Dema-F Psikologi UIN Bandung

Dema-F Psikologi UIN Bandung Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Dema-F Psikologi UIN Bandung, College & University, Jalan A. H. Nasution No. 105, Cipadung, Cibiru, Bandung.

DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉMerah putih bukan sekadar warna, tetapi simbol perjuangan, keberanian, dan semangat ...
17/08/2026

DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

Merah putih bukan sekadar warna, tetapi simbol perjuangan, keberanian, dan semangat untuk terus melangkah bersama.

Di usia ke-81 tahun kemerdekaan, mari kita mengenang pengorbanan para pendahulu sekaligus melanjutkan perjuangan melalui karya, semangat, dan kontribusi nyata bagi negeri.

Mari terus tumbuh, berkarya, dan bergerak bersama untuk Indonesia yang lebih maju. Dari perjuangan yang telah lalu, untuk masa depan Indonesia yang lebih gemilang.




11/08/2026




๐Ÿ† COMPETITION ALERT: AUGUST EDITION! ๐Ÿ“ฃโœจHalo, Sobat Psikologi! ๐Ÿ‘‹Bulan baru, kesempatan baru! ๐Ÿคฉ Buat kamu yang ingin menam...
05/08/2026

๐Ÿ† COMPETITION ALERT: AUGUST EDITION! ๐Ÿ“ฃโœจ

Halo, Sobat Psikologi! ๐Ÿ‘‹

Bulan baru, kesempatan baru! ๐Ÿคฉ Buat kamu yang ingin menambah pengalaman, mengembangkan skill, memperluas relasi, atau mengejar prestasi, ada berbagai kompetisi menarik yang bisa kamu ikuti selama bulan Agustus! ๐ŸŒŸ

Jangan lewatkan kesempatan untuk menantang diri, mengasah potensi, dan tentunya menambah pengalaman berharga di dunia perlombaan. ๐Ÿ†โœจ

Swipe untuk melihat daftar lomba yang bisa kamu ikuti! ๐Ÿ‘‰

๐Ÿ”— Daftar lengkap beserta link pendaftaran dapat diakses melalui:
https://bit.ly/infolombaDEMAFPSI

Yuk, pilih lomba yang sesuai dengan minat dan kemampuanmu, lalu mulai langkahmu menuju prestasi! ๐Ÿ’œ

Jangan lupa share ke temanmu yang juga sedang mencari info lomba! ๐Ÿ‘€โœจ




02/08/2026

[KAMUS PSIKOLOGI]

Haiii, Sobat Psikologi!๐Ÿ‘€๐Ÿ‘‹๐Ÿป

Pernah mendengar kalimat seperti โ€œCowok jangan nangisโ€ atau โ€œLaki-laki harus selalu kuatโ€? Kalimat tersebut mungkin terdengar biasa, tetapi dapat menjadi bagian dari toxic masculinity, yaitu norma sosial yang menuntut laki-laki untuk selalu kuat, mandiri, menekan emosi, dan sukses agar dianggap โ€œidealโ€.

Melalui tokoh Arga dalam film Tunggu Aku Sukses Nanti, kita dapat melihat bagaimana tekanan untuk selalu menjadi laki-laki yang kuat dan berhasil dapat memengaruhi cara seseorang menghadapi emosi serta tekanan hidup.

Perlu diingat, toxic masculinity bukan berarti laki-laki itu toxic, melainkan standar sosial yang membuat laki-laki merasa tidak memiliki ruang untuk menunjukkan sisi emosionalnya.

Kalau menurutmu, apakah tuntutan seperti ini masih sering kita temui di sekitar kita?
Yuk, tulis pendapatmu di kolom komentar!โœจ

REFERENSI
- American Psychological Association. (2018). APA guidelines for psychological practice with boys and men. American Psychologist, 73(9), 1226โ€“1266.
- โ Kupers, T. A. (2005). Toxic masculinity as a barrier to mental health treatment in prison. Journal of Clinical Psychology, 61(6), 713โ€“724.
- โ Hermawan, I., & Hidayah, N. (2023). Toxic masculinity dan tantangan kaum lelaki dalam masyarakat Indonesia modern. Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi, 12(2).
- โ Hapsari, J., & Karjoso, T. K. (2023). Maskulinitas dan perilaku mencari bantuan kesehatan mental pada laki-laki di negara berkembang: Literature review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(3).




26/07/2026

Pernah tiba-tiba ikut bad mood padahal awalnya fine-fine aja? Bisa jadi kamu lagi kena *emotional contagion*.

Emosi itu โ€œnularโ€, lho. Tanpa sadar, ekspresi wajah, nada bicara, sampai suasana orang di sekitar bisa memengaruhi perasaan kita.

Makanya, penting buat sadar: โ€œIni emosi aku, atau aku lagi nyerap emosi orang lain?โ€

Yuk kenali biar nggak ikut hanyut.




19/07/2026

๐Ÿง  MYTH or FACT? | Psychology Edition

Banyak informasi psikologi yang beredar di media sosial terdengar meyakinkan. Tapi, apakah semuanya benar?

Di video ini, kita bahas beberapa pernyataan yang sering dipercaya banyak orang, lalu kita cek: mitos atau fakta?

Tentunya berdasarkan teori dan hasil penelitian psikologi, bukan sekadar "katanya."

Karena tidak semua informasi yang viral itu valid. Kadang yang paling sering diulang justru yang paling keliru.

Tonton sampai selesai dan coba hitung, berapa banyak mitos yang selama ini ternyata dipercaya?




12/07/2026

[๐Š๐€๐Œ๐”๐’ ๐๐’๐ˆ๐Š๐Ž๐‹๐Ž๐†๐ˆ]

Halo, Sobat Psikologi! ๐ŸคŸ๐Ÿป

Pernah merasa keberhasilanmu cuma karena keberuntungan? Atau saat dipuji, kamu justru berpikir, โ€œAku sebenarnya nggak sehebat itu.โ€ Perasaan ini dikenal sebagai Impostor Syndrome, yaitu fenomena ketika seseorang yang sebenarnya berprestasi tetap meragukan kemampuan dirinya. Istilah ini diperkenalkan oleh Pauline Rose Clance dan Suzanne A. Imes pada tahun 1978.

Fenomena ini dapat dijelaskan melalui Social Comparison Theory dari Leon Festinger, Self-Efficacy Theory dari Albert Bandura, dan Attribution Theory dari Bernard Weiner. Contohnya dapat kita lihat pada karakter Miles Morales dalam Spider-Man: Into the Spider-Verse. Meski memiliki potensi besar, Miles terus merasa belum pantas menjadi Spider-Man karena selalu membandingkan dirinya dengan Peter Parker.

Impostor Syndrome bukanlah gangguan mental. Jadi, jangan biarkan rasa ragu membuatmu lupa bahwa setiap pencapaian adalah hasil dari usaha dan kemampuanmu.

Kalau kamu, pernah nggak merasa seperti Miles Morales? Yuk, tulis di kolom komentar!!

REFERENSI
โ€ข Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W. H. Freeman.
โ€ข Clance, P. R., & Imes, S. A. (1978). The impostor phenomenon in high achieving women: Dynamics and therapeutic intervention. Psychotherapy: Theory, Research & Practice, 15(3), 241โ€“247.
โ€ข Festinger, L. (1954). A theory of social comparison processes. Human Relations, 7(2), 117โ€“140.
โ€ข Weiner, B. (1985). An attributional theory of achievement motivation and emotion. Psychological Review, 92(4), 548โ€“573.
โ€ข Persichetti, B., Ramsey, P., & Rothman, R. (Directors). (2018). Spider-Man: Into the Spider-Verse [Film]. Columbia Pictures; Sony Pictures Animation; Marvel Entertainment.




๐Ÿ† ๐‚๐Ž๐Œ๐๐„๐“๐ˆ๐“๐ˆ๐Ž๐ ๐€๐‹๐„๐‘๐“: ๐‰๐”๐‹๐˜ ๐„๐ƒ๐ˆ๐“๐ˆ๐Ž๐! ๐Ÿ“ฃโœจHalo, Sobat Psikologi! ๐Ÿ‘‹Lagi cari pengalaman baru, ingin mengasah kemampuan, atau m...
10/07/2026

๐Ÿ† ๐‚๐Ž๐Œ๐๐„๐“๐ˆ๐“๐ˆ๐Ž๐ ๐€๐‹๐„๐‘๐“: ๐‰๐”๐‹๐˜ ๐„๐ƒ๐ˆ๐“๐ˆ๐Ž๐! ๐Ÿ“ฃโœจ
Halo, Sobat Psikologi! ๐Ÿ‘‹

Lagi cari pengalaman baru, ingin mengasah kemampuan, atau menambah prestasi? ๐Ÿคฉ Saatnya mencoba tantangan baru melalui berbagai lomba yang dapat diikuti selama bulan Juli!

Yuk, manfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan potensi, memperluas relasi, dan tentunya membawa pulang pengalaman serta prestasi yang membanggakan. ๐ŸŒŸ

Swipe untuk melihat daftar lomba yang bisa kamu ikuti! ๐Ÿ‘‰

๐Ÿ”— Daftar lengkap beserta link pendaftaran dapat diakses melalui:
https://bit.ly/infolombaDEMAFPSI

Jangan sampai kelewatan ya! Tandai temanmu yang lagi cari info lomba!๐Ÿ’œ




[๐Š๐€๐Œ๐”๐’ ๐๐’๐ˆ๐Š๐Ž๐‹๐Ž๐†๐ˆ]Malam, wargi-wargi! ๐Ÿ‘‹๐ŸปBelakangan ini istilah HTS (Hubungan Tanpa Status) atau situationship makin serin...
09/07/2026

[๐Š๐€๐Œ๐”๐’ ๐๐’๐ˆ๐Š๐Ž๐‹๐Ž๐†๐ˆ]
Malam, wargi-wargi! ๐Ÿ‘‹๐Ÿป
Belakangan ini istilah HTS (Hubungan Tanpa Status) atau situationship makin sering muncul di media sosial. Mungkin ada yang pernah mendengar, mengalaminya sendiri, atau justru bertanya-tanya, โ€œSebenarnya hubungan kayak gini itu kenapa bisa terjadi, ya?โ€

Dari sudut pandang psikologi, hubungan tanpa kejelasan status tidak selalu berarti ada yang salah. Namun, ketidakpastian dalam hubungan dapat memunculkan berbagai dinamika psikologis, mulai dari pola attachment, fear of intimacy, hingga perasaan kehilangan yang dikenal sebagai ambiguous loss.
Penting juga untuk diingat bahwa HTS bukanlah gangguan mental, dan tidak semua orang yang menjalaninya akan mengalami dampak negatif.

Yang paling berpengaruh terhadap kesejahteraan dalam hubungan adalah komunikasi yang terbuka, kejelasan ekspektasi, serta kesepakatan dari kedua belah pihak.
Lewat edisi Kamus Psikologi kali ini, yuk kenalan lebih dekat dengan istilah-istilah psikologi yang sering dikaitkan dengan fenomena HTS, sekaligus memahami mana yang merupakan konsep ilmiah dan mana yang masih berupa istilah populer.

Selamat membaca, dan semoga konten ini bisa menambah perspektif baru!
edited by:

REFERENSI:
Langlais, M., Podberesky, A., & Toohey, L. (2024). Defining and Describing Situationships: An Exploratory Investigation. S*xuality & Culture.
Wesche, R., Claxton, S. E., Lefkowitz, E. S., & van Dulmen, M. H. M. (2018). Journal of S*x Research, 55(9), 1180โ€“1191.
Pauline Boss. (2000). Ambiguous Loss: Learning to Live with Unresolved Grief.
Boss, P., & Yeats, J. R. (2014). Bereavement Care, 33(2), 63โ€“69.
Descutner, C. J., & Thelen, M. H. (1991). Development and Validation of a Fear of Intimacy Scale. Psychological Assessment.
Hazan, C., & Shaver, P. (1987). Romantic Love Conceptualized as an Attachment Process. Journal of Personality and Social Psychology.
Bartholomew, K., & Horowitz, L. M. (1991).




[๐Š๐€๐Œ๐”๐’ ๐๐’๐ˆ๐Š๐Ž๐‹๐Ž๐†๐ˆ]Malam, wargi-wargi! ๐Ÿ‘‹๐ŸปBelakangan ini istilah HTS (Hubungan Tanpa Status) atau situationship makin serin...
09/07/2026

[๐Š๐€๐Œ๐”๐’ ๐๐’๐ˆ๐Š๐Ž๐‹๐Ž๐†๐ˆ]
Malam, wargi-wargi! ๐Ÿ‘‹๐Ÿป
Belakangan ini istilah HTS (Hubungan Tanpa Status) atau situationship makin sering muncul di media sosial. Mungkin ada yang pernah mendengar, mengalaminya sendiri, atau justru bertanya-tanya, โ€œSebenarnya hubungan kayak gini itu kenapa bisa terjadi, ya?โ€

Dari sudut pandang psikologi, hubungan tanpa kejelasan status tidak selalu berarti ada yang salah. Namun, ketidakpastian dalam hubungan dapat memunculkan berbagai dinamika psikologis, mulai dari pola attachment, fear of intimacy, hingga perasaan kehilangan yang dikenal sebagai ambiguous loss.
Penting juga untuk diingat bahwa HTS bukanlah gangguan mental, dan tidak semua orang yang menjalaninya akan mengalami dampak negatif.

Yang paling berpengaruh terhadap kesejahteraan dalam hubungan adalah komunikasi yang terbuka, kejelasan ekspektasi, serta kesepakatan dari kedua belah pihak.
Lewat edisi Kamus Psikologi kali ini, yuk kenalan lebih dekat dengan istilah-istilah psikologi yang sering dikaitkan dengan fenomena HTS, sekaligus memahami mana yang merupakan konsep ilmiah dan mana yang masih berupa istilah populer.

Selamat membaca, dan semoga konten ini bisa menambah perspektif baru!
edited by:

REFERENSI:
Langlais, M., Podberesky, A., & Toohey, L. (2024). Defining and Describing Situationships: An Exploratory Investigation. S*xuality & Culture.
Wesche, R., Claxton, S. E., Lefkowitz, E. S., & van Dulmen, M. H. M. (2018). Journal of S*x Research, 55(9), 1180โ€“1191.
Pauline Boss. (2000). Ambiguous Loss: Learning to Live with Unresolved Grief.
Boss, P., & Yeats, J. R. (2014). Bereavement Care, 33(2), 63โ€“69.
Descutner, C. J., & Thelen, M. H. (1991). Development and Validation of a Fear of Intimacy Scale. Psychological Assessment.
Hazan, C., & Shaver, P. (1987). Romantic Love Conceptualized as an Attachment Process. Journal of Personality and Social Psychology.
Bartholomew, K., & Horowitz, L. M. (1991). Attachment Styles Among Young Adults. Journal of Personality and Social Psychology.
Tochkov, K. (2025). Breadcrumbing in Romantic Relationships: A Conceptual and Theoretical Analysis. Advances in Social Sciences Research Journal.

Address

Jalan A. H. Nasution No. 105, Cipadung, Cibiru
Bandung
40614

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Dema-F Psikologi UIN Bandung posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Dema-F Psikologi UIN Bandung:

Shortcuts

Share