Wanita Hebat

Wanita Hebat

Share

Assalamu'alaikum wanita hebat, asal kamu percaya, kamu lebih hebat dari apa yang kamu bayangkan saat ini 😍

17/04/2022

Seperti biasa saya sedang menjelajah youtube untuk melihat-lihat apa saja yang sedang viral saat ini, dan apa saja hikmah yang bisa saya ambil pada kejadian itu.

Situs saya terhenti disebuah kajian yang disana ternyata ada Angelina Sondakh. saya memang mengagumi beliau sejak beliau masih dalam perjara, karena diberitakan beliau sudah hafal 15 juz selama dalam penjara.

Subhaanallah.... hal yang tidak bisa saya lakukan, padahal saya berada pada lingkungan bebas dan waktu terserah saya mau saya apakah. *menunduk malu*

Selama durasi 8 menit beliau menceritakan pengalamannya selama menjadi mualaf, ada satu kalimat yang membuat saya ingin menuliskannya disini, "Jangan labeli saya dengan agama saya sekarang, labeli saja saya dengan kebaikan"

Subhaanallah... benar-benar kalimat yang mengajak semua yang mendengar hanya melakukan kebaikan dan memandang orang lain hanya dengan kebaikannya saja. tidak memandang agama, suku, budaya, harta atau bahkan keturunannya.

Yes. I agree with you entirely mba Angie 🥰🥰

15/04/2022

Banyak sekali dampak dari berhutang, hidup resah tidur tak nyenyak, itulah hutang… menghinakan disiang hari meresahkan dimalam hari.

Tapi sebagian orang masih saja s**a berhutang, walaupun sebenarnya dia bisa mengatasi masalah keuangannya tanpa berhutang. Padahal dia sendiri sudah tahu dia akan sulit untuk mebayarnya.

Nahh… Jika sudah terlanjur terlilit hutang. Ini adalah beberapa tips hidup tenang tanpa hutang.

Marii disimak 🥰

1. Akui kesalahan, kenapa kita sampai berhutang.
Misalnya untuk bayar sekolah anak, ada keluarga yang sakit yang mengharuskan kita berhutang, untuk menjalankan bisnis, atau berhutang untuk menunjang gaya hidup? Nah.. Kita sadari dulu sebenarnya apa penyebab kita berhutang, karena selama kita tidak mengakui kalau itu kesalahan maka tidak akan ada solusi lain selain berhutang lagi dan lagi, hmmm…. Gali lobang tutup lobang, mau sampai kapan 😌

2. Menghitung jumlahnya
Cara yang kedua untuk menyelesaikan hutang adalah menghitung. Berapa jumlah hutangnya, ke siapa saja,berapa hutang pokoknya dan berapa bunganya. Hitung juga pendapatan kamu berapa, pengeluaran juga berapa, hitung juga asset yang sedang kamu miliki saat ini. Barang-barang berharga apa saja yang kamu miliki sekarang dan berapa besar nilainya.

3. Mengikhlaskan
Memang ini adalah fase terberat. Tapi mau bagaimana lagi, jika tak mau hidup terus menerus dalam kecemasan karena hutang, kita harus mengikhlaskan. Ikhlas barang-barang apa saja yang bisa kita jual untuk melunasi hutang, atau jika hutang itu adalah cicilan barang ikhlaskan saja barang itu ditarik kembali oleh leasing misalnya motor atau mobil, itu lebih baik dari pada harus membayar cicilan setiap bulan yang rasanya seperti melangkah dengan menyeret puluhan kilo besi dikaki, lebih nikmat melepaskan dan bulan depan kita melangkah lebih ringan untuk mencapai masa depan cemerlang.

4. Meminta bantuan
Eits.. Jangan salah dulu ya hehe, bukan minta bantuan orang lain dangan berhutang lagi. No..!! hutangmu adalah tanggung jwabmu. Tapi meminta bantuan orang lain untuk memudahkan urusan hutangmu. Misal meminta pendapat orang lain harus bagaimana, atau minta bantuan pihak ketiga untuk menyelesaikan hutang ini secara baik-baik. Siapa tahu kita bisa menyicil secara berkala dan lebih mudah setiap bulannya untuk menyelesaikan hutang tersebut.

5. Mengubah kebiasaan
Nah.. Ini hal yang paling penting. Yaitu mengubah kebiasaan. Pasti ada pola pikir yang salah kenapa akhirnya kamu jadi terlilit hutang. Yuuk sama-sama kita ubah. Berbisnis bisa kok tanpa hutang, sekolah anak? Mending nabung dari sekarang. Atau gaya hidup?? Wah kalau itu benar-benar harus dipangkas ya jika mau selamat, hehe… gaya hidup itu kan hanya untuk dilihat orang lain, nah kalau kita miskin apa mereka ada yang mau bantu kita? Sepertinya tidak.. 😁 maka mulai hari ini, belilah manfaat bukan merk. Manfaat harus lebih besar dari pada harganya.

Setuju ya 😍

Jangan lupa selalu merdoa dan meminta petunjuk dari Allah SWT, masalah besar yang kita hadapi sekarang dimata Allah itu kecil dan mudah. Maka memintalah pada Dzat yang memliki bumi langit beserta isinya 🥰🥰

15/04/2022

Ketika kita dalam kesulitan, rasanya pikiran tak lagi jernih, perasaan takut, kecewa, meyalahkan orang lain dan putus asa menjadi puing-puing penghuni hati yang kosong. Padahal sebagai seorang muslim seharusnya kita sudah mengimani, kalau Allah memang akan menguji kita dengan kesedihan, kesulitan, kekurangan harta dan ketakutan.

Lalu bagaimana kita bisa melewati setiap kesulitan itu?

Salah satu cara yang selalu digunakan orang-orang sholih dan sukses ketika mereka dalam kesulitan adalah memberi, menolong orang lain, menyenangkan orang lain, dan berkeyakinan kebaikan itu akan kembali kepada diri kita.

Memang, sesungguhnya ketika kita berbuat kebaikan, kita sedang berbuat baik pada diri sendiri, dan ketika kita sedang berbuat jahat pada orang lain sesungguhnya kita sedang berbuat jahat pada diri sendiri.

Saya sih setuju 🥰🥰

14/04/2022

Walaupun banyak wanita hebat yang di usia 30 sudah bisa memanage keuangannya dengan baik, namun, tak sedikit para wanita yang diusia 30 keatas justru selalu kekurangan uang dan tak pernah keluar dari masalah financial.

Yuuk kita cermati 5 Kesalahan mengelola keuangan berikut :

1. Memakai Perasaan
Setiap orang berbeda-beda dalam menanggapi sesuatu, termasuk dalam menerima uang. Ada yang sangat sedih ketika tidak punya uang sama sekali, dan pikirannya hanya ingin mendapatkan uang itu dengan cepat, lalu akhirnya dia selalu memikirkan bagaimana caranya berhutang dan berhutang. Namun ketika dia mendapatkan uang banyak. Entah itu dari bonus suami, dapat arisan atau pemberian, dia menaggapinya dengan berlebihan. Belanja ini dan itu, makan enak di restoran mahal, jalan-jalan dsb. Sehingga dalam waktu singkat diapun akan kembali tidak punya uang. Itulah orang yang mengguanakan uang dengan perasaan. Dia membawa-bawa keinginan dan egonya saja dalam menyikapi rezeki.

2. Tidak merencanakan
Uang sekecil apapun, jika tidak kita rencanakan, maka uang itu akan habis dengan cepat. Bahkan kita kadang tidak sadar uang itu kenapa cepat sekali habis, padahal yang dibeli tidak keliatan banyaknya. Nah, salah satu cara bijak mengelola keuangan adalah dengan merencanakannya sekecil apapun uang itu didapatkan. Mau dibelikan apa dan mau dibayarkan apa saja. Utamakan yang penting dan kesampingkan yang tidak terlalu penting.

3. Tidak memisah uang
Untuk ibu rumah tangga, jika uang gaji suami atau pendapatan isteri itu sendiri tidak dipisah untuk hal-hal yang menjadi bayaran wajib tiap bulan, maka kita akan benar-benar kesulitan pada saat pembayaran itu jatuh tempo. Beberapa pembayaran wajib bulanan adalah listrik, Air, Wifi, Biaya anak sekolah dan biaya makan. Mungkin ada beberapa yang ditambah dengan biaya susu dan papers anak, cicilan mobil, cicilan motor dsb. Nah pembayran-pembayaran bulanan itu wajib ada dan wajib dipisah setiap bulannya.

4. Tidak mencatat pengeluaran
Kesalahan selanjutnya dalam memanage keangan adalah tidak mencatan pengeluaran. Sehingga meninmbulkan banyak pertanyaan, kenapa setiap bulan selalu tidak cukup? Kenapa gaji besar, kerja keras siang malam tapi hasilnya tidak ada. Nah, salahs satu cara memperbaiki masalah financial setiap bulan adalah dengan mencatat setiap pengeluaran. Repot sih kalua awal awal :D tapi kita akan lebih puas dengan mengetahui kepastian apa saja dan berapa sih pengeluaran kita setiap bulan? Banyak yang belum tahu kan sebenarnya pengeluaran kit aitu berapa setiap bulannya? Hehe… yuuk cateeet… :D

5. Tidak melakukan evaluasi
Nah, yang terakhir adalah evaluasi. Setelah ke-4 poin diatas dilakukan, mulailah mengevaluasi, sebenarnya mana saja pengeluaran yang wajib banget, yang wajib aja, dan yang tidak wajib. Jadi kita bisa mengontrol dan terus memanage keuangan keluarga dengan baik. Kita akan sangat merasa bersyukur dan akan tenang jika benar benar bisa mengontrol setiap pengeluaran setiap bulannya. Biar disayang suami juga bu ibu… :D

28/03/2022

Titik Terendah

Rasa sedih dan putus asa yang kamu rasakan ketika kamu berada pada titik terendah hidupmu, salah satunya adalah karena kau tidak percaya pada dirimu sendiri.

Kau meyakini dirimu lemah, tidak berdaya, patut dihina dan semua kekecewaan kau tumpah ruahkan pada jiwa yang kau miliki.
Padahal itu tidak benar...

Coba kau ingat lagi... betapa hebatnya dirimu, hal-hal yang tidak bisa orang lain lakukan, kau bisa melakukannya, kondisi yang orang lain mungkin tidak tahan menjalaninya, kau mampu menghadapinya. Ingatkah?

hanya saja kau sedang lelah, dan itu wajar.... istirahatlah sejenak dari perjuanganmu, menangislah... tapi jangan terlalu lama, jangan terlalu banyak kau mengeluarkan tenaga dan pikiranmu untuk kesedihan dan keputusasaan.

Beri ruang itu haya sedikit saja... sekedar melepas lelah dan mengelola emosimu.

Selebihnya, tenaga dan pikiranmu harus kau gunakan untuk bangkit, untuk terus semangat, dan terus berfikir, apa yang harus dilakukan lagi setelah ini.

Coba bayangkan, ketika kamu bisa melewati masa sulit ini, betapa luar biasanya dirimu.Asal kau percaya.....

Want your school to be the top-listed School/college in Banjarmasin?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Telephone

Address


Wildan Sari VI
Banjarmasin
70119