Home Schooling Sekolah Dasar Rumah Al Quran Bandung. MEWUJUDKAN HOMESCHOOLING SD RUMAH AL QUR’AN UNGGULAN DAN KOMPETITOR BERBASIS TAHFIZH QURAN Mekar Mulya Kec.
"HOME SCHOOLING SEKOLAH DASAR RUMAH AL QURAN BANDUNG"
VISI
MEWUJUDKAN HOMESCHOOLING SD RUMAH AL QUR’AN UNGGULAN DAN KOMPETITOR BERBASIS TAHFIZH QURAN
MISI
1. MENGUPAYAKAN SISWA BERTAUHID YANG KUAT
2. MENCINTAI ALLOH SWT DAN ROSUL-NYA VIA TAHFIZH QURAN
3. MEMILIKI AKHLAK MULYA DENGAN MENCONTOH ORANG SOLEH
4. MENGGAPAI PRESTASI AKADEMIK TINGGI DAN BERJIWA MANDIRI
5. MEMILIKI KEPERCAYAAN DIRI DALA
M BERBAHASA ARAB DAN INGGRIS
6. MENCIPTAKAN KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR YANG MENGGEMBIRAKAN
7. MENCIPTAKAN HUBUNGAN KELUARGA YANG SALING ASAH, ASIH DAN ASUH
8. MENCIPTAKAN SUASANA LINGKUNGAN KERJA YANG BERSIH, AMAN, DAN INDAH
9. BEKERJASAMA DENGAN BERBAGAI LEMBAGA PENDIDIKAN DAN NON PENDIDIKAN
KURIKULUM
Kurikulum yang digunakan ialah Kurikulum 2006 yang terdiri dari: Pendidikan Agama Islam (Aqidah Akhlak, Al-quran Hadits, Fiqih dan SKI), Bahasa (Indonesia dan Arab), Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Seni Budaya dan Kesenian (SBK), Pendidikan Jasmani dan Pkn. MUATAN LOKAL
Bahasa Inggris, Bahasa Sunda, Tahfizh Quran, Baca Tulis Al-Quran, Praktek Ibadah dan Pengetahuan Lingkungan Hidup
KBM LAPANGAN
Kegiatan Belajar Mengajar selain di dalam kelas ada juga kegiatan di luar kelas yang kita sebut KBM Lapangan yaitu agar siswa mendapat pengalaman belajar ilmiah, pengalaman langsung, sistem pembelajaran aktif, serta pengalaman sensorik-motorik. STANDAR KELULUSAN
1. Hapal Al-Quran 15 juz atau 30 juz
2. Disiplin dan percaya diri
3. Berakhlak mulya dan soleh
4. Ketuntasan dalam pelajaran
5. Kemampuan membaca efektif
6. Rajin sholat berjamaah di mesjid
7. Mampu berbahasa Arab dan Inggris
8. Memiliki jiwa wirausaha dan mandiri
9. Memiliki budaya hidup seberat serumi
Seberat serumi adalah sehat, bersih, rapih, terawat, serasi, harum, suci
ALAMAT
Komplek Panghegar Jalan Kenanga Mekar No. 14 RT 03 RW 02 Kel. Panyileukan Kota Bandung
SYARAT PENDAFTARAN
1. Mengisi Formulir Pendaftaran
2. Dana Pendaftaran dan Bangunan
3. Dana Tes IQ dan Potensi/Bakat anak
4. Sudah bisa baca, tulis dan hitung
a. Tes Baca, tulis dan hitung
b. Tes dimulai sebulan sebelum KBM
5. Tes IQ , potensi atau bakat anak
a. Tes dimulai 2 bulan sebelum KBM
b. Hasil tes dibagikan pertama masuk KBM
6. Foto Copy Akta kelahian 2 lembar
7. Pas photo berwarna 3 x 4 = 2 lembar
8. Pas photo berwarna 2 x 3 = 2 lembar
9. Legalisir foto copy lulusan TK/RA /TPA
10. Usia minimal 7 tahun
10. Umi Dinar., S.Pd - Guru Sejarah Kebudayaan Islam, Pengetahuan Lingkungan Hidup
PROGRAM UNGGULAN
1. MEMILIKI AKHLAK MULYA
2. MENCETAK HAFIDZ DAN HAFIDZOH
3. MAMPU BERBAHASA ARAB DAN INGGRIS
4. MEMILIKI JIWA KEMANDIRIAN DAN WIRAUSAHA
KEUNTUNGAN
MEMILIKI ANAK YANG BERAKHLAK MULYA, HAFIDZ DAN HAFIDZOH, MAMPU BERBAHASA ARAB DAN INGGRIS, DAN BERJIWA MANDIRI DAN WIRAUSAHA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI. EKSTRAKULIKULER
1. Olah Raga (Beladiri Silat, Memanah, dan Renang)
2. Seni Islami (Kaligrafi, Rebana, Tilawah dan Murotal)
3. Program UKS (Dokter Kecil, Bekam, )
Latar Belakang
Berdasarkan pada kepentingan masyarakat yang sangat memerlukan Pendidikan Agama Islam lebih, wilayah di sekitar masyarakat pun kebanyakan SD. Ada MI juga jarak tempuhnya cukup jauh. Belum lagi macet dan tergesa-gesa ketika mengantarkan anak mereka. Lebih dari itu, kami merasa tidak puas dengan pendidikan sekarang dan kebiasaan anak-anak usia MI. Misalnya, metode yang lambat dan banyak nyanyian, nonton kartun, main game dan sinetron yang masuk ke dalam pikiran anak-anak, makan dan minuman yang membahayakan kesehatannya, dan lain-lain. Kemudian, kami terpanggil untuk mengatasi problem tersebut. Oleh karena itu, kami insya Alloh akan mendidik dan membina anak dan cucu kita di MIRA (Madrasah Ibtidaiyah Rumah Alquran) untuk memenuhi keinginan pendidikan kita yang sesuai dengan Akhlak Baginda Rosul Nabi Muhammad SAW. Dasar Pemikiran dan Keyakinan
1. Kualitas keimanan tergantung kualitas berpikir. Sabda Nabi SAW:
اَلْعِلْمُ نُوْرٌ وَالْجَهْلُ ضُرٌ
“Ilmu itu cahaya dan bodoh itu bahaya.”
اَلْفِكْرَةُ نُوْرٌ فِى اْلقَلْبِ
“Berpikir itu cahaya hati.”
Dari sabda Nabi SAW tersebut, pentingnya kita memiliki ilmu, antara lain:
a) punya ilmu hati akan menjadi terang benderang. b) apa yang kita lakukan tergantung apa yang kita ketahui. c) beramal tak berilmu, amalnya kita akan ditolak oleh Alloh SWT.
2. Apa yang kita ketahui tergantung apa yang kita yakini. Firman Alloh SWT:
اَلاَ بِذِكْرِ اللهِ تَطْمَئِنُ الْقُلُوْب
“Ketahuilah, dengan dzikir/ingat (dengan ibadah mahdhoh/ghair mahdhoh) kepada Alloh (SWT), hati akan menjadi tenang.”
Sebagaimana firman Alloh SWT tersebut, pentingnya kita memiliki ketenangan hati, yaitu:
a) dengan hati yang tenang insya Alloh akal kita akan menjadi cerdas. b) dengan hati yang tenang insya Alloh kita akan mempunyai keyakinan yang kuat.
3. Apa yang kita yakini akan mendorong kuat untuk melakukan sesuatu dengan percaya diri akan berhasil melakukannya (insya Alloh).