17/09/2025
๐๐ฅ๐๐ฅ๐๐ฅ๐๐ฅ๐๐ฅ๐๐ฅ๐๐ฅ
๐ฅ *LARANGAN GHULUW DALAM BERIBADAH* ๐ฅ
๐โ๏ธ๐โ๏ธ๐โ๏ธ๐โ๏ธ๐โ๏ธ๐โ๏ธ๐โ๏ธ
Anas bin Mฤlik radhiyallฤhu โanhu berkata:
ุฌุงุกู ุซููุงุซูุฉู ุฑูููุทู ุฅูู ุจููููุชู ุฃุฒููุงุฌู ุงููููุจููู ๏ทบุ ููุณูุฃูููููู ุนู ุนูุจุงุฏูุฉู ุงููููุจููู ๏ทบุ ููููู
ูุง ุฃูุฎูุจูุฑููุง ููุฃูููููู
ู ุชููุงูููููุงุ ูููุงููุง: ูุฃููููู ููุญููู ู
ููู ุงููููุจููู ๏ทบุ! ูุฏู ุบูููุฑู ูู ู
ุง ุชูููุฏููู
ู ู
ูู ุฐูููุจููู ูู
ุง ุชูุฃูุฎููุฑูุ ูุงูู ุฃุญูุฏูููู
ู: ุฃู
ูุง ุฃูุง ูุฅูููู ุฃูุตููููู ุงูููููููู ุฃุจูุฏูุงุ ููุงูู ุขุฎูุฑู: ุฃูุง ุฃุตููู
ู ุงูุฏููููุฑู ููุง ุฃูููุทูุฑูุ ููุงูู ุขุฎูุฑู: ุฃูุง ุฃุนูุชูุฒููู ุงููููุณุงุกู ููุง ุฃุชูุฒููููุฌู ุฃุจูุฏูุงุ ููุฌุงุกู ุฑูุณููู ุงูููููู ๏ทบ ุฅููููู
ุ ูููุงูู: ุฃููุชูู
ู ุงูููุฐูููู ูููุชูู
ู ููุฐุง ูููุฐุงุ! ุฃูู
ุง ูุงูููููู ุฅูููู ููุฃูุฎูุดุงููู
ู ููููููู ูุฃูุชููุงููู
ู ููุ ูููููููู ุฃุตููู
ู ูุฃูููุทูุฑูุ ูุฃูุตููููู ูุฃูุฑูููุฏูุ ูุฃูุชูุฒููููุฌู ุงููููุณุงุกูุ ูู
ูู ุฑูุบูุจู ุนู ุณููููุชู ูููุณู ู
ููููู.
[ุฑูุงู ุงูุจุฎุงุฑู: ูฅู ูฆูฃ]
Artinya:
Telah datang tiga orang kepada rumah-rumah istri Nabi ๏ทบ. Mereka bertanya tentang ibadah Nabi ๏ทบ. Ketika diberitahu, seakan-akan mereka merasa ibadah itu masih sedikit. Mereka berkata:
โDi mana kita dibandingkan dengan Nabi ๏ทบ? Sungguh beliau telah diampuni dosa-dosanya yang telah lalu maupun yang akan datang.โ
Salah seorang dari mereka berkata: โAku akan shalat malam selamanya.โ
Yang lain berkata: โAku akan berpuasa sepanjang masa dan tidak akan berbuka.โ
Yang lain berkata: โAku akan menjauhi para wanita, sehingga tidak akan menikah selamanya.โ
Lalu Rasulullah ๏ทบ datang menemui mereka dan bersabda:
โKalianlah yang mengatakan begini dan begitu? Demi Allah, sesungguhnya aku adalah orang yang paling takut kepada Allah di antara kalian dan yang paling bertakwa kepada-Nya. Tetapi aku berpuasa dan berbuka, aku shalat (malam) dan tidur, serta aku menikahi wanita. Maka barangsiapa yang tidak menyukai sunnahku, maka ia bukan termasuk golonganku.โ
๐ฎ๐๐ฎ๐๐ฎ๐๐ฎ๐๐ฎ
โโโโโโโโโโโโโโโโโ
|| *PENJELASAN HADITS*||
โโโโโโโโโโโโโโโโโ
Seorang muslim tidak sepantasnya memaksakan diri dalam ibadah dengan sesuatu yang tidak sanggup ia lakukan. Ia harus menjauhi sikap berlebih-lebihan (ghuluw) dengan meneladani manusia yang paling bertakwa dan paling takut kepada Allah, yaitu Muhammad ๏ทบ. Karena sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk beliau.
Dalam hadits ini, Anas bin Mฤlik radhiyallฤhu โanhu mengabarkan bahwa ada tiga orang datang ke rumah Nabi ๏ทบ. Mereka bertanya tentang ibadah beliau, lalu diceritakan jumlah dan tata cara ibadahnya. Namun mereka menganggapnya sedikit, lalu berkata:
โDi mana kita dibandingkan Nabi ๏ทบ, padahal beliau telah diampuni dosa-dosa yang lalu dan yang akan datang?โ
Maka salah seorang berniat untuk shalat malam terus-menerus, yang kedua bertekad untuk berpuasa sepanjang masa tanpa berbuka, dan yang ketiga berniat tidak menikah selamanya.
Ketika Nabi ๏ทบ mengetahui perkataan mereka, beliau menegur dengan bersabda:
โApakah kalian yang berkata demikian? Demi Allah, aku adalah orang yang paling takut kepada Allah dan paling bertakwa kepada-Nya. Akan tetapi aku berpuasa dan berbuka, aku shalat dan tidur, serta aku menikahi wanita.โ
Maksudnya, meskipun Nabi ๏ทบ adalah yang paling bertakwa, beliau tidak berlebihan dalam beribadah. Sebab, orang yang berlebih-lebihan akan cepat bosan, sementara orang yang mengambil jalan pertengahan lebih memungkinkan untuk istiqamah. Dan sebaik-baik amal adalah yang dikerjakan terus-menerus.
Kemudian beliau ๏ทบ memperingatkan:
โBarangsiapa berpaling dari sunnahku, maka ia bukan bagian dariku.โ
Yakni, siapa yang meninggalkan cara beliau karena membenci atau menolaknya, maka ia kafir. Jika meninggalkan bukan karena benci, maka tetap termasuk menyelisihi sunnah beliau yang mudah, lapang, dan tanpa memberatkan.
๐๐๐๐๐๐๐๐๐
โโโโโโโโโโโโโโโโโ
โ๏ธ *FAIDAH HADITS*โ๏ธ
โโโโโโโโโโโโโโโโโ
โ๏ธ๐๏ธโ๏ธ๐๏ธโ๏ธ๐๏ธโ๏ธ๐๏ธโ๏ธ
1. Larangan ghuluw (berlebih-lebihan) dalam agama.
2. Tidak boleh memaksakan ibadah di luar kemampuan.
3. Seimbang dalam ibadah adalah sunnah Nabi ๏ทบ.
4. Amalan terbaik adalah yang konsisten (istiqamah).
5. Menikah adalah bagian dari sunnah Nabi ๏ทบ.
6. *Kesungguhan dan semangat para sahabat Nabi dalam ibadah, namun perlu diluruskan tatkala terdapat kesalahan.*
7. Ukuran ketakwaan adalah mengikuti sunnah, bukan banyaknya ibadah.
8. Barangsiapa tidak menyukai sunnah Nabi ๏ทบ, maka ia jauh dari pengakuan sebagai pengikut beliau.
9. Islam memperhatikan keseimbangan antara hak Allah, hak diri, keluarga, dan masyarakat.
10. Nabi ๏ทบ adalah manusia yang paling sempurna dalam rasa takut dan ketakwaannya kepada Allah Taโฤlฤ, meskipun dosa beliau telah diampuni, beliau tetap menjadi teladan dalam ibadah.
Sumber :
https://dorar.net/hadith/sharh/151038
๐๐๐๐๐๐๐
โ๏ธ Penulis: Juantara
Srandakan, 23-03-1447 H / 16-09-2025 M
Didukung oleh:
๐
๐
๐ โhadIslamicCenterAlAbror
๐ก
๐ซ
๐ซ /MI Zaid Bin Tsabit Kulon Progo