adil, dan bersihkan diri dari kedzaliman. Sungguh, kedamaian sejati hanya milik mereka yang membiarkan orang lain aman dari gangguan lidah dan tangannya.

Semoga Allah melembutkan hati kita dan menjauhkan kita semua dari sifat serta perilaku dzolim. Amin ya Rabbal 'Alamin.

Address

Jalan Kramat 6 No. 17, RT. 2/RW. 1, Kenari, Kec. Senen
Baru
10430

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Telephone

+6285694630573

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Rumah Quran Al Muslim posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Rumah Quran Al Muslim:

Shortcuts

Share