11/04/2019
Di kulila kami sangat memperhatikan pentingnya membangun ritme dalam kegiatan sehari-hari anak, mendorong imajinasi anak dan menanamkan rasa menghargai untuk keindahan kehidupan sehari-hari. Untuk alasan inilah, mempersiapkan makanan untuk snack Dan makan siang seperti memotong buah Dan sayur, menata meja dan membuat roti dengan anak-anak sering dimasukkan sebagai bagian yang terintegrasi dengan ritme keseharian di kulila. Seperti pada Hari kamis di beberapa bulan lalu, setelah kami selesai makan snack pagi, para guru mulai sibuk mempersiapkan bahan Dan alat yang digunakan untuk membuat roti gulung bakar. Anak - anak selalu bersemangat untuk membantu. Dari mencampur adonan, menguleni, membentuk adonan Dan mempersiapkan bara api untuk memanggang. Selama menunggu roti matang, Ada yang dengan sabar menunggu rotinya matang dg sesekali memutar roti di Stik kayu yg dipegang. Ada juga yang menunggu dengan berbagi cerita bersama teman. Kadang kami jg bernyanyi bersama. Menunggu tak lagi Hal yg membosankan.Hingga Tak terasa semua roti pun matang. Sorakan kegembiraan pun terdengar Dari teman teman kecil di kulila. Kami pun merapikan alat2 yg kami pakai, menyiapkan meja makan, mencuci tangan Dan menikmati roti bersama sama.
Membuat roti dengan anak-anak adalah cara indah untuk merangsang semua indera dan mengaktifkan pikiran mereka yang sedang berkembang; Aroma ragi dan roti yang sedang dipanggang, berat dan tekstur adonan selama diuleni dan dibentuk, dan, tentu saja, rasa roti itu sendiri membuat anak-anak merasa benar-benar terlibat dalam proses itu. Stimulasi indera yang lembut ini mempersiapkan anak - anak untuk Hal Hal yang lebih akademis di kemudian hari ketika mereka berada di tingkat pendidikan yg lebih tinggi.