pintu taubat

pintu taubat

Share

berbuat baiklah di sisa usuia

08/12/2025

Terus do'akan saudara kita di Palestina

05/07/2025
25/06/2025

Terus do'akan saudara kita di p4lestin

13/06/2025

Assalamu'alaikum
Jangan lupa bersyukur
Semoga hari mu di mudahkan

12/06/2025

*بسْـــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم*

نفعنا الله وإياكم بالعلم النافع والعمل الصالح

اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

*Allahumma inni as-aluka ‘ilman naafi’a wa rizqon thoyyibaa wa ‘amalan mutaqobbalaa*

“Ya Allah, aku memohon pada-Mu ilmu yang bermanfa'at, rizki yang thoyyib dan amalan yang diterima” [HR. Ibnu Majah no. 925, shahih)

Bantushare ya.....

hanya kebaikan dibalas dengan kebaikan

07/06/2025

*Amalan Di Hari Tasyrik*

Memperbanyak ber dzikir & dan memperbanyak do'a *"RABBANAA AATINAA FID-DUN-YAA HASANAH WA FIL AA-KHIRATI HASANAH, WA QINAA ADZAABAN-NAAR".*

(Lathaiful Ma’arif, Hal. 505).

*Panitia Bersama Idul Qurban 1446 H*

Bantushare ya.....

hanya kebaikan dibalas dengan kebaikan

06/06/2025

*ADAB - ADAB DI HARI RAYA IDUL ADHA*

* Mandi sebelum berangkat shalat ied.*

Mandi ketika itu disunnahkan. Yang menunjukkan anjuran ini adalah atsar dari sahabat Nabi. Dari ‘Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu, seseorang pernah bertanya pada ‘Ali mengenai mandi. ‘Ali menjawab, _“Mandilah setiap hari jika kamu mau.” Orang tadi berkata, “Bukan. Maksudku, manakah mandi yang dianjurkan?” ‘Ali menjawab, *“Mandi pada hari Jum’at, hari ‘Arafah, hari Idul Adha dan Idul Fithri.”*_ [HR. Al-Baihaqi, 3: 278. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih. Lihat Al-Irwa’, 1: 177]

Imam Nawawi rahimahullah menyatakan bahwa para ulama sepakat akan disunnahkannya mandi untuk shalat ‘ied.

* Berhias dan memakai pakaian terbaik.*

Dari Ibnu Umar dia berkata,

أَخَذَ عُمَرُ جُبَّةً مِنِ اسْتَبْرَقٍ تُبَاعُ فِي السُّوْقِ فَأَخَذَهَا فَأَتَى رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: يَا رَسُوْلَ اللهِ اِبْتَعْ هَذِهِ تُجَمِّلُ بِهَا لِلْعِيْدِ وَالْوُفُوْدِ

_“Umar mengambil jubah yang dijual di pasar. Diapun mengambilnya lalu dibawa kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam seraya berkata, “Wahai Rasulullah, belilah ini agar engkau bisa *berhias dengannya ketika hari ‘ied* dan menerima para tamu utusan.”_ [HR. Bukhari no. 906 dan Muslim no. 2068]

* Tidak makan sebelum shalat ied.*

Dari ‘Abdullah bin Buraidah, dari ayahnya, ia berkata,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لاَ يَغْدُو يَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَأْكُلَ وَلاَ يَأْكُلُ يَوْمَ الأَضْحَى حَتَّى يَرْجِعَ فَيَأْكُلَ مِنْ أُضْحِيَّتِهِ

_“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berangkat shalat ‘ied pada hari Idul Fithri dan beliau makan terlebih dahulu. Sedangkan *pada hari Idul Adha, beliau tidak makan lebih dulu kecuali setelah p**ang dari shalat ‘ied baru beliau menyantap hasil qurbannya.”*_ [HR. Ahmad 5: 352.Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini hasan]

Ibnu Qudamah rahimahullah berkata, “Imam Ahmad berkata: *“Saat Idul Adha dianjurkan tidak makan hingga kembali dan memakan hasil sembelihan qurban. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam makan dari hasil sembelihan qurbannya. Jika seseorang tidak memiliki qurban (tidak berqurban), maka tidak masalah jika ia makan terlebih dahulu sebelum shalat ‘ied.”* (Al Mughni, 2: 228)

* Bertakbir dari rumah menuju tempat shalat.*

Dalam suatu riwayat disebutkan,

كَانَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْرُجُ يَوْمَ الفِطْرِ فَيُكَبِّر حَتَّى يَأْتِيَ المُصَلَّى وَحَتَّى يَقْضِيَ الصَّلاَةَ فَإِذَا قَضَى الصَّلاَةَ ؛ قَطَعَ التَّكْبِيْر

_“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa keluar hendak shalat pada hari raya ‘Idul Fithri, lantas beliau bertakbir sampai di lapangan dan sampai shalat hendak dilaksanakan. Ketika shalat hendak dilaksanakan, beliau berhenti dari bertakbir"._ [As Silsilahh Ash Shahihah no. 171. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa riwayat ini shahih]

* Berjalan kaki menuju tempat shalat.*

Dari Ibnu ‘Umar, beliau mengatakan,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَخْرُجُ إِلَى الْعِيدِ مَاشِيًا وَيَرْجِعُ مَاشِيًا.

_“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa *berangkat shalat ‘ied dengan berjalan kaki,* begitu p**a ketika *p**ang dengan berjalan kaki.”*_ [HR. Ibnu Majah no. 1295]

* Mengambil jalan yang berbeda saat berangkat shalat dan p**ang*

Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,

عَنْ جَابِرٍ قَالَ كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا كَانَ يَوْمُ عِيدٍ خَالَفَ الطَّرِيقَ

_Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika berada di hari ied (ingin pergi ke tempat shalat, pen), beliau *membedakan jalan antara pergi dan p**ang".*_ [HR. Bukhari, no. 986]

*Saling memberi ucapan tahniah.*

Ucapannya “taqabbalallahu minna wa minkum” (semoga Allah menerima amalan kami dan kalian). Ucapan seperti itu sudah dikenal di masa salaf dahulu.

فعن جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ قَالَ : كَانَ أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا اِلْتَقَوْا يَوْمَ الْعِيدِ يَقُولُ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ : تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْك

_Dari Jubair bin Nufair, ia berkata bahwa jika para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berjumpa dengan hari ‘ied (Idul Fithri atau Idul Adha, pen), satu sama lain saling mengucapkan, “Taqabbalallahu minna wa minka (Semoga Allah menerima amalku dan amal kalian).” Al Hafizh Ibnu Hajar mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan._ (Fath Al-Bari, 2: 446)

*Menunaikan shalat Idul Adha.*

Menurut pendapat yang lebih kuat, *hukum shalat ‘ied adalah wajib bagi setiap muslim, baik laki-laki maupun perempuan* yang dalam keadaan mukim. Dalil dari hal ini adalah hadits dari Ummu ‘Athiyah, beliau berkata,

أَمَرَنَا – تَعْنِى النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- – أَنْ نُخْرِجَ فِى الْعِيدَيْنِ الْعَوَاتِقَ وَذَوَاتِ الْخُدُورِ وَأَمَرَ الْحُيَّضَ أَنْ يَعْتَزِلْنَ مُصَلَّى الْمُسْلِمِينَ.

_“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kepada kami pada saat shalat ‘ied (Idul Fithri ataupun Idul Adha) agar mengeluarkan para gadis (yang baru beanjak dewasa) dan wanita yang dipingit, begitu p**a wanita yang sedang haidh. Namun beliau memerintahkan pada wanita yang sedang haidh untuk menjauhi tempat shalat.”_ [HR. Muslim no. 890]

Want your school to be the top-listed School/college in Banyumas?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Website

Address


Jalan Kulon
Banyumas
53172