Tahsin Qur an ibu ibu rutin setiap senin Ba da dzuhur 15 Juni 2026
Rumah Quran Al Muslim
Rumah Quran Al Muslim adalah wadah untuk dakwah Islam
Taklim Pekanan Ibu-ibu
Rumah Quran Al Muslim
Selasa, 9 Juni 2026, 13.00 WIB
Taklim Pekanan Ibu-ibu
Rumah Quran Al Muslim
Selasa, 2 Juni 2026, 13.00 WIB
Taklim Pekanan Ibu-ibu
Rumah Quran Al Muslim
Selasa, 19 Mei 2026, 13.00 WIB
Tahsin Qur an ibu ibu rutin setiap senin Ba da dzuhur 18 Mei 2026
18/10/2025
๐๐ฎ๐ฟ๐ฎ ๐ ๐ฒ๐ฟ๐ฎ๐๐ฎ๐ธ๐ฎ๐ป ๐ก๐ถ๐ธ๐บ๐ฎ๐๐ป๐๐ฎ ๐๐บ๐ฎ๐ป ๐ฝ๐ฎ๐ฑ๐ฎ ๐ง๐ฎ๐ธ๐ฑ๐ถ๐ฟ
๐น๐น๐ป๐ป๐๐๐ธ๐บ๐ฟ๐ด๐ธ๐บ๐ฟ๐ชด๐น๐น๐ป๐ป
Maksudnya adalah mengimani takdir Allah s.w.t. sehingga Anda tahu dan yakin bahwa segala sesuatu yang telah menimpa Anda memang tidak akan meleset dari Anda dan segala sesuatu yang telah meleset dari Anda memang tidak akan menimpa Anda.
Imam Ahmad meriwayatkan dari seorang tabi'in bernama al-Walid ibn Ubadah, dia bercerita:
Aku menemui ayahku, Ubadah ibn Shamit, yang sedang sakit. Mem-bayangkan ayahku akan meninggal, aku berkata kepadanya, "Ayah, ber-pesanlah kepadaku dengan sungguh-sungguh."
"Bantulah aku untuk duduk," ujarnya.
Kemudian ayahku berkata, "Nak, kamu tidak bisa merasakan nikmat-nya iman tidak bisa sampai pada hakikat pengetahuan tentang Allah s.w.t. sebelum kamu meyakini takdir baik dan takdir buruk."
"Ayah, bagaimanakah caranya agar aku mengetahui mana takdir yang baik dan mana yang buruk?" tanyaku.
Dia menjawab, "Kamu harus mengetahui bahwa segala sesuatu yang telah menimpamu memang tidak akan meleset darimu dan segala sesuatu yang telah meleset darimu memang tidak akan menimpamu. Nak, aku pernah mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda, 'Makhluk pertama yang Allah ciptakan adalah pena. Kemudian Dia berfirman, "Tulislah. Maka sejak saat itulah ditentukan apa yang akan terjadi sampai Hari Kiamat."
Ayahku lalu berkata, "Nak, jika engkau meninggal dunia tanpa meng-imani hal itu niscaya engkau masuk neraka."
Diriwayatkan dari Abdullah ibn Abbas, dia menuturkan, "Pada suatu hari, ketika saya berada di belakang Rasulullah s.a.w., beliau bersabda, 'Hai bocah, aku akan mengajarimu beberapa kata:
Jagalah Allah pasti Dia akan menjagamu.
Jagalah Allah pasti Dia kaudapati di hadapaะฟMu
Apabila kamu hendak meminta, mintalah kepada Allah; dan apabila kamu hendak memohon pertolongan, mohonlah pertolongan kepada Allah.
Ketahuilah, andaikan semua orang bersatu untuk memberimu manfaat, pastilah mereka tidak mampu melakukannya, kecuali berupa sesuatu yang sudah Allah tentukan bagimu. Apabila semua orang bersatu untuk merugikanmu, pastilah mereka tidak mampu melakukannya, kecuali berupa sesuatu yang sudah Allah tentukan bagimu.
Pena-pena sudah diangkat dan lembaran-lembaran kertas sudah kering (maksudnya, suratan takdir semua orang sudah tertulis). 75
Salah satu doa Rasulullah s.a.w. adalah:
ุงููููููู
ูู ุฅููููู ุฃูุณูุฃููููู ุฅูููู
ูุงููุง ููุจูุงุดูุฑู ููููุจูู ุญูุชููู ุฃูุนูููู
ู ุฃูููููู ููุง ููุตููุจูููู ุฅููููุง ู
ูุง ููุชูุจูุชู ููู ููุฑูุถูุง ู
ููู ุงููู
ูุนูููุดูุฉู ุจูู
ูุง ููุณูู
ูุชู ููู
"Ya Allah, aku memohon kepada-Mu iman yang memberi hatiku kabar gembira sehingga aku mengetahui bahwa apa yang menimpaku hanyalah apa yang telah Kautentukan bagiku; aku juga memohon keridaan atas penghidupan yang telah Kautentukan bagiku."
16/10/2025
๐๐๐ช ๐ฟ๐๐ก๐๐ข ๐๐๐ง๐๐ฃ๐๐๐ฃ๐
( ๐๐๐จ๐๐ฃ ๐ผ๐ก ๐ฝ๐๐จ๐๐ง๐ ) ๐ฟ๐น๐ผ๐ธ๐บ๐ด
Nashr bin Muhammad bin Ahmad bin Ibrahim al-Faqih al-Hanafi rah. atau lebih dikenal dengan nama Imam Abu Laits as-Samarqandi (wafat 373 H), menceritakan bahwa pernah satu ketika Hasan al-Bashri rah. melihat seorang laki-laki tawaf mengelilingi Baitullah dengan membawa sebuah keranjang besar yang terbuat dari daun kurma.
Hasan rah. menegur laki-laki tersebut dengan berkata, "Wahai, Paman, lepaskanlah keranjangmu, hormatilah kesucian Baitullah."
Ketika laki-laki tersebut mengetahui yang menegurnya adalah seorang ulama yang ternama, dia menjawab sekaligus bertanya, "Wa-hai, Syekh, di dalam keranjang ini ada ibuku. Aku telah menggen-dongnya di bahuku sebanyak tujuh kali haji. Aku menggendongnya dari kediamanku di kawasan Syam yang paling jauh, hingga ke sini. Aku mengelilingi tempat-tempat pelaksanaan haji dan juga Baitullah sambil menggendongnya, maka apakah aku sudah memenuhi hak-nya?"
Hasan al-Bashri rah. menjawab, "Seandainya engkau menggen-dongnya di atas bahumu selama 70 tahun dari belahan bumi yang paling jauh, maka itu pun belum memenuhi hak ibumu dan barang-kali apa yang telah engkau lakukan itu hanya untuk satu kali engkau berputar di dalam perutnya."๐ญ๐ญ๐ญ
16/10/2025
๐๐ผ๐๐๐๐ผ๐ ๐๐๐ผ๐๐ผ ๐๐ผ๐๐ผ๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ผ๐ ๐๐๐๐๐๐ผ๐๐๐ฟ๐๐ป๐น๐บ๐ฟ
( ๐๐ช๐๐ฎ๐๐ฃ ๐ผ๐ฉ๐จ-๐๐จ๐๐ช๐ง๐ )
Pada suatu hari, pada musim haji, Khalifah Al-Mahdi berkata kepada Al-Khaizaran, istrinya, "Aku ingin menikah."
Maksudnya, dia ingin menambah lagi istrinya. Al-Khaizaran ber-kata, "Tidak halal bagimu untuk menikah lagi setelahku."
"Ya," jawab Al-Mahdi.
"Antara aku dan dirimu mesti ada seorang hakim dari orang yang engkau kehendaki," kata Al-Khaizaran.
"Apakah engkau rida bila orang itu adalah Sufyan ats-Tsauri?"
"Ya, baik."
Sufyan ats-Tsauri rah. pun dihadirkan. Dengan harapan, Sufyan dapat menerangkan hukum poligami kepada istrinya, sehingga dia dapat leluasa menikah lagi.
Al-Mahdi berkata kepada Sufyan ats-Tsauri, "Ummu Rasyid menyangka bahwa tidak halal bagiku untuk menikah lagi, padahal Allah Ta'ala telah berfirman: Maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang engkau senangi, dua, tiga, atau empat (An-Nisaa [4]: 3)."
Kemudian dia diam. Lalu Sufyan berkata kepadanya, "Sempur-nakanlah ayatnya."
Al-Mahdi melanjukan bacaan ayat yang dimaksud Sufyan. "Kemudian jika engkau takut tidak dapat berlaku adil, maka (ka-winilah) seorang saja (An-Nisaa [4]: 3)."
Sufyan berkata, "Padahal engkau tidak adil."
Sufyan menyadarkan Al-Mahdi akan kepentingan bersikap adil dalam memerintah dan mengurusi kaum Muslimin. Al-Mahdi pun
merasa puas dengan jawaban itu, maka dia memerintahkan agar Sufyan ats-Tsauri rah. diberi hadiah 10.000 dirham, tetapi Sufyan menolaknya. (Wafiyyaatul A'yaan: II/389).
08/10/2025
๐ ๐ฎ๐พ๐ผ๐บ ๐ฅ๐ถ๐ฑ๐ต๐ผ
Sufyan al-Tsauri saat duduk-duduk bersama Rabiah al-Adawiyah berkata, "Ya Allah, ridhailah kami."
Mendengar perkataan Sufyan, Ra-biah al-Adawiyah berkata, "Tidakkah kau merasa malu meminta ridha kepa-da Allah sedangkan kau sendiri tidak ridha kepada-Nya?"
Sufyan berkata, "Astaghfirullah."
Ja'far berkata kepada Rabiah,
"Kapan seorang hamba disebut ridha kepada Allah?"
Rabiah berkata, "Jika kegembiraan-nya saat mendapat musibah sama saja dengan kegembiraannya saat menda-patkan nikmat."
-Qรปt al-Qulรผb, jilid 2, hal. 80.
20/08/2025
๐ฝ๐ช๐ ๐๐ฃ ๐๐ช๐๐ฉ๐ช ๐๐๐๐๐ฉ๐ช๐ก๐๐ฃ
๐น๐ณ๐ผ๐ธ๐ชด๐๐ท๐ฟโ๏ธ
Allah memberikan petunjuk-Nya melalui sesuatu yang Anda kira suatu kebetulan. Misalnya Dia memberikan petunjuk-Nya melalui ayat tertentu yang Anda dengar dalam shalat, melalui sebuah mimpi, atau melalui nasihat yang bersifat sambil lalu. Juga melalui penggalan kalimat yang terlihat oleh kedua mata Anda yang tertulis pada sebuah buku, melalui perenungan, melalui lintasan pikiran yang belum pernah terbesit sebelumnya, melalui situasi yang memaksa Anda kembali kepada jalan yang lurus, melalui rasa takut, melalui perasaan cinta, atau melalui kematian.
Adapun mendengarkan Al-Qur'an, ia adalah pokok dari hidayah dan merupakan faktor terbesar yang dijadikan Allah sebagai sebab untuk mendapatkan hidayah bagi para hamba-Nya, semua sebab hidayah dan kebenaran termasuk di dalamnya. Allah berfirman:
ุฅูููู ููุฐูุง ุงููููุฑูุขูู ููููุฏูู ูููููุชูู ูููู ุฃูููููู
ู
Sesungguhnya Al-Qur'an ini memberikan petunjuk kepada
(jalan) yang lebih lurus... (Al-Isra' [17]: 9)
Oleh karena itu orang yang mengetahui dan mengamalkan apa yang terkandung dalam Al-Qur'an, mustahil dia mengalami penyimpangan, penyelewengan, atau berbalik ke belakang.
Kisah islamnya Umar bin Khaththab begitu terkenal. Dia memasuki rumah saudarinya, sementara segala keburukan yang sebelumnya menyelimuti pikirannya hilang sirna setelah dia membaca sebuah lembaran yang dipegang oleh saudarinya yang berisi awal surat Thรขhรข. Setelah itu hatinya bersujud di dalam mihrab keimanan dan tidak bangkit lagi sampai wafat.
Apakah gerangan perasaan yang dia rasakan? Keyakinan apa yang hinggap di hatinya pada saat itu? Betapa banyak kandungan hidayah dalam Al-Qur'an yang tidak kita indahkan perenungannya? Betapa banyak arahan-arahan di dalamnya yang mana hati kita terkunci darinya?
Mendengarkan Al-Qur'an merupakan pokok dari hidayah dan faktor terbesar yang dijadikan Allah sebagai sebab untuk mendapatkan hidayah kepada para hamba-Nya.
Karena itu orang yang mengetahui dan mengamalkan apa yang terkandung di dalamnya, mustahil dia tertimpa penyimpangan, penyelewengan, atau berbalik ke belakang
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Contact the school
Telephone
Website
Address
Jalan Kramat 6 No. 17, RT. 2/RW. 1, Kenari, Kec. Senen
Baru
10430
Opening Hours
| Monday | 09:00 - 17:00 |
| Tuesday | 09:00 - 17:00 |
| Wednesday | 09:00 - 17:00 |
| Thursday | 09:00 - 17:00 |
| Friday | 09:00 - 17:00 |