23/03/2020
Pendidikan kita, tanggung jawab bersama, Pembelajaran Masa Covid-19
Sebagai Pendidik banyak informasi yang dapat kita akses untuk mengatasi pembelajaran masa merebaknya Covid-19. namun, kadang kala guru-guru kita segan ingin berinovasi apalagi harus belajar sendiri dengan rasa percaya diri menggunakan IT yang masih rendah apalagi dengan mengeluarkan biaya.
Mungkin hanya sebagian kecil guru-guru yang berani dan percaya diri serta selalu optimis melakukan inovasi dalam pembelajaran dengan memanfaatkan IT, hal ini harus diawali dari inisiatif pimpinan yang mengambil kebijakan sehingga ini benar-benar bisa berjalan, walaupun di beberapa tempat ini sudah berjalan.
Saya bersama Pak Edi Wardani dan Pak Ahyamudin Mustapa sudah melakukan lounching pembelajaran dalam jaringan bagi guru-guru di tempat kami, namun respons dari berbagai pihak yang terkait masih rendah, mungkin persepsi dengan merebaknya Covid-19 ini merupakan bagian dari dampaknya terhadap pendidikan itu sendiri sehingga mungkin sebagian sekolah hanya meliburkan siswa dengan tugas di rumah yang tak terkontrol dengan baik (tanpa interaksi sebagaimana pembelajaran semestinya) bahkan ada yang lebih parah dari itu (libur).
Jika Covid-19 ini masih berkelanjutan (mudah-mudahan tidak) maka apa yang terjadi?
Sudah menjadi tugas kita bersama (sesuai dengan tufoksinya masing-masing) dalam memberikan dorongan sehingga kebijakan pembelajaran selama merebaknya Covid-19 ini secara online akan terwujud, sehingga kurikulum pun beranjak ke arah yang lebih baik, di samping itu juga aktivitas peserta didik di rumah juga lebih terarah dan terkontrol serta konstruktif, semoga kita dapat melaksanakan peran kita masing-masing dengan baik masa pembelajaran Covid-19.
Wallahu a'lam...
https://www.facebook.com/RTED-Research-Technology-and-Education-Development-Merangin-Jambi-100372244949759/
Mari berbagi pengalaman menggunakan aplikasi pembelajaran dalam jaringan:
1. Interaksi Peserta Didik dengan Pendidik: like, comment, gambar, video, file dari komputer atau online
2. Interaksi Pendidik dengan Peserta Didik: like, comment, gambar, video, file dari komputer atau online, membagi kelompok dalam kelas
3. Pendidik dapat membuat lebih dari 1 kelas yang dapat digunakan secara bersamaan
4. Pendidik dapat membuat perpustakaan di aplikasi yang dapat dibagikan ke semua kelas
5. Aplikasi terintegrasi dengan one drive, google drive
6. Pendidik dapat mengundang orang tua ke kelas online, sehingga orang tua bisa mengetahui aktivitas dan nilai yang diperoleh oleh anaknya
7. Pendidik dapat membuat tugas yang dilampirkan dari file, tautan dan perpustakaan yang dibuat,
8. Pendidik dapat menggandakan tugas dari tugas yang pernah dikirimkan di aplikasi
9. Pendidik dapat membuat kuis dengan opsi: Benar/Salah, Pilihan Ganda, Jawaban Singkat, Isi bagian yang rumpang/kosong, Menjodohkan, Beberapa Jawaban, dan Lampirkan File @ Tambah Tautan
10. Pendidik dapat memuat kuis yang sudah ada yang pernah dibuat di aplikasi,
11. Peserta Didik dapat berinteraksi secara langsung dalam perkuliah yang berlangsung atau menyusul,
12. Topik pembelajaran dapat diklasifikasi dalam bentuk sub topik yang dapat ditanggapi oleh peserta didik,
13. Peserta didik dapat dikelompok dalam kelompok kecil dalam sebuah kelas,
14. Laporan kegiatan pembelajaran dapat di print out, dll.
Jasa Penelitian, Teknologi pendidikan dan Pengembangan