Lembaga Dakwah Pondok Pesantren Nurul Hikmah

Lembaga Dakwah Pondok Pesantren Nurul Hikmah

Share

Lembaga Dakwah Pondok Pesantren Nurul Hikmah QS.

Allah, Maha Pencipta kita semua berfirman:

“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang sekiranya meninggalkan anak-anak yang lemah-lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka, maka hendaklah mereka bertaqwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar." An-Nisaa’ (4): 9

" Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang

24/02/2022

Al-Qur'an adalah Solusi, silahkan pilih angka
01 s.d. 120,
Masalah kerezkian anda akan saya ungkap, juga solusinya tentunya

24/10/2021

Surga itu hanya untuk mereka yang hatinya kaya...Semoga itu adalah kita...

12/10/2021

Mari bermetamorfosa sikap kita terhadap Qur'an :

"Setelah dijadikan BACAAN, kita lanjutkan menjadi HUDAN dan FURQON"

21/09/2021

MIFTAHUS SA'ADAH (Kunci-kunci Kebahagiaan) No. 003

Oleh : Ust. Maman Abdurrahman

Selain Pandemi Corona, dunia saat ini sebagian juga terserang "penyakit lain" yang tak kalah hebat, bila kita ingin bersyukur dengan anugerah Allah yang kita terima, cobalah "berwisata" ke Rumah Sakit Umum atau ke Rumah Sakit Khusus.

Yang dimaksud Rumah Sakit Khusus salah satunya adalah "Pengadilan Agama (PA)". Ternyata di PA ini setiap hari membludak para "pasien" yang ingin mengobati rumah tangganya yang sedang sakit.
Ada yang suami yang mau mencerai istrinya, tak sedikit istri yang menggugah cerai suaminya, ada yang mengurus rujuk, mengurus harta waris dan lain sebagainya.

Sudah lazim ketika pengantin melaksanakan syukuran pernikahan, yang muncul adalah do'a do'a agar yang bersangkutan dianugerahi rumah tangga yang ASMARA (As-Sakinah, Mawaddah & Rahmah) atau istilah yang di maksudnya sama yakni SAMAWA.

Para Ulama sepakat bahwa SAKINAH (Ketentraman/Kebahagian) berumah tangga dibentuk dari dua elemen, yang pertama adalah MAWADDAH (Cinta = ketertarikan satu sama lain berdasar hal-hal yang bendawi yakni Harta, Rupa dan Tahta), adapun yang keduanya adalah RAHMAH(Kasih = kesetiaan satu sama lain akibat ibadah yang terpelihara (Istiqomah).

Hampir semua kasus perceraian terjadi akibat rasa MAWADDAH (cinta) berkurang, rasa RAHMAH (kasih) tidak muncul, itu tadi biasanya akibat pesan Rasulullah SAW, tidak diindahkan, apa pesan Rasul termaksud? Rasulullah SAW mengingatkan kita dengan sabdanya : NAWWIRUU BUYUTAKUM BISH-SHOLAH WAQIROATIL QUR'AN = Terangi rumah tangga kalian, dengan Sholat dan membaca Qur'an (AlHadits).
Artinya tanpa sholat yang terjaga di dalam suatu rumah tangga maka rumah tangga tersebut posisinya menjadi rumah tangga yang gelap di sisi Allah Ar-Rahman Ar-Rahiim. Naudzubillah min dzalik.

Alhasil MIFTAHUS SA'ADAH ke -3 adalah RAHMAT ALLAH yang harus kita upayakan hadir dalam setiap detik kehidupan kita, Insya Allah.

21/09/2021

MIFTAHUSY SYA'ADAH (Kunci-kunci Kebahagiaan) No. 002

Oleh : Ust. Maman Abdurrahman

Semoga Saudara se-Iman, hari ini dimuliakan oleh Alloh Rabbul Aalamiin.

Saya menangkap pesan, MIFTAHUSY SYA'ADAH atau Kunci-kunci Kebahagiaan dari Surat Al-Fatihah ayat ke-2 : Alhamdulillahi Robbil Aalamiin, bahwa segala kemuliaan hanya milik Allah, sebab :

1. Hanya DIA, MAHA PENCIPTA seluruh alam, berikutnya,
2. Hanya Allah juga yang MAHA MEMELIHARA seluruh alam.

Maksudnya tidak sekedar menjadikan alam itu ADA, akan tetapi kemudian DIPELIHARA/DIJAGA sehingga kemudian tercipta HARMONI semesta, satu sama lain diantara semua makhluk Allah saling terhubung, dan saling tergantung satu dengan yang lainnya, menjadi rantai kehidupan yang indah.

Kembali kepada kajian MIFTAHUSY SYA'ADAH yakni "Takhollaqu biakhlaqillah" (Berakhlak dengan akhlaq Allah) maka kunci bahagia berikut adalah kesiapan mental kita untuk menjaga dan memelihara apapun yang diamanatkan oleh Allah dengan sepenuh rasa tanggungjawab.

Apapun yang kita miliki hakikatnya bukan milik kita sepenuhnya, artinya yang kita miliki hanya PINJAMAN/AMANAT atau HAK GUNA PAKAI dari pemilik sejati yakni Allah Robbul Aalamiin untuk kita jaga sesuai keinginan-NYA.

Singkat kata MIFTAHUSY SA'ADAH ke 2, yang saya fahami adalah : KITA BAHAGIA KARENA ALLAH TELAH MEMPERCAYAI KITA, BISA MEMBUAT ORANG-ORANG YANG MENJADI TANGGUNG JAWAB KITA, BISA BERBAHAGIA DISEBABKAN KITA.

Senyum bahagia yuk !
Anda telah membuat saya bahagia lho...sumpah !!! 😃🙏

17/09/2021

MIFTAHUSY SYA'ADAH (Kunci-kunci Kebahagiaan) No. 001

Oleh : Ust. Maman Abdurrahman

Kita mulai mengenal MIFTAHUSY SYA'ADAH dari Surat Al-Fatihah, yakni Lafadz Alhamdulillahi Robbul Aalamiin = Segala puji/kemuliaan hanya milik Allah, Pencipta/Pemelihara seluruh alam.

Apa kebaikan (akhlaq) Allah yang paling hebat kepada kita ? sehingga kita pantas dan wajib bersyukur kepada-Nya ? Jawabannya cuma satu, akhlak Allah yang pertama, utama dan paling hebat adalah menciptakan kita, menciptakan artinya mengadakan dimana sebelumnya kita tiada ada, hebatnya tanpa kita memesan kepada-Nya, tiba-tiba kita sadar kita diciptakan Allah sebagai makhluk "fii Ahsani taqwiim" (makhluk yang dicipta paling sempurna) dibanding ciptaan Allah lainnya.

Para Ulama Ushuluddin, memberikan resep/kiat agar kita menjadi pemilik kunci kebahagian dan tampil menjadi distributor kebahagiaan dari Allah As-Salam, yakni : "Takhollaqu biakhlaqillah" (Berakhlaq-lah dengan akhlaq Allah), bila mencipta kita tak bisa maka memuliakan ciptaan Allah inilah yang dimaksud dengan berakhlaq dengan Akhlaq Allah.

Menciptakan artinya meng-ADA-kan, kebahagian terbesar adalah bila ADA-nya kita, bukan hanya sekedar ADA, akan tetapi ADA-nya kita yakin DIMULIAKAN oleh Maha Pencipta kita, dan hal ini hanya menjadi mungkin bila sepanjang hidup kita bisa memuliakan KEBERADAAN orang lain di sekitar kita.

Tak ada istilah terlambat memulai sebuah kebaikan : Ayo kita muliakan orang-orang yang dipilih Allah, penyebab kita ADA dan ADANYA DALAM KEADAAN MULIA...siapa hayooo???

Selamat beraktifitas,
jangan lupa berbahagia🙏

23/06/2021

BERGURU ITU HARUS

SALAH LAHIR

Oleh Ahmad Sarwat, Lc.MA

Kenapa kita ini s**a ribet pakai bermazhab segala? Bukankah sudah ada Qur'an dan Sunnah?

Lagian buat apa harus ikut ulama segala?Ulama itu manusia, bisa salah dan lupa. Sedangkan Qur'an dijamin keasliannya sampai hari kiamat.

oOo

Kalau bingung menjawabnya, saya kasih bahan jawaban berikut ini :

Karena kita salah lahir. Seharusnya kita lahir di Madinah sezaman dengan Rasulullah SAW.

Kalau kita lahirnya seperti itu, sama sekali kita tidak butuh ulama, termasuk Hadits-hadits Bukhori dan Muslim dan lainnya, sama sekali tidak kita butuhkan.

Bahkan tidak perlu belajar nahwu, shorof, Ushul fiqih, fiqih. Empat Mazhab pun gak penting lah (lha wong belum ada waktu itu).

Buat apa juga?

Lha kan di depan hidung kita ada Rasulullah SAW. Langsung tanya aja ke Beliau. Gitu aja kok repot.

Masalahnya ternyata kita semua ini salah lahir. Lahirnya kita ini rata-rata sudah terlambat lebih dari 14 abad dari yang seharusnya.
14 abad lebih terlambatnya....

Jadi pas kita lahir, Nabi SAW dan para shahabat serta generasi salafusshalih sudah lama berlalu.

Kalau pun masih ada mushaf Al-Quran serta kitab matan hadits, yang menyusunnya kan para ulama juga. Dulu malaikat Jibril tidak turun dari langit dengan kondisi di tangan kanan mushaf di tangan kiri kitab hadits. Salah banget kalau mengira seperti itu.

Mushaf hari ini bisa dengan nyaman kita baca, jelas di dalamnya terlalu banyak campur tangan ulama. Soalnya ketika Nabi SAW hembuskan nafas terakhir, mushaf kayak gitu belum pernah ada.

Begitu juga kitab hadits. Semua adalah jerih payah para ulama - ulama warosatul Anbiya'. Sebab di masa kenabian, menulis hadits justru dilarang.

Tapi klo cuma modal baca mushaf dan kitab hadits, pun ternyata tidak banyak gunanya juga.

Kok gitu?

Ya nggak akan pada paham juga sih. Memangnya langsung paham apa maunya Allah di balik tiap Wahyu yang turun dan dibaca?

Memangnya bisa mendeskripsikan dan mengelompokkan mana ayat atau hadits yang jatuh hukumnya menjadi wajib, sunnah, mubah, makruh dan haram?

Memangnya ngerti bagaimana cara mengolahnya?

Sebab yang namanya Quran dan Sunnah itu isi hanya bahan baku semata, masih mentah dan perlu diolah. Belum menjadi undang-undang rinci yang siap pakai.

Ibarat minyak bumi yang baru dibor di lepas pantai, warnanya masih hitam pekat. Kalau ada yang nekad mengisikan minyak mentah hitam pekat itu ke tangki bensi mobilnya, ya silahkan saja. Tapi jangan komplain kalau mesinnya rusak dan ngadat gak bisa bunyi.

Gudang makanan berisi beras, daging dan lauk pauknya itu memang simpanan makanan. Tapi nggak makan beras mentah juga, kali. Ntar malah sakit perut. Dimasak dulu jadi nasi. Walau pun cuma masak nasi, kalau nggak tahu caranya, bisa jadi bubur, bisa juga gosong atau tidak mateng-mateng, karena kabelnya lupa nggak dicolokin.

Photos 11/09/2018
Photos 20/08/2018

Bismillaahirrahmaanirrahiim,
"Sesungguhnya Allah berbangga kepada para malaikat-Nya pada sore Arafah dengan orang-orang di Arafah, dan berkata: “Lihatlah keadaan hambaku, mereka mendatangiku dalam keadaan kusut dan berdebu” (HR. Ahmad 2: 224)

Want your school to be the top-listed School/college in Bandung?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Telephone

Website

Address


Desa Babakan Muncang RT 01 RW 12 Desa Padaasih Kecamatan Cisarua
Bandung
40551