Pendirian sekolah ini dimulai pada awal tahun 1972 dengan diprakarsai oleh Rev. Caleb Tong. Tujuan pendirian sekolah ini adalah untuk menjawab kebutuhan akan pendidikan bagi masyarakat Tionghoa setelah ditutupnya sekolah-sekolah bebahasa Tionghoa pada tahun 1966. Pada tanggal 4 Maret 1972 dibentuk Panitia Pendirian Sekolah yang beranggota 15 orang dari kalangan Majelis dan jemaat umum. Sekolah per
tama yang didirikan dalam naungan Sekolah Kristen TRIMULIA adalah TK dan SD, dengan Kepala Sekolah pertama adalah Ev. Dorothy Tong, beserta beberapa tenaga pengajar. Lokasi pertama Sekolah Kristen TRIMULIA bertempat di lantai dasar gedung Gereja GII Hok Im Tong Jalan Gardujati 51 sebelum ada perluasan dan penambahan gedung pendidikan di bagian depan. Pembukaan kegiatan belajar mengajar (KBM) pertama Sekolah Kristen TRIMULIA dilakukan pada tanggal 3 Juli 1972 pada pk. 07.30. Jenjang pendidikan yang ada saat itu adalah TK-A, TK-B, dan kelas 1 SD, dengan jumlah siswa sebanyak 80 orang. Anugerah Tuhan sungguh besar bagi sekolah ini. Jumlah siswa semakin banyak dari tahun ke tahun. Selain ruangan yang ada, aula bawah gereja pun disekat-sekat menjadi ruang kelas. Namun lambat laun, gedung gereja tidak dapat lagi menampung jumlah siswa yang semakin banyak. Pada tahun 1978 lokasi SDK dipindahkan ke Jalan Kebonjati No. 145 dengan pejabat kepala sekolah saat itu adalah Ibu Lina Santoso. Lokasi TK kemudian dipindah ke Jalan Jendral Sudirman No. 208 pada tahun 1982 karena lokasi sebelumnya tidak dapat menampung jumlah siswa yang semakin banyak. Sekolah TRIMULIA semakin berkembang, sehingga pada waktu anak didik angkatan pertama mulai menapaki kelas 6 SD, Yayasan mulai memikirkan jenjang pendidikan selanjutnya yaitu SLTP. Akhirnya pada tahun 1978, ditunjuklah Ev. Hanna Tjahya (yang sekarang menjadi pendeta) untuk merintis SLTPK. Lokasi awal SLTPK berbagi dengan SDK TRIMULIA di Jalan kebonjati No. 145. SMUK Trimulia didirikan pada tahun 1980 dengan lokasi Jalan Gardujati No. 51 dengan Ibu Ing Uria, S.H. sebagai Kepala SLTP dan Ibu Ev. Hanna Tjahya sebagai Kepala SMU. Yayasan kemudian mencari lahan baru yang lebih luas dan layak untuk Kegiatan Belajar mengajar bagi siswa-siswi SLTPK dan SMUK. Pada tahun 1988 lokasi SLTPK dan SMUK TRIMULIA dipindahkan ke Jalan Dr. Djunjunan No. 105 hingga saat ini. Tidak terasa dari waktu ke waktu TRIMULIA sudah menginjak usianya yang ke-35 tahun. Selama 35 tahun perjalanan Sekolah TRIMULIA, tentu banyak s**a dan duka yang telah dialami, namun dengan pimpinana dan pertolongan Tuhan Yesus, TRIMULIA masih tetap eksis untuk mengantisipasi tantangan masa depan di era globalisasi yang berasaskan iman dan moralitas Kristen. Anggota Yayasan dari angkatan pertama telah berganti dengan angkatan yang lebih muda, demikian juga dengan kepala sekolah, guru dan staf pun telah berganti, namun tetap ada yang tidak berubah, yaitu TRIMULIA sebagai sekolah Kristen memberitakan Injil Tuhan Yesus kepada dunia pada umumnya dan pada siswa-siswi sekolah TRIMULIA khususnya.