P4TK IPA Kemdikbud

P4TK IPA Kemdikbud

Share

Official page of
Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ilmu Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan

Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ilmu Pengetahuan Alam.

05/08/2022

PPPPTK IPA Bertransformasi Menjadi Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Jawa Barat.

Halo sahabat, sebagai Unit Pelaksana Teknis di bawah naungan Kemdikbudristek, PPPPTK mengalami transformasi demi meningkatkan kualitas layanan dan agar kebermanfaatan lembaga dapat dirasakan lebih luas bagi pendidik dan tenaga kependidikan.

Kini, PPPPTK IPA bersama PPPPTK TK & PLB, serta PPPPTK Penjas & BK, telah bertransformasi menjadi BBGP Jawa Barat.

Segera bergabung di seluruh akun sosial kami yang baru, untuk mendapatkan layanan informasi dan bersama turut membangun ekosistem pendidikan yang lebih maju

Sahabat, jangan lupa follow *akun medsos BBGP Jabar* ya ⬇️⬇️⬇️

kemdikbudristek

*INSTAGRAM*
https://instagram.com/bbgpjabar.kemdikbudristek?igshid=YmMyMTA2M2Y=

*YOUTUBE*
https://youtube.com/c/BBGPJabardhP4TKTKdanPLB

*FACEBOOK*
https://www.facebook.com/BBGPJabar.kemdikbudristek

*TIKTOK*
https://vt.tiktok.com/ZSRdjJA2B/

*TWITTER*
https://twitter.com/bbgp_jabar?t=hC5T9fOfwPy1ZOAHW5La5A&s=08

*Tolong bantu share* ya

Terima kasih Sahabat 😊🙏

05/08/2022

Halo Sahabat, episode perdana live IG Bisik (Bincang Selasa Asik) BBGP Jabar punya tema menarik nih. Kita akan diskusi dengan pakar tentang tema "Kolesterol, Teman atau Lawan?", pada hari Selasa, 9 Agustus 2022, pukul 13.00 WIB.

Yuk, kita bincang asik bersama, dan dapatkan sertifikat digital. Follow langsung akun BBGP Jabar ya ⬇️⬇️⬇️

kemdikbudristek

Sampai Jumpa 💬

Pusat Kurikulum dan Pembelajaran 15/07/2022

Siaran Pers
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Nomor: 413/sipers/A6/VII/2022

*Implementasi Kurikulum Merdeka tetap Berjalan Sesuai Rencana*

*Jakarta, 15 Juli 2022 ---* Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memastikan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka tetap berjalan sebagaimana rencana. “Mulai tahun ajaran 2022/2023 ini, Kurikulum Merdeka menjadi salah satu opsi yang dapat dipilih secara sukarela oleh satuan pendidikan,” tegas Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek, Anindito Aditomo, pada Jumat (15/7/2022), di Jakarta.

Anindito juga menegaskan bahwa tidak ada pembatalan implementasi Kurikulum Merdeka. Surat Keputusan (SK) Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Nomor 044/H/KR/2022 yang ditandatangani 12 Juli 2022 adalah untuk menetapkan lebih dari 140 ribu satuan pendidikan yang menerapkan Kurikulum Merdeka pada tahun ajaran 2022/2023. “SK tersebut merevisi SK sebelumnya karena terdapat perubahan beberapa satuan pendidikan yang melakukan refleksi dan mengubah level implementasinya, misalnya dari level mandiri belajar ke mandiri berubah atau sebaliknya,” papar Anindito.

Anindito kembali menyampaikan bahwa Kemendikbudristek mendorong satuan pendidikan untuk menerapkan Kurikulum Merdeka sesuai dengan kebutuhan dan tingkat kesiapan masing-masing satuan pendidikan. “Kurikulum Merdeka dirancang untuk memberi fleksibilitas bagi satuan pendidikan untuk membuat kurikulum operasional satuan pendidikan yang kontekstual, agar pembelajaran yang diterapkan sesuai dengan kebutuhan belajar murid,” ujar Anindito.

Sebagaimana diketahui, Kurikulum Merdeka diluncurkan Mendikburistek pada Februari 2022 lalu sebagai salah satu program Merdeka Belajar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Kurikulum Merdeka berfokus pada materi yang esensial dan pada pengembangan karakter Profil Pelajar Pancasila. Publik dapat mengakses informasi terkait kurikulum melalui laman https://kurikulum.kemdikbud.go.id dan buku teks Kurikulum Merdeka di https://buku.kemdikbud.go.id/katalog/buku-kurikulum-merdeka.

Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Laman: kemdikbud.go.id
Twitter: twitter.com/Kemdikbud_RI
Instagram: instagram.com/kemdikbud.ri
Facebook: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI
Youtube: KEMENDIKBUD RI
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemdikbud.go.id



Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Berbagai studi nasional dan internasional memperlihatkan bahwa Indonesia telah lama mengalami krisis dan kesenjangan pembelajaran. Beragam faktor dan banyak hal lainnya ikut berkontribusi menjadi penyebab masalah tersebut.

15/07/2022

Senam pagi , 15/7/2022
Jumat Sehat, Jumat Bermanfaat.


14/07/2022

_Siaran Pers_
_Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi_

Nomor: 408/sipers/A6/VII/2022
*Sinkronisasi Data Kebutuhan Guru untuk Optimalkan Kuota Formasi Guru ASN PPPK 2022*

Surabaya, 14 Juli 2022 – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melakukan koordinasi dan sinkronisasi dengan pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota se-Jawa Timur, Bali, NTT, NTB, dan Sulawesi Utara, di Surabaya, pada 12 – 15 Juli 2022. Koordinasi yang dihadiri oleh unsur Badan Kepegawaian Daerah dan dinas pendidikan ini dilakukan dalam rangka pemenuhan kebutuhan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk jabatan fungsional guru pada instansi daerah tahun 2022.

Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek, Nunuk Suryani, mengatakan, seleksi ASN PPPK 2021 telah meluluskan 239.860 guru honorer dari 506.252 formasi yang diajukan pemerintah daerah. Saat ini, masih terdapat 193.954 peserta yang telah lulus ambang batas (passing grade) pada 2021 lalu, namun belum mendapatkan formasi.

“Ini yang akan kita prioritaskan untuk rekrutmen tahun 2022. Pekerjaan rumah kita bersama yaitu 193.954 yang sudah dinyatakan lulus passing grade seleksi 2021 agar mendapatkan formasi tahun 2022,” kata Nunuk, di Surabaya, Rabu (13/7).

Nunuk melanjutkan, kebutuhan formasi untuk tahap ketiga pada 2021 tetap ada dan akan digabungkan dengan formasi tahun 2022. Pemerintah pusat berharap agar pemda untuk sesegera mungkin mengajukan kuota formasi guru PPPK tahun 2022.

“Kami berharap setelah rapat koordinasi ini bapak dan ibu panitia daerah menambah kuota formasi sehingga bisa memenuhi pekerjaan rumah kita pada tahun depan. Amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2022 tentang Pemerintah Daerah memberikan kewenangan dan tanggung jawab terkait pemenuhan atau pengajuan formasi ASN PPPK kepada pemerintah daerah. Kami membantu agar hal tersebut terealisasi dengan baik dan sesuai sehingga guru-guru berkualitas yang memenuhi kuota tersebut,” kata Nunuk.

Bagi 193.954 peserta yang telah lulus seleksi 2021, mereka akan diprioritaskan untuk mendapatkan formasi ASN PPPK 2022. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 20 Tahun 2022 Tentang Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja untuk Jabatan Fungsional Guru pada Instansi Daerah Tahun 2022.

Nunuk menjelaskan, perubahan mekanisme dalam penerimaan Guru ASN PPPK 2022 terjadi setelah Kemendikbudristek bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) melakukan evaluasi terhadap seleksi tahun lalu. Oleh karena itu, ada perubahan mekanisme seperti peserta prioritas seleksi Guru ASN PPPK. Prioritas pertama yaitu guru yang telah lulus passing grade pada tahun lalu namun belum mendapatkan formasi.

“Kami mengharapkan bapak dan ibu pemerintah daerah punya perhatian yang besar seperti kita karena pemenuhan kebutuhan guru ada pekerjaan kita bersama. Jadi kolaborasi yang baik antara kita akan menghasilkan guru-guru terbaik yang diangkat jadi guru ASN PPPK,” kata Nunuk.

Asisten Deputi Perencanaan Jabatan Perencanaan dan Pengadaan Sumber Daya Manusia Aparatur kemenpanRB, Aba Subagja, menambahkan, regulasi PermenpanRB 20/2022 memprioritaskan 193.954 peserta yang lulus passing grade untuk mendapatkan formasi ASN PPPK 2022 karena telah terbukti memiliki kompetensi sebagai guru. Dengan demikian, lebih banyak mengakomodasi dalam formasi sehingga bisa mengangkat mereka menjadi ASN PPPK.

“Memang ada perbedaan dari PermenpanRB nomor 28 tahun 2021 dengan PermenpanRB nomor 20 tahun 2022, sehingga ini suatu terobosan yang dilakukan untuk mengakomodasi peserta yang sudah lulus namun formasi belum ada. Secara kompetensi terpenuhi dan mempunyai rekam jejak baik,” kata Aba.

Aba juga mengajak seluruh pemerintah daerah mengusulkan kuota formasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Saat ini, pemerintah memfokuskan ASN PPPK pada bidang pendidikan. Apabila para guru honorer tidak diangkat menjadi ASN PPPK, maka akan mengganggu pelayanan dasar pada bidang pendidikan. Dampaknya adalah pada kualitas pendidikan nasional.

“Kami mohon bantuan seluruh pemerintah daerah, jangan sampai terjadi pada teman-teman kita yang sudah mengabdi. Kami sudah menyiapkan dari sisi kebijakan tapi pemerintah daerah minim terhadap formasi yang diusulkan. Jadi tidak perlu khawatir karena ini permintaan pemerintah pusat,” kata Aba.

Rangkaian rapat koordinasi terhadap seluruh pemerintah daerah di Indonesia sebelumnya juga sudah dilakukan di Region Semarang pada 18--21 Juni 2022. Lalu dilanjutkan di Region Jakarta 1 dan Region Jakarta 2 yang masing-masing diselenggarakan pada 23--26 Juni 2022 serta 28 Juni--1 Juli 2022. Setelah itu, acara serupa diadakan di Region Makassar pada 3--6 Juli 2022.

Koordinasi dan sinkronisasi ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Laman: kemdikbud.go.id
Twitter: twitter.com/Kemdikbud_RI
Instagram: instagram.com/kemdikbud.ri Facebook: facebook.com/kemdikbud.ri
Youtube: KEMENDIKBUD RI
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemdikbud.go.id

Photos from P4TK IPA Kemdikbud's post 14/07/2022

Halo , konten kamis sains kali ini mengangkat tema tentang ‘“Food Combining”.

Sahabat, Food combining adalah pola makan yang bertujuan untuk membantu melancarkan pencernaan dengan mengkombinasikan dua atau lebih nutrisi makanan yang tepat. Hal ini didasari dengan teori bahwa sistem pencernaan akan mencerna jenis makanan yang berbeda dengan tingkatan dan waktu yang berbeda p**a. Maka dari itu, menurut teori food combining, anda perlu mengatur menu makan dengan kombinasi dari dua jenis nutrisi yang sesuai agar memberikan efek baik terhadap pencernaan.

Manfaat pola makan Food Combining bagi kesehatan diantaranya yaitu: membantu system pencernaan bekerja lebih efektif dan efisien, membuat tubuh lebih bugar dan berenergi, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dapat mecapai berat badan yang ideal, serta bermanfaat untuk kulit sehat.

Cara melakukan Food Combining yaitu dengan memperhatikan 3 hal penting dalam proses makan yaitu jenis makanan yang dimakan, waktu makan, dan bagaimana cara memakan makanan tersebut.

Bagaimana penjelasan lengkapnya? Ayo kita simak paparan berikut ya.

Terimakasih , Salam Nyentrik , Sains Menyenangkan dan Menarik 😊🙏

Konten : Rini Nuraeni, M.Si
(Widyaiswara Biologi, BBGP Jabar).
Designer Grafis : Heru sutomo




13/07/2022

📢📢📢

Halo Sahabat BBGP Jabar

Kami mengundang Bapak/Ibu *Komunitas Belajar di Jawa Barat Jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB*, untuk mengikuti secara virtual:

*Peningkatan Peran Komunitas Belajar dalam Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM)*

🗓️ Kamis, 14 Juli 2022
⏰ 08.30 WIB-selesai (pembukaan)
09.00-11.00 WIB (sesi 1)
13.00-15.00 WIB (sesi 2)
💻 Zoom Meeting, pd tautan ⬇️

https://bit.ly/PERAN-KOMUNITASBELAJAR-IKM

Bapak/Ibu juga dapat menyaksikan melalui kanal youtube 👇👇👇

https://youtu.be/K7k9VSAOo_0

Terima kasih

#podcast | Kisah Inspiratif Guru Penggerak di Perbatasan. Nurleni, Guru Penggerak SMAN 2 Sambas 13/07/2022

Halo Sahabat BBGP Jabar

Pada Podcast kali ini, kita memiliki tamu istimewa, Nurleni, salah satu Guru Penggerak dari SMAN 2 Sambas, Kalimantan Barat. Bincang asik kali ini bersama host Wandy Praginda.

Nah ingin tau keseruannya seperti apa? saksikan ya video lengkapnya di tautan youtube berikut ini 😊🙏

https://youtu.be/JsK1ECtMcX8

Terimakasih sahabat.

#podcast | Kisah Inspiratif Guru Penggerak di Perbatasan. Nurleni, Guru Penggerak SMAN 2 Sambas | Kisah Inspiratif Guru Penggerak di Perbatasan. Nurleni, Guru Penggerak SMAN 2 SambasNurleni, Guru Penggerak SMAN 2 Sambas, dan Widyaiswara PPPPTK ...

13/07/2022

https://www.instagram.com/reel/Cf72jeCJtsz/?igshid=YmMyMTA2M2Y=

Halo Sahabat, jangan lupa follow *akun medsos BBGP Jabar* ya ⬇️⬇️⬇️

kemdikbudristek

*INSTAGRAM*
https://instagram.com/bbgpjabar.kemdikbudristek?igshid=YmMyMTA2M2Y=

*YOUTUBE*
https://youtube.com/c/BBGPJabardhP4TKTKdanPLB

*FACEBOOK*
https://www.facebook.com/BBGPJabar.kemdikbudristek

*TIKTOK*
https://vt.tiktok.com/ZSRdjJA2B/

*TWITTER*
https://twitter.com/bbgp_jabar?t=hC5T9fOfwPy1ZOAHW5La5A&s=08

*Tolong bantu share* juga ke seluruh stakeholder pendidikan di Jawa Barat.

Yuk , lihat video nya di link berikut ini

👇👇👇👇👇

https://www.instagram.com/reel/Cf72jeCJtsz/?igshid=YmMyMTA2M2Y=

Terima kasih Sahabat.

12/07/2022

Halo , Selasa_Bermakna kali ini tentang kutipan dari seorang negarawan dan juga Bapak Proklamator Indonesia, Mohammad Hatta yang menyampaikan:

"Kurang cerdas dapat diperbaiki dengan belajar. Kurang cakap dapat dihilangkan dengan pengalaman. Namun tidak jujur itu sulit diperbaiki.”

Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter merupakan hal yang sangat penting. Pendidikan tidak hanya cukup membuat seseorang pintar dan cakap tapi juga harus membuat seseorang memiliki moral yang baik. Semoga bisa menginspirasi kita semua.



Photos from P4TK IPA Kemdikbud's post 11/07/2022

Forum Melangkah Guru Penggerak.

Sahabat BBGP Jabar, kegiatan Webinar Forum Melangkah (Merdeka Belajar Menyenangkan dan Ilmiah) Guru Penggerak dengan tema Menggali Potensi Pembelajaran Berorientasi pada Peserta Didik telah dilaksanakan pada tanggal 8 dan 11 Juli 2022.

Peserta yang mendaftar sebanyak 402 orang, dengan sasaran kegiatan ini adalah Guru Penggerak Angkatan 1, 2, Calon Guru Penggerak Angkatan 3, dan Pengajar Praktik Angkatan 1, 2 dan 3 wilayah Kalimantan dan Jawa Barat, dengan narasumber dari Widyaiswara/Fasilitator PPGP dan Fungsional umum tim Pojka PGP BBGP Jabar.

Judul-judul makalah yang disajikan pada webinar ini di antaranya: 1) Membersamai Psikologis Siswa SMP di Sekolah; 2) Transformasi Digital dalam Pendidikan; 3) Potensi Pengembangan Student Agency melalui Ekstrakulikuler Bidang IPA; 4) Alur Belajar MERDEKA pada Program Pendidikan Guru Penggerak; 5) Menyusun Pembelajaran Berdiferensiasi Jenjang TK; dan 6) Elaborasi Filosofi Ki Hajar Dewantara dalam Pembelajaran di Daerah Khusus (Studi Persepsi di Kabupaten Waropen).

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman guru dalam mewujudkan pembelajaran yang berpihak kepada murid.


Want your school to be the top-listed School/college in Bandung?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Telephone

Address


Jalan Diponegoro No. 12
Bandung
40115

Opening Hours

Monday 08:30 - 17:00
Tuesday 08:30 - 15:00
Wednesday 08:30 - 15:00
Thursday 08:30 - 15:00
Friday 08:30 - 15:00