17/04/2018
MENGAPA TA'ADDUD DIBENCI..???.
Mengapa ta'addud dibenci, padahal Allah yg mensyari'atkan.
Mengapa ta'addud dibenci, padahal Nabi melakukan.
Mengapa ta'addud dibenci, padahal disana ada aturan.
Mengapa ta'addud dibenci, padahal di syari'atkan demi kemaslahatan.
Jangan kau ikuti perasaan, ilmu mesti kau dahulukan, dengannya janda terayomi.
Tidakkah kau bayangkan, saat seorang janda bersendiri.
Tidakkah kau bayangkan, saat seorang janda harus menafkahi.
Tidakkah kau bayangkan, saat seorang janda safar pergi.
Tidakkah kau bayangkan, saat seorang janda mengasuh anak sendiri.
Dengan ta'addud anak yatim mendapat naungan, mengapa ta'addud dibenci..??
Tidakkah kau dengar, jeritan si yatim mendambakan ayah.
Tidakkah kau dengar, isak tangisnya mengingat ayah.
Tegakah dirimu, si yatim tumbuh tanpa ayah?
Tegakah dirimu, ia hidup tanpa pengawasan ayah?
Hati ini pilu melihat kenyataan itu..
Dengannya anak yatim mendapat perhatian, mengapa ta'addud dibenci..??
Tidakkah kau tau, saat ayahnya pergi hatinya tersakiti.
Tidakkah kau tau, saat ayahnya pergi perhatian terkurangi.
Tidakkah kau tau, saat ayahnya pergi kasih sayang terburai.
Tidakkah kau tau, saat ayahnya pergi pelukannya hanya impian tiada arti.
Datanglah ta'addud untuk melindungi, mengapa ta'addud dibenci..??
Tidakkah kau mengerti, jumlah wanita makin meningkat.
Tidakkah kau mengerti, banyak wanita cari jalan singkat.
Tidakkah kau mengerti, pergaulan bebas semakin menggeliat.
Tidakkah kau mengerti, banyak lelaki bermain jahat.
Tidakkah kau mengerti, nikah adalah jalan selamat.
Saatnya ta'addud memberikan arti, lelaki sholeh menjadi solusi, mengapa ta'addud dibenci..??
Wahai para istri...
Memang itu berat, tapi itu syari'at.
Memang berat, tapi itu manfa'at.
Memang berat, tapi sedikit mudhorot.
Wahai para istri, kalian bukan orang pertama yg merasakan.
Wahai para istri, istri Nabi adalah teladan.
Wahai para istri, istri Nabi telah merelakan.
Wahai para istri, dengan ilmu, maslahat lebih mereka utamakan.
Ta'addud tidak untuk diperalat, mengapa ta'addud dibenci..??
Wahai lelaki, saatnya kau mengerti.
Tanpa tanggung jawab, ta'addud tiada arti.
Tanpa niat baik, ta'addud hanya menyakiti.
Tanpa mengikuti aturan Nabi, ta'addud menjadi basi.
Tanpa sikap adil, ta'addud hanyalah cemeti.
Tanpa kelembutan, ta'addud menjadi ngeri.
Tanpa kesabaran, ta'addud tak lagi heppy.
Tanpa taqwa, ta'addud tanggung jawab di sisi Ilahi.
Sadarkah kau wahai lelaki, jangan kau jadi sebab ta'addud dibenci...
Wahai kaum adam...
Jangan dikira ta'addud ringan, asyik dan menyenangkan.
Bagi lelaki, menguntungkan.
Tapi itu adalah beban, tanggung jawab di hadapan Ar-Rahman..!!
Justru perempuan yg di untungkan, tak percaya silahkan buktikan..!!
Ampunilah kami wahai Ar-Rahman, atas segala kekhilafan..
Lapangkan dada kami, dan keluarga kami untuk syari'at yg Kau turunkan..
Tanpa peduli segala cemoohan, aamiin
di share/copy sebanyak2nya..
Semoga bermanfaat ^_^