Cek Gu Siti Maryam

Cek Gu Siti Maryam Halo nama saya mar, selamat datang di halaman seharianku

Semua bisa dijawab dengan mudah oleh Meta Al.Kalau semua soal, tugas, Pr bisa dijawab dengan mudah oleh teknologi, terus...
20/12/2024

Semua bisa dijawab dengan mudah oleh Meta Al.
Kalau semua soal, tugas, Pr bisa dijawab dengan mudah oleh teknologi, terus apa fungsinya guru?. Guru sebagai fasilitator agar murid bisa memilah sisi positif dan sisi negatif dari semua perkembangan teknologi. Teknologi bukan manusia, tidak bisa mengajarkan bagaimana perilaku baik yang perlu diterapkan atau perilaku buruk yang perlu dihindari. Maka bijaklah dalam memanfaatkan teknologi.

Jadi guru punya anak bayi kecil, tidak mudah yang mw meninggalkan sekolah atau anaknya. Alhamdulillah walau sedikit riwe...
19/12/2024

Jadi guru punya anak bayi kecil, tidak mudah yang mw meninggalkan sekolah atau anaknya. Alhamdulillah walau sedikit riweh dibawak ke sekolah. Semangat untuk semua guru, kalian hebat

Seragam impian, berbaju harapan,Dari benang-benang cahaya dan doa,Menari di setiap langkah, penuh keyakinan,Menyulam mas...
18/12/2024

Seragam impian, berbaju harapan,
Dari benang-benang cahaya dan doa,
Menari di setiap langkah, penuh keyakinan,
Menyulam masa depan, menorehkan cerita.

Lengan panjangnya menggenggam mimpi,
Serta kerah yang tegap, menghadap dunia,
Warna-warni yang tak pernah pudar,
Bersinar meski badai datang menerpa.

Seragam impian, bukan sekadar kain,
Namun simbol perjalanan tak terhingga,
Di dalamnya, ada cita yang membara,
Dan semangat yang tak pernah padam.

Mungkin belum tampak, mungkin belum nyata,
Namun setiap helai selembar janji,
Untuk terus berjuang, terus bermimpi,
Menjadi diri, yang lebih dari sekadar seragam.

Sekolah Idaman, Tempat ImpianDi bawah langit biru nan cerah,Tumbuh harapan yang tak pernah padam.Sekolah idaman, tempat ...
17/12/2024

Sekolah Idaman, Tempat Impian

Di bawah langit biru nan cerah,
Tumbuh harapan yang tak pernah padam.
Sekolah idaman, tempat berkarya,
Bersama meraih mimpi dan cita.

Ruang kelas yang penuh semangat,
Papan tulis yang tak pernah lelah.
Guru yang bijak menuntun langkah,
Mengarahkan kita untuk terus berkembang.

Di halaman luas, tawa terdengar riang,
Teman-teman berdampingan, saling menguatkan.
Pohon rindang meneduhi hari,
Mengajarkan kita untuk selalu berbagi.

Di setiap sudutnya, ada ilmu yang tersembunyi,
Menunggu untuk ditemukan, dipahami.
Di sekolah idaman, kita tak hanya belajar,
Namun juga tumbuh sebagai pribadi yang mulia.

Sekolah idaman, bukan sekadar bangunan,
Tapi tempat hati dan jiwa dipupuk dengan kasih.
Di sana, harapan akan masa depan bersinar terang,
Menyatu dalam langkah, menuju dunia yang lebih baik.

Judul: Langkah Kecil dalam KeputusasaanDi sebuah desa yang terletak jauh dari hiruk pikuk kota, hiduplah seorang anak be...
16/12/2024

Judul: Langkah Kecil dalam Keputusasaan

Di sebuah desa yang terletak jauh dari hiruk pikuk kota, hiduplah seorang anak bernama Dika. Usianya baru menginjak 13 tahun, tetapi sudah terbiasa dengan kehidupan yang penuh perjuangan. Ayahnya, seorang buruh tani, dan ibunya, seorang pembuat roti kecil-kecilan, hidup pas-pasan. Setiap harinya, mereka bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga, namun tidak pernah cukup.

Dika selalu bersemangat untuk belajar, meski di tengah keterbatasan. Di rumah kecil mereka yang hanya memiliki satu ruangan, ia duduk di meja kayu tua, menulis di atas buku yang sampulnya sudah rusak. Buku-buku yang ia gunakan adalah buku bekas yang diberikan oleh gurunya, atau kadang-kadang teman-teman sekelas yang lebih beruntung. Namun, meski begitu, Dika tidak pernah mengeluh. Ia tahu, pendidikan adalah satu-satunya cara untuk mengubah nasibnya.

Suatu hari, ia duduk termenung di depan sekolah. Di dalam gedung yang besar itu, teman-temannya terlihat riang, memakai seragam baru dan sepatu yang masih mengkilap. Dika memandang mereka dengan rasa kagum sekaligus sedih. Ia tahu, meskipun ia ingin sekali bisa merasakan hal yang sama—sekolah dengan bebas tanpa beban—mimpi itu terasa sangat jauh. Orangtuanya tidak mampu membelikan seragam sekolah yang layak, apalagi untuk biaya pendaftaran.

Namun, tekad Dika tak pernah surut. Ia mulai bekerja paruh waktu membantu ibunya membuat roti di rumah, meskipun itu hanya bisa memberi sedikit uang. Setiap pagi sebelum berangkat ke sekolah, ia sudah bangun lebih awal untuk membantu ibu menyiapkan bahan-bahan roti. Setelah sekolah, Dika akan kembali bekerja, mengemas roti, atau berjalan ke pasar untuk menjualnya dengan harga yang sangat murah.

Suatu sore, saat Dika berjalan pulang dari sekolah, ia dihentikan oleh seorang guru. "Dika, kenapa kamu selalu terlambat membayar SPP?" tanya sang guru dengan nada lembut. Dika hanya menundukkan kepala, wajahnya memerah. "Maaf, Pak. Orangtua saya tidak mampu membayar biaya sekolah. Kami hanya bisa hidup dari roti dan kerja tani," jawabnya dengan suara pelan.

Guru itu terdiam beberapa saat, kemudian memberikan Dika selembar kertas. "Kamu harus terus berusaha, Dika. Pendidikan adalah hakmu, dan kamu pantas mendapatkannya. Kami akan bantu dengan apa yang kami bisa."

Dika tidak tahu bagaimana harus merespons. Di satu sisi, ia merasa terharu dengan kebaikan hati guru tersebut, tetapi di sisi lain, ia merasa semakin berat dengan kenyataan hidup yang harus dihadapinya. Pagi-pagi, Dika pergi ke sekolah dengan sepatu yang sudah sobek, namun semangatnya tak pernah padam.

Suatu hari, saat ia sedang duduk di bawah pohon sekolah sambil mengerjakan PR, seorang teman sekelas datang menghampiri. "Dika, kami kumpulkan uang untuk membantu biaya sekolahmu," kata temannya sambil menyerahkan amplop kecil. Dika terkejut. Ia tak pernah menyangka ada orang yang begitu peduli padanya.

Dengan berat hati, Dika menerima bantuan itu, meski ia merasa tidak enak. Namun, dari bantuan itulah ia bisa membayar biaya sekolah dan melanjutkan pendidikannya. Setiap hari ia berusaha lebih keras, berusaha menutupi kekurangan yang ada. Ia tahu bahwa setiap langkah kecil yang ia ambil adalah langkah menuju masa depan yang lebih baik.

Namun, perjuangan Dika tidak berhenti di situ. Ketika ayahnya jatuh sakit, ia harus berjuang lebih keras lagi untuk membantu keluarganya. Pagi-pagi, ia bekerja, siang bersekolah, dan malam merawat ayahnya. Tidak jarang Dika merasa kelelahan, tetapi di dalam hatinya selalu ada satu doa: agar suatu saat nanti, ia bisa mengubah hidup keluarganya dan memberikan mereka kehidupan yang lebih baik.

Dika akhirnya berhasil menyelesaikan sekolah menengahnya dengan penuh perjuangan. Meski tidak bisa melanjutkan ke perguruan tinggi karena keterbatasan biaya, ia bekerja keras di kota besar dan akhirnya membuka usaha kecil yang perlahan berkembang. Ia ingat betul bagaimana perjuangan berat itu, dan suatu saat nanti, ia berjanji akan memberikan pendidikan kepada anak-anak yang kurang beruntung, seperti dirinya dulu.

Perjuangan Dika adalah kisah tentang tekad, harapan, dan cinta yang tak pernah padam meskipun dunia seakan memberikan segala rintangan. Dalam setiap langkah kecil yang ia ambil, ada kekuatan yang tak terlihat—kekuatan untuk terus melangkah meski jalan terasa terjal.

Praktek pembelajaran langsung dengan alam adalah salah satu cara terbaik untuk mendalami pengetahuan dan menghubungkan t...
16/12/2024

Praktek pembelajaran langsung dengan alam adalah salah satu cara terbaik untuk mendalami pengetahuan dan menghubungkan teori dengan kenyataan. Alam mengajarkan kita banyak hal yang tidak bisa didapatkan hanya melalui buku atau teori, seperti keterkaitan antar makhluk hidup, dinamika ekosistem, dan pentingnya keberlanjutan. Pembelajaran langsung di alam memberi pengalaman yang mendalam, melatih rasa tanggung jawab terhadap lingkungan, serta meningkatkan kreativitas dan kemampuan problem solving. Dengan terjun langsung, kita tidak hanya belajar, tetapi juga merasakan dan menghargai keindahan serta kompleksitas alam semesta ini.

Sekolah itu indah karena di sana kita tidak hanya belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk persahabatan, mengejar...
16/12/2024

Sekolah itu indah karena di sana kita tidak hanya belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk persahabatan, mengejar impian, dan menghadapi tantangan yang mengajarkan kita tentang kehidupan.

Masyalloh, apapun hasil kerja murid perlu diapresiasi. Karena ending dari sebuah praktek, bukan hanya hasilnya, tapi bag...
14/12/2024

Masyalloh, apapun hasil kerja murid perlu diapresiasi. Karena ending dari sebuah praktek, bukan hanya hasilnya, tapi bagaimana proses yang dilalui oleh murid. Tidak mudah untuk siswa bekerja dalam kelompok, apalagi melawan rasa malasnya. Terimakasih murid, apapun itu kalian terbaik.

Pekerjaan yang selalu diremehkan, yang gajinya tak seberapa, tapi tanggung jawabnya besar adalah pekerjaan guru.Jika ana...
13/12/2024

Pekerjaan yang selalu diremehkan, yang gajinya tak seberapa, tapi tanggung jawabnya besar adalah pekerjaan guru.
Jika anak tidak tau baca yang salah guru.
Jika anak tidak hafal perkalian yang salah guru.
Jika anak dipukul, karena sulit ditertibkan yang disalahkan tetep guru.
Jika anak tidak naik kelaspun yang salah guru.
Padahal guru tidak bisa bekerja dengan maksimal tanpa dukungan orang tua dirumah.
Bantuan orangtua dalam mengevaluasi atau mengulang pelajaran itu sangat penting.
Waktu orang tua lebih banyak daripada waktu guru dalam bertemu anak.
Keseimbangan antara guru dan orangtua dalam mendidik anak itu sangat penting.
Jadi jangan pernah sedikit" langsung menyalahkan guru. Cari tahu dulu, jangan langsung mengh4kim1.

Jadi guru itu tidak mudah, tapi juga tidak sulit.Gampang-gampang susah.
13/12/2024

Jadi guru itu tidak mudah, tapi juga tidak sulit.
Gampang-gampang susah.

Pentingnya diadakan evaluasi/ujian, yaitu untuk mengetahui seberapa jauh pembelajaran diserap oleh murid, seberapa efekt...
12/12/2024

Pentingnya diadakan evaluasi/ujian, yaitu untuk mengetahui seberapa jauh pembelajaran diserap oleh murid, seberapa efektif pembelajaran didi dalam kelas. Maka dari itu jangan pernah mencontek, kasihan kepada kamu sendiri. Jika kamu memperoleh nilai tuntas hasil dari mencontek, kamu dianggap bisa padahal nyatanya kamu tidak tau apa apa.

Aku tiba-tiba menjadi wanita lemah jika bersama kamu.Aku tiba-tiba jadi wanita kuat jika kamu tak bersamakuMengapa demik...
12/12/2024

Aku tiba-tiba menjadi wanita lemah jika bersama kamu.
Aku tiba-tiba jadi wanita kuat jika kamu tak bersamaku
Mengapa demikian
Alasannya karena kamu telah berhasil meratukan istrimu.

Address

Tanjung Bumi
Bangkalan
69156

Telephone

+6283115603280

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Cek Gu Siti Maryam posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Cek Gu Siti Maryam:

Shortcuts

Share

Category