AHS

AHS

Share

Berbagi Motivasi dan Inspirasi

25/06/2020

Pernah saya bertanya kepada seorang sahabat saya yang baik hati, bukan sekedar baik hati, tapi sangat baik hati.

Saya : Teman, kenapa kamu bisa sebaik itu sama saya?

Teman : Sebenarnya bukan saya yang baik. Tapi orang-orang di sekitar saya selalu memberikan dukungan kepada saya.

Ketika saya dalam keadaan jatuh. Mereka selalu mengulurkan tangan. Ketika saya tersesat, mereka selalu datang untuk menuntun saya.

Dan yang saya perbuat ini, sebenarnya hanyalah untuk membalas kebaikan mereka kepada saya.

Saya tak bisa membalas kebaikan mereka secara langsung. Maka yang saya bisa lakukan hanya ini. *Meneruskan kebaikan mereka*. Mereka hulu sungainya, dan saya menjadi salah satu sungai yang mengalirkan air.

11/06/2020

MENJADIKAN KELEMAHAN SEBAGAI KELEBIHAN

Pernah saya membaca sebuah buku, yang judulnya... lupa lagi saya 🤦🏻‍♂️

Intinya.... Yang mau saya ceritakan dalam buku itu adalah mengenai seseorang yang pada awalnya dia Down Banget melihat kehidupannya.

Bagaimana nggak Down?! Kecerdasan, pas-pasan. Muka, ya gitu deh. Harta, boro-boro.

Lalu dia berpikir, Malang banget hidup gue. Kenapa nyokap gue harus nikah sama bokap gue? Udah hitam tuh bokap, kadang kasar juga. Kenapa gak nikah sama cowok yang kayak gitu, atau minimal gantenglah. Mungkin gue gak sengsara gini.
(Mungkin cerita ini diambil dari sinetron FTV kali yah 😂)

Dalam buku itu dijelaskan...

Kalaulah orang itu menyadari karunia yang Tuhan berikan padanya, dia pasti sangat senang.

Karunia apa? Yang ada juga, musibah semua kali 😂

Kenapa sangat senang? Karena Tuhan sedang memberikan kepadanya semangat yang akan muncul lebih dari yang lainnya.

Kalau orang lain, bisa paham sesuatu dengan 3-5 kali baca, dia baru paham kalau sudah 20 kali baca.

Kalau orang lain, perlu usaha kecil untuk menarik hati orang lain, bahkan kadang tanpa usaha pun, orang lain tertarik padanya. Nah dia, harus berusaha 50 bahkan 100 kali berusaha dari yang lain.

Kalau orang lain ingin HP tercanggih, tinggal minta bapaknya. Nah dia, mau HP tercanggih, dia harus berusaha 1000 kali lipatnya.

Bagaimana? Sudah kepikir Karunia Allah yang diberikan kepadanya? Kalau belum? Coba aja dulu berusaha, nanti juga akan terasa karunia dari-Nya 👌

09/06/2020

OBROLAN MENARIK HARI INI

Ada seorang sahabat saya, yang kalau ditanya, jawabannya selalu menarik, dan membuat saya ingin melakukan hal yang serupa.

SAYA : Kawan kenapa kamu selalu bersemangat dalam berdakwah? Kamu seperti tidak mengenal lelah dan penuh strategi.

TEMAN : Sebenarnya saya berdakwah adalah demi kepentingan saya pribadi.

Saya pikir kalau dengan amal saya sendiri, saya tidak yakin untuk mendapatkan balasan terbaik.

Jadi saya butuh INVESTASI yang banyak pada orang lain.

SAYA : Bagaimana kalau orang-orang tidak mau mengikuti dakwahmu?

TEMAN : Itu HAK mereka. Saya hanya akan fokus terhadap yang saya bisa. Saya akan terus berdakwah, memperbaiki teknik dakwah saya dan terus memperbaiki.

SAYA : Bukankah kalau orang lain tidak mengikuti dakwahmu berarti kamu GAGAL?

TEMAN : Tidak ada Usaha yang gagal dalam Islam, kecuali saya BERHENTI BERDAKWAH.

Ketika saya berhenti berdakwah artinya Saya Gagal.

04/06/2020

MENELADANI STRATEGI PEBISNIS (2)

Masih mengenai Strategi Dakwah dengan Meniru Strategi Pebisnis.

Pada postingan kemarin, ada respon yang sangat bagus dari Saudara saya (M. Fahmi, seorang Pebisnis baso yang Brandnya BAKSO WEH), yang dia menambahkan di Status saya yang ini: "Tawarkan ke lebih banyak orang".

Dan saudara saya menambahkan :
"Tawarkan kepada orang yang tepat/orang yang membutuhkan produk kita di waktu yang tepat.
Berdasarkan riset terlebih dahulu.

Akan kurang efektif menawarkan ke banyak orang yang mereka tidak mencari (membutuhkan) barang kita. Anda butuh kasur, ada orang menawarkan lemari, pasti Anda tidak akan beli, apalagi uangnya pas".

Saya mengartikan tambahan saudara saya dengan :
"Kalau saya berdakwah, saya harus mengetahui objek dakwah saya. Caranya? Yang Survey dulu lah.

Karena kalau saya berdakwah, dan saya tidak tahu apapun mengenai Objek Dakwah saya, kemungkinan besar saya gagal.

Karena kemungkinan besar akan menyampaikan, sesuatu yang mereka tidak butuhkan, atau mungkin penyampaian saya tidak masuk pada mereka, karena saya salah menggunakan komunikasinya.

Mantap bener deh saudara saya ini 😃👍

02/06/2020

MENELADANI STRATEGI PEBISNIS

Saya pernah bertanya kepada salah satu rekan bisnis saya,

Saya : Teman bagaimana caramu supaya dapat pembeli?

Teman : Ya, saya tawarkan produk saya ke orang-orang

Saya : Kalau ingin dapat banyak pembeli?

Teman : Kalau ingin dapat banyak pembeli, maka tawarkan ke Lebih Banyak orang.

Saya : Memang kalau menawarkan ke lebih banyak orang, pasti banyak pembelinya?

Teman : Tidak pasti sih, tapi biasanya gitu. Akan beda menawarkan ke 10 orang dengan menwarkan ke 100 orang. Kalau target pembelinya 50 orang, masa nawarin ke 10 orang? Dan 10 orang itu pun belum tentu beli semuanya.

Saya : Bagaimana supaya penghasilan kita terus bertambah?

Teman : Tawarkan lagi kepada orang yang di luar 100 orang tadi.

Tapi perlu dicatat, ketika kamu menwarkan ke 100 orang pertama, lalu yang beli 50 orang. Nah, kamu harus bisa pertahanin yang 50 orang ini jadi pembeli setia kamu.

Setelah itu mulailah cari pembeli baru, tawarkan lagi ke 100 orang lain lagi. Dan kalau dapat 50 orang lagi, pertahanin lagi jadi pembeli setia. Begitulah seterusnya, maka penghasilan kamu akan terus meningkat.

Tapi kalau kamu tidak bisa mempertahankan yang 50 Pembeli pertama tadi, jangan harap penghasilanmu akan meningkat, yang ada kamu tidak punya pembeli lagi.

01/06/2020

MENYIKAPI PERBEDAAN

Dalam dunia Avatar, orang itu dibagi dua; Ada Pengendali dan Bukan Pengendali. Dan Pengendali itu ada 4; Pengendali Tanah, Pengendali Air, Pengendali Api, dan Pengendali Udara.

Tiap Pengendali punya sikap sesuai dengan yang bisa dikendalikannya.

Pengendali Tanah, digambarkan keras kepala (Toph), Pengendali Air, digambarkan lembut dan mencairkan suasana (Katara), Pengendali Api, digambarkan pemarah, meluap-luap (Zuko), Pengendali Udara, digambarkan berhati sangat lembut (Ang). Dan bukan Pengendali, digambarkan kocak, tidak tertebak, dan bisa memimpin (Saka).

Lalu selanjutnya, kalau ada pertanyaan, Pengendali apa yang lebih baik? Atau Pengendalikah yang lebih baik atau bukan Pengendali?

Pasti jawaban Anda sama dengan saya, yiatu Itu Pertanyaan TOLOL.

karena diciptakan berbeda itu untuk melengkapi satu sama lain, bukan untuk dibandingkan mana yang lebih hebat dari yang lainnya.

Kita secara individu manusianya, pasti berbeda dengan yang lainnya. Oleh karena itu, kita harus jeli melihat perbedaan kita, dan manfaatkan perbedaan itu untuk melengkapi kita.

Kalau kamu berada dalam sebuah kelompok, lalu kamu jadi pemimpin, carilah kemampuan masing-masing anggotamu dan posisikan mereka sesuai kemampuannya dan kalau kamu anggota posisikanlah dirimu sesuai kemampuanmu, dan senantiasa cari sebuah celah yang kosong dan lengkapilah kekosongan kelompokmu itu.

31/05/2020

SADARILAH KEADAANMU

Zuko adalah seorang pangeran yang dibuang oleh ayahnya (Raja Api Ozai) karena menolak strategi perang kerajaannya yang akan mengorbankan sebagian pasukannya.

Selama 3 tahun Zuko dan pamannya (Iroh) berburu Avatar, untuk mengembalikan kehormatan Zuko dihadapan ayahnya.

Tapi ketika Zuko kembali mendapatkan kehormatannya, karena dianggap telah membunuh Avatar, dia merasa apa yang diperbuat oleh ayah dan kerajaan apinya salah.

Sehingga Zuko kabur dari kerajaannya dan mencari pamannya (Iroh) yang dianggap pengkhianat oleh negara Api, tapi bagi Zuko, dia adalah penasehat yang benar, dan orang yang benar-benar menempati posisi sebagai ayah. Dan ia pun bergabung dengan pasukan Avatar, yang ternyata Avatar masih hidup, dan menyerang kerajaan ayahnya.

Dan di episode terakhir, ketika ayahnya sang Raja Api Ozai telah dikalahkan dan di penjara. Zuko menemuinya, dan mengatakan kepadanya : Hal Terbaik yang Pernah Kau Lakukan Padaku adalah Membuangku.

31/05/2020

KEPEDULIAN

Masih cerita saya yang menyaksikan dua orang pemuda yang sedang berbincang-bincang.

A : B, bagaimana agar dakwah kita bisa diterima oleh orang lain?

B : Dakwah itu artinya mengajak, dan mengajak bukanlah memaksa. Artinya jika ia MAU, ia akan mengikuti ajakan kita, jika tidak mau, itu haknya, dan di luar kendali kita.

Orang itu biasanya mau mengikuti ajakan kita, apabila dia sudah MERASAKAN kepedulian kita.

Orang tidak akan melihat seberapa baik shalat kita, seberapa banyak shalat sunat yang kita lakukan, seberapa rajin kita puasa, atau seberapa cerdas kita?!

Karena yang orang lain butuhkan itu PEDULIKAH dia kepada saya?

Kalau dia sudah MERASAKAN kepedulian kita, maka akan mudah dakwah kita diterima oleh orang lain. Kata kuncinya PEDULI.

30/05/2020

KESHALEHAN SESEORANG

Suatu malam, akan diadakan sebuah rapat, sambil menunggu dimulainya rapat, saya menyaksikan dua orang pemuda sedang berbincang-bincang.

A : B, doakan saya yah, supaya keinginan saya terkabul. B, kan shaleh, shalatnya rajin, juga seorang ustadz.

B : Saya tidak jamin, saya lebih shaleh dan lebih didengar doanya daripada kamu a. kelihatannya saja saya ini shaleh, karena sebagai ustadz dan selalu memakai baju Koko.

Bisa saja kamu lebih shaleh dan lebih didengar doanya oleh Allah. Walaupun kamu bukan seorang ustadz, dan tidak memakai baju Koko. Itu hanya bagian luar saja, dan bagian dalamnya tidak ada yang tahu.

A : Apakah B mengira saya lebih shaleh?

B : Bisa jadi A. Karena dibalik baju Koko saya, mungkin saya orang yang buruk akhlaknya. Dan dibalik baju kaosmu, mungkin kamu adalah orang yang baik akhlaknya.

29/05/2020

KENALILAH ORANG LAIN

Sasuke adalah salah satu karakter di Anime Naruto.

Sudah pada tahu kan siapa Sasuke dan bagaimana masa lalunya?

Tapi meskipun sudah tahu, izinkan saya menceritakannya sedikit, siapa tahu ada yang belum tahu 😁

Sasuke adalah orang yang melihat semua anggota Klannya dibantai; termasuk Ibu dan ayahnya, juga orang tua, perempuan, dan anak kecil, bahkan bayi, oleh kakak yang sangat dicintainya (Itachi).

Betapa marahnya Sasuke pada waktu itu kepada Kakaknya, dia ditinggalkan begitu saja, setelah semua anggota keluarga dan klannya di bantai.

Sasuke jadi sangat membenci dan dendam terhadap kakaknya, sehingga tujuan hidupnya hanya satu Membunuh kakaknya.

Dia tidak peduli terhadap apapun,Sekalipun harus meninggalkan desa, menjadi wadah orang lain, jadi pengkhianat, pelarian, atau apapun itu, yang penting dia jadi lebih kuat dan bisa membunuh kakaknya.

Dan setelah dia tahu kebenarannya, yaitu Kakaknya diperintah oleh Pimpinan Desa. Dia jadi benar-benar sangat marah terhadap, karena dia telah membunuh kakaknya yang sebenarnya dikorbankan oleh Pimpinan Desa.

Dan sekarang tujuan Sasuke hanya satu, menghancurkan Desa yang telah membuat kakaknya dianggap pembantai dan pengkhianat, padahal dia hanyalah dikorbankan.

Dan Sasuke pun jadi penjahat yang sangat dicari. Bahkan teman-temannya sendiri pun, bertekad membunuhnya.

Padahal, kalau mereka benar-benar peduli terhadap keadaan Sasuke, mereka akan bertekad membawa Sasuke kembali ke jalan yang benar, meskipun harus membunuhnya seperti yang dilakukan Kakashi, Sakura dan Naruto.

28/05/2020

DENGARKANLAH

Suatu malam, seorang teman mengirim pesan kepada saya.

Teman : Kang, ada waktu gak hari ini?
Saya : Ada
Teman : Saya mau ngobrol, tapi berdua yah?
Saya : Oke
Teman : Yang enak dimana?
Saya : Bebas saja.

Singkat cerita, kami pun berada disebuah tempat ngemil.

Dan tanpa basa-basi lagi, teman saya pun mulai bercerita. Ternyata.... Ow ow ow... Dia bercerita tentang perempuan yang akan dinikahinya.

Dia bercerita sungguh-sungguh penuh dengan luapan emosi, dan sesekali saya melihat teman saya itu matanya berlinang.

Pada saat itu, saya tidak mengatakan sepatah kata pun, saya cuma mendengarkan, yah MENDENGARKAN.

Saya berbicara ketika dia bertanya, bagaimana menurutmu? Saya hanya menjawab : Pastikan saja oleh kamu, bicara sama orang tuanya, karena yang dia butuhkan adalah kepastian.

Dan setelah itu, dia bercerita panjang lagi, khawatir saya tidak mengerti jalan ceritanya atau memang dia hanya ingin bercerita.

Jadi tugas saya hanyalah mendengarkan. Sungguh itu benar-benar cukup.

Lalu ada juga seorang teman yang datang ke rumah, sama dia juga ingin bercerita. Dan lagi-lagi, mengenai perempuan yang akan dinikahinya.

Dia bercerita dengan penuh emosi, dan sesekali kulihat matanya berlinang.

Dan tahu apa yang saya lakukan? Yah benar. MENDENGARKAN, hanya itu yang saya lakukan.

Sampai dia bertanya : Bagaimana menurutmu?
Dan saya pun menjawab : Tanyakan lagi, pastikan lagi. Kalau mau maju, ayo maju, kalau mau mundur, silahkan.

Dan dia pun melanjutkan ceritanya. Dan tahu apa yang saya lakukan selanjutnya? Yah MENDENGARKAN lagi. Dan itu sungguh sangat cukup.

Dan akhirnya, kedua orang itu Benar-benar PERCAYA kepada saya. Karena apa? Karena saya MENDENGARKAN.

Want your school to be the top-listed School/college in Bandung?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Website

Address


Bandung