06/01/2022
Pembagian Raport KB el-Diina
Paud Berbasis Aqidah Islam dibawah YAYASAN PERMATA UMMAT ALMUSYOFFA
Tempat Gedung Baru Yayasan
Pesan Penting :
Setiap Anak adalah Istimewa karena ia adalah Anugrah dari sang Pencipta
Fokuslah pada kelebihannya jadikan kekurangannya sebagai motivasi orangtua untuk selalu belajar&belajar InsyaAllah akan menjadi ladang pahala yg akan terus mengalir
Mari kita jadikan anak-anak kita generasi Pecinta Alqur'an
'aan
11/03/2021
Kajian Isro mi'raj
Yayasan permata ummat Almushoffa
11/03/2021
27 Rajab 1442 H
بسم الله الرحمن الرحيم
Peringatan Isro Mi'raj majlis Taklim Nurul Qolbi
Dengan Tema : Bulan Persatuan Menuju Islam Kaafah #
Acara dibuka oleh MC teh Dian Ummu Zahira
Menyapa ibu-ibu untuk sama-sama mengikuti acara sampai selesai agar mendapat keberkahan dari Allah SWT
Dilanjutkan dengan pembacaan Tawasul/hadiah oleh Ibu hj Ayi Adawiyah
Acara selanjutnya pembacaan surat annaba oleh ananda Fitria siswa PAUD KB el-Diina kelas B yang berusia 5 tahun
Setelah selesai ananda fitria dilanjutkan ibu Mustiko membacakan surat Annur ayat 55
Dan tibalah saatnya Uraian tema peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW, Intinya pembicara mengajak para mustami untuk bersatu atas nama Islam, hilangkan segala perbedaan yg menjadikan kaum muslimin terpecah belah, bahkan kaum muslimin harus alias wajib melakukan hal-hal yg bisa mengokohkan persatuan atau persaudaraan sesama muslim yg meliputi :
1. Selektif (tabayun) ketika mendengar berita
2. Tidak saling mencela
3. Tidak panggil memanggil dengan
panggilan yang buruk
4. Tidak saling memata-matai
5. Hindari Praduga
6. Menutup Aib sesama muslim
7. Adanya kepemimpinan
Dengan mengamalkan point-point diatas InsyaAllah persatuan akan terwujud dalam satu naungan Institusi yg akan menerapakan islam kaafah pemimpinnya dinamakan Khalifah yg akan menjaga & melindungi kaum muslimin seluruh dunia
Sebagaimana janji Allah dalam Alqur'an surat annur 55 dan Bisyaroh Nabi Muhammad SAW
Kajian ditutup dengan pembacaan do'a oleh Ibu kartiah dengan kata-kata yg sangat menyentuh
Akhirul kata MC mengucapkan terima kasih kepada seluruh mustami atas kehadirannya dan menutup acara dengan pembacaan do'a
Kafarotul majlis
19/02/2021
بسم الله الرحمن الرحيم
Jum'at mubarok...
'Sesungguhnya ketika meninggal anak adam maka terputus semua amalnya kecuali tiga perkara, Ilmu yg bermanfaat, do'a anak sholih dan shodaqoh jariyah"...
Mari membangun rumah di surga dengan menyisihkan sebagian harta kita untuk pembangunan Majlis ilmu yang InsyaAllah akan melahirkan generasi yg cinta qur'an investasi kita di dunia & akhirat...
07/02/2021
Tahap demi tahap Pembangunan InsyaAllah sedang dilakukan
Mohon do'a dari ayah Bunda Saudara sekalian semoga Allah SWT memberi kelancaran & kemudahan dalam menyelsaikan Pembangunan majlis tempat belajar lintas generasi...
InsyaAllah ada PAUD berbasis Aqidah Islam dengan program unggulan Tahfidz Anak Usia Dini, ada Majlis Taklim Ummahat alias Ibu-ibu Pencetak generasi, ada kegiatan-kegiatan lainnya yang InsyaAllah sangat bermanfaat ...
.el-Diina
'anLilAulad
23/01/2021
الحمد لله علي كل حال....
Syukur kami kpd Mu ya Allah..
Ditengah keterbasan, kami kembali melanjutkan pembangunan Semoga diberi kelancaran dan kemudahan untuk menyelsaikan bangunan yg akan dipakai untuk kegiatan Majlis Taklim ibu-ibu dan Tempat Belajar anak-anak generasi penerus bangsa yg mencintai ilmu dan Menjadi Penjaga Alqur'an
Terima kasih kepada para Donatur yg telah memberikan bantuannya baik berupa Material bangunan maupun Dana yg telah kami gunakan semoga Allah membalas dengan yg lebih baik lagi...Jazakumullah khoirul Jazaa
17/01/2021
Menjadi Bunda Rabbani Di Tengah Pandemi
(Bagian 1)
Oleh : Zulfa Alya
Pandemi Corona saat ini sangatlah panjang. Kita tidak tahu kapan berakhirnya.
Wabah yang sifatnya mendunia ini meluluh lantakkan berbagai sendi kehidupan. Termasuk merubah gaya hidup seluruh makluk yang ada dimuka bumi ini.
Termasuk mengubah pola asuh dan cara mendidik anak. Sehingga menuntut para orang tua untuk melakukan pola asuh dirumahnya sendiri-sendiri.
Orang tua dipaksa kembali memerankan perannya menjadi pendidik utama dan pertama. S**a atau tidak s**a. Mau atau tidak mau. Siap atau tidak siap.
Tetapi, bukankah memang itu tugas utama orang tua? Menjadi pendidik pertama dan utama bagi putra-putrinya.
Baik masa pandemi ataupun bukan. Ternyata berbagai lembaga sekolah selama ini berhasil dengan sukses mengambil alih peran ini. Sehingga banyak orang tua terlena dan terlupa tugas utama mereka ini.
Dan saat anak kembali ke orang tua untuk dididik dirumah. Orang tua gelagapan. Terkejut. Panik. Tidak siap mendidik anak-anaknya sendiri dirumah.
Padahal tugas orang tua yang utama adalah pendidik pertama dan utama bagi putra-putrinya.
Sebagaimana hadist Rasulullah :
"Kalian semua adalah pemimpin. Dan kalian semua akan diminta pertanggungjawaban atas apa yang dipimpinya. Seorang suami adalah pemimpin dirumah tangganya dan dia bertanggung jawab atas apa yang dipimpinnya.
Seorang wanita (ibu) adalah pemimpin di rumah suaminya dan anak-anaknya, dan dia bertanggungjawab atas apa yang dipimpinnya. (Muttafaq 'alaih).
Hadist di atas mengatur peran ayah dan ibu dalam keluarga. Ayah sebagai pemimpin keluarga dan ibu sebagai pengatur (manager) rumah tangga. Ibu juga memiliki peran yang penting dan strategis dalam pendidikan anak dirumah.
Sehingga seharusnya ayah ibu tidak gagap, ragu, panik ketika mendidik anak-anak dirumah dimasa pandemi.🥰
-Diina