COZER

COZER The only application in Indonesia for managing students and alumni.

Terus gimana, d**g? Masa kita harus bersaing sama mesin? Ya nggak gitu juga, sob. Manusia nggak sekuat mesin dalam beker...
10/09/2018

Terus gimana, d**g? Masa kita harus bersaing sama mesin? Ya nggak gitu juga, sob. Manusia nggak sekuat mesin dalam bekerja. Maksimal, kita cuma bisa bekerja delapan jam perhari. Paling ditambah lembur beberapa jam. Cara bersaing di masa depan adalah dengan mempelajari kemampuan baru yang menjadikan kita aset berharga bagi perusahaan dan industri apapun. Tentunya, kemampuan yang harus dikuasai adalah yang nggak dimiliki sama mesin.

Sebelum bicara soal kemampuan yang harus kamu miliki, kira-kira industri apa aja yang bakal populer di tahun 2020? Menurut situs weforum dan fastcompany, ada lima industri yang bakal berevolusi dengan cepat dan terus dibutuhkan.

1. Teknologi dan komputer
Industri teknologi dan komputer udah pasti bakal terus berkembang. Zaman sekarang, semua hal serba online dan mengandalkan teknologi.

2. Pelayanan dan pengasuhan
Industri ini akan terus berkembang karena kepekaan manusia untuk melayani dan memberikan yang terbaik nggak akan tergantikan oleh mesin.

3. Dunia media sosial
Industri media sosial akan selalu dibutuhkan baik untuk personal branding, company branding, interaksi ataupun marketing produk.

4. Pengembangan diri
Nah, industri yang satu ini dipercaya akan sangat dibutuhkan di masa depan sebagai tempat mengembangkan kemampuan manusia. Segala hal yang mempunyai aspek pengembangan diri dianggap investasi yang nggak ternilai, .

5. Inovasi bisnis
Itu kenapa start up menjamur beberapa tahun belakangan. Bisnis yang mempunyai inovasi kece dan bermanfaat akan terus dibutuhkan manusia.

Apa aja pekerjaan yang populer di tahun 2020?
- Data Scientist
- Paramedis dan Teknisi Medis Gawat Darurat dan Terapis Fisik
- Sales Periklanan
- Representatif Layanan Konsumen
- Analis Manajemen Bisnis
- Developer Software, Aplikasi dan Programmer Komputer
- Dokter Hewan (Veterinarians)
- Desainer Produk Komersial dan Industri
- Manajer Pelatihan dan Pengembangan dan Guru Vokasi
- Auditor

Ada sebuah pertanyaan seru, di era transisi sekarang ini yaitu: era Automasi ini kawan atau justru lawan para angkatan k...
07/09/2018

Ada sebuah pertanyaan seru, di era transisi sekarang ini yaitu: era Automasi ini kawan atau justru lawan para angkatan kerja?

Saat pertama kali revolusi industri terjadi di tahun 1760, masyarakat yang bekerja di sektor pertanian juga kehilangan banyak pekerjaan. Jeffrey Williamson dalam bukunya menyatakan bahwa ada 8% pengangguran setiap tahunnya; setara dengan rata-rata pengangguran di Anguilla. Fenomena ini dinyatakan sebagai hal yang sementara oleh John Maynard Keynes di tahun 1930, mengatakan bahwa ini hanya persoalan waktu sampai pengangguran berkurang.

Para pakar ekonomi memiliki anggapan bahwa inovasi akan menciptakan lapangan kerja baru – dan itu bukan optimisme buta. Inovasi mobil, misalnya mampu menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang juga tinggi. Sebut saja motel, restoran cepat saji, produksi bahan bakar dan pembangunan jalan raya besar-besaran. Semua proyek ini berhasil menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan menciptakan lapangan kerja baru yang cukup untuk pertumbuhan pop**asi penduduk.

Pada tahun 2020, kecerdasan buatan (AI) akan menghasilkan 2,3 juta pekerjaan, melebihi 1,8 juta yang akan dihapuskan, perusahaan mengatakan dalam sebuah laporan baru-baru ini. Dalam lima tahun berikutnya hingga 2025, pekerjaan baru yang dibuat dalam kaitannya dengan AI akan mencapai 2 juta, menurut laporan itu.

Hanya saja, pekerjaan yang dihasilkan tentu bukan lagi pekerjaan repetitive seperti di pabrik. Para pelaku bisnis digital menganjurkan para angkatan kerja untuk tidak kalah rajin dengan teknologi machine learning – kita masih harus banyak belajar. Akan semakin banyak pekerjaan yang memerlukan keterampilan problem solving, mengasah kreativitas dan tentunya kita tidak boleh gaptek.

Intinya, Anda harus pintar berdaptasi, agile; pekalah dengan perubahan adalah kunci meniti karir di era Internet of Things. Hadapi persaingan ini dengan mindset yang positif untuk menjadi seorang pembelajar seumur hidup. Segeralah berinvestasi untuk meningkatkan keterampilan Anda, karena ingat: para mesin kini sudah ada disekeliling kita!

Terkadang kita merasa 24 jam sehari tidak cukup untuk waktu bekerja, beristirahat dan bersenang-senang. Tak jarang p**a ...
03/09/2018

Terkadang kita merasa 24 jam sehari tidak cukup untuk waktu bekerja, beristirahat dan bersenang-senang. Tak jarang p**a untuk menyelesaikan suatu pekerjaan, kamu jadi mengorbankan kegiatan-kegiatan lain yang sifatnya leisure, seperti mentonton TV dan bermain game. Bahkan, seringkali jam tidur harus berkurang karena pekerjaan yang seperti tidak pernah ada habisnya.

Fokus pada pekerjaan
Anggapan umum bahwa dengan multitasking pekerjaanmu bisa lebih cepat selesai sebenarnya belum tentu efektif bagi semua orang. Sebaliknya, beberapa orang bahkan merasa bahwa multitasking membuat kerja lebih lambat. Multitasking juga membuat pikiranmu terbagi-bagi. Ketika berpindah mengerjakan satu pekerjaan ke yang lainnya, kamu juga jadi butuh waktu lebih untuk berpikir ualng.

Pastikan rencanamu tetap on track
Membuat action planner adalah salah satu awal yang baik untuk menyusun timeline kerjamu. Tapi yang terpenting adalah bisa atau tidaknya kamu melakukan pekerjaan sesuai dengan action planner yang kamu susun. Jika kamu dapat mengeksekusi action planner kamu, pasti kamu tidak kekurangan waktu dalam bekerja.

Rencanakan langkah selanjutnya
Kamu perlu merencanakan setiap langkah kamu selanjutnya. Jika project pertama sudah sukses, jangan terlalu lama merayakan kesuksesan tersebut. Rencanakan project selanjutnya untuk tetap mempertahankan kesuksesanmu—bahkan meningkatkan kesuksesan tersebut. Dengan merencanakan action selanjutnya, kamu tidak perlu waktu tambahan untuk memikirkan hal baru apa lagi yang dapat meningkatkan karyamu.

Melakukan prioritas dalam bekerja
Tentu saja kamu perlu melakukan pekerjaan yang lebih penting terlebih dahulu. Jika kamu ingin menggunakan waktumu secara efektif, kamu perlu memperhatikan detail pekerjaanmu. Tidak semua pekerjaan memerlukan waktu yang sama, maka itu milih pekerjaan yang diprioritaskan bukan hanya berdasarkan tingkat kepentingan tapi kamu perlu memikirkan juga berapa lama waktu yang diperlukan untuk mengerjakan pekerjaan tersebut.

Kamu juga dapat membuat diri kamu lebih fokus dalam bekerja dengan mengkonsumsi makanan peningkat konsentrasi

Indonesia berpotensi untuk menjadi negara ekonomi digital terbesar di wilayah Asia Tenggara, baik dalam industri manufak...
30/08/2018

Indonesia berpotensi untuk menjadi negara ekonomi digital terbesar di wilayah Asia Tenggara, baik dalam industri manufaktur maupun retail. Google dan Temasek, salah satu penanam modal asing di Indonesia, menegaskan hal tersebut melalui sebuah studi yang bertemakan ekonomi digital di ASEAN.

Pesatnya jumlah pop**asi pengguna Internet menjadi salah satu alasan mengapa Indonesia mendapat sorotan dalam studi yang diusung Google dan Temasek. Berdasarkan studi tersebut, Indonesia mengalami peningkatan pop**asi pengguna internet sebesar 19% per tahun. Kemungkinan besar pengguna Internet di Indonesia akan mencapai 215 juta jiwa sebelum tahun 2020.

Selain tingginya perkembangan pengguna Internet, Indonesia juga mengalami peningkatan pasar online atau e-commerce. Di tahun 2016 ini, persentase pertumbuhan transaksi e- commerce di Indonesia sudah cukup tinggi, yakni mencapai 36%. Diprediksi sebelum tahun 2025, e-commerce Indonesia akan meledak mencapai US$ 81 miliar.

Ekonomi digital Indonesia juga mengalami perkembangan pesat di sektor travel online. Keberadaan jasa transportasi online seperti Gojek, Uber, dan Grab, mendukung Indonesia untuk menjadi negara dengan pasar travel online terbesar di wilayah Asia Tenggara. Perkembangan pasar travel online di Indonesia diproyeksikan akan meningkat sebesar 22% per tahun, dari US$ 800 juta di tahun 2015 menjadi US$ 5,6 miliar di tahun 2025.

Menyadari bahwa Indonesia memiliki potensi besar di sektor ekonomi digital, Presiden Joko Widodo, terus berupaya untuk meningkatkan kualitas infrastruktur telekomunikasi di Indonesia. Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa peningkatan kualitas infrastruktur telekomunikasi diperlukan untuk mempercepat lahirnya berbagai inovasi di bidang teknologi informasi dan menjadikan Indonesia sebagai negara ekonomi digital terbesar di wilayah ASEAN.

"Setiap pencarian berakhir dengan kemenangan yang telah dilewati dengan ujian yang berat"-Paulo Coelho
29/08/2018

"Setiap pencarian berakhir dengan kemenangan yang telah dilewati dengan ujian yang berat"
-Paulo Coelho

Saat ini tidak ada pilihan lain bahwa kita untuk harus cepat berbenah, bekerja secara cepat dan efisien, berani melakuka...
28/08/2018

Saat ini tidak ada pilihan lain bahwa kita untuk harus cepat berbenah, bekerja secara cepat dan efisien, berani melakukan perubahan besar dan terus melakukan inovasi. Bahkan tanpa adanya kompetisi maka budaya yang berkembang adalah budaya yang lamban dan tidak inovatif karena tidak ada kompetitor. Hal ini disampaikan Presiden Joko Widodo ketika memberikan sambutan pada Peresmian Pembukaan Konvensi Kampus XIV dan Temu Tahunan XX Forum Rektor Indonesia Tahun 2018 yang dilaksanakan di Gedung Baruga Andi Pangeran Pettarani, Universitas Hasanuddin, Kota Makassar, Kamis 15 Februari 2018.
Presiden mengingatkan bahwa tidak semua perguruan tinggi perlu menjadi world class. Tapi semua perguruan tinggi, perlu menjadi relevan dan berkontribusi kepada masyarakat di sekitarnya.
Misalnya sebuah perguruan tinggi yang berada di daerah pesisir atau kep**auan bisa memberikan nilai lebih atas keberadaan pantai atau laut di daerahnya melalui inovasi pembudidayaan ikan, pengolahan hasil-hasil laut, pelestarian budaya bahari dan yang lainnya.
Begitu juga dengan perguruan tinggi yang berada di daerah pertanian. Inovasi pengelolaan lahan yang efektif dan efisien, teknologi peningkatan hasil peternakan dan industri pengolahannya. Penyediaan energi yang efisien dan masih banyak lagi.
Turut hadir mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, Ketua FRI Suyatno dan Rektor Universitas Hasanuddin Dwia Ariestina Pulubuhu.
Makassar, 15 Februari 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden
Bey Machmudin

Kehidupan kita penuh dengan kebiasaan. Tanpa kita sadari, kebiasaan memegang peranan penting dalam kehidupan kita. Setia...
24/08/2018

Kehidupan kita penuh dengan kebiasaan. Tanpa kita sadari, kebiasaan memegang peranan penting dalam kehidupan kita. Setiap pilihan dalam kehidupan kita sehari-hari banyak ditentukan oleh kebiasaan yang kita lakukan. Makanan yang kita pesan, seberapa sering kita berolahraga, seberapa lama kita belajar, itu semua adalah hasil dari kebiasaan.
Dan menariknya, kebiasaan dapat kita ubah, jika kita mengerti cara kerjanya.Didalam kebiasaan, ada tiga komponen penting yang menyebabkan suatu kebiasaan dapat terus berjalan.
Pertama, sebuah cue yang berarti sebuah pemicu yang mengisyaratkan kepada kita untuk mengerjakan suatu hal. Sebuah cue dapat berupa apa saja, bisa dalam bentuk visual seperti benda, bisa berupa tempat, hari atau suatu kondisi.
Kedua, routine yang berupa aktivitas yang dilakukan secara terus menerus dan berkesinambungan. Routine adalah elemen terpenting didalam siklus kebiasaan. Tanpa routine kita tidak akan mendapatkan hasil apapun.
Ketiga, reward, ini merupakan bagian terakhir sekaligus hasil atau hadiah dari suatu kebiasaan (routine). Kebiasaan apapun yang kita lakukan, baik atau buruk, pada akhirnya kita akan mendapatkan reward nya.
Teorema lingkaran kebiasaan tersebut tentunya dapat memberikan banyak keuntungan dalam aspek strategic-oriented terutama pada perusahaan dalam sistem pengambilan keputusan secara mendasar yang berkaitan terhadap peningkatan pelayanan terhadap pelanggan atau secara sequential (berurutan).
The Power of Habit
by Charles Duhigg

MEA telah berjalan 3 tahun sejak diumumkan 2015. Pada saat itu, pekerja Indonesia dihantui kekhawatiran akan minimnya da...
23/08/2018

MEA telah berjalan 3 tahun sejak diumumkan 2015. Pada saat itu, pekerja Indonesia dihantui kekhawatiran akan minimnya daya saing kita dibanding negara ASEAN lainnya.
Global Competitiveness Index menunjukkan bukti bahwa tenaga kerja kita masih perlu banyak perhatian pada peningkatan daya saing. Saat ini, Indonesia duduk di peringkat 36, naik 1 peringkat dari tahun lalu, namun masih kalah dibanding negara ASEAN lainnya seperti Malaysia peringkat (23) dan Singapura (3) . Hal ini akan berpengaruh juga pada minat para investor untuk menanamkan dananya di Indonesia dan tentunya seberapa sering kita harus bersaing dengan tenaga TKA di negeri sendiri.
Salah satu pilar yang memengaruhi potret tenaga kerja Indonesia adalah pilar Pendidikan Tinggi dan Pelatihan sebagai alat pencetak tenaga kerja berkualitas. GCI Report menunjukkan bahwa Indonesia menempati peringkat 85 untuk persentase jumlah pendaftaran perguruan tinggi tingkat S1, dan peringkat 91 untuk pendidikan pasca-sarjana. Dan dari 4.498 universitas – 2 kali lipat lebih banyak dari China – hanya 3 yang mampu menembus 500 Universitas Terbaik Dunia.
Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR, Syarif Burhanuddin, mengatakan setiap pembangunan infrastruktur yang bernilai sekitar Rp. 1 triliun dapat menyerap 14.000 tenaga kerja di bidang konstruksi. Namun masih ada permasalahan yang perlu diatasi agar tenaga kerja lokal bisa berjaya.
Salah satunya adalah minimnya tenaga ahli konstruksi yang bersertifikat di Indonesia. Dari 8.1 juta, terdapat 720.000 yang dinyatakan memiliki sertifikat, dan hanya 365.471 diantaranya tergolong ahli. Sektor konstruksi kini menargetkan angka yang ambisius: 3 juta tenaga kerja bersertifikat agar bisa melengkapi amunisi untuk bersaing dengan para TKA.
Di sisi lain, pemerintah Indonesia juga memiliki pekerjaan rumah sendiri. Ambisi untuk menjadi negara dengan ekonomi terbesar no. 5 di dunia membutuhkan syarat memiliki 113 juta pekerja berkeahlian. Padahal, saat ini tenaga kerja ahli di Indonesia baru sekitar 50 juta orang.
Semua permasalahan ini tentu tidak menampik bahwa Indonesia telah memperlihatkan peningkatan luar biasa.
Pendidikan tinggi atau sertifikasi lebih dahulu ?

17/08/2018

Kuliah di jurusan A, tetapi bekerja di bidang B. Hal ini banyak dialami masyarakat Indonesia. Penelitian yang dilakukan ...
06/08/2018

Kuliah di jurusan A, tetapi bekerja di bidang B. Hal ini banyak dialami masyarakat Indonesia. Penelitian yang dilakukan Indonesia Career Center Network (ICCN) mengungkapkan hal itu. “Sebanyak 87% mahasiswa Indonesia salah mengambil jurusan,” ungkap Endro Prasetyo Aji, direktur Talents Mapping dalam konferensi pers Indonesia Resources Forum.

Tak jauh-jauh, Endro menyontohkan dirinya sendiri. “Saya kuliah di jurusan teknik, lalu bekerja di perusahaan gas. Selama satu tahun bekerja, saya merasakan ini bukan passion saya. Ternyata passion saya adalah psikologi dan mengajar,” tutur Endro.

Kuliah di jurusan yang tidak sesuai passion, lalu bekerja di bidang yang juga tidak sesuai passion, tentu akan berpengaruh pada kinerja. “Akan berpengaruh, kinerja bisa tidak optimal karena bidang pekerjaan yang dimasuki tidak sesuai dengan minat sebenarnya,” tegas Endro.

Sebaiknya, saran Endro, sebelum memutuskan memilih jurusan, seseorang harus mengenali minat dan potensi dirinya lebih dulu. Lantas, bagaimana bila sudah terlanjur memasuki jurusan dan pekerjaan yang tidak sesuai? “Sebaiknya tinggalkan, beralih ke jurusan atau pekerjaan yang sesuai passion. Memang tidak semua orang berani melakukannya, kemungkinan hanya 5-10% yang berani jump ke pekerjaan yang sesuai passion,” ujar dia.

Test Kepribadian MBTI Myers-Birggs Type Indicator (MBTI) adalah psikotes yang dirancang untuk mengukur preferensi psikol...
03/08/2018

Test Kepribadian MBTI Myers-Birggs Type Indicator (MBTI) adalah psikotes yang dirancang untuk mengukur preferensi psikologis seseorang dalam melihat dunia dan membuat keputusan. MBTI didasari pada jenis dan preferensi kepribadian dari Carl Gustav Jung, yang menulis Psychological Types pada tahun 1921 MBTI dikembangkan oleh Isabel Briggs Myers pada sejak 1940. Psikotes ini dirancang untuk mengukur kecerdasan individu, bakat, dan tipe kepribadian seseorang. Tes ini juga dipakai untuk mengetahui karakter kepribadian karyawan perusahaan agar dapat ditempatkan pada bidang-bidang yang membuat potensi karyawan tersebut optimal.

Dalam Tes MBTI ini, ada 4 dimensi kecenderungan sifat dasar manusia:
1. Dimensi pemusatan perhatian: Introvert (I) vs. Ekstrovert (E)
2. Dimensi memahami informasi dari luar : Sensing (S) vs. Intuition (N)
3. Dimensi menarik kesimp**an & keputusan : Thinking (T) vs. Feeling (F)
4. Dimensi pola hidup : Judging (J) vs. Perceiving (P)

https://mbti.anthonykusuma.com/

Apakah Sertifikat MOOC Bisa Setara Dengan Kredit Matakuliah atau Sertifikasi ?Setelah melampaui semua proses kursus MOOC...
02/08/2018

Apakah Sertifikat MOOC Bisa Setara Dengan Kredit Matakuliah atau Sertifikasi ?
Setelah melampaui semua proses kursus MOOC, Kamu berhak mendapatkan sertifikat yang ditandatangani oleh profesor mata kuliah yang kamu ambil. Menariknya, di beberapa universitas di Amerika Serikat, sertifikat untuk mata kuliah tertentu dari sebuah kuliah online dapat dijadikan kredit SKS (sistem kuliah semeter). Jadi memudahkan mahasiswa untuk memasuki jenjang perkuliahan.
Di dunia profesional malah mungkin sertifikasi MOOC sangat menguntungkan perusahaan. Ada beberapa sertifikasi yang sulit dicari atau sangat mahal, misalkan sertifikasi Big Data, bisa dicarikan alternatif penggantinya dengan mengikuti course di MOOC.
Selain menguntungkan perusahaan, juga menguntungkan para profesional, dimana mereka bisa mengatur waktunya sendiri untuk mengikuti course yang diminati sehingga menambah daftar pengetahuan dan skill di CV nya.

Address

Bantenan

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when COZER posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share