01/12/2020
Mohon Doanya Untuk KH.Said Aqil Siroj ...
Keterbukaan KH Said Aqil Siroj yang menyampaikan ke publik tentang dirinya yang positif Covid-19 banyak mendapatkan apresiasi dari masyarakat. Langkah ini termasuk suri tauladan yang baik bagi semua orang untuk menunjukkan bahwa terkena Covid-19 bukanlah aib karena siapapun bisa terpapar virus ini. ADVERTISEMENT Dalam berbagai kesempatan Kiai Said juga sering menyampaikan bahwa orang yang positif terpapar virus corona (Covid-19) bukanlah suatu aib. Masyarakat tidak perlu malu dan menyembunyikan, bila hasil pemeriksaan menunjukkan positif terinfeksi Corona. "Orang yang kena Covid itu tidak aib, bukan aib, itu merupakan penyakit. Kita jangan merasa malu atau minder," kata Kiai Said beberapa waktu lalu saat membuka Konferensi Besar PBNU secara daring pada September 2020. Sikap keterbukaan Kiai Said ini ditanggapi dari Rais Syuriyah PBNU KH Ahmad Ishomuddin. "Saya sungguh salut kepada semua tokoh publik yang berani mengumumkan secara terbuka jika dirinya terkonfirmasi positif Covid-19, karena ia pasti memiliki daya tarik kuat tersendiri bagi banyak orang," katanya, Senin (30/11). Menurut Kiai Ishom, seseorang yang positif terinfeksi virus ini, terutama OTG (Orang Tanpa Gejala), lalu merahasiakannya dan dengan bebas bergaul dengan orang lain, pada hakikatnya amat berpotensi menularkannya kepada orang-orang yang sehat di sekitarnya. ADVERTISEMENT "Virus ganas tersebut bisa menimpa siapa saja tanpa kecuali. Kita tidak boleh mendoakan agar penyakit tersebut atau keburukan apa saja menimpa siapa pun juga," tegasnya. Kiai Ishom pun menyampaikan doanya untuk kesembuhan Kiai Said. "Semoga segera diberi kesembuhan oleh Allah SWT, dan semoga pandemi yang mencemaskan ini juga secepatnya berakhir. Amin ya Mujibassailin," harapnya melalui akun Facebook-nya.