31/05/2026
*📖 NGAOS AHAD PON BERSAMA K.H. ZUHRUL ANAM HISYAM*
Ahad Pon telah menjadi rutinitas kegiatan keilmuan di Pondok Pesantren At-Taujieh Al-Islamy 2 Andalusia. Kajian kitab ini dikaji langsung oleh K.H. Zuhrul Anam Hisyam dan diikuti oleh para santri, walisantri, ikhwan thariqah, serta masyarakat sekitar.
Beberapa kitab yang dikaji meliputi:
1. Kitab Fathul Wahhab
2. Ratibul Haddad
3. Kitab Lawaqihul Anwar
Kegiatan diawali dengan kajian Kitab Fathul Wahhab, dilanjutkan dengan pembacaan Ratibul Haddad secara berjamaah, kemudian ditutup dengan kajian Kitab Lawaqihul Anwar.
Beberapa pembahasan yang dikaji dalam kitab Fathul Wahab dan Lawaqihul Anwar dirangkum sebagai berikut:
*📚 Kitab Fathul Wahhab:*
• Orang yang bernazar i'tikaf secara tatabu' (terus-menerus), kemudian keluar dari masjid tanpa adanya udzur, maka tatabu'nya terputus dan harus diulang kembali.
• Adapun udzur yang diperbolehkan antara lain:
1. Yang keluar hanya sebagian anggota tubuh, seperti kepala, tangan, atau kakinya saja.
2. Keluar untuk buang hajat.
3. Keluar karena bertugas sebagai muadzin, dengan niat semata-mata hanya untuk adzan dan lokasi adzan tidak jauh dari masjid.
4. Nisyan (lupa).
5. Maridh (sakit).
6. Menjadi saksi yang diwajibkan hadir.
7. Karena pelaksanaan had (hukuman).
*📚 Kitab Lawaqihul Anwar:*
• Zakat fitrah bertujuan untuk mencukupi kebutuhan orang-orang yang kurang mampu sehingga tidak perlu meminta-minta.
• Zakat fitrah afdol diberikan dalam bentuk makanan yang siap dikonsumsi. Adapun pemberian dalam bentuk uang merupakan pendapat yang diperbolehkan menurut Abu Hanifah, karena mengikuti hadist مَنْ سَنَّ سُنَّةً حَسَنَةً
• Terdapat perbedaan pendapat mengenai bentuk zakat fitrah:
1. Menurut Imam Abu Hanifah, zakat fitrah boleh diberikan dalam bentuk uang atau makanan.
2. Menurut Imam Syafi'i, zakat fitrah diberikan dalam bentuk makanan pokok.
Kajian diakhiri dengan lantunan doa oleh K.H. Zuhrul Anam Hisyam serta makan bersama.
Pondok Pesantren At-Taujieh Al-Islamy 2 Andalusia
Ahad Pon, 31 Mei 2026 M