Khoirul Anam, Lc.

Khoirul Anam, Lc. Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Khoirul Anam, Lc., Tutor/Teacher, Banyuwangi.

21/09/2024

Pebisnis yang ngajak ustadz untuk menjadi seperti dia. Seingga menjadi ustadz yang pebisnis. Gimana ya kalau dibalik?

Ustadz mengajak pebisni untuk menjadi da'i. Sehingga menjadi pebisnis yang ustadz. Dia harus dituntut untuk menguasai piranti-piranti guna memahami nas Al-Qur'an dan Hadits seperti, Bahasa Arab, usul fikih, mushthalah hadits, usul tafsir, adab, balaghah dll.

Memang tidak salah mengajak ustadz untuk menjadi pebisnis. Tapi perlu diingat, tidak semua ustadz punya kompetensi bisnis sebagaimana tidak semua pebisnis punya kometensi ustadz. Makanya para ustadz (setahu saya) tidak pernah mengajak pebisnis untuk menjadi ustadz karena mereka paham betul betapa terkuras tenaga mereka untuk menelaah kitab-kitab para ulama. Ingin mengisi kajian yang durasinya 30-60 menit, mereka harus pesiapan sepekan atau dua pekan ke belakang.

Intinya, jangan sampai seorang pebisnis nyinyirin ustadz yang pernah menerima amplop sebagaimana seorang ustadz juga jangan nyinyirin pebisnis yang tidak mempunyai banyak waktu untuk memahami perkara-perkara agama yang sifatnya fardhu kifayah atasnya.

Harusnya mereka berkolaborasi dan bersinergi untuk menopang dakwah yang mulia ini. Pebisnis mendukung dakwah dengan hartanya dan ustadz dengan ilmunya.

03/04/2024

Apakah dosa istri akan mengalir ke suami?

Di suatu podcast ada seorang ustadz dan sepasang suami istri ngobrol tentang rumah tangga. Nah, sampailah pada pembahasan bahwa ketika istri berbuat dosa maka sang suami juga akan menanggung dosanya secara mutlak. (videonya tidak saya sertakan karena perempuannya tidak berhijab)

Kalau podcast ini dilihat oleh para jumbala'/jamabil/jomblowiyun/jomblowan, wah bisa-bisa dia akan pilih melajang seumur hidup dan akan jadi jomblo akut wkwkwk,,,,

Jadi gini,,,,

Pada dasarnya dosa dan pahala akan didapat oleh pelaku maksiat dan ketaatan. Hal ini berdasarkan firman Allah 'Azza Wa Jalla:

وَاَنۡ لَّيۡسَ لِلۡاِنۡسَانِ اِلَّا مَا سَعٰىۙ‏ ٣٩

"Dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya". (An-Najm 39)

وَ لَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِّزۡرَ اُخۡرَىٰ ؕ

"Dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain." (Fathir 18)

Lalu kapan pahala dan dosa bisa mengalir kepada orang lain?
Ketika seseorang menunjuki orang lain kebaikan atau keburukan lalu diikuti. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

مَنْ سَنَّ فِي الْإِسْلَامِ سُنَّةً حَسَنَةً، فَلَهُ أَجْرُهَا، وَأَجْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا بَعْدَهُ، مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْءٌ، وَمَنْ سَنَّ فِي الْإِسْلَامِ سُنَّةً سَيِّئَةً، كَانَ عَلَيْهِ وِزْرُهَا وَوِزْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا مِنْ بَعْدِهِ، مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أَوْزَارِهِمْ شَيْءٌ

“Siapapun yang membuat sunnah hasanah (jalan yang baik) dalam Islam maka dia akan memperoleh pahala dan pahala orang yang mengikutinya, dengan tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun. Dan siapapun yang membuat sunnah sayyi’ah (jalan yang buruk) dalam Islam maka ia akan mendapatkan dosa dan dosa orang yang mengikutinya, dengan tanpa mengurangi dosa mereka sedikit pun” (HR Muslim).

Jadi, suami baru mendapatkan dosa atas perbuatan buruk istrinya jika dia menunjukkan keburukan kepada istrinya lalu diikuti. Sebagaimana dia juga akan mendapatkan pahala atas perbuatan baik istrinya berdasarkan petunjuknya.

Dan suami juga berdosa karena diam melihat istrinya berbuat dosa. Itulah suami dayyuts yaitu lelaki yang menjadi pemimpin untuk keluarganya dan tidak punya rasa cemburu serta tidak punya rasa malu. Yang dimaksud dengan tidak punya rasa cemburu adalah dengan membiarkan keluarganya bermaksiat tanpa mau mengingatkannya. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

ثَلاَثَةٌ قَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِمُ الْجَنَّةَ مُدْمِنُ الْخَمْرِ وَالْعَاقُّ وَالْدَّيُّوثُ الَّذِى يُقِرُّ فِى أَهْلِهِ الْخُبْثَ

“Ada tiga orang yang Allah haramkan masuk surga yaitu: pecandu khamar, orang yang durhaka pada orang tua, dan dayyuts (orang yang tidak memiliki sifat cemburu) yang menyetujui perkara keji pada keluarganya.” (HR. Ahmad)

وَالرَّجُلُ رَاعٍ عَلَى أَهْلِ بَيْتِهِ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْهُمْ

Seorang laki-laki (suami) dalam keluarga adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas mereka.

Semoga bermanfaat,,,,

Nabi shalallahu alaihi wasallam bersabda:الْمَرْءُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ"Seseoran...
05/05/2022

Nabi shalallahu alaihi wasallam bersabda:

الْمَرْءُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ

"Seseorang itu tergantung pada agama temannya. Oleh karena itu, salah satu di antara kalian hendaknya memperhatikan siapa yang dia jadikan teman". (HR. Abu Daud, At-Tirmidzi dan Ahmad).

[ Mempermasalahkan mushthalah Syaikh Al-Albani –rahimahullah- dalam takhrij haditsnya ]Bagi kalangan thalibul ilmi yang ...
14/02/2022

[ Mempermasalahkan mushthalah Syaikh Al-Albani –rahimahullah- dalam takhrij haditsnya ]

Bagi kalangan thalibul ilmi yang pernah membaca kitab Shahih Fiqh As-Sunnah karya Syaikh Abu Malik Kamal As-Sayyid Salim, yang diterbitkan oleh Al-Maktabah At-Taufiqiyyah pasti pernah menemukan ungkapan yang popular dari Syaikh Al-Albani –rahimahullah-
صحيح، أخرجه البخاري ومسلم
Lalu timbul pertanyaan ;
“Bukankah yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dan Muslim sudah shahih? Lalu kenapa masih pakai embel-embel “shahih”?”
Ada juga yang menuduh beliau dengan tuduhan ;
“Kalau belum dishahihkan oleh Al-Albani maka belum shahih atau tidak afdhal”.

Sebenarnya tuduhan-tuduhan yang dialamatkan kepada beliau itu sudah ada saat beliau masih hidup. Dan beliau sudah membantah tuduhan tersebut dengan data yang ilmiah. Silahkan baca taqdim beliau di awal-awal kitab Syarah Al-Aqidah Ath-Thahawiyyah karya Imam Ibnu Abi Al-‘Izz Al-Hanafi –rahimahullah-. Tentunya kitab ini bukanlah kitab asing lagi bagi mahasiswa LIPIA yang sudah memasuki semester lima, karena kitab ini menjadi muqarrar resmi di kampus.

Baik, kita kembali ke laptop, heheheh,,,,

Sebenarnya ungkapan Syaikh Al-Albani –rahimahullah- di atas bukanlah istilah baru yang beliau ada-adakan. Istilah itu juga dipakai oleh Imam Al-Baghawi –rahimahullah- dalam kitabnya “Syarh As-Sunnah”. Dan beliau berulangkali menggunakan istilah tersebut di banyak tempat dalam kitab itu. Contoh :
هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحٌ، أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌ
Bahkan ada istilah “hasan”, bukan hanya “shahih”
هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ، أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌ

Tapi anehnya, kok tidak ada yang mempermasalahkan istilah yang dipakai oleh Imam Al-Baghawi -rahimahullah-.

Memang, bukan suatu kewajiban menerima atau menolak hasil takhrijnya Syaikh Al-Albani –rahimahullah-.

Jika anda ingin membantah beliau, maka bantahlah dengan penuh adab dan disertai data yang ilmiah. Bukannya tuduhan, nyinyiran dan ungkapan yang tak pantas keluar dari lisan seorang yang mengaku beriman.

Jangan sampai di akhirat kelak menjadi orang bangkrut sebagaimana nasihat Nabi –shallallahu ‘alaihi wasallam- ;

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ n أَتَدْرُونَ مَا الْمُفْلِسُ قَالُوا الْمُفْلِسُ فِينَا مَنْ لَا دِرْهَمَ لَهُ وَلَا مَتَاعَ فَقَالَ إِنَّ الْمُفْلِسَ مِنْ أُمَّتِي يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِصَلَاةٍ وَصِيَامٍ وَزَكَاةٍ وَيَأْتِي قَدْ شَتَمَ هَذَا وَقَذَفَ هَذَا وَأَكَلَ مَالَ هَذَا وَسَفَكَ دَمَ هَذَا وَضَرَبَ هَذَا فَيُعْطَى هَذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ وَهَذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ فَإِنْ فَنِيَتْ حَسَنَاتُهُ قَبْلَ أَنْ يُقْضَى مَا عَلَيْهِ أُخِذَ مِنْ خَطَايَاهُمْ فَطُرِحَتْ عَلَيْهِ ثُمَّ طُرِحَ فِي النَّارِ

“Tahukah kamu siapakah orang bangkrut itu?” Para Sahabat -radhiyallahu ‘anhum menjawab, “Orang bangkrut menurut kami adalah orang yang tidak punya uang dan barang.” Beliau -shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya orang bangkrut di kalangan umatku, (yaitu) orang yang datang pada hari kiamat dengan membawa (pahala amalan) shalat, puasa dan zakat. Tetapi dia juga mencaci maki si ini, menuduh si itu, memakan harta orang ini, menumpahkan darah orang ini, dan memukul orang ini. Maka orang ini diberi sebagian kebaikan-kebaikannya, dan orang ini diberi sebagian kebaikan-kebaikannya. Jika kebaikan-kebaikannya telah habis sebelum diselesaikan kewajibannya, kesalahan-kesalahan mereka diambil lalu ditimpakan padanya, kemudian dia dilemparkan di dalam neraka.” [HR. Muslim]
Bersikap inshaf dengan yang sepemahaman itu gampang, akan tetapi tidak semua orang bisa inshaf dengan yang tidak sepemahaman. Walaupun demikian, inshaf itu wajib bagi seorang thalibul ilmi. Cukuplah ayat ini sebagai pengingat buat kita ;

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ لِلَّهِ شُهَدَاءَ بِالْقِسْطِ ۖ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَىٰ أَلَّا تَعْدِلُوا ۚ اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَىٰ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

“Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. [ QS. Al-Ma’idah : 8 ]

https://www.youtube.com/watch?v=W8aRc8T8EqQ
20/01/2022

https://www.youtube.com/watch?v=W8aRc8T8EqQ

Pertemuan lanjutan Ngaji Bareng Arbain Nawawi ini membahas hadits ketiga dari 42 Hadits yaitu hadits tentang Rukun Islam.Dipersembahkan oleh HDMI Jawa Timur:...

https://www.youtube.com/watch?v=DDEX9kaMc00
20/01/2022

https://www.youtube.com/watch?v=DDEX9kaMc00

Pertemuan lanjutan Ngaji Bareng Arba'in Nawawi ini membahas hadits kedua dari 42 Hadits yaitu hadits tentang Islam, Iman, dan Ihsan. Juga disertai penjelasan...

https://youtu.be/LzgLL4NSwPMKewajiban memuliakan Ahlul bait Nabi shalallahu alaihi wasallam
30/07/2021

https://youtu.be/LzgLL4NSwPM

Kewajiban memuliakan Ahlul bait Nabi shalallahu alaihi wasallam

GAMIS (Ngaji Kamis Sore)Seri Hadist Tematik "Mencintai Ahlul Bait Nabi SAW”Bersama: Ust. Khoirul Anam, LcMari dukung program IKADI PEDULI bantuan untuk Saud...

Kata-kata mutiara dari sahabat Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu Anhuقالَ عليٌّ رضي الله عنه :"الدُّنيَا حَلاَلُهَا حِسابٌ...
22/07/2021

Kata-kata mutiara dari sahabat Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu Anhu

قالَ عليٌّ رضي الله عنه :"الدُّنيَا حَلاَلُهَا حِسابٌ وحَرامُهَا عِقابٌ"

"Dunia itu halalnya dihisab dan haramnya hukuman"

Maksudnya :

Bahwasanya harta yang diperoleh dan digunakan dengan cara yang dibenarkan oleh syariat kelak pemiliknya akan dihisab di akhirat. Sedangkan harta yang diperoleh dengan cara yang tidak dibenarkan oleh syariat maka itu adalah harta haram yang kelak menjadi salah satu sebab pemiliknya akan diazab di dunia maupun di akhirat.

Jika harta halal saja hisabnya dinanti di akhirat. Lalu bagaimana gerangan dengan harta haram?

Wallahu a'lam...

Semoga Allah 'azza wa jalla menganugerahkan kepada kita masuk surga tanpa hisab dan azab

https://youtu.be/YVHv4RS20dk
04/05/2021

https://youtu.be/YVHv4RS20dk

🕌 Video Terbaru Dafi TV 🕌🎥 Judul :MARI AMALKAN INI! MAJELIS CINTA AL-QUR'AN || Ust. Khoirul Anam, LcSimak Videonya, semoga kita mendapatkan ilmu dan keber...

https://youtu.be/HkY2F_icNQs
25/03/2021

https://youtu.be/HkY2F_icNQs

🕌 Video Terbaru Dafi TV 🕌🎥 Judul :MAJELIS CINTA AL-QUR'AN || DAHSYATNYA KEHORMATAN SEORANG MUSLIM - Ust. Khoirul Anam, LcSimak Videonya, semoga kita menda...

https://youtu.be/yTF9k8Rubj8
23/03/2021

https://youtu.be/yTF9k8Rubj8

🕌 Video Terbaru Dafi TV 🕌🎥 Keutamaan Puasa Sunnah - Ustad Khoirul Anam, LcSimak Videonya semoga kita mendapatkan ilmu dan keberkahannya... AamiinMau lihat...

Address

Banyuwangi

Telephone

+6285853791587

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Khoirul Anam, Lc. posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category